Rabu, 30 Juni 2010

Pemkab Mitra dan Akper Rumkit MoU Bidang Pendidikan

Dirangkaikan HUT ke-63 Jendral Johny Lumintang
RATAHAN, suara manadonews (30/06/2010)—Penanda-tanganan Momerandum of Understanding (MoU) kerjasama bidang pendidikan antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra) dengan Akper Rumkit Tingkat III Teling Manado, berlangsung di vila Lumintang perkebunan Tosuraya Ratahan Senin (28/6) . Penanda tanganan ini atas prakarsai  Letjen Purn Jhoni Lumintang SH yang juga Merayakan HUT-nya yang  ke-63.

MoU ditandatangani oleh Bupati Mitra Telly Tjanggulung (T2) dengan Direktur Akper Rumkit Tingkat III Teling dr Alix Mulyani Budi Mkes, disaksikan oleh Komandan Kesehatan Wilayah Manado dr Arta Bayu Duarsa Sps , Kepala RS Tingkat III Robert WM Untu SpM, Sekda Mitra Drs Freddy F Lendo, Ketua DPRD Tonny H Lasut ,Kadis Diknaspora Ir Dwinght Moddy Rondonuwu MT, Kadis Kesehatan dr Lily Mawati dan turut disaksikan oleh calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut dr Elly Engelbert Lasut ME dan Henny Wulur SH MH (E2L-HW)

Bupati T2 dalam sambutannya, megucapkan terima kasih kepada Jendral Johny Lumintang dalam memfasilitasi, sehingga penandatanganan MoU dalam rangka rencana pelaksanaan kelas jauh Akper Rumkit Teling dapat terlaksana. “Dengan dilakukannya MoU ini, diharapkan dapat terjalin kerjasama yang baik antara Pemkab Mitra denngan pihak Akper Rumkit Teling,” ucap Tjanggulung. (*/otnie) 

Mamuaja Reshuffle Enam Jabatan Eselon II Pemkot Manado

MANADO, suara manadonews (30/06/2010)—Setidaknya Dengan perombakan (Reshuffle) enam jabatan struktural dijajaran Pemerintah Kota Manado oleh Penjabat Walikota Robby Mamuaja, Senin (29/6) kemarin, menjadi jawaban teka-teki siap yang akan mengantikan dan digantikan.

Dari posisi jabatan yang sudah diketahui seperti Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) yang lowong di isi oleh Tubagus Abeng Elong, yang sebelunya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Daerah (BND). Sedangkan pergantian jabatan juga terjadi pada posisi Kepala Dinas Koperasi, yang tadinya Helmy Bachdar sehubungan dengan pengunduran dirinya yang maju dalam Pilwako, maka digantikan oleh Esther Lumingkewas.

Dari rincian Reshuffle jabatan sekaligus pelantikan oleh Robby Mamuaja, yang dilangsungkan di ruang serba guna ini berdasarkan Surat keputusan Walikota Nomor 821.2/BKD/SK/09/2010. Terdapat sejumlah nama baru yakni, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Jimmy Waluyan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah SM Paat, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Elsye Rori, Kepala pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kelurahan Ferry Siwi, Kepala Dinas Pendapatan Daerah CS T Wongkar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Ferry Soetanto.

Dalam sambutannya Mamuaja menyampaikan, roling jabatan merupakan hal yang biasa sebagai seorang birokrat siap ditempatkan dimana saja dan menjunjung tinggi sikap profesional dalm pekerjaan. “pergantian ini mengacuh pada kinerja yang ada, dan ini sudah menyesuaikan dengan kepangkatannya,” ujarnya kepada sejumlah wartawan sesudah pelantikan. (ronny pamungkas)

Lampiran Keputusan Walikota Manado Nomor 821.3/BKD/SK/10/2010.

1.         Jetty Waani SE kabag Kesra
2.         Donal Tintingon SSTP, kabid Pengawasan pelayanan Jasa Komunikasi
3.         Johan T Supit, Sekretaris Kecamatan Wenang
4.         Teddy Salendeho SE MSi kabag Umum dan Perlengkapan
5.          Drs Jeffry M Talumepa Kabag Humas dan Protokoler
6.          Bismarak Lumentut SE, Kabag Kemasyarakatan
7.         Julises D Oehlers SH sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga
8.         Ir Meisje H N Wollah MSi kabag SDA
9.         Drs Polii Eugene Donald kabag perekonomian
10.       Dra Engelien Sumakul Kabid kearsipan Discapilduk
11.       Hetty Taramen SE, Kabid Pemberdayaan Ekonomi Sosial Budaya Badan PMPK
12.       Ventje Ombuh Rumambi SSos, Sekretaris KORPRI
13.       Pinkan R Sinjal SE Sekretaris Badan PMPK
14.       Pricilia C Pinaria SPt, MSi, Sekretaris Badan Narkotika
15.       Meidy Pinasang SE MSi kabid Pengembangan sarana Komunikasi Diskominfo
16.       Fyfiannie Ismayanty SE, kabag Pengawasan Industri dan Perdagangan Disperindag
17.       Elvie Kawet SH Seretaris Diskominfo
18.       Alex A Kapojos SE kabid Pengembangan system informatika Diskominfo
19.       Drs Noldi Lomban kabid kesatuan bangsa
20.       Drs Robert CH Rompas MSi, kabid Sumber Daya Dinas Kelautan dan Perikanan
21.       Tommy Wattie SSos kabid Pengembangan Sistem perhubungan
22.       Rony Suwandhi SSIT MT kabid Lalu lintas Angkutan Sungai dan Danau
23.       Frans B Kalangi SH MSi, Kabid lalulintas Angkutan jalan
24.       Drs Fredrich E Bawoleh Kabid Bina Hubungan Industrial dan Persyaratan kerja
25.       Welly E Mohede SE MSi kabid Pembinaan Ketentraman dan ketertiban Umum Satpol-PP
26.       Dra Julien J Kindangen MSi, Kebid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan
27.       Atto RM Bulo SH MM, Sekretaris Tenaga Kerja
28.       Dra Vonny Anne Rompis Sekretaris Inspektorat
29.       Meity Longgorung SPt, Kabid Pemerintahan Kelurahan BPMK
30.       Drs Ronald Takalamingan, Sekretaris Kecamatan Bunaken
31.       Myku Monginsidi SH, Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan
32.       Astuti Kai, SE Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan
33.       Fransien Tompunu SSos MSi, Sekretaris Dinas Kesehatan
34.       Styvi Watupongoh SIP, Staf Bappeda
35.       Jimmy Siwi SE Kabid Bina Industri Pariwisata Disparbud
36.       Drs Estefanus Towoliu MSi, Kabid Usaha Kecil dan Menengah
37.       Alharum Gagundali SH, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Badan  Penangulangan Bencana
38.       Drs Teddy AC Ratu, Kabid Pengelolaan TPA
39.       Jeffry Gaghana SH, Kabid Tata Laksana Satpol-PP
40.       Frangky J Porawouw SH, Kabid Tata Usaha Satpol-PP
41.       Steven D Nangoy SE, Kabag Persidangan dan Perudang-undangan Sekretariat DPRD.
42.       Supryatna SSos Sekretaris Dinas Sosial
43.       Muardi Rahmola SSos Kabag Organisasi dan Kepegawaian
44.       Dante Tombeng SPd MPd, Kabag Humas dan Protokoler Sekretariat DPRD
45.       Drs Montori Soleman MPd, Sekretaris Pendidikan
46.       Drs Freddy V Kella, Kabid Pendidikan Dasar, Diknas.
47.       Drs Jopie Talumempa, Kabid Prasarana dan Kemitraan Dinas Pemuda dan Olahraga
48.       Drs Edmy Kaitupan, Kabid Pengawasan Dinas Tata Kota
49.       Ir Robert H Wowor, Kabid Perkotaan Dinas PU.
50.       Benedktus Zeke SH, Kabid Pendidikan Non Formal dan Informal Diknas
51.       Ny F Supit-Tooy SPd, Kabid Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga

Diduga Beredar di Manado, Dihargai Rp 60 Ribu per Keping

Soal Video Mirip Ariel-BCL, Polisi Akan Selidiki Dulu

JAKARTA, suara manadonews (30/06/2010)—Belum tuntas kasus video-video seks yang menyeret Nazriel Irham atau Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari, polisi bisa jadi bakal harus menangani urusan serupa lagi. Sudah diberitakan oleh media bahwa di Manado, Sulawesi Utara, beredar VCD seks yang dimainkan oleh pasangan mirip Ariel dan Bunga Citra Lestari (BCL), yang dikenal sebagai pemain film dan sinetron, penyanyi, dan bintang iklan.

Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen (Pol) Zainuri Lubis ketika dimintai penjelasan mengenai hal tersebut menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut dugaan mengenai video tersebut dengan melakukan pendalaman penyelidikan kepada Ariel, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. "Sampai sekarang, tentang info lain, tentunya akan ada penyelidikan. Hari ini, kalau ada temuan video-video, tentunya akan ada penyelidikan lain. Kami akan mendalami Ariel dulu. Kita tunggu saja," kata Zainuri di Mabes Polri, Rabu (30/6).

Zainuri melanjutkan, polisi akan melakukan penyelidikan tentang keberadaan video yang diduga dilakukan oleh Ariel dan BCL itu. Apabila ditemukan adanya gambar-gambar dan video-video lainnya, maka polisi juga akan melakukan pemanggilan sebagai langkah hukum. "Kalau ada gambar tersebut kan harus ada penyelidikan dulu. Nanti akan kami lihat apakah ada tindakan lainnya berupa pemanggilan kepada yang bersangkutan," ujarnya.

Sebelumnya, Tribunnews.com pada 11 Juni 2010 memberitakan bahwa VCD seks yang dimainkan oleh pasangan mirip Ariel dan BCL sudah beredar dengan harga Rp 60.000 per keping dan laris. (kmc/*)

Pemkab Mitra Beri Kemudahan Perizinan

Selang 2010, Telah Telorkan 247 Macam Izin
RATAHAN, suara manadonews (30/06/2010)—Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara  (Mitra), akan memberikan kemudahan dalam pengurusan prosedur perizinan. Hal ini akan dilakukan oleh Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Mitra. “Sekarang ini kami sedang melakukan monitoring dan mendata seluruh Usaha-usaha yang ada di Kabupaten Mitra, dalam rangka peningkatan PAD,’’ ujar Kepala KP2T Mitra Bernard Mokosandib Ssos, Selasa (29/6) di Ratahan.  

Lebih lanjut Mokosandib mengatakan, diharapkan pada perkembangan tahap demi tahap, dapat mendorong iklim usaha yang kondusif untuk memacu pertumbuhan ekonomi di Mitra. “Sebab itu, perlu ditunjang dengan pola pelayanan yang efektif, efisien dan terpadu, disertai kemudahan prosedur dalam pemberian perizinan,” tandas mantan Kasat Pol PP Mitra ini.

Lanjutnya, dengan dikeluarkanya Keputusan Bupati Nomor 97 tahun 2009 tentang, Pelimpahan Kewenangan Penandatanganan Perizinan dan Non Perizinan untuk dan atas nama Bupati Minahasa Tenggara Kepada Kepala Kantor Pelayan Perizinan Terpadu, maka Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu pada tahun 2010 telah mengeluarkan 247 macam izin di Kabupaten Minahasa Tenggara.

“Saat ini Kantor Pelayanan perizinan terpadu melayani jenis-jenis perizinan yaitu, Izin Pendirian Stasiun Bahan Bakar Untuk Umum, Izin Pemasaran Bahan Bakar Khusus, Izin Pengumpulan dan Penyaluran Minyak Pelumas, HO, FISKAL, TV Kabel, Kartu Ternak, Izin Usaha Peternakan Ayam Pedaging, Pelur, Babi, Sapi, Kambing, Burung, Wallet, SIUP-Sipi, SIUP, IMB, Rumah Makan, Restoran, TDP, TDI, TDG, Izin Badan Hukum Koperasi,” pungkas Ketua Tim Monitoring Perizinan dalam rangka peningkatan PAD Helda Mokat SPd. (*/otnie) 

800 Petugas SP di Minsel dan Mitra Terima Honor

AMURANG, suara manadonews (30/06/2010)—Kurang lebih 800 petugas Sensus Penduduk (SP) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), akhirnya menerima honor sebagai petugas Sensus Penduduk di Badan Pusat Statistik (BPS) daerah tersebut. Dari data yang berhasil diperoleh oleh SM masing-masing petugas mendapatkan 2,5 juta rupiah. Demikian diungkapkan Kepala Seksi (Kasie) Sosial BPS Minsel Roby Umpel, kepada sejumlah wartawan Senin (28/6) di Amurang .

Dikatakan Umpel, Petugas SP Minsel 492 orang, sementara petugas SP Mitra 300 orang. “Selain besaran uang yang diterima tersebut, BPS Minsel pula menambah uang transportasi sebesar 400 ribu rupiah, jadi total yang diterima oleh petugas tersebut sentuh angka Rp 3 juta. Pemberian honor tersebut sudah dilakukan sejak pekan lalu, dan bertahap,” ujar Umpel .

Lanjut dia, sejauh ini BPS Minsel belum menerima jumlah atau data kependudukan di dua kabupaten tersebut, Pasalnya hasil olahan data itu sudah diserahkan kepada BPS Sulawesi Utara (Sulut). “Kami akan menerima laporan sementara, mengenai jumlah penduduk setelah bulan Agustus,” tandas Umpel.

Tambah Umpel, untuk data-data tersebut akan divalidkan BPS Minsel dan Sulut, nah sekitar bulan Desember tahun 2010 ini. Namun ketika disentil soal mekanisme penyerapan data penduduk tersebut, Umpel menyebutkan, bahwa ada 49 item atau pertanyaan yang digunakan dalam tanya jawab kepada penduduk yang disensus. (drim’s moningka) 

Kelurahan Ranoyapo Layak Dimekarkan

AMURANG, suara manadonews (30/06/2010)—Maraknya Pemekaran Desa di Kabupaten Minahasa Selatan, serta mengacu Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah diatur bahwa, pembentukan desa ditetapkan dengan Peraturan Daerah. Hal ini telah dijabarkan lebih lanjut dalam Peraturan Daerah Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Nomor 9 Tahun 2007 tentang Pembentukan, Penghapusan dan Penggabungan Desa.

Persyaratan Pembentukan Desa diatur berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa, Peraturan Darah Nomor 9 Tahun 2007, khusus seperti yang diatur dalam ketentuan Pasal 3 dan pasal tentang syarat–syarat pembentukan Desa yaitu terdiri dari,Faktor penduduk,Faktor luas wilayah dan Jumlah jaga /dusun.
Sehingga Kelurahan Ranoyapo Kecamatan Amurang, juga layak dimekarkan ,salah satu warga Ranoyapo Wanny Mononimbar kepada SM mengatakan, bahwa kelurahan Ranoiapo sudah seharusnya dimekarkan,”kelurahan Ranoiapo seharusnya sudah di mekarkan karena melihat kepadatan penduduk yang ada,” ujar Mononimbar, sembari menambahkan, bahwa jumlah warga yang ada sudah melebihi dari jumlah beberapa desa.

“Kelurahan Ranoyapao,akan menjadi dua kelurahan, karena melihat kepadatan penduduk sangatlah banyak,” tambahnya. Rudi Durandt warga kelurahan setempat juga sangat merespon adanya kelurahan warga Ranoyapo, dibagi menjadi 2 kelurahan. “Saya sangat merespon adanya kelurahan Ranoyapo akan dimekarkan menjadi 2 kelurahan,” ujar Durandt.

Melihat respont dari beberapa warga setempat, untuk mendukung adanya kelurahan Ranoyapo akan dimekarkan menjadi 2 kelurahan. Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat lebih terakomidir oleh pemerintah Kelurahan, karena pemekaran kelurahan hanya untuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat lebih maksimal.

Kepala Kecamatan Amurang Drs Frangki Tangkere mengatakan, bahwa kalau warga sudah siap, kelurahan Ranoyapo untuk di mekarkan, dirinya juga telah siap membantu warga setempat. “Kalau sudah siap untuk kelurahan Ranoyapo dimekarkan, saya akan membantu apa yang warga inginkan,” kata Tangkere, sembari menambahkan, supaya pelayanan masyarakat lebih cepat.  (drim’s moningka) 

Kontingen Minsel Raih Juara Umum Kejurda Catur

AMURANG, suara manadonews (30/06/2010)—Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) kembali harum di Provinsi Sulut. Kali ini lewat Kejurda Catur yang diadakan di Kota Kotamobagu. Dimana kontingen ini masih terlalu tangguh bagi pesaing dari seluruh kabupaten kota Sulawesi Utara (Sulut) hal ini di buktikan dengan perolehan 3 Emas ,3 Perak dan tiga Perunggu yang di sabet oleh pasukan Teguh Bersinar di bawah pimpinan sang master Drs Engel Tampi MN, yang juga sebagai ketua Harian Percasi Minsel .

Hajatan yang di laksanakan selama empat hari dari tanggal 22 hingga 26 Juni lalu, telah menghasilkan torehan prestasi yang luar biasa, setelah Tasya Tawaang yang turun di kelas junior putri 12 tahun ke bawah ,Faisal Pomolango kelas junior putra 11-12 tahun dan Windi Rawung kelas 17-20 tahun, mampu menyabet medali emas.

Sementara itu, Tampi yang di temui SM mengatakan, nantinya ketiga atlit Catur ini akan mewakili Sulut pada kejurnas Catur bulan Juli mendatang. Wakil Bupati Minsel Ventje Tuela SSos selaku Ketua Percasi Minsel, sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh Atlit Catur tersebut.  Menurutnya, prestasi ini merupakan kali ke-dua, setelah pada tahun 2009 lalu menjadi juara umum. Tuela menambahkan, keberhasilan yang di capai atas dukungan moril dan dana dari Bupati Drs Ramoy M Luntungan. “Saya berharap kiranya atlit catur ini bisa membawa nama harum Sulut pada Kejurnas catur nanti,” pungkas Tuela.  (drim’s moningka) 

Desa Ranoyapo Desak Pemkab Fasilitasi Irigasi

AMURANG, suara manadonews (30/06/2010)—Sejumlah petani yang berada di desa Ranoyapo Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), mengharapkan, pemerintah kabupaten Minsel untuk dapat memfasilitasi pengadaan irigasi di desa mereka lewat dinas terkait. Hal ini di katakan sejumlah petani ketika menemui SM Senin (28/06).

Menurut mereka, kecamatan Ranoyapo khususnya desa Ranoyapo merupakan salah satu sentra produksi beras, tapi saat ini sering mengalami kesulitan diakibatkan tidak adanya irigasi yang mengatur masuk air di setiap areal persawahan di desa mereka. Untuk itu mereka meminta, agar Pemkab Minsel segerah memfasilitasi kerinduan para petani, dengan jalan melalui pembuatan irigasi agar produk pertanian beras dapat lebih di tingkatkan .

Hal senada di ungkapkan Hukum Tua desa Ranoyapo D M Liwe, menurutnya, saat ini warganya tengah melakukan pembuatan irigasi lewat kerja bakti, dari masyarakat yang dilakukan setiap hari Senin. “Irigasi ini di buat masih secara sederhana,” ujarnya. Liwe juga menambahkan, agar kiranya pemerintah kabupaten segerah merespons keluhan dari petani di desa Ranoyapo dengan pembuatan irigasi yang representatif. (drim’s moningka) 

BKSUA dan Pemkab Minsel Tetapkan 11 Juli Pengucapan Syukur

AMURANG, suara manadonews (30/06/2010)—Badan Kerja Sama Antar Umat Agama (BKSAUA) bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan (Pemkab Minsel), telah menetapkan pengucapan syukur di kabupaten Minsel di laksanakan Tanggal 11 Juli 2010. Hal tersebut di katakan Ketua BKSUA Pdt Ganny Sondakh MTh ketika di temui SM Senin (28/06). Menurut Sondakh tanggal tersebut di tetapkan setelah melakukan kordinasi dengan pemerintah kabupaten Minsel .

Di tambahkan Sondakh, pengucapan syukur ini merupakan bentuk tanda terima kasih kepada yang kuasa, berkat anugrahnya kepada seluruh masyarakat yang ada di kabupaten Minsel. Sondakh juga mengharapkan, agar pengucapan syukur ini di laksanakan dengan sederhana, sembari menciptakan kehidupan rukun dan damai. Sebab itu merupakan modal pertama dan utama dalam kehidupan kita semua terutama rakyat Minahasa Selatan .

Hal senada di ungkapkan Kepala bagian Humas dan Protocol Pemkab Minsel Drs Ferry Lengkong ketika di temui SM di ruang kerjanya, menurut Lengkong perayaan pengucapan syukur sebaiknya di rayakan dengan kesederhanaan dengan suka cita iman. (drim’s moningka)

Pemprov Gelar Jalan Sehat Anti Narkotika

MANADO, suara manadonews (30/06/2010)—Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Sedunia tahun ini, menggelar jalan sehat bersama. Kegiatan yang dilepas Komandan Korem 131 Santiago Kolonel Inf Robert Lumempouw ini mengambil start dan finis di halaman Kantor Gubernur, diikuti unsur TNI/Polri serta PNS dilingkungan Pemprov. Sulut, Jumat pekan lalu.

Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang dalam sambutan yang disampaikan Kalakhar BNP Sulut Drs Jhon Latumeten mengatakan, peringatan hari anti narkotika internasional bagi Provinsi Sulut merupakan momentum yang strategis, mengingat kondisi geostrategis daerah ini berada di ujung utara negara RI yang merupakan salah satu dari Provinsi kepulauan, yang berbatasan dengan negara tetangga Philipina. “Selain itu posisinya berada pada lintasan samudera pasifik yang sarat dengan politik global, dengan berbagai konsekwensi kerawanan seperti penyeludupan, lintasan teroris dan bukan tidak mungkin menjadi jalur trans crime Narkoba,” ujar Latumenten.

Latumeten menjelaskan, berdasarkan data BNN tahun 2009 untuk tingkat kondisi peredaran Sulut berada di urutan 17 sedangkan, untuk pengguna narkoba berada di posisi ke–25. “Indikator ini tentunya membuka mata kita, untuk memberi perhatian khusus akan upaya pemberantasan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, seraya meningkatkan pengawasan dini terhadap masalah narkotika,” tukasnya.

Kegiatan yang mengambil tema ”Hidup Sehat Tanpa Narkotika” itu Latumeten mengajak, segenap anak bangsa di daerah ini marilah kita perkokoh tekad dan komitmen untuk menyatakan perang terhadap narkoba.  Selain jalan sehat kegiatan Hari Anti Narkoba di Sulut kali ini Panitia juga menggelar penyuluhan, teleconfrence serta bagi –bagi bunga melalui kampanye simpatik pada. (*/otnie)


Sarundajang Hadiri HUT Desa Toraget

MANADO, suara manadonews (30/06/2010)—Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang menfghadiri Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 56 Desa Toraget Kec, Langowan Barat Minahasa, Kamis lalu, HUT tersebut, dipusatkan di Balai Desa ini diperingati dalam suatu Ibadah syukur dipimpin Pdt F Lumintang STh, dilanjutkan dengan pemasangan lilin ulang tahun oleh Gubernur Sarundajang, pemerintah desa dan toko masyarakat.

Hukum Tua Desa Toraget M Kaligis menguraikan, sekilas tentang Desa Toraget yang memiliki jumlah penduduk 1.425 jiwa dengan 56,7 Ha luas wilayah dan 75 persen mata pencaharian warganya berprofesi sebagai petani.

Gubernur Sarundajang mengatakan, masyarakat Desa Toraget, patut mensyukuri berkat Tuhan yang diberikan kepada kita. Ulang tahun desa yang boleh kita peringati saat ini merupakan wujud kecintaan Tuhan kepada masyarakat desa toraget.

Kepada generasi muda, tokoh agama dan tokoh masyarakat Gubernur Sarundajang mengajak, marilah kita bangun desa ini agar lebih maju dari sekarang. Desa Toreget menurut Sarundajang, dikenal sebagai daerah pertanian. “Untuk itu kedepan kiranya dalam pengelolaan sektor petanian ini, masyarakat terus mengikuti tehnologi pertanian yang ada. Agar hasil produksinya pertaniannya akan terus mengalami peningkatan, sehingga dengan demikian akan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” pungkas Sarundajang. (*/otnie) 

Gubernur Buka Konperensi PGRI Provinsi Sulut

MANADO, suara manadonews (30/06/2010)—Pengurus Daerah Kabupaten/Kota PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) se Sulawesi Utara, Rabu pekan lalu, memulai Konperensi Provinsi yang dilaksanakan di Hotel Sahid Manado. Penyelenggaraan Konperensi Provinsi ini adalah dalam rangka mengevaluasi Program Kerja Pengurus Provinsi Sulawesi Utara masa bakti 2005 – 2010 yang diketuai oleh Drs Alvius Lomban MSi yang saat ini dipercayakan oleh Rakyat Sulawesi Utara untuk menjadi salah seorang Anggota Dewan Perwakilan Daerah Utusan Provinsi Sulawesi Utara, sekaligus untuk memilih Pengurus Provinsi yang baru yang akan melaksanakan tugasnya selama masa bakti yang akan ditetapkan oleh Konprov ini.

Ketika membuka Konperensi Provinsi PGRI ini Gubernur Sulawesi Utara mengingatkan, peran strategis guru untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Menurut Sarundajang, maju mundurnya suatu bangsa akan sangat ditentukan oleh tingkat penguasaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan untuk dapat menguasai IPTEK adalah melalui proses pendidikan. Dalam proses pendidikan inilah Guru memegang peranan sentral dan sangat strategis untuk mengelola Proses Pembelajaran.

Sebaik-baiknya bahan ajar, sarana dan prasarana pendidikan, proses transformasi Ilmu tidak akan optimal, apabila kualitas gurunya kurang bagus. Oleh karena itu Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara sangat concern untuk meningkatkan kualitas para guru antara lain melalui pemberian beasiswa bagi 1000 guru di tahun 2009 dan di tahun 2010 ini, akan ditingkatkan menjadi 2000 orang untuk memperolah beasiswa melanjutkan pendidikan ke jenjang minimal S1.

“Pembangunan pendidikan di Sulawesi Utara juga terus ditingkatkan dengan meningkatkan anggaran pendidikan menjadi 20 persen dari keseluruhan APBD,” ujar SHS. Gubernur mengingatkan pula, para guru termasuk organisasi profesi guru untuk merespons perhatian pemerintah ini dengan komitmen peningkatan kinerja untuk memberikan yang terbaik bagi proses pendidikan generasi muda di Sulawesi Utara menuju Sulut yang semakin Berbudaya, Berdaya Saing dan Sejahtera.

Ketua Pengurus Provinsi PGRI Sulawesi Utara Drs Alvius Lomban MSi dalam laporannya, mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulawesi Utara yang memiliki kepedulian yang sangat besar terhadap Pendidikan pada umumnya, PGRI dan para guru di Sulut. Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Besar PGRI DR Sulistiyo MPd. Dalam rangka menghadapi Pemilukada di Sulawesi Utara, Ketua Umum PB PGRI memesankan, kepada seluruh guru di Sulut untuk memilih Pemimpin yang benar-benar peduli terhadap pendidikan dan pengembangan kualitas serta kesejahteraan guru. (*/otnie)

SHS : Canangkan Denlu Jadi Model Kampung Hijau

MANADO, suara manadonews (30/06/2010)—Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dalam acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mencanangkan Kelurahan Dendengan Luar (Denlu) Kecamatan Tikala Manado sebagai ”Model Kampung Hijau”.

Kegiatan yang dipusatkan di Lingkungan I dan III di kelurahan Denlu itu Kamis, pekan lalu itu, di tandai dengan penyerahan hadiah lomba kebersihan bagi pemenang oleh Gubernur serta penanaman bibit pohon yang dilakukan Gubernur Sarundajang bersama Ny Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, Penjabat Walikota Manado Drs Robby Mamuaja bersama Ny Otty Mamuaja Lumentut.

Ketua Tim Penggerak PKK Proinsi Sulut Ny Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab dan keterpanggilan kita untuk sama-sama menyelamatkan bumi ini dari berbagai resiko lingkungan yang semakin hari semakin memprihatinkan.

Karena itu First Lady Sulut ini, memberikan apresiasi kepada mereka yang senantiasa mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan demi keselamatan bumi dan masa depan Sulawesi Utara dan Indonesia

Sementara itu Gubernur Sarundajang menyebutkan, sampai saat ini kerusakan lingkungan masih saja terus terjadi di sana sini. Karena itu Ia mengimbau masyarakat berhenti merusak lingkungan. “Tetapi sebaliknya marilah kita mencintai lingkungan itu sebagai anugerah dari pemberian Tuhan kepada kita,” ujar Sarundajang.

Karenanya dia mengingatkan, bahwa ancaman pemanasan global (global warming) yang menyebabkan terjadinya perubahan iklim, sehingga hampir semua negara termasuk Indonesia dan Sulut mengalami bencana alam kondisi ini lebih diperparah dengan maraknya eksploitasi sumber daya alam yang tidak memperhatikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Sehingga menimbulkan berbagai musibah yang merugikan masyarakat, tidak hanya harta benda bahkan nyawa sekalipun. Karena itu Sarundajang menyampaikan, terima kasih kepada TP PKK Sulut dan BLH Sulut yang telah memfasilitasi sehingga kegiatan ini bisa terselengara dengan baik. (*/otnie)