Minggu, 01 Agustus 2010

Minahasa Steril Dari Atribut Partai dan Cagub

TONDANO, suara manadonews (01/08/2010)—Terhitung Sabtu (31/7) kemarin, merupakan masa tenang Pemilukada Sulut. Ini berarti tidak ada lagi pengerahan masa dan lain sebagainya yang beraroma kampanye dalam bentuk apapun. Bukan itu saja atribut partai dan baliho, juga sudah tidak diperbolehkan untuk dipasang di tempat-tempat tertentu kecuali di sekretariat  calon, itu-pun hanya diperbolehkan tiap kelurahan satu.

Pantauan Suara Manadonews di lapangan, beberapa baliho pasangan calon dan atribut mulai diturunkan. Seperti halnya yang dilakukan tim pemenangan SVR-MMS di Tondano. Baliho SVR-MMS dan atribut Partai Golkar mulai diturunkan sejak Jumat (30/7) di Minahasa. “Torang sudah diperintahkan oleh pengurus DPD  I dan DPD II Partai Golkar untuk menurunkan atribut seperti baliho dan bendera, mulai hari ini,  sebelum Panwas melakukan penertiban,” ujar salah satu pemuda, saat menurunkan bendera-bendera Partai Golkar di Tondano.

Ditempat terpisah Ketua Panwas Minahasa Decky Paseki melalui anggota Ventje Bawengan kepada wartawan  mengungkapkan, penertiban baliho baru akan dilakukan Panwas Minahasa tengah malam tepat pukul 00.01 wita. “Kami mengimbau kepada tim sukses atau tim pemenangan untuk bisa menurunkan semua atribut partai dan baliho yang terpampang guna menjaga ketertiban disaat masa tenang, sebelum dilakukannya pemungutan suara Pilgub 3  Agustus mendatang,”tegas Bawengan. (raynold)
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar