Jumat, 18 Juni 2010

Pemilih Pilgub di Mitra Capai 76.336



Benu: DPT Tombatu Berkurang

RATAHAN, suara manadonews (18/06/2010) Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari enam Kecamatan (sebelum dimekarkan), Kecamatan Ratahan dan Kecamatan Tombatu menjadi daerah yang memiliki jumlah pemilih paling banyak, sebagai mana terungkap dari Pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur Sulut 2010 yang digelar KPU Mitra, Kamis (17/06) .

Kecamatan Ratahan menjadi ‘pengoleksi’ pemilih terbanyak dengan jumlah 19.630 pemilih, disusul Kecamatan Tombatu (18.798 pemilih), Kecamatan Touluaan (11.327 pemilih), Kecama-tan Belang (10.967 pemilih), Kecamatan Ratato-tok (9.320 pemilih), dan terakhir Kecamatan Pusomaen (6.294 pemilih). DPT di Mitra sendiri secara keseluruhan mencapai 76.336 pemilih, masing-masing laki-laki 39.605 pemilih dan perempuan 36.731 pemilih.

Ketua KPU Mitra, Drs Ascke Benu MSi, didampingi anggota KPU bidang Data dan Informasi, Helty F Massie SE menjelaskan, DPT ini diperoleh setelah melalui beberapa kali tahapan verifikasi dan validasi. “Data awal diperoleh dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DPA) dan DPT Pilpres. Data ini kemudian divalidasi untuk mendapatkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang divalidasi lagi menjadi Daftar Pemilih hasil Perbaikan (DPP), yang akhirnya divalidasi lagi menjadi DPT,” ujar Benu.

“Pokoknya proses validasi data meliputi penelitian atas pemilih ganda, pemilih pindahan, pemilih yang pindah, pemilih pemula, dan pemilih yang meninggal dunia,” pungkas Dosen Fisip Unsrat ini. Pleno KPU penetapan DPT ini dihadiri enam kecamatan PPK di Mitra serta perwakilan partai pengusung dan pendukung Cagub-Cawagub. (*/otnie)

Mamuaja Resmi Lantik Monareh Jabat Sekkot Manado

Lumentut: Dukung dan Kerjasama dengan Sekkot yang Baru

MANADO, suara manadonews (18/06/2010)—Penjabat Wali Kota Manado, Drs Robby Mamuaja secara resmi melantik Drs Harold Monareh sebagai sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kota (Sekkot) Manado, yang dilaksanakan di ruang serbaguna kantor Wali Kota Manado, Jumat (18/6).

Drs Harold Monareh dilantik menggantikan DR GB Vicky Lumentut  DEA, yang mengundurkan diri sehari sebelumnya, setelah mendeklarasikan pencalonan dirinya sebagai bakal Calon Wali Kota yang berpasangan dengan Harley ‘Ai’ Mangindaan SE dari Partai Demokrat pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Manado  3 Agustus mendatang.

"Saya bersama seluruh jajaran pemerintah kota Manado mengucapkan selamat bertugas kepada saudara Harol Monareh sebagai pelaksana tugas Wali kota Manado, saya berharap bisa menjalankan semua tugas dengan baik agar bisa bersama-sama mengatur pemerintahan dan melayani masyarakat," ujar Mamuaja.

Mantan Sekprov Sulut ini juga menyampaikan, terima kasih kepada Vicky Lumentut sebab sudah menjalankan tugas sebagai Sekretaris daerah Kota Manado, selama kurang lebih delapan bulan dan mengatur jalannya pemerintahan serta melayani masyarakat dengan baik.

Vicky Lumentut dalam sambutannya mengatakan, sangat senang selama bertugas dalam dua etape semasa pemerintahan Wali kota non aktif Jimmy Rimba Rogi  (Imba) sampai pada masa kepemimpinan Drs Robby Mamuaja, apalagi dibantu oleh seluruh jajaran dan staf di Pemkot Manado.

“Saya berharap dukungan dan kerjasama semua staf juga diberikan kepada Plt Sekdakot, Harolod Monareh, agar Ia bisa menjalankan tugas dengan baik dan minta maaf kepada stafnya, bila selama menjabat banyak melakukan kesalahan dan menyakiti hati bawahannya,” pungkasnya.

Sedangkan Drs Harold Monareh dalam sambutannya mengatakan, akan menjalankan tugas tersebut dengan baik, dan berharap agar semua stafnya mau bekerja sama, bergandengan tangan untuk membangun Kota Manado yang sama-sama kita cintai.  Monareh dilantik dengan SK Gubernur Sulut, setelah menjalani fit and proper test di kantor gubernur awal pekan ini, sampai dilantik Jumat (18/6) Ia juga masih menjabat sebagai asisten III Sekretariat Daerah Kota Manado. (ronny/denny)

Wabup Mitra: Jangan Tinggalkan Habitat Asli Sebagai Petani

Dari Syukuran Desa Lobu Kecamatan Touluaan

TOULUAAN, suara manadonews (18/06/2010)—Wakil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Drs Jeremia Damongilala MSi, hadiri Ibadah syukur Desa Lobu menjadi Desa Definitif di Kecamatan Touluaan Jumat (18/6), bertempat di bangsal Desa Lobu. Diawali dengan ucapan selamat datang dan laporan ketua panitia Decky Batubuaya, ibadah syukur Desa Lobu ini dipimpin oleh Pdt Rawung yang diambil dalam Kitab Keluaran 4.

Damongilala dalam sambutannya mengatakan, pemeintah Desa Lobu Kecamatan Touluaan yang baru dimekarkan dan menjadi Desa Definitif, agar dapat menunjukan semagat kerja keras. “Kiranya dalam mewujudkan penyelenggaraan pemeritahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang ada di desa Lobu, merupakan tanggungjawab bersama kita sebagai warga masyarakat yang ada di Minahasa Tenggara,” ujarnya.
Ditambahkan Wabup, bahwa kita masyarakat Desa Lobu jangan tinggalkan habitat asli sebagai petani. Di akhir sambutan JaDi-begitu dia akrab disapa-mengingatkan Kepada seluruh mayarakat Kecamatan Touluaan untuk selalu ingat 3M (menanam, menanam dan menanam).

Guberbur yang diwakili oleh Kepala Badan Koordinasi Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Sulut Ir Veliks Wowor MSi, mengatakan, kita bangun bersama masyarakat yang ada di Desa Lobu dan tingkatkan potensi yang ada serta mengoptimalkannya.

Lebih lanjut Wowor mengatakan, membangun daerah Mitra ini, harus mampu tunjukkan produksi dan hasil-hasil pertanian yang ada, untuk membawa kabupaten Minahasa Tenggara lebih maju. (*/otnie)


Lumoindong Pimpin Peletakan Batu Rumah Sakit dan Sekolah Alkitab di Ratahan

T2 : Mitra Selalu Diberkati Tuhan

RATAHAN, suara manadonews (18/06/2010)Bupati Miahasa Tenggara (Mitra) Telly Tjanggulung (T2), melakuakan Peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit dan Sekolah Alkitab di Kecamatan Ratahan Kamis (17/6). Pada kesempatan itu Pdt Gilbert Lumoindong STh, didaulat  memimpin ibadah Peletakan batu pertama di perkebunan Lamit Kecamatan Ratahan,  yang di ambil dalam kitab Mazmur 127. Dalam khotbahnya Gilbert mengatakan, bahwa Tuhan itu ada dan Tuhan itu baik, Tuhan mencukupi semuanya dan kita tidak boleh mengecewakan Tuhan.

Bupati T2 dalam sambutannya mengatakan, sejarah baru bagi Minahasa Tenggara yang selalu diberkati Tuhan, dimana pada hari ini kita meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sakit dan Gedung Sekolah Alkitab. Sebab di tempat ini semua yang datang akan diberkati.  “Saya percaya Tuhan sudah memulainya pembangunan Rumah Sakit dan Sekolah Alkitab ini, tentu Tuhan akan menyelesaikannya juga. Pemerintah  Kabupaten Minahasa Tenggara, sedang menuju pada PEMULIHAN hari demi hari Tuhan, memberi berkat kepada masyarakat di Mitra,” ujar Tjanggulung.

Hadir pada kesempatan itu, Plt Sekda Drs Freddy F Lendo, Kadis PU Ir Welly Munaiseche MSi, Kadis Perindag Kop, Drs Pither Owu, Disnakertrans Harry Rofian Wungow SH, Kadis Kesehatan dr Lili Mawati,  Kabag Umum Ir Elly Sangian, Camat Ratahan Ir An M Onsu, Tomas dan Tokoh Agama di Ratahan.  (*/otnie)

Empat Calon Klaim Menang Pilgub

Penetapan Nomor Urut Cagub Sulut

MANADO, suara manadonews (18/06/2010)—Dalam Rapat Pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Sulut di Gran Kawanua Hotel Jumat (18/06), menetapkan nomor urut empat pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Ramoy Markus Luntungan (RML)-Hamdi Paputungan (HP) Nomor Urut 1, Stefanus Vreeke Runtu dan Marlina Moha Siahaan (SVR-MMS) Nomor Urut 2, Elly Engelbert Lasut dan Henny Wullur (E2L-HW) Nomor Urut 3, dan Sinyo Harry Sarundajang dan Djauhari Kansil (SHS-BERHASIL)  Nomor Urut 4. Pleno ini di pimpin langsung ketua KPU Sulut Livie Allow Ssos MSi dan dihadiri Kapolda Sulut beserta seluruh simpatisan dari semua pasangan calon.

Empat Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Utara (Sulut) yang akan ikut Pemilihan Gubernur 3 Agustus 2010 mendatang, mengklaim nomor urut yang diundi KPUD memiliki keberuntungan tersendiri. "Saya mendapatkan nomor urut 1, pasti selalu membawa kemenangan karena hanya nomor satu yang pasti juara. Sebab Nomor ini pertanda DB 1," ujar Cagub, Ramoy Markus Luntungan (RML).

Sementara SVR-begitu Cagub Golkar Stefanus Vreeke Runtu akrab disapa-yakin nomor urut dua sebagai ibarat victory atau  sebagai kemenangan. "Yang pasti semua warga Sulut tahu, kalau angka dua ibarat victory atau kemenangan. Sehingga kami klaim juga menang di pemilihan gubernur 3 Agustus mendatang," kata Runtu. Menariknya, tim sukses SVR-MMS langsung membagi-bagikan poster yang sudah ditandai angka dua kepada semua pengunjung, menandakan kesiapan untuk ikut  Pilgub.

Sementara itu, calon ‘incumbent’ SHS-BERHASIL hanya menanggapi angka empat sebagai bentuk ulangan kemenangan pada pemilihan Gubernur Sulut 2004 lalu. "Pada tahun 2004 lalu, saya dapat angka empat dan menang putaran pertama pemilihan Gubernur Sulut, mungkin ini bakal akan berlanjut ulang," tandas SHS.

Sementara calon Gubernur yang diusung 13 Parpol dr Elly Engelbert Lasut ME dan Henny Wulur (E2L-HW) meyakini angka 3 yang menjadi nomor urut Cagub, tak akan dilupakan masyarakat Sulut, sebab bertepatan dengan pencoblosan Pilgub ada 3 Agustur mendatang. “Inga-inga coblos nomor urut 3 pada tanggal 3 Agustrus,” kata E2L-HW.

Ketua KPUD Sulut Livie Allow SSos MSi, yang memimpin rapat pleno itu mengatakan, proses pengundian nomor urut sudah sesuai aturan berlaku dan sangat transparansi dan demokrasi. "Proses penetapan nomor urut ini disaksikan masyarakat luas melalui perwakilan tim sukses maupun para jurnalis," katanya. (tim suara manadonews)


KPPN Bitung Minta 31 Satker Segerah Ajukan Pencairan

Realisasi Bantuan APBN Rp 72 M dari Rp 234 M tahun 2010

BITUNG, suara manadonews (18/06/2010)—Dana bantuan pemerintah pusat melalui APBN yang di peruntukan pada 31 satuan kerja atau Satker di kota Bitung, telah terealisasi dari Rp 234,6 miliar pagu dana 2010 hingga kini baru Rp 72 miliar atau 33 persen. Hal tersebut di katakan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara  (KPPN) Bitung Syahrul Fuady SE pada wartawan Kamis (17/06)  di ruang kerjanya.

Lanjutnya, dalam pencapaian target, KPPN sendiri yang mengharapkan pada bulan juli ini pencairan dana APBN untuk kota Bitung bisa mencapai 50 persen. Kendala dari keterlambatan pencairan dana tersebut, kata Fuady, disebabkan Satuan kerja lambat mengajukan pencairan, dan banyak hal yang belum di lengkapi oleh beberapa Satker. Sehingga pencairan dana tersebut harus tetap menunggu kelengkapan berkas administrasi tersebut seperti SPPD.
Lebih lanjut Fuady menerangkan, bahwa untuk meningkatkan pertumbuhan kesejahteraan ekonomi dan pembangunan kota Bitung di harapkan bagi 31 Satker seperti Dinas PU, Dinas Kelautan dan Perikanan dan Administrator Pelabuhan (Adpel) Bitung segerah melakukan pencairan dana APBN yang di tangani oleh KPPN Bitung. 

Salah satu satuan kerja KPPN yang di mintai keterangan akan hal ini, Kadis Pertanian Kehutanan dan Ketahanan Pangan Kota Bitung, Ir Meity Kolang Kamis (17/06), di ruang kerjanya mengatakan, bahwa pihaknya memastikan pencairan dana pada bulan Juli depan, dengan target pencairan dana APBN tersebut, bisa di cairkan 100 persen atau senilai Rp 600 juta yang di peruntukan bagi 1 paket bantuan.

“Bantuan itu untuk petani seperti mesin gendong atau mesin pemotong padi, lantai jemur, perontok padi, gilingan padi dan terpal karung,” ujar Kolang, seraya menambahkan, mengenai keterlambatan pihaknya mengajukan pencairan ke KPPN. Selain itu katanya, bahwa proses tender paket tersebut memakan waktu lebih dari 2 bulan, sehingga pihaknya harus menyelesaikan adminstrasi yang dibutuhkan. (ayu dewi)

LSM Sakti Bitung Singgung, Asuransi THL Harus Diperhatikan

BITUNG, suara manadonews (18/06/2010)—Keseluruhan Tenaga Harian Lepas (THL) yang bekerja pada semua instansi pemerintah kota Bitung termasuk petugas SP3 dan Petugas Pemadam Kebakaran hingga kini pemerintah kota Bitung tidak mengasuransikan semua THL tersebut. Hal ini di ungkapkan oleh ketua LSM Sakti kota Bitung Jantje Rumbayan kepada wartawan Kamis (17/06),  di depan kantor penanggulangan bencana kota Bitung.

Rumbayan menerangkan bahwa resiko kerja dari THL tersebut di nilai rawan terhadap kecelakaan, sehingga meskipun para THL tersebut hanya bekerja sesuai kontrak namun semua pekerja terlebih yang bekerja pada lingkup pemerintahan di wajibkan untuk memperoleh jaminan asuransi.

Hal tersebut di benarkan oleh anggota DPRD Bitung Viktor Tatanude SH meminta Pemkot Bitung untuk memperhatikan tingkat keselamatan kerja para THL dengan salah satu program jaminan yakni asuransi. (ayu dewi)    

Komunitas Guru Bersatu Dukung SHS-BERHASIL

suara manadonews (17/06/2010)—KOMUNITAS Guru di Tomohon menyatakan telah menyatukan suara mereka pada Pemilukada Sulawesi Utara hanya kepada pasangan Sinyo Harry Sarundajang dan Djouhari Kansil yang popular dengan jargonya SHS BERHASIL. Pernyataan ini terungkap pada upacara pelepasan yang digagas oleh Aliansi Guru Indonesia Sulut (AGIS), di Aula SMA Kristen Tomohon, Rabu (16/6) .

Dalam upacara pelepasan yang diwarnai suasana haru ini, Djouhari Kansil didampingi istri tercinta Mike Tatengkeng. Melihat begitu besar apresiasi para guru ini, Djouhari menyatakan, jika Tuhan berkenan dan dirinya dilantik sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Ia akan mendedikaskan dirinya untuk kepentingan seluruh masyarakat di Kota Nyiur Melambai ini, terlebih para guru yang sudah memberi diri, berjuang bersama untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Dalam acara yang dihadiri ratusan guru dan komunitas pendidikan di Kota Tomohon ini, Djouhari Kansil disambut dengan janji guru yang terpatri dalam bait-bait lagu Hymne Guru. Saat memberikan sambutan, Djouhari mengatakan, pencalonan dirinya menggabarkan komitmen pemerintah untuk memberi perhatian terhadap dunia pendidikan di Sulawesi Utara. “Djouhari Kansil tidak ada apa-apanya. Namun pencalonan Djouhari kiranya dapat membawa harapan baru bagi guru dan dunia pendidikan,” kata Kansil dan disambutan tepuk tangan hadirin yang memenuhi bangsal pertemuan.

“Kalau diberi kepercayaan, Djouhari akan memberi perhatian khusus terhadap dunia pendidikan. Saya tidak melupakan para guru, karena saya tahu persis kesulitan guru-guru di Sulawesi Utara. Kedepan guru akan lebih sejahtera. Saya tegaskan komitmen ini karena saya tahu apa yang harus dilakukan untuk komunitas guru,” ujar putera terbaik Nusa Utara.

Kansil juga mengatakan bahwa dia tidak pernah takut dengan ulah oknum-oknum tertentu yang mulai mempropagandakan hal-hal yang kurang terpuji. Dalam tugas dan pekerjaan, aku Kansil, Ia hanya ingin mengabdi untuk nusa dan bangsa dan untuk kesejahteraan rakyat. “Sebagaimana nama Djouhari yang berarti Intan Permata, kedepan diharapkan bisa lebih bersinar. Bagaimana Intan Permata ini bisa memberi arti dalam kehidupan seseorang, begitupun tujuan hidup Djouhari. Selalu berharap dapat memberi atri dalam hidup dan penghidupan orang lain,” harap Kansil.

Sementara, Tamaka Kakunsi, salah satu tim pemenangan dari Nusa Utara menegaskan bahwa pemberitaan miring tentang Pak Kansil beberapa hari terakhir ini sangat tidak beralasan. “Saya minta kepada Pak Kansil untuk tetap tenang dan jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. Biarlah waktu yang berbicara. Harapan saya, semoga Pak Kansil, tetap dengan jiwa besarnya, dan mengampuni orang-orang yang berkampanye hitam tentangnya, karena mereka adalah rakyat kita, saudara kita juga,” ujar pria tambun yang popular dengan pangilan Bu Tahanusang ini berharap.

Sebelumnya, Ketua AGIS Sulut, Drs Arnold Poli, berpendapat bahwa dipilihnya Drs Djouhari Kansil MPd, mendampingi SHS merupakan satu penghargaan yang tak ternilai bagi komunitas guru. “Ini membuktikan bahwa karir seorang guru tidak terbatas hanya pada ruang kelas. Guru bisa juga dipercaya untuk jabatan-jabatan strategis di luar dunia pendidikan. Olehnya, saya berharap segenap komintas guru di daerah ini untuk menyatukan tekad memilih Djouhari Kansil pada Pemilukada yang dijadwalkan pada 3 Agustus 2010 mendatang,” kata Poli. (mcs/otnie)

Belum Diperbaiki, Jalan Sarundajang Rusak Parah


Butuh Perhatian Serius Pemkot Bitung

BITUNG, suara manadonews (18/06/2010)—Sejumlah ruas jalan yang ada di kota Bitung masih perlu perbaikan. Antara lain, ruas jalan Sarundajang atau tepatnya di depan SMK Negeri 2 Bitung. Dan ini perlu perhatian dari pemerintah.  

Belum adanya perhatian dari Pemerintah Kota Bitung terlebih dinas terkait mengenai kedua permasalah tersebut, mendapat tanggapan kritis dari Ketua LSM Lembeh Bersatu Muzakir Polo Boven.

Menurut Boven, persoalan ini jangan dibiarkan begitu saja oleh pemerintah terlebih khusus dinas terkait dalam hal ini Dinas PU Kimpraswil Bitung. Dikatakannya pula, jika tetap dibiarkan begitu saja dan para pengendara kendaraan bermotor khususnya roda dua tidak berhati-hati, dapat dipastikan angka kecelakaan akan semakin meningkat di Kota Bitung.

Parahnya lagi, tidak ada himbauan berupa tanda hati–hati kepada para pengendara kendaraan, ketika akan melewati lokasi–lokasi tersebut. “Parahnya lagi ditunjang pula, dengan sering padamnya lampu penerangan jalan di Kota Bitung pada malam hari, “  tandas Boven.

Ditegaskannya, jika hal tersebut tetap dibiarkan atau tidak diperhatikan, sejumlah warga Girian yang kini resah dengan adanya tumpukan pasir di jalanan, akan melakukan aksi pengangkatan pasir. “Jadi kami mengharapkan, pemerintah Kota Bitung khususnya dinas terkait dapat segera bertindak cepat mengatasi kedua permasalahan itu, sehingga keselamatan para pengendara kendaraan dapat terjamin dan korban jiwa manusia tidak berjatuhan,” pungkasnya. (ayu dewi)   

Kerahkan 500 Personil Amankan Pilgub

Polres Bitung Gelar Apel, Amankan Pemilukada

BITUNG, suara manadonews (18/06/2010)—Hari Kamis (17/06), tepat pukul 07.00 Wita apel kesiapan Polresta Bitung dalam rangka Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur Sulut di kota Bitung. Apel ini dilaksanakan di lapangan Maesa depan kantor walikota Bitung. Dihadiri oleh kepala-kepala Muspida TNI Bitung, Ketua KPUD dan juga seluruh personil Polresta Bitung.

Dari wawancara sejumlah wartawan kepada Kapolresta Bitung AKBP Suseno Nurhandoko SIK di tempat yang sama mengatakan, bahwa kosentrasi Polres Bitung saat ini masih mengarah pada pengamanan Pilgub dan harapan Nurhandoko agar keamanan kota Bitung tetap kondusif dan dengan 500 personil Polri yang di siapkan juga di bantu oleh TNI. (ayu dewi)

Masih Banyak Warga Miskin di Bitung Belum Dapat Jamkesmas

Angka Kemiskinan 2008 Capai 9.543 Rumah Tangga

BITUNG, suara manadonews (18/06/2010)—Komisi A DPRD Bitung hari kamis 17 juni mengadakan kunjungan ke RSUD Manembo-Nembo Bitung menindak lanjuti Laporan warga terhadap pelayanan rumah sakit ini.

Ketua komisi A Laode Sumilla di tempat yang sama mengatakan, bahwa temuannya yang di sampaikan oleh sejumlah pasien bahwa pelayanan RSUD Bitung sangat baik dan terjamin. “Namun yang sangat di sesalkan terdapat beberapa pasien yang tidak memiliki Jamkesmas, seperti para pasien yang berasal dari kelurahan Wangurer dan kelurahan Manembo-nembo Atas,” ujar Sumilla.

Terkait dengan Jamkesmas, timbul banyak pertanyaan dari para dokter RSUD Bitung dan DPRD Bitung terhadap data jamkesmas sehingga saat di konfirmasi wartawan tentang data ini Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Kota Bitung Drs Zulkifly menjelaskan bahwa, data peserta Jamkesmas yang telah di ususlkan oleh BPM Bitung tidak di akomodir pemerintah pusat dan jelasnya data tersebut hanya di akui yakni data BPS Bitung.

Jamkesmas yang di nilai kurang tepat sasaran tersebut menurut kepala BPS Bitung, data tersebut telah diserahkan ke BPM untuk menjadi dasar yang disesuaikan dan data tersebut adalah data tahun 2008 dengan angka kemiskinan 9.543 rumah tangga. Namun jika beberapa warga yang tidak menerima Jamkesmas kemungkinan karena setiap tahun, kota Bitung mengalami peningkatan jumlah penduduk. “Sehingga untuk Jamkesmas tahun 2011 nanti, datanya berdasarkan sensus penduduk,” tandasnya.

Pihak RSUD Bitung sendiri mengatakan bahwa, akan mengadakan survei lapangan tentang kondisi sosial bagi para pasien, yang tidak memiliki Jamkesmas dan yang benar-benar tergolong kurang mampu. (ayu dewi) 

Proyek Rp14 Miliar Segera Operasi

KMP Tude Masih Tunggu BUMD

BITUNG, suara manadonews (18/06/2010)—Pengoperasian Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Tude dengan anggaran capai Rp 14 miliar, oleh Pemkot Bitung menunggu pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal ini dikatakan Kadis Perhubungan (Kadishub) Kota Bitung Drs Boy Rumawung kepada sejumlah wartawan.

Menurut Rumawung, kapal tersebut sudah siap dioperasikan, hanya saja tinggal menunggu dibentuknya BUMD. “Kapal tersebut akan ditangani oleh BUMD bukan Dishub, sebab sesuai keputusan Menteri Perhubungan seperti itu,” ujar Rumawung.

Rumawung menjelaskan, selain menangani operasional kapal tersebut, semua administrasi termasuk gaji anak buah kapal (ABK) KMP Tude juga ditangani oleh BUMD. “Ini juga termasuk dengan perekrutmen ABK dan pembayaran gaji ditangani oleh BUMD, sehingga Pemkot Bitung tidak lagi mengurusi pengoperasian kapal tersebut,” tuturnya.

Lanjut menurut Rumawung, keberadaan kapal tersebut telah dipantau langsung oleh Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat, dan sudah mendapat persetujuan untuk dioperasikan, hanya saja harus ditangani oleh BUMD. “Jadi ketika sudah ada BUMD, kapal itu pasti sudah bisa dioperasikan,” tandasnya.

Ia menambahkan, meski Pemkot mengoperasikan KMP Tude yang nantinya melayani arus Bitung – Lembeh, diyakininya tidak akan mempengaruhi transportasi lainnya yang sudah berjalan sejak lama. “Pelayanan kapal itu tidak akan sama dengan pelayanan transportasi lain (perahu kecil, red) yang mangkal di pasar Ruko Pateten, makanya tidak akan menggangu arus transporasi masyarakat tadi,” katanya.

Malah masih menurut Rumawung, dengan adanya KMP Tude akan sangat membantu masyarakat di Pulau Lembeh dalam melakukan aktivitasnya. “Kapal ini akan melayani angkutan barang yang kapasitasnya besar, makanya akan membantu masyarakat Lembeh tentunya,” ucapnya.

Yang jelas ditegas Rumawung, proyek sebesar Rp14 Miliar itu, akan dioperasikan pada 2010 ini. “Pokoknya sudah ditargetkan akan dioperasikan pada tahun ini juga,” pungkas Rumawung. (ayu dewi)