Selasa, 08 Juni 2010

Jelang Pilwako Bitung, Warga Candi Ancam Golput

Bitung, suaramanadonews (09/6/2010)-Warga Candi kelurahan Bitung Barat saat reses DPRD Bitung yang di laksanakan di lorong ketapang Lingkungan II pekan lalu. Pasalnya, sebagian besar warganya merasa di kecewakan atas janji dan kebijakan Pemkot Bitung. Dimana lokasi tempat tinggal yang akan di pindahkan belum tersedianya, sarana umum seperti jalan, tempat ibadah, sekolah, sarana air, listrik dan lain-lain.

Himbauan yang di suarakan melalui speaker yang berada di mesjid dan yang berada di rumah RT beberapa hari lalu, menyampaikan bahwa Walikota Bitung Hanny Sondakh akan mengunjungi wilayah Candi ini. Namun hingga waktu yang di tunggu-tunggu warga, yang di nanti tidak datang. Sehingga sebagian besar warga merasa di kecewakan dan juga para nelayan yang hendak melaut sengaja menunda waktunya, karena menunggu kedatangan pimpinan nomor satu di Bitung.

Menariknya, ketidakhadiran Walikota Bitung ini dan segala aspirasi yang telah disampaikan sebelumnya oleh warga Candi yang hingga kini belum terkabulkan, sehingga dengan dasar tersebut sebagian besar warga Candi mengancam dan mengultimatum untuk Golput saat pemilihan Calon Walikota Bitung Desember mendatang.

Hal tersebut di benarkan oleh Ketua Tim Reses DPRD Bitung Dapil II Drs Lexi Maramis saat di wawancarai sejumlah wartawan di lokasi reses. Maramis mengharapkan, permasalahan yang di hadapi oleh warga Candi ini dapat di jawab segera oleh Pemkot Bitung dan dapat diselesaikan dengan arif dan bijaksana.

Dari keterangan yang di sampaikan oleh beberapa warga yang sempat di wawancarai mengatakan, bahwa mereka sangat khawatir jangan sampai permasalahan ini memiliki indikasi politik sehingga permasalahan tersebut harus di jawab secara politik. (ayu dewi)   

Dishub Bitung Targetkan PAD Oktober 2010 Capai 100 Persen

Bitung, suaramanadonews (09/6/2010)-Pencapaian target pendapatan asli daerah kota Bitung yang di bebankan kepada Dinas perhubungan kota Bitung tahun anggaran 2010 sebesar Rp 749.500.000 dimana sejauh ini capaian target tersebut baru mencapai 22,05 persen atau Rp 165.290.500 pada akhir Mei lalu.

Keoptimisan Kepala Dinas Perhubungan kota Bitung Drs Boy Rumawung saat di temui wartawan, di ruang kerjanya mengatakan,  bahwa beban target tersebut pasti bisa di capai 100 persen pada bulan Oktober 2010 mendatang. Sebab pada bulan tersebut banyak kendaraan yang akan mengurus ijin kelayakan, ijin trayek dan juga ijin uji perairan layak laut bagi kapal-kapal mini atau kapal-kapal penyeberangan Lembeh yang berada di Bitung.

Lebih lanjut Rumawung menjelaskan bahwa setiap ijin tersebut ada yang ijin jatuh tempo berkala per 6 bulan, persatu tahun dan juga perdua tahun. “Biasanya ijin tersebut sebagian besar jatuh temponya pada bulan Oktober,” pungkas Rumawung. (ayu dewi)  

Diduga Hanyut, Nelayan Girian Tewas

Ditemukan Tertimbun Pasir
Bitung, suaramanadonews (09/6/2010)-Seorang warga yang teridentifikasi Jhony Rea (54tahun) warga Kelurahan Manembo-nembo Bawah Kecamatan Girian sudah ditemukan terbujur kaku tak bernyawa. Penemuan mayat itu terjadi pada Minggu (6/6) lalu sekitar pukul 05.30 Wita di tepi pantai atau tepatnya di belakang PT Delta.

Lelaki paruh baya ini ditemukan oleh para nelayan. Menurut pengakuan warga setempat, awalnya mereka hanya melihat kaki manusia, dan tubuhnya sudah tertimbun pasir. Karena curiga, warga pun langsung beramai-ramai membongkar timbunan pasir tersebut. Dan begitu melihat mayat manusia, warga-pun segera melaporkan kasus ini ke pihak kepolisian. Korban diketahui berprofesi sebagai penjaga zero atau.

Pemilik Sero Agus Karamoy mengaku sebelum korban pergi melaut, korban sempat bertemu dengan Agus. Namun, pertemuan tersebut hanya sesaat, korban langsung melakukan pekerjaannya sehari-hari.
Ditambahkan oleh keluarga korban bahwa kondisi fisik korban selama ini memang agak lemah dan sering sesak nafas.
Hingga berita ini di turunkan korban hanya dilakukan visum luar di RS Manembo-nembo, dan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Kematian korban diduga karena hanyut hingga ke tepi pantai.
Kapolres Bitung AKBP Soeseno Nurhanko SIK melalui Kabag Ops Kompol Zamroni ketika dikonfirmasi membenarkan akan laporan penemuan mayat tersebut dan jelasnya tidak didapati tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. (ayu dewi)

Pemkab Mitra Gelar Pencanangan Intensifikasi PBB Tahun 2010


RATAHAN, suaramanadonews (08/6/2010)-Untuk mengoptimalisasi Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) 2010 di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra). Pemkab Mitra melaksanakan Intensifikasi PBB Senin (07/06) kemarin, di Rumah Makan Green Garden Ratahan.

Kabid Pendapatan Dinas PPKAD Mitra Sinyo Pandeleke dalam laporannya mengatakan, bahwa sesuai amanat UU Nomor 28 Tahun 2009, bahwa pajak daerah dan retribusi daerah merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang penting, guna membiayai pelaksanaan pemerintah daerah. Dimana bertujuan mempercepat realisasi pelunasan PBB 2010 Kabupaten Mitra.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Drs Freddy F Lendo, yang juga selaku Ketua Tim Intensifikasi Pendapatan Kabupaten Mitra, secara rutin dan berkelanjutan memonitoring dan mengevaluasi. Apresiasi tinggi diberikan Sekda kepada tiga desa yang telah lunas PBB yaitu Desa Tumbak Kecamatan Pusomaen, Desa Basaan I Kecamatan Ratahan dan Desa Bringin Kecamatan Belang.

Dalam kesempatan ini Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kotamobagu Rinaningsi, memberikan sosialisasi tata cara mengajukan Pembekalan PBB Peraturan 37/PJ/2008. “Pelayanan di KPP tidak dipungut biaya dan sangat diharapkan kerjasama yang baik oleh semua Birokrasi Perpajakan, sebab 70 persen pembiayaan pembangunan berasal dari pajak,” pungkasnya. (otnie tamod)

SHS-JaDi Hadiri HUT ke-49 GMIM Imanuel Wawali

     



SHS bersama JaDi dalam suatu kegiatan ibadah di Mitra belum lama

RATAHAN, suaramanadonews (08/6/2010)-Puncak peringatan HUT GMIM Imanuel Wawali-Pasan dilangsungkan Minggu (06/06), dalam ibadah bersama yang dipusatkan di gedung gereja yang berada di Kelurahan Pasan. Ibadah yang dimulai pukul 10.00 Wita tersebut dipimpin Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara Pdt Meiva Saliondeho-Lintang STh.

Prosesi ibadah ini dirangkaikan dengan ibadah peletakan batu pertama pembangunan gedung pastori, Aula serbaguna dan taman kanak-kanak yang dilakukan oleh Karo Pembangunan Setda Propinsi Sulut Drs Mecky Onibala MM, yang juga mantan Plt Sekda Mitra, mewakili Gubernur.
Dalam khotbah yang diambil dari kitab Ibrani 11:1-16, Lintang mengajak, semua warga jemaat untuk bisa lebih memperkuat iman percaya kepada Kristus, baik didalam pelayanan di keluarga, jemaat dan masyarakat.

Dalam ibadah syukur ini, turut hadir Gubernur Sulawesi Utara Drs SH Sarundajang (SHS), Wakil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Drs Jeremia Damongilala MSi (JaDi) dan mantan penjabat Bupati Mitra Drs Albert Pontoh MM.

Di akhir ibadah Gubernur SH Sarundajang memberi bantuan uang sebesar Rp 45 juta rupaih untuk pembangunan pastori, gedung serbaguna dan taman kanak-kanak. (otnie tamod)

Banjir Kiriman, Rusakkan Ratusan Rumah Warga Pusomaen


Wakil Bupati Mitra Drs Jeremia Damongilala bersama Ketua Sinode GMIM Pdt Pieth Tampi STh MSi saat meninjau lokasi bencana di Pusomaen

PUSOMAEN, suaramanadonews (08/6/2010)-Pasca banjir yang melanda Desa Makalu, Desa Tatengesan dan Desa Makalu Satu di Kecamatan Pusomaen, terdata ada 300 rumah warga yang rusak. Menyikapi penderitaan warga ini, Pemkab Mitra melalui Wabup Drs Jeremia Damongilala MSi,  Sabtu (05/06) lalu, langsung bergerak cepat meninjau lokasi bencana tersebut.

Damongilala yang saat itu turut ditemani Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM,  Pdt Piet Marthen Tampi STh MSi serta perangkat desa dan kecamatan setempat menga-takan kalau Pemkab Mitra telah memberikan bantuan sembako seperti beras, indo mie dan ikan kaleng. “Tidak ada korban jiwa dalam peris-tiwa banjir kiriman di Pusomaen. Namun kerugian mate-rial diperkirakan puluhan juta. Sebab, sekitar 300 ru-mah warga terendam banjir, serta puluhan ekor ternak milik warga hilang,” ujarnya.
Dalam kunjungan itu, rakyat meminta Wabup agar, di sepanjang sungai Makalu dibuatkan tanggul, yang nantinya berfungsi untuk mencegah bahaya banjir.

Sementara Camat Pusomaen, Drs Pieter Pontororing menjelaskan, sejak Sabtu (05/06) akhir pekan lalu, air sudah surut. Bahkan saat ini warga telah bergotong royong membersihkan rumah. Dari ratusan rumah penduduk yang diterjang banjir, satu rumah milik Keluarga Jafar-Kaumpungan rusak berat. “Pemerintah akan membantu untuk mendirikan kembali rumah korban. Sebagai bentuk perhatian pemerintah,” ujar Pontororing. (otnie tamod)

SHS Kunjungi Daerah Terisolir di Touluaan Selatan









TOULUAAN, suaramanadonews (08/6/2010) -Setelah mengunjungi korban bencana di Kecamatan Pusomaen  kabupaten Minahasa Tenggara, Minggu (6/06), Gubernur melanjutkan perjalanan dan beribadah bersama Jemaat GMIM Imanuel Wawali-Pasan dalam rangka HUT Jemaat yang ke-49. Ibadah tersebut dipimpin oleh Pdt Meiva Salindeho-Lintang STh. Dari Wawali Gubernur melanjutkan kunjungan kerjanya ke Kecamatan Touluaan Selatan tepatnya di Desa Kalait.

Dengan melalui jalan yang sebahagiannya masih dalam kondisi rusak, Gubernur dan rombongan tiba di Desa Kalait dan mengikuti Ibadah Syukur yang dipimpin bersama oleh Bamag Kecamatan Touluaan Selatan. Kunjungan Gubernur ke Desa Kalait ini disambut dengan sangat antusias oleh warga yang telah lama menantikan kunjungan SHS. Gubernur mengatakan, bahwa perbaikan jalan menuju Desa Kalait akan dibantu oleh Pemprov.

Sesudah itu Rombongan Gubernur menghadiri Ibadah Pentahbisan Gedung Gereja Baptis Ranoketang Atas-Toundanow. Dalam Ibadah pentahbisan tersebut, Gubernur dan Ibu didoakan secara bersama oleh Seluruh Pendeta, Gembala dan Hamba Tuhan di Kecamatan Touluaan, untuk melaksanakan tugas dan untuk mempersiapkan diri mengikuti Pemilukada Gubernur pada Bulan Agustus nanti.

Selanjutnya Gubernur dan Rombongan menghadiri Ibadah Syukur HUT Desa Betelen Kecamatan Tombatu yang ke-25 dan diakhiri dengan Ibadah Syukur di Desa Lobu. Dalam setiap kesempatan memberikan sambutan, Gubernur selalu mengingatkan masyarakat untuk tetap memelihara semangat kebersamaan dan gotong royong yang menjadi ciri khas orang warga Minahasa Tenggara.

Sarundajang juga mengingatkan bahwa, banyak kearifan lokal yang bernilai positif yang tumbuh dan harus dilestarikan di desa-desa dan wilayah yang dikunjunginya. “Kearifan lokal ini merupakan potensi yang dapat mempersatukan dan memotivasi masyarakat, untuk membangun dan mengembangkan diri menuju pada peningkatan kesejahteraan,” tandas SHS.

Dalam rangka Pemilukada yang akan berlangsung di Sulawesi Utara pada Bulan Agustus, Gubernur meminta masyarakat untuk tetap menjaga keutuhan dan menghindari setiap bentuk perpecahan hanya karena perbedaan pilihan dan pandangan dalam pemilukada. “Pemilukada hanya merupakan sarana untuk mencari pemimpin, jangan sampai mengakibatkan perpecahan. Masyarakat sudah semakin cerdas untuk memilih pemimpin yang terbaik untuk membawa daerah ini pada kemajuan dan peningkatan kesejahteraan,” pungkas Gubernur Sulut. (otnie tamod)

Gubernur Bantu Korban Bencana Pusomaen

Ratusan Rumah Kena Luapan Air

PUSOMAEN, suaramanadonews (08/6/2010)-Ditengah cuaca hujan yang mengguyur Kabupaten Minahasa Tenggara pada hari Minggu 7 Juni 2010 , Gubernur Sulawesi Utara Drs Sinyo Harry Sarundajang bersama Ibu dan rombongan meninjau langsung empat desa yang pada hari Jumat dilanda Banjir Kiriman dari Hulu Sungai yang mengalir di tengah Desa Makalu, Makalu Selatan, Tatengesan I, dan Tatengesan Kecamatan Pusomaen Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).

Gubernur bersama ibu dan rombongan para Kepala SKPD meninjau rumah-rumah penduduk yang tergenang air yang malam sebelumnya juga digenangi lumpur akibat luapan air disertai lumpur pada hari Jumat tanggal 5 Juni 2010. Gubernur yang seyogyanya menghadiri acara di beberapa desa lainnya di Kecamatan Tombatu, Touluaan Selatan dan Ratahan memilih untuk terlebih dahulu melihat langsung kondisi masyarakat di empat desa tersebut yang sebahagian masih ditampung di tempat pengungsian. Menurut Hukum Tua Desa Makalu Selatan Eddy Pananginan, jumlah rumah di desanya yang terkena luapan air kurang lebih 169 rumah disamping 57 rumah di desa Tatengesan I, 162 rumah di Makalu dan kurang lebih 120 rumah di Tatengesan.

Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Utara yang menerjunkan para Taruna Siaga Bencana (Tagana) langsung melakukan tindakan darurat dengan membangun barak penampungan serta menyalurkan air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan. Pada kesempatan kunjungannya, Gubernur menyerahkan bantuan berupa bahan makanan dan pakaian kepada para korban dan segera menginstruksikan para Kepala SKPD terkait untuk melakukan langkah penanggulangan akibat bencana, membantu rehabilitasi rumah penduduk, dan rehabilitasi tanggul yang rusak di sepanjang aliran sungai tersebut.

Ketika bertemu dengan para korban di tenda penampungan, Gubernur menyapa dan memberikan dorongan semangat untuk tetap menjalani kehidupan dengan selalu bersyukur dan memandang setiap peristiwa bencana sebagai bahan introspeksi semua pihak terutama dalam mengelola alam ciptaan Tuhan. (otnie tamod)

Sarundajang : Apel Kerja, Bentuk Evaluasi Kinerja Pemerintah Provinsi Sulut

Asisten III Pemprov Sulut Drs F Mewengkang didampingi  Kepala Taspen dan Kepala BKD Sulut, menyerahkan Tabungan Pensiun kepada PNS yang telah memasuki masa pensiun.


MANADO, suaramanadonews (08/6/2010)-Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sulut Drs Ferdinand Mewengkang MM bertindak selaku Inspektur Apel Kerja Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara di halaman kantor gubernur, Senin (7/6).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh pegawai dan pejabat eselon II mau-pun III ini berlangsung dengan hikmat. Gubernur Sarundajang dalam sambutan tertulisnya, yang disampaikan oleh Mewengkang mengatakan, apel kerja merupakan momentum untuk mengevaluasi kinerja pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam segala lini, sehingga kita mampu mengindentifikasi berbagai keberhasilan, kekurangan. Atau-pun distorsi yang terjadi dalam tugas dan pelayanan, baik dalam konteks kelembagaan maupun peran kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat. “Secara otomatis memberikan ruang bagi konsolidasi organisasi serta pemantapan kesiapan jajaran aparatur pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam pelaksanaan tugas kedepan,” ujarnya.

SHS juga menyebutkan, bahwa birokrasi yang kita gerakkan bersama saat ini dan kedepan adalah birokrasi yang canggih namun resistensi terhadap pembiasan yang menuntut kecepatan dan ketepatan dalam bertindak terutama dalam pelayanan public dan kemampuan untuk menjaga citra bagi ruang dan jaringan kemitraan yang sudah dibangun.
Selain itu, SHS mengingatkan, komitmen-komitmen sebagai abdi negara dan abdi masyarakat yakni konsisten terhadap visi, misi dan tujuan yang telah ditetapkan, mengembangkan sikap ikhlas dan jujur serta memupuk pengetahuan, kompetensi, semangat, motivasi, ketekunan dan kesabaran.

Dalam apel kerja tersebut, Mewengkang selaku Inspektur apel kerja didampingi oleh Kepala Taspen dan Kepala BKD Provinsi Sulawesi Utara menyerahkan Tabungan Pensiun kepada para PNS yang telah memasuki masa pensiun. (otnie tamod)

SHS dan Junus Resmikan Lapangan Tembak Brimoda Sulut





MANADO, suaramanadonews (08/6/2010)-Gubernur Sulawesi Urata Drs Sinyo Harry Sarundajang yang turut didampingi Kapolda Sulut Brigjen Hertian A Junus melakukan peresmian lapangan tembak Satuan Birgadi Mobil Polda (Brimobda) Sulut di kompleks Mako Brimobda Mapanget Manado, Kamis (3/6) lalu.

Sebelumnya Waka Polri Komjen (Pol) Yusuf Manggabarani telah melakukan peninjauan terhadap lapangan tembak tersebut sekaligus meningalkan bantuan sebesar Rp 100 Juta untuk menunjang infrastruktur lapangan tembak tersebut, sebelum bertolak menuju Tomohon bersama Wakapolda Kombes Carlo Tewu.

Lapangan tembak tersebut di beri nama James Nixon Timpolas, mendiang adalah anggota Brimoda Sulut yang gugur dalam latihan antiteror jelang pelaksanaan Sail Bunaken Agustus tahun 2009 lalu di perairan Bitung.

Peresmian tersebut ditandai dengan latihan menembak yang dilakukan langhsung Gubernur SHS. Kasad Biromoda Sulut dihadapan Wakapolri mengatakan, lapangan tembak ini dibangun dalam rangka menunjang kesiapan tugas Polri khususnya anggota Brimobda Sulut dalam menjalankan fungsi tugasnya sebagai salah satu aparat keamanan negara. (otnie tamod)

DPRD Solo Kagumi Keberhasilan Even WOC dan CTI Summit

MANADO, suaramanadonews-Kekaguman berbagai daerah di tanah air menyangkut keberhasilan pemerintah dan masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) dalam menggelar tiga even Internasional yakni, World Ocean Converence (WOC) dan Coral Triangle Initiative (CTI) Summit serta Sail Bunaken pada pertengahan tahun 2009 lalu rupanya hingga saat ini masih terus bergaung di seantero nusantara.

Kali ini kekaguman ini datang dari Komisi A DPRD Kota Surakarta (Solo) yang berjumlah 7 orang, dipimpin Ketua Komisi JR Sukasno dan Pemkot Solo diwakili Kadis Infokom Kota Solo. “Memang tujuan kedatangan kali ini di Sulut hanya ingin mengetahui langsung sejauh mana peran pemprov Sulut, dalam melaksanakan tiga even internasional yang dinilai telah berhasil. Sekaligus mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia di mata dunia internasional,” ujar Sukasno.

“Jadi tujuan utama kami ke daerah bumi nyiur melambai selain ingin mengetahui peran Pemprov dalam menyukseskan tiga even internasional itu, serta kami juga akan menikmati keindahan alam bawah laut di Taman Nasional Bunaken,” tambah sukasno lagi.
Pertemuan yang dipimpin Kadis Kebudayaan dan Pariwisata DR drh F Rotinsulu, ini berlangsung dalam suasana kekeluarggaan. Ia menjelaskan pelaksanaan even internasional yang digelar di daerah ini diakuinya tak lepas dari kepercayaan pemerintahan SBY, yang telah merekomendasikan ide lokal Gubernur SH Sarundajang lewat Keppres-nya untuk menggelar even dunia di Sulut.

Rotinsulu menyebutkan, selama berlangsungnya even WOC/CTI Summit dan Sail Bunaken telah mendapat dukungan dunia internasional. Buktinya hajatan itu dihadiri sedikitnya 6.000 peserta yang berasal dari 82 negara partisipan. “Sementara CTI Summit juga turut dihadiri enam kepala negara masing-masing, PM Salomon Island Derek Sikua, PM Papua New Guinea Michael Somare, PM Malaysia Najib Tun Abdulk Razak, Presiden Timor Leste Ramos Horta, Presiden Philipina Gloria machapagal Aroyo dan Presiden SBY sendiri,” ujar Rotinsulu.

Rotinsulu menambahkan, Pasca perhelatan WOC/CTI Summit dan Sail Bunaken, kini Sulut telah menjadi salah satu daerah tujuan Meetting, Incentive, Converence dan Exebition (MICE). “Begitu pula dengan peran wartawan dalam menyukseskan tiga even tersebut dinilai sangatlah besar perannya,” tandasnya. (otnie tamod)