Kamis, 19 Agustus 2010

Resepsi Kenegaraan HUT Kemerdekaan di Bumber berlangsung Meriah

MANADO, suara manadonews (19/08/2010)—Pemerintah Provinsi Sulut dalam rangka memperingati HUT ke – 65 Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 2010, malam harinya menggelar acara resepsi Kenegaraan yang ditandai dengan Toast bersama di Gubernuran Bumi Beringin Manado.  Kegiatan yang dihadiri Plt Gubernur Sulut Drs Robby J Mamuaja, Mantan Gubernur Sulut Drs Sinyo Harry Sarundajang, unsur Muspida Sulut masing–masing bersama ibu juga turut dihadiri para pejabat eselon II dan eselon III baik Pemprov maupun Pemkot Manado berlangsung meriah namun sederhana.

Mamuaja mengatakan, melalui peringatan proklamasi kemerdekaan RI ke–65 kali ini, saya mengajak kita sekalian untuk merefleksikan kembali perjalanan panjang sejarah perjuangan bangsa dalam merebut dan mempertahankan bahkan mengisi kemerdekaan bangsa ini.

“Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah anugerah terindah dari Tuhan yang diperoleh melalui perjuangan para pahlawan kusuma bangsa dengan pengorbanan yang besar dan tetesan keringat, darah, serta air mata yang tidak ternilai harganya, sebagai totalitas pengabdian bagi republik tercinta ini,” pungkas Mamuaja.

Khusus di daerah Bumi Nyiur Melambai, Mamuaja mengatakan, kita telah berhasil mengangkat daerah ini ke jenjang internasional lewat iven bertaraf global WOC/CTI Summit dan Sail Bunaken setahun yang lalu. Kita juga berhasil melaksanakan konsolidasi dan peningkatan kapasitas manajemen organisasi secara internal di jajaran Pemprov Sulut, serta mampu membina hubungan harmonis dengan mitra kerja dan pemangku kepentingan lainnya di daerah ini. “Kita juga berhasil melaksanakan Pemilukada yang demokratis dan dinamis serta mencetak sejarah, karena Desa Makalehi Kecamatan Sibar Kabupaten Sitaro telah merebut juara I lomba desa tingkat nasional,” pungkas Mamuaya. (*/otnie)

DPT Minsel Bisa Saja Meningkat atau Berkurang

Sendow: Tidak Akan Ada Lagi Pemutahiran Data

AMURANG, suara manadonews (19/08/2010)—Sejumlah kalangan meminta pada KPU Minsel untuk kembali memutahirkan data pemilih tetap yang akan dipakai dalam pemilukada putaran kedua."Kami minta KPU Minsel untuk memutahirkan data pemili kembali, karena ada beberapa masyarakat yang mengaku tidak masuk dalam DPT dan pasti ada juga beberapa masyarakat yang setelah 3 Agustus meninggal dunia dan pasti DPT berkurang atau bertambah," ujar beberapa aktifis Minsel .

Ketua KPUD Minsel Yurnie Sendow Ketika dikonfirmasi suara manadonews, mengenai DPT mengatakan, pihaknya tidak akan ada pemutahiran data. "Tidak akan ada pemutahiran data, karena mengacu pada peraturan KPUD nomor 26 tahun 2010,” ujar Sendow.

Lanjut Yurnie Sendouw,Msi menegaskan tidak akan ada lagi pemutahiran data pemilih untuk tahapan pemilukada putaran kedua dan DPT tetap mengacu pada pemilukada sebelumnya yaitu 154.789 pemilih. "Untuk putaran kedua sudah tidak akan ada lagi pemutahiran data karena waktunya sangat mepet dan saat ini KPU sementara menyiapkan logistik selama 14 hari, selanjutnya penajaman visi-misi 3 hari dan masa tenang 3 hari," tandas Sendouw sembari menambahkan, pendataan hanya dilakukan oleh PPS yang ada di setiap desa. "Pokoknya PPS yang lebih tahu warga yang tidak ada di Daftar pemilih tetap,” pungkas Sendow. (drim’s)

HUT Proklamasi Tingkat Provinsi di Gelar di Kantor Gubernur

MANADO, suara manadonews (19/08/2010)—Upacara Puncak detik-detik Proklamasi ke–65 Kemerdekaan RI untuk tingkat Provinsi Sulut berlangsung di halaman Kantor Gubernur, bertindak selaku Irup Plt Gubernur Drs Robby J Mamuaja. Upacara tersebut turut dihadiri mantan Gubernur Sulut Drs SH Sarundajang bersama Ny Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, mantan Wagub Drs Abdulah Mokoginta, Mantan Penjbat Bupati Mitra Drs Albert Pontoh, unsur Muspida Sulut, pimpinan dan anggota Deprov dan para pejabat sipil dan TNI/Polri.

Prosesi upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI kali ini, berlangsung aman dan lancar Robby Mamuaja selaku Irup menyerahkan, bendera merah putih kepada salah seorang pasukan pembawah bendera merah putih (Paskibraka) Sulut dan untuk dikibarkan. Usai upacara dilanjutkan pertemuan dengan para veteran daerah ini. (*/otnie)

Rumagit : Mari Maknai HUT Proklamasi Dengan Semangat Pembangunan

TARERAN, suara manadonews (19/08/2010)—Pelaksanaan HUT Proklamasi RI ke-65 tahun, ini di laksanakan serentak di seluruh wilayah Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia. Hal ini juga berlangsung di kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), khususnya di kecamatan Tareran. Meski sempat di warnai dengan cuaca mendung yang nyaris turun hujan, namum palaksanaan perayaan HUT Proklamasi tetap berjalan dengan penuh hikmat. Pelaksanaan perayaan Proklamasi ke-65 ini di ikuti oleh seluruh PNS yang ada di kecamatan Tareran, sekolah dari tingkatan TK sampai SMA dan SMK se-Kecamatan Tareran.

Camat Tareran Rommy F Rumagit SSos yang menjadi Inspektur Upacara yang di daulat membawakan sambutan mengatakan, bahwa hajatan peringatan HUT Proklamasi, merupakan momentum yang memang selayaknya di peringati. Mengingat perjuangan merebut kemerdekaan tidaklah mudah, karena kemerdekaan bangsa Indonesia ditebus dengan pengorbanan nyawa oleh seluruh pejuang saat itu. Sama halnya dengan di kabupaten Minahasa Selatan yang telah di bangun dengan susah payah lewat perjuangan Ramoy Luntungan dan Ventje Tuela, sehingga Minsel bisa berkembang cepat, jauh meninggalkan kabupaten kota lainya, sebelum RML-VT mengakhiri jabatanya.

Untuk itu Rumagit mengajak, seluruh ornament masyarakat agar memaknai HUT Proklamasi ini dengan pembangunan, agar bisa tercipta kemajuan di Minsel khususnya di kecamatan Tareran. Hadir juga dalam acara ini anggota DPRD Minahasa Selatan Rolly Porong SmH, seluruh hukum tua dan unsur Muspika yang ada di kecamatan Tareran.
Peringatan HUT Proklamasi yang langsung aman ini, dirangkaikan dengan gerak jalan dari seluruh murid serta pawai kendaraan hias ini berlangsung semarak, kerena mampu menyedot ribuan penonton. Ketua Panitia Dr Marthin Ondang yang di damping Sekretaris Panitia Drs Jemmy Kawengian dan Reflly Karamoy tidak dapat menutupi rasa haru mereka, melihat membludaknya peserta dan penonton yang mengikuti hajatan HUT Proklamasi tahun ini.

Ondang yang di temui usai acara menyampaikan, rasa terima kasih nya kepada seluruh masyarakat yang berada di kecamatan Tareran yang telah menyukseskan acara ini. “Terima kasih karena dorang (masyarakat) so turut berperan dalam acara ini,” ujar Ondang yang juga kepala Puskesmas Tareran ini. (drim”s)

Sedikitnya 950 Napi Sulut Dapat Remisi di Hari Kemerdekaan RI

MANADO, suara manadonews (19/08/2010)—Sedikitnya 950 nara pidana yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) se-Sulut, dalam rangka memperingati HUT ke–65 Kemerdekaan RI tahun 2010, telah mendapat pengurangan hukuman alias remisi umum I dan II dari Menkum dan HAM Patrialis Akbar.

Penyerahan surat keputusan remisi itu dilakukan Plt Gubernur Sulut Drs Robby J Mamuaja dalam suatu upacara bendera di lapas kelas IIA Manado, kepada dua orang perwakilan napi yang mendapat remisi umum I yakni bebas dan remisi umum II yakni pengurangan hukuman, Selasa (17/08) lalu.

Mamuaja mengatakan, pemberian remisi merupakan salah satu program pembinaan yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada napi untuk segera dapat berintegrasi dengan masyarakat. “Remisi juga merupakan satu instrument yang dapat memodifikasi perilaku napi itu sendiri,” ujarnya.

Lanjut Mamuaja, namun demikian jangan di salah artikan pemberian remisi dari pemerintah itu kepada warga binaan pemsyarakatan untuk suatu kemudahan, sehingga bisa cepat bebas dari hukuman yang dijalaninya. “Tetapi yang terpenting disini, agar seorang napi harus berkelakukan baik sehingga bisa memperoleh remisi tersebut,” pungkasnya.

Inilah remisi bagi penghuni lapas kabupaten/kota se–Sulut, Lapas klas IIA Manado RU I 362 orang RU II 26 orang. Lapas klas IIB Tondano RU I 123 orang RU II 7 orang. Lapas klas IIB Tahun RU I 28 orang RU II 1 orang, Lapas klas IIB Ulu Siau RU I 9 orang RU II tidak ada. Lapas klas IIB Bitung RU I 100 orang RU II 10 orang. Rutan klas IIA Manado RU I 37 orang RU II7 orang. Cabang Rutan Tagulandang RU I 12 orang RU II 1 orang. Cab. Rutan Enemawira RU I 11 orang RU II tidak ada. Cababang Rutan Tamako RU I 5 orang RU II2 orang. Rutan klas IIB Kotamobagu RU I 104 orang RU II2 orang. Cabang Rutan Lirung RU I 1 orang RU II tidak ada. Lapas anak klas IIB Tomohon RU I 55 orang RU II 2 orang. Cabang Rutan Amurang RU I 18 orang dan RU II tidak ada. (*/otnie) 

Nuansa 'Torang ‘Samua Basudara’ Warnai Upacara 17 Agustus

BITUNG, suara manadonews (19/08/2010)—Bertempat di lapangan kantor walikota bitung hari ini diadakan upacara penaikan bendera merah putih dalam rangka ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-65. Walikota Bitung Hanny Sondakh bertindak langsung sebagai pembina upacara, sedangkan inspektur upacaranya adalah Komandan Kodim 1310 Bitung. Begitu juga Komandan Upacara di pimpin langsung oleh Kapt Inf Berti Somba, yang juga dihadiri oleh segenap eksekutif, Muspida dan stacholder Kota Bitung.

Upacara 17 Agustus memperingati Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke-65, agak berbeda suasananya, dikarenakan Hanny Sondakh sebagai Walikota Bitung dan Robert Lahindo sebagai Wakil Walikota Bitung akan mengakhiri masa jabatannya pada bulan desember nanti.

Walaupun untuk pemilihan orang nomor 1 di Kota Bitung, nanti tahun depan, namun keduanya bertarung memperebutkan kursi nomor 1, tetapi memiliki semboyan 'torang samua basudara' terlihat jelas disini. Sebagai seorang negarawan yang baik keduanya tetap duduk berdampingan mengikuti jalannya upacara 17 agustus hingga usai. (ayu dewi)

Renungan Suci Menyambut HUT Proklamasi ke-65

MANADO, suara manadonews (19/08/2010)—Tepat pukul 00.00 tanggal 17 Agustus 2010 lalu, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama unsur TNI dan Polri melakukan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Kairagi Manado. Kegiatan ini adalah salah satu dari rangkaian kegiatan Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 65 di Provinsi Sulawesi Utara. Acara yang berlangsung khikmad dan hanya diterangi oleh cahaya obor dan lampu seadanya tersebut, turut dihadiri oleh Pejabat Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Utara Drs RJ Mamuaja bersama seluruh jajaran pejabat Eselon II Provinsi Sulawesi Utara.

Bertindak selaku Komandan Upacara adalah Mayor Laut (KH) FA Tamara SH. Pasukan upacara terdiri dari masing-masing 1 Kompi Angkatan Darat, 1 Kompi Angkatan Laut, 1 Kompi Angkatan Udara dan 1 Kompi Kepolisian RI ditambah 1 kompi KORPRI dan pelajar SMA Pertiwi Kairagi yang bertugas menyalakan obor di pusara para pahlawan. Inspektur apacara adalah Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut VIII Manado Laksamana Pertama Willem Rampangiley.

Acara diawali dengan Laporan Komandan Upacara dilanjutkan dengan Pembacaan Naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci oleh Inspektur Upacara, dilanjutkan dengan Mengheningkan Cipta, Penyalaan Obor, Pembacaan Doa dan Penghormatan kepada Arwah Pahlawan.

Suasana renungan suci semakin hikmat ketika Inspektur Upacara membacakan Naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang antara lain berisi pernyataan bahwa pada hari peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-65 tahun 2010 ini seluruh peserta upacara mengakui jasa-jasa dan karya bakti yang tulus yang telah dilakukan oleh para pahlawan kusuma bangsa dan pendahulu/tokoh-toloh negara , maupun daerah yang telah memperjuangkan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan telah meletakkan dasar untuk pelaksanaan pembangunan yang memungkinkan Indonesia pada umumnya dan Provinsi Sulawesi Utara pada khususnya dapat mencapai kemajuan seperti yang dicapai saat ini. Acara ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Pdt Tilaar dari Kanwil Kementrian Agama Sulawesi Utara. (*/otnie)

Lomban Serahkan Remisi di Lapas Tewaan Bitung

BITUNG, suara manadonews (19/08/2010)—Sejumlah Narpidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bitung diberikan remisi Kepada Sejumlah Narapidana dan di serahkan langsung oleh Sekretaris Kota Bitung Drs Max J Lomban MSi, mewakili Walikota Bitung Hanny Sondakh.  Jumlah narapidana yang mendapat remisi tahun ini sebanyak 110 orang dengan kategori Remisi Umum -1 sebanyak 100 orang  dan Remisi  Umum-II 10 0rang.

Untuk Remisi Umum -II sendiri sejumlah 8 orang narapidana dibebaskan langsung sedangkan 2 orang lainnya, menjalani denda Rp 60 juta Subsidair 06 bulan. Dari sejumlah narapidana yang mendapat remisi terdapat 14 orang perempuan di dalamnya, dengan tindak pidana antara lain penggunaan obat-obatan terlarang (Narkoba) 1 orang dan 13 orang lainnya mendominasi tindak pidana penipuan. Pemberian remisi ini telah ditetapkan di Manado pada tanggal 26 Juli 2010 oleh Kejaksaan Tinggi Negeri Manado.

Himbauan yang di berikan oleh Sekkot Drs Max J Lomban MSi selaku dan juga HM Yusuf Sultan SH MH sebagai Kepala Lapas Bitung, agar supaya narapidanan yang telah dibebaskan langsung, tidak kembali ketempat itu. Dengan kata lain berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. (ayu dewi)

Peringatan 1 Tahun Record Selam Masal Berlangsung Sukses

MANADO, suara manadonews (19/08/2010)—Provinsi Sulut diakuinya tak pernah sepi dari berbagai keberhasilan yang diraihnya. Buktinya salah satu agenda Sail Bunaken yakni lomba selam masal yang berlangsung di tugu boboca pantai Malalayang Agustus 2009 lalu, akhirnya telah mengharumkan nama Sulut di mata dunia internasional. Lomba tersebut tercatat dalam Guiness Book Of Record, memecahkan rekor internasional dari segi lamanya waktu penyelaman serta peserta sebanyak 5000 orang.

Guna mengenang kembali keberhasilan hajatan internasional itu, Pemprov Sulut bersama Lantamal VIII menggelar peringatan satu tahun pemecahan rekor selam massal itu ditempat yang sama diikuti sedikitnya 500 peserta baik dalam maupun luar negeri.

Kegiatan yang berlangsung, Senin (16/08) pagi lalu, turut dihadiri mantan Gubernur Sulut Drs Sinyo Harry Sarundajang, Plt Gubernur Drs Robby J Mamuaja, Dan Lantamal VII Laksma TNI Willem Rampangiley.

Mantan Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang kesempatan itu tak lupa menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Dan Lantamal VIII bersama jajarannya yang telah memprakarsai terlaksananya peringatan setahun kegiatan ini.  “Agenda ini secara terus menerus akan dilaksanakan setiap tahun, dan akan dijadikan ” Callender Of Event” bagi kemajuan pariwisata Sulut,” jelas Sarundajang.

“Peringatan setahun pemecahan rekor selam ini ditandai pula dengan berbagai kegiatan seperti seminar kelautan, pameran lukisan bahari, penanaman 150 bibit mangrove di NDC Molas, pelatihan selam, pengobatan Cuma-Cuma dan operasi katarak dan hernia serta lomba perahu,” tambah Dan Lantamal VIII Laksma TNI Willem Rampangiley. (*/otnie)


Kamis, 12 Agustus 2010

Gerak Jalan Tingkat Umum dan Instansi Berlangsung Semarak

Dijemput Walikota Bitung dan Jajaran Pejabat Pemkot

BITUNG, suara manadonews (12/08/2010)—Gerak jalan tingkat umum dan antar instansi yang di laksanakan oleh panitia hari-hari besar nasional dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-65 tahun 2010, berlangsung semarak. Kegiatan ini diikuti oleh 159 regu, dengan menggunakan coustum yang menarik dan lengkap untuk menarik perhatian masyarakat. Berbagai komponen terlibat mulai dari parpol, karang taruna, organisasi keagamaan, organisasi sosial kemasyarakatan, BUMN, BUMD, instansi vertikal dan horisontal.

Peserta diterima langsung oleh walikota Bitung Hanny Sondakh di garis finish sekaligus panggung penghormatan, dan secara berturut-turut Sekretaris Daerah Kota Bitung Max J Lomban SE MSi, Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs Edison Humiang, dan Kepala SKPD.

Menurut Walikota Bitung, bahwa hajatan ini merupakan syukur atas kemerdekaan yang diraih oleh masyarakat bangsa dan negara pada 65 tahun silam, tentunya sebagai warga negara yang baik berkewajiban, untuk terus mengisi kemerdekaan dan melanjutkan pembangunan yang telah dirintis oleh pendahulu kita. “Marilah kita meningkatkan kepedulian kita, untuk membangun bangsa demi masa depan generasi yang akan datang, bagi anak cucu kita. Karena buah yang kita tabur akan dinikmati oleh generasi kita semua,” pungkas Sondakh yang jug calon Kuat Walikota Bitung untuk periode lima tahun mendatang. (ayu dewi)
  

Eksebisi PSSI All Star VS Bitung All Star

Hadirkan Ropan dan Disaksikan Walikota Bitung

BITUNG, suara manadonews (12/08/2010)—Semarak merayakan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke -65 tahun 2010 di kota Bitung. Pemerintah Kota Bitung menggelar berbagai kegiatan diantaranya, ivent Sepak Bola Walikota Cup yang dilaksanakan di lapangan sepak bola sari cakalang.

Hajatan ini mendapatkan respon dari masyarakat terlihat dengan antusiasnya masyarakat memadati setiap pertandingan yang digelar, terutama pada hari minggu 8 agustus 2010 dimana berlangsung eksebisi antara PSSI all star yang di pimpin oleh Gunawan Chandra dan kapten kesebelasan Elly Idris pemain papan atas era 90-an berhadapan dengan Bitung All Star yang menurunkan Santy Luntungan ST yang juga sebagai Ketua DPRD kota Bitung sebagai striker.

Menarik dalam hajatan ini, selain menurunkan eks pemain PSSI yang bertabur bintang sepak bola nasional diantaranya Ricky Yacob, Alexander Sainunu, Ridwan Lestaluhu dankawan-kawan, ternyata memboyong Ronny Pangemanan –akrab disapaRopan, yang merupakan wartawan olahraga senior, komentator dan reporter olahraga kawakan dan ikut memandu langsung eksebisi antara kedua tim tersebut.

Terlihat Kegembiraan terpancar dari raut Walikota Bitung Hanny Sondakh, figur yang mencintai olahraga rakyat ini. Buktinya, cedera yang dialami walikota Bitung terjadi saat olahraga sepak bola. Didampingi oleh Assisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs Edison Humiang, Kadispora Drs Herman Rompis MSi, Camat Maesa Riccy Tinangon SSTP dan Ketua Panitia Drs Janes Ticoalu menyaksikan laga yang dianggap langka terjadi di Kota Cakalang ini.

Laga eksebisi ini berlangsung alot dan bermain dengan teknik tinggi, dan akhirnya Bitung all star harus mengakui keunggulan PSSI all star dengan kalah telak 2 - 5. yang dicetak oleh Ridwan Lestaluhu (1), Elly Idris (1), Alexander Sainunu (2) dan Inyo Rumondor (1). Sedangkan gol balasan dari Bitung All Star di cetak oleh Tonny Ambat (1) dan Tonny Stirman (1) atas asis dari Santy Luntungan. (ayu dewi)

Ormas dan Masyarakat Minsel Siap Duduki Kantor Pemkab Minsel

Bila Mangangantung Tak Diakomodir Jadi Penjabat Bupati

AMURANG, suara manadonews (12/08/2010)—Sejumlah kalangan di wilayah Berjuluk Teguh Bersinar ini dalam memberikan dukungan agar Drs Nolvie Alex Mangangantung ditunjuk sebagai Penjabat Bupati, kabupaten Minahasa Selatan, serius untuk memberikan dukungan yang pasti.

Ormas dan LSM yang ada di Tanah Toar Lumimuut,Minahasa Selatan,tetap membelah Novi Mangangantung ,ditunjuk sebagai penjabat sementara Bupati Minsel,salah satunya LSM Brigade Manguni kecamatan tareran. “Kalau bukan Pak Novi ,kami BM Tareran akan menduduki kantor bupati,itu janji kami,”Ujar Tonaas walak tareran Yandri Moningka.

Pernyataan ini juga datang dari warga Rumoong bawah kecamatan amurang timur,telah bersepakat mempertahankan Novi Mangangantung sebagai Plt Bupati. “Jangan coba coba kalau bukan pak Novi,karena kami sudah melihat pak novi ,selama kinerja nya,dan beliau sudah mengenal kabupaten Minsel,dan juga masyarakat sudah mengenal sosok Mangangantung,” ujar Dolvi Mangindaan.

Sekertaris Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P),Sulawesi Utara Frangky Donny Wongkar ketika di tumui SM mengatakan masalah pelaksana tugas(Plt) Minsel,mengatakan yang akan menjadi Pelaksana tugas harus benar benar tahu persisi adanya situasi dan kondisi kabupaten Minsel. “Seharusnya yang menjadi Plt bupati harus tahu dan diketahui oleh warga,karena kalau tidak dikenal oleh warga mana mungkin bisa memberikan kesejahteraan yang baik,” kata Wongkar.

“Sebagai warga Minsel, kami pikir, Mangangantung merupakan orang yang tepat untuk ditunjuk menjadi penjabat bupati Minsel. Sebagai Sekda Minsel saat ini, beliau pasti sangat paham benar dengan situasi yang ada di Minsel, baik kondisi wilayah maupun pemerintahan,” tambahnya. (drim's)



SHS : Puasa Bertujuan Meningkatkan Ketaqwaan

MANADO, suara manadonews (12/08/2010)—Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang dalam menyambut, datangnya bulan suci ramadhan 1431 hijriah tahun 2010 ini, tak lupa menyampaikan ucapan selamat berpuasa kepada seluruh umat muslim yang ada di daerah ini.

Pidato ucapan selamat Gubernur Sulut ini disampaikan Plt, Sekretaris Provinsi Sulut Ir SR Mokodongan MSi dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan 1431 hijriah, kepada sejumlah wartawan di Kantor Gubernur, Rabu (11/08).

Sarundajang mengatakan, ibadah puasa merupakan sebuah perjuangan tulus nan mulia. Puasa bertujuan untuk meningkatkan ketaqwaan (muttaqin) dan sasarannya adalah menyucikan kembali rohani dari sikap mental yang sering kali mendorong jiwa kita untuk berprilaku menurut hawa nafsu yang tidak terkendali oleh iman.

Karenanya saya meyakini, dalam menyambut bulan suci yang penuh berkah dan rahmat ini, maka seluruh kaum muslimin dan muslimat di provinsi sulut telah mempersiapkan dirinya dengan sebaik mungkin.

Sarundajang juga memberi pengharggaan yang tinggi kepada umat muslim yang telah turut mewarnai dinamika pembangunan di sulut, menyukseskan berbagai agenda pembangunan, baik yang berskala nasional, regional maupun lokal, termasuk suksesnya pemiluka gubernur dan bupati/walikota pada 3 agustus lalu.

Sarundajang berharap, kiranya melalui bulan suci ramadhan kali ini umat muslim dapat tampil terdepan menjadi figur pelopor pemersatu bangsa yang membentengi diri dengan keyakinan iman yang kokoh dan nilai –nilai religius.

Diakhir pidatonya Sarundajang mengimbau, kepada mereka yang tidak berpuasa kiranya dapat mewujudkan sikap toleransi yang tinggi sebagaimana yang selama ini telah terbina dengan baik di daerah bumi nyiur melambai ini. (*/otnie)


DWP Mitra Gelar Pengobatan Gigi Gratis

RATAHAN, suara manadonews (12/08/2010)—Rabu (11/08), bertempat di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Minahasa Tenggara (Mitra) digelar pemeriksaan gigi gratis. Kegiatan ini dilaksanakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Mitra, dengan menghadir-kan sejumlah dokter gigi di Mitra. Kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-65, dibuka oleh Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Mitra Drs Freddy Lendo. Menarik-nya tak sedikit pejabat teras Pemkab hadir untuk memeriksakan gigi. Seperti para pejabat eselon II, eselon III, para Kepala Bagian (Kabag), Camat dan Hukum Tua.

Ketua Panitia drg Meldy Kawulusan MPd dalam laporan-nya menyatakan, kegiatan ini dilaksanakan atas permintaan para lurah, camat dan pejabat eselon II, III, serta para Kabag, dengan tujuan memberikan penjelasan tentang tindakan perawatan kesehatan gigi dan mulut. Seperti pembersihan karang gigi dilaksanakan di poli gigi puskesmas, Ratahan yang mulai Rabu (11/08) hingga Jumat (13/08). Kemudian akan dilanjutkan tanggal 18-20 Agustus mendatang.

Sementara Lendo dalam sambutan mengatakan, kegiatan ini diprakarsai Dharma Wanita Persatuan dan Dinas Kesehatan. Lendo-pun menghimbau agar masyarakat bias memamfaat-kan kegiatan ini dengan dating memeriksa-kan gigi. Sebab, kegiatan ini gratis atau tidak dipungut biaya. Kesempatan ini Sekda menyerahkan secara simbolis voucher pengobatan gigi gratis kepada camat Ratahan.

Sementara Ketua Dharma Wanita Persatuan Mitra, Ny Yenni Lendo-Lomboan mengatakan, kesehatan merupakan hak semua insan manusia. Sehingga DW Persatuan Mitra menjadikan kesehatan sebagai salah satu topik program kerja di tahun 2010, khususnya kesehatan gigi dan mulut. Sebab mulut merupakan komponen penting dalam setiap individu yang harus mendapat perhatian.

Istri tercinta Sekda Mitra ini-pun mengharapkan DW Persatuan Mitra sungguh-sungguh mendukung mewujudkan visi Indonesia Sehat 2010. Turut hadir memeriksakan gigi, Asisten I Drs Frans Rolos, Kaban LHKP Ir Hanny Roring MSi MM, serta puluhan pengurus Dharma Wanita Persatuan Mitra, dan beberapa Kabag, seperti Kabag Kesra Drs Robby Sumual. (*/otnie)

Pleno Rekapitulasi Suara KPUD Minahasa Dihujani Protes

SVR-MMS Kantongi 62.028 Suara ( 35,10% )

TONDANO, suara manadonews (12/08/2010)—Pelaksanaan pleno rekapitulasi suara hari ketiga di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Minahasa diwarnai protes dari saksi pasangan Stefanus Vreeke Runtu (SVR) dan Marlina Moha Siahaan (MMS). Akibat protes ini, pelaksanaan pleno rekapitulasi suara molor sampai sekitar satu jam.

Inti keberatan yang disampaikan saksi pasangan SVR-MMS adalah ketidak konsistenan KPUD Minahasa dalam menyikapi rekomendasi yang diberikan Panitia Pemilihan Umum Kepala Daerah (Panwaslukada) Minahasa. Jandy Oklen Waleleng sebagai saksi pasangan nomor urut dua ini, menilai KPUD Minahasa telah menyalahi aturan karena tidak melaksanakan kesepakatan bersama untuk melakukan perhitungan ulang suara pada beberapa kecamatan yang tidak melaksanakan rekomendasi Panwaslukada Minahasa.

Adu argumen terjadi sesaat setelah pleno rekapitulasi suara dibuka sekitar pukul 10.30 Wita. Waleleng mendesak KPUD Minahasa untuk tidak melanjutkan pembacaan hasil rekapitulasi suara dari Kecamatan Lembean Timur sebelum dilakukan perhitungan ulang suara. Dirinya berkeras malam sebelumnya Panwaslukada Minahasa telah merekomendasikan perhitungan ulang suara dan rekomendasi tersebut telah disetujui semua pihak termasuk KPUD Minahasa.

"Kami melihat KPUD Minahasa pandang enteng pada Panwaslukada Minahasa karena hanya setengah-setengah melaksanakan perhitungan ulang suara. Pleno tidak bisa dilanjutkan sampai KPUD Minahasa melaksanakan rekomendasi tersebut," ujarnya lantang.

Selain itu, Waleleng juga mendesak Panwaslukada Minahasa bisa hadir dalam pleno tersebut untuk menjelaskan dan memperkuat rekomendasi yang telah diberikan sebelumnya. Saat pleno hari ketiga ini dimulai memang tidak ada satupun anggota Panwaslukada Minahasa yang hadir. Selain itu, saksi pasangan calon nomor satu dan tiga juga tidak berada di ruangan pleno.

Menanggapi tuntutan tersebut, anggota KPUD Minahasa, Denie Rompas yang memimpin pleno menjelaskan, KPUD Minahasa telah melaksanakan rekomendasi perhitungan ulang suara yang disampaikan Panwaslukada Minahasa saat pleno di tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan. Menurutnya, khusus untuk PPK Lembean Timur yang tidak melakukan perhitungan ulang suara telah melewati mekanisme yang benar, serta disetujui oleh semua saksi pasangan calon.

"Silahkan saksi mengajukan keberatan secara tertulis pada formulir yang telah disediakan. Rapat pleno rekapitulasi suara ini harus tetap dilanjutkan karena hasil suara di Minahasa harus ada di Manado hari ini untuk diplenokan di tingkat KPUD Sulut," ujarnya.

Setelah menyampaikan alasan, Rompas selanjutnya memerintahkan Ketua PPK Lembean Timur untuk membaca hasil rekapitulasi suara di daerah mereka. Langkah ini langsung mendapat reaksi keras dari saksi nomor urut dua. "KPUD Minahasa jangan otoriter dan memaksakan kehendak. Selesaikan dahulu permasalahan ini baru pleno bisa dilanjutkan. Jika dipaksakan kami tidak akan menandatangani berita acara pleno saat ini," ujar seorang saksi SVR-MMS.

Anggota KPUD Minahasa lainnya, Herwin Malonda bahkan mengatakan, semua pasangan saksi berhak mengajukan keberatan atas proses pleno rekapitulasi suara saat ini. "Silahkan saja mengajukan keberatan. KPUD Minahasa akan siap melayani jika saksi pasangan calon akan memperkarakan masalah ini sampai ke Mahkama Konstitusi," ujarnya.

Pleno rekapitulasi suara terus dilanjutkan dengan membacakan hasil rekapitulasi suara di 12 kecamatan sisa. Dari hasil rekapitulasi ini, pasangan SVR-MMS meraih suara terbanyak yaitu 62.028 (35,10%), Posisi kedua ditempati pasangan SHS-DK dengan perolehan suara 47.202 (26,71%), Pada posisi ketiga ditempati pasangan Elly E Lasut dan Henny Wulur dengan perolehan dukungan sebanyak 41.322 suara (23,38%) Sedangkan posisi terakhir ditempati pasangan RML-HP dengan perolehan suara sebanyak 26.178 (14,81%). (raynold)