Jumat, 23 Juli 2010

Sedikitnya 113 Pasangan Dinikahkan Masal

Lumenteut dan  Mangindaan Jadi Saksi Kawin
MANADO, suara manadonews (23/07/2010)Sebanyak 113 pasangan pengantin di nikahkan masal  di Gereja Getsemani Paal IV Kecamatan Tikala, pasangan pengantin yang mengikuti pernikahan masal ada yang sudah lama hidup bersama namun belum menikah secara resmi, sebagian peserta ada yang sudah menikah tapi belum memiliki surat resmi dari catatan sipil dan sebagian besar adalah pengantin baru.

Kebanyakan pasangan nikah masal ini adalah warga kurang mampu yang tinggal di kecamatan Tikala, dan seluruh kepengurusan administrasi di gratiskan oleh pemerintah Kota Manado dan lebih meringankan beban peserta kawin masal adalah aktah nikah mereka akan di antar langsung ke rumah masing-masing peserta.

Penjabat Walikota Manado Drs Robby Mamuaja yang hadir memberikan nasihat kepada seluruh peserta  kawin masal untuk dapat hidup bahagia, saling setia dengan pasangan hidupnya dan membuat moment pernikahan ini yang awal sekaligus yang terakhir

Dalam acara nikah masal ini yang menjadi saksi adalah Vecky Lumentut dan Harly Mangindaan.

Ketua Jemaat Gereja Getsemani Paal IV,  Pdt Julien Saisab Rotty STh memimpin ibadah dan  memberkati pernikahan masal ini memberikan nasihat dan contoh yang konkrit kepada peserta kawin massal di mana para suami yang mengambil istrinya untuk menjadi pasangan hidup haruslah selalu setia dengan pasangannya, karena semua yang telah di satukan Tuhan tidak bisa di pisahkan.

Raymond Haniko dan Nova Pondaag menyampaikan banyak terimah kasih kepada pemerintah Kota Manado yang telah mengadakan kawin masal dan kepada Vecky Lumentut dan Harly Ai Mangindaan pasangan calon walikota dan wakil walikota Manado dari partai demokrat yang menjadi saksi perkawinan mereka, pasangan ini bersyukur karena perkawinan mereka di hadiri walikota Manado, Kepala Dinas Catatan Sipil, Camat, Lurah dan seluruh jajaran pemerintah Kota Manado. (*/denny)

Mamuaja Roling (lagi) Pejabat Pemkot Manado

Drs Robby Mamuaya
MANADO, suara manadonews (23/07/2010)Penjabat Wali kota Manado melakukan mutasi sejumlah pejabat eselon dua dan tiga di lingkungan pemerintah kota Manado untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat, "Mutasi yang dilakukan itu hal yang biasa, tetapi yang terpenting adalah bagaimana mengotimalkan pelayanan kepada seluruh masyarakat Kota Manado sehingga semua masalah yang ada di masyarakat bisa terselesaikan,"kata penjabat wali kota Manado Robby Mamuaja.

Mamuaja mnjelaskan,  semua pejabat yang baru dilantik itu harus tetap memiliki motivasi kerja dan integritas yang tinggi untuk melayani masyarakat, apalagi baru saja mendapatkan posisi yang itu sangat baik untuk penyegaran.

Namun wali kota mengatakan setiap perpindahan pejabat dari satu tempat ke tempat lainnya selalu berdasarkan penilaian yang objektif tidak ada yang dilakukan karena suka atau tidak.

Para pejabat yang baru dilantik itupun semuanya mengatakan siap menjalankan tugas masing-masing dan siap menjalankan tugas mereka, untuk melayani masyarakat Manado.

Salah satu pejabat yang baru dipromosikan naik dari eselon tiga ke eselon dua Hans Tinangon yang dilantik menjadi Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Manado mengatakan ia akan menjalankan dengan sebaik-baik, karena itu bentuk kepercayaan atasan kepadanya.

"Sebagai pegawai negeri sipil selalu harus siap menjalankan tugas dan ditempatkan dimana saja sebab itu adalah bentuk pengabdian kami kepada nusa dan bangsa termasuk Kota Manado untuk melakukan tugas pemerintah melayani masyarakat," Kata Tinangon.

Begitu juga dengan sejumlah pejabat eselon tiga yang dilantik mengaku tidak kaget sebab sudah sangat siap dengan segala mutasi jabatan dan pasti akan menjalankan tugas yang diembankan kepada mereka, para pejabat yang dilantik itu adalah lima pejabat eselon dua dan delapan eselon tiga di ruang serba guna kantor wali kota Manado, Jumat.

Yang dilantik itu diantara lain, Hans Tinangon dari kepala bagian administrasi pemerintahan umum menjadi kepala badan kepegawaian dan diklat (BKD) Manado, Joppi Suwu dari kepala BKD menjadi kepala Dinas Pendidikan Nasional, serta Michael Tandirerung dari sekretaris tata kota menjadi kepala bagian administrasi pemerintahan umum.(*/denny)

Peringatan Hari Anak Nasional Dipusatkan di Puskesmas

Empat Srikandi DPRD Manado
MANADO, suara manadonews (23/07/2010)Peringatan hari anak nasional di Manado dipusatkan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Wawonasa kecamatan Singkil Sabtu (24/7), kepala Dinas Kesehatan Manado dr Yvone Kaunang menjelaskan bahwa acara dilakukan dalam bentuk pemberian hadiah bagi sekitar 50 anak di Puskesmas Wawonasa dan serta sejumlah atraksi lainnya dari anak-anak sekolah dasar (SD) di wilayah tersebut, peringatan hari anak di Manado dirayakan secara bersama oleh Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan organisasi wanita, dan lebih banyak diarahkan ke kesehatan dan sosial.

Selain memberikan hadiah bagi sekitar 50 anak, ada juga pemeriksaan kesehatan bagi anak-anak dibawah umur 12 tahun yang datang dari wilayah tersebut, juga pemberian makanan tambahan sebagai bentuk perhatian untuk meningkatkan kesehatan anak,menurut Kaunang selain di Puskesmas Wawonasa, peringatan hari anak juga dilakukan di seluruh pos pelayanan terpadu (Posyandu) dimana anak-anak diberikan makanan tambahan dan pelayanan kesehatan gratis.

Anggota Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado Jeane Rumimpunu mengatakan perhatian kepada anak di Manado memang masih kurang, sebab masih ada saja anak jalanan yang berkeliaran di Manado,tetapi kami terus mengingatkan Dinas Sosial dan semua pihak terkait untuk saling menopang dalam menangani masalah anak di Manado ini sebab sangat kompleks dan perlu penanganan khusus dari semua pihak," kata Jeane Rumimpunu.

Begitu pun dengan anggota komisi D DPRD Kota Manado Stela Pakaja mengatakan pihaknya akan mendukung usulan perubahan anggaran dari Dinas Sosial Manado sepanjang semua kegiatan tersebut dilakukan untuk membantu dan menangani masalah anak-anak di Manado.

Kepala Dinas Sosial Manado Revind Lewan mengatakan penanganan masalah anak-anak di Manado sudah dilakukan maksimal, masalahnya tinggal kembali ke tanggungjawab orang tua, sebab selama ini orang tua tanpa sadar melonggarkan pengawasan kepada anak, tetapi Lewan mengatakan pihaknya pemerintah tak pernah kehabisan, selalu berusaha melakukan berbagai cara untuk memberdayakan anak dan mengembalikan mereka pada jalannya agar tidak jadi anak jalanan.(*/denny)

Walikota Jakut Kagumi Pesona Alam Bitung

BITUNG, suara manadonews (23/07/2010)—Walikota Administratif Jakarta Utara Bambang Sugiyono SE MSi didampingi Assisten bidang Perekonomian dan Adminsitrasi Drs Lutfi MSi, Assisten Tata Praja Juliady SH MSi,   Kamis (22/7) berkunjung di kota Bitung. Dalam kunjungan kali ini Bambang Sugiono memboyong juga para kepala SKPD diantaranya, Kepala Suku Dinas Pariwisata, Pertanian, Kebersihan, Kabag Umum, Kabag Keuangan, Direktur PB Pasar Jaya dan Camat Kelapa Gading.


Rombongan diterima langsung oleh walikota Bitung Hanny Sondakh di dampingi Assisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Drs Edison Humiang, di rumah jabatan Walikota Bitung. Dalam pertemuan ini Walikota Administratif Jakarta Utara Bambang Sugioyono SE MSi menyampaikan beberapa hal teknis berkaitan dengan maksud kunjungan di kota Bitung, serta memaparkan secara singkat keadaan pemerintahan, pembangunan, kemasyarakatan serta kebijakan umum lainnya. Disamping itu secara langsung Ia menyampaikan ketertarikan potensi wisata Bitung, yang sudah dikenal secara nasional dan internasional terutama potensi wisata laut.

Untuk melihat panorama keindahan wisata laut, rombongan diajak keliling pulau lembeh dengan menggunakan KRI Tedong Naga, bertolak dari Lanal Kamla Bitung, kemudian  ke Kasawary Resort, Kungkungan Bay Resort dan taman Marga Satwa Naemundung. Menurut Bambang Sugiono bahwa, Bitung memiliki kekayaan dan potensi alam yang luar biasa, lautnya indah dan terdapat 27 titik diving point penyelaman, dan sangat indah. Oleh sebab itu ia berjanji untuk kembali lagi di kota Bitung dalam kunjungan yang lain serta akan mempromosikan ke warga Jakarta Utara tentang keindahan alam kota Bitung. (ayu dewi) 

Madidir Kecipratan 8 Proyek Jalan

Sondakh Sosialisasikan Program Pemerintah

BITUNG, suara manadonews (23/07/2010)—Walikota Bitung Hanny Sondakh gelar sosialisasi di kecamatan Madidir, rombongan diterima langsung oleh Camat Madidir Benny KW Lontoh MA, bersama para lurah se-kecamatan Madidir, Kamis (22/7), berlokasi di kantor kecamatan Madidir kelurahan Paceda.  Walikota Bitung yang didampingi Assiten Bidang Keuangan Drs Petrus Tuange bersama dengan jajaran pemerintahan yakni para kepala SKPD, staf ahli dan staf khusus melaksanakan sosialisasi berkenaan dengan program pemerintah, pembangunan dan kemasyarakatan di kecamatan Madidir. 


Kegiatan yang di hadiri kurang lebih 600 tokoh agama, tokoh masyarakat, pala dan RT ini, Walikota menyampaikan berbagai program pembangunan dan kemasyarakatan yang akan dilaksanakan di kecamatan Madidir dalam waktu dekat ini. Diantaranya pembuatan jalan di kelurahan Wangurer Barat, yakni jalan Depsos, jalan lorong SMP Kristen Tumou Tou Wangurer Utara, dan jalan lorong Lembeh Permai, jalan kubur Walone kelurahan Madidir Unet dan jalan lorong belakang Kodim. "Begitujuga dengan jalan lorong depan PT. CUC perbatasan antara kelurahan Wangurer Timur dengan kelurahan Paceda yang segera akan di bangun dan diperbaiki. " ungkap Sondakh.

Disamping itu kesejahteraan kepala lingkungan dan RT menjadi perhatian khusus walikota, untuk direalisasi mengingat pala dan RT merupakan ujung tombak dimasyarakat dalam melakukan berbagai pelayanan, terutama menunjang program pemerintah, begitu-pun juga dengan kesejahteraan para honorer guru TK.

Berbagai masukan dan harapan yang diusulkan masyarakat kali ini didominasi oleh perbaikan jalan dan drynase, mengingat kota Bitung memiliki struktur tanah berpasir, sehingga sering menutupi jalan kala hujan, oleh sebab itu dalam sosialisasi ini walikota Bitung menghimpun berbagai masukan dan usulan masyarakat kemudian segera memerintahkan dinas PU, dinas pertamanan serta instansi teknis terkait untuk melakukan pendataan di lapangan dan segera melakukan upaya perbaikan. 

"Kehadirannya dalam sosialisasi ini merupakan wujud kepedulian dan kecintaan kepada masyarakat, karena masyarakat merupakan prioritas utama dalam pembangunan dan yang paling utama bagaimana meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkas Sondakh. (ayu dewi)


RSU Noongan Kecipratan Program Ponek

NOONGAN, suara manadonews (23/07/2010)—Rumah Sakit Umum ( RSU )yang berlokasi di desa Noongan wilayah Langowan ini merupakan Rumah Sakit Umum milik Propinsi Sulut, yang berada di kabupaten Minahasa yang kecipratan Program pemerintah pusat dalam rangka mencegah angka kematian ibu dan bayi. 


Oleh pemerintah pusat menjadi salah satu yang dipercayakan menjalankan program obstertik ini. Menurut Dirut Rumah Sakit Umum ( RSU ) Noongan dr Inggrid Giroth MKes,  kepada Suara Manadonews baru-baru ini, guna mendukung program nasional , pihaknya melakukan pelayanan publik secara gratis dan ini sudah berjalan sejak bulan Juni hingga Juli 2010. 

Selain pelayanan publik, pihak RSU Noongan juga mendapatkan bantuan pembangunan gedung baru yang difungsikan bagi pelayanan kesehatan di bidang obsertrik. "Pada saat ini, kami sedang melayani pasien yang datang dari Mitra maupun dari minahasa sendiri," ujarnya. 

Lanjut Giroth, guna mandukung program ini, tenaga medis dan alat penunjang-pun sudah dipersiapkan. "Untuk tenaga medis, Rumah Sakit Umum Noongan nantinya akan bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Unsrat," ungkap dokter yang murah senyum ini. (raynold loing)

Kamis, 22 Juli 2010

KANDIDAT WALI KOTA MANADO PAPARKAN VISI MISI

MANADO, suara manadonews (22/07/2010)—Sebanyak sembilan pasangan kandidat wali kota dan wakil wali kota memaparkan visi misinya di depan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado dalam rapat paripurna istimewa di ruang rapat paripurna Kamis (22/7).



"Sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku, maka rapat paripurna istimewa ini hanya akan mendengarkan visi dan misi kandidat calon tanpa adanya dialog, atau komentar dari semua anggota dewan," kata Ketua DPRD Manado Danny Sondakh di Manado. 

Sondakh mengatakan setiap kandidat mendapatkan kesempatan masing-masing 20 menit untuk memaparkan apa saja program mereka kedepan yang nantinya akan masuk dalam lembar daerah dan menjadi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Manado 2010-2015. 

Pasangan kandidat nomor satu Djeli Massie dan Harry Pontoh yang mendapat kesempatan pertama membacakan visi dan misi mereka menjelaskan visinya adalah membangun masyarakat Manado demokratis yang sejahtera, dengan misi membangun sarana transportasi dan perhubungan. 

Pendidikan gratis termasuk beasiswa serta juga menjadi perhatian pasangan ini karena merupakan hak dasar manusia serta perekonomian, untuk menopang perkembangan daerah ini. 

Kemudian kandidat nomor dua Jackson Kumaat dan Helmy Bahdar membawa visi menjadikan Manado sebagai kota pendidikan dan wisata dengan meningkatkan nilai pendidikan terutama para guru, meningkatkan nilai kesehatan termasuk menindak tegas para aparat yang korupsi. 

Pasangan nomor tiga Burhanudin tidak hadir alasannya menerima undangan pukul 09.00 Wita, hanya wakilnya yakni Jakobus Mawuntu yang menyampaikan visi dan misi yang intinya menjadikan Manado sebagai kota yang indah, dan aman. 

Kandidat nomor empat Louis Nangoy dan Rizali M Noor memaparkan visi misi dengan membangun dan menjadikan Manado sebagai kota yang sejahtera dan bermartabat, dan kandidat nomor lima Hanny Joost Pajouw-Anwar Panawar dengan visi reformasi birokrasi, keuangan dan pembenahan bidang pendidikan. 

Pasangan nomor enam Yongkie Limen dan Marietha Kuntag mengangkat masalah perekonomian mikro sebagai dasar pembangunan kota, sementara Wempie Frederik yang juga tak didampingi oleh wakilnya mengatakan akan membangun Manado sebagai kota yang religius dan demokratis dan representatif. 

Pasangan nomor delapan dari demokrat Vicky Lumentut dan Harley Mangindaan memaparkan visi misinya melanjutkan visi misi lama dan akan meningkatkannya bahka ada janji menaikkan Tunjangan Tambahan Penghasilan terakhir Marhanny Pua dan Richard Sualang membawa visi misi pengembangan wisata, UKM dan wisata. (*/denny)

PANWAS MANADO TEMUKAN PELANGGARAN PILKADA

MANADO, suara manadonews (22/07/2010)—Panitia pengawas (Panwas) Pemilihan kepala daerah (Pilkada) menemukan pelanggaran selama tahapan dan masa kampanye.. "Pelanggaran itu ada yang bersifat adminitratif maupun pidana ditindaklanjuti dengan penyidikan dan pemeriksaan menentukan pelanggaran administrasi atau pidana," kata Ketua divisi pengawasan dan penindakan Panwas Pilkada Manado Sonny Pangkey di Manado.


Sonny Pangkey mengatakan, untuk pelanggaran yang agak ringan mereka memberikan teguran kepada para kandidat calon tetapi yang sudah berat langsung disidik dan dijadikan sebagai temuan dengan kategori pelanggaran berat dan akan direkomendasikan ke tingkat yang lebih lanjut. 

Pamaparan visi dan misi oleh sembilan kandidat dalam rapat paripurna tersebut menurut Pangkey juga menyalahi aturan sebab berdasarkan aturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) nomor 69 tahun 2009 harus dilakukan mendahului kampanye, bukannya di tengah waktu kampanye. 

Pangkey mengatakan Panwas Pilkada sudah menyurati KPU dan meminta penjelasan mengenai hal tersebut dan mau mereka memberikan alasan hal tersebut, sebab dianggap sudah menyalahi aturan,
"Apalagi dalam waktu dekat ini, Badan pengawas pemilihan umum (Bawaslu) akan datang ke Manado untuk mengadvokasi masalah yang terjadi di KPU Sulawesi Utara dan Manado agar bisa diselesaikan," 

Sementara itu, kepala divisi hubungan masyarakat (Humas) KPU Manado Eugenius Paransi mengatakan pihaknya sudah menjalankan semua tahapan Pemilihan Kepala daerah (Pilkada) sebagaimana yang ditetapkan. 

"Memang seharusnya berdasarkan aturan KPU pelaksanaan kampanye harus didahului dengan rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) untuk mendengarkan visi dan misi, tetapi kami sudah menyerahkannya secara tertulis pada hari Sabtu lalu supaya tetap dilakukan," kata Paransi. 

Apalagi saat itu, DPRD belum siap dan Badan Musyawarah tidak jadi menggelar rapat untuk menetapkan paripuran tersebut sehingga hal tersebut dilakukan, KPU bersama para kandidat wali kota dan para tim suksesnya. 

Ketua DPRD Manado Danny Sondakh juga menegaskan bahwa penyerahan visi dan misi tersebut sudah ada berita acaranya sampai rapat paripurna tersebut dilaksanakan. 

Temuan pelangaran Pilkada yang masuk di Panwas Pilkada hingga Kamis adalah pemasangan atribut kandidat di lokasi terlarang, belum ada laporan dana kampanye dan tidak ada tembusan laporan tim kampanye dan tim sukses. (*/denny)

LIMA SMP TERIMA BANTUAN SEKOLAH STANDAR NASIONAL


MANADO, suara manadonews (22/07/2010)—Sebanyak lima Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Manado mendapatkan bantuan Sekolah Standar Nasional (SNN) tahun 2010.


"Bantuan dikelola sekolah dan menjadi pendamping Biaya Operasional Sekolah (BOS), sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Manado, Ferry Karwur di Manado, Kamis.

Karwur mengatakan bantuan yang diberikan kepada sekolah itu tergantung dari banyaknya jumlah siswa yang terdaftar di sekolah tersebut, semakin banyak jumlah siswanya makin besar bantuannya.

Sekretaris Dinas Diknas Manado Soleman Montori mengatakan bantuan SSN tersebut telah mulai disalurkan, tetapi baru dua bulan Januari dan Februari.

Untuk selanjutnya yakni Maret sampai Juni 2010 belum disalurkan sebab hingga kepala sekolah belum seluruhnya memasukan laporan pertanggungjawaban penyaluran dua bulan sebelumnya, jika telah dimasukan baru akan direalisasikan.

"Untuk bulan Januari dan Februari dana yang telah disalurkan sebesar Rp59 juta dari total Rp354 juta untuk sathun, nantinya akan segera diselesaikan hingga bulan Juli jika semua persyaratan yang diminta oleh Diknas sudah dipenuhi," kata Montori.

Sekolah-sekolah yang menerima bantuan tersebut adalah SMP negeri Satu Manado, SMP enam, SMP tujuh, SMP negeri delapan, dan SMP Negeri 13 Manado dan dikelola untuk mendukung semua kegiatan sekolah, jelas Montori.

Sementara itu wakil ketua komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Manado Amir Liputo mengatakan semua bantuan yang diberikan kepada sekolah-sekolah yang ada di Manado menjadi pertanda betapa pemerintah memperhatikan pendidikan di Manado.

"Tetapi memang harus diakui pemerintah kota belum menganggarkan dana khusus pendidikan di luar gaji para guru, sehingga kalau dipilah-pilah, jumlah masih sangat kurang," kata Liputo.

Kebanyakan bantuan yang diterima siswa di Manado adalah bantuan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan APBD provinsi, sementara untuk Manado sendiri masih sangat kurang, karena ia mengatakan DPRD akan mendesak agar anggarannya ditambah lagi, kata Liputo.(*/denny)

Jasa dan Perdagangan Berperan Menyerap Tenaga Kerja


MANADO, suara manadonews (22/07/2010)—Perkembangan Manado dalam 10 tahun terakhir begitu pesat. Pembangunan dalam berbagai bidang semakin melengkapi perkembangan ibu kota Provinsi Sulawesi Utara ini. Salah satu keunggulan Manado adalah posisi strategis yang didukung dengan potensi pariwisata yang cukup menarik. Manado sangat berperan dalam menopang posisi Sulut yang strategis sebagai gerbang ekonomi Asia Pasifik. Seiring dengan perkembangan dan posisi Manado tersebut, maka kontribusi sektor yang mendukung perekonomian Manado pun tertumpu pada sektor jasa dan perdagangan.


Tidak bisa dipungkiri bahwa Manado merupakan daerah perdagangan dan jasa, oleh karenanya sumbangan sektor perdagangan dan jasa terhadap penyerapan tenaga kerja dan terhadap pembentukan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) relatif masih dominan. Sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Bappeda kota Manado, kontribusi perdagangan dan jasa dalam satu dekade terakhir masih cukup mendominasi di kota dengan penduduk hampir setengah juta jiwa ini.
Komposisi yang bekerja pada sektor jasa (tersier) pada tahun 2003 mencapai 76,67 persen dari penduduk Manado dan pada 2008 meningkat menjadi 78,19 persen. Kemudian disusul dengan sektor industri sebesar 16,83 persen dan pertanian (primer) sebanyak 4,98 persen pada 2008. Jumlah penyerapan tenaga kerja pada dua sektor itu menurun dibandingkan pada 2003 lalu yakni industri sebesar 18,23 persen dan pertanian mencapai 5,10 persen.

“Kondisi itu menunjukkan bahwa perhatian pada sektor jasa harus lebih ditingkatkan, sehingga kontribusi pada lapangan kerja semakin optimal,” papar Calon Wali Kota Manado Louis Nangoy, Selasa (20/7). Louis adalah calon Walikota Manado yang berpasangan dengan KH. Rizali M. Noor sebagai calon Wakil Walikota untuk periode 2010-1015. Pandangan itu merupakan penjabaran atas visi dan misi pasangan Louis-Rizali dalam memimpin Manado yang lebih memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dia menjelaskan, porsi perhatian tersebut bukan berarti menafikan sektor lain, khususnya pertanian, tetapi untuk mengoptimalkan potensi yang ada sehingga mempunyai dampak secara langsung pada masyarakat. Untuk lebih mengoptimalkan peluang yang ada dan sekaligus mengurangi pengangguran maka peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui sektor jasa, perdagangan, dan industri merupakan hal yang mendasar. Tingkat serapan yang meningkat harus diiringi dengan kualitas dan keterampilan yang mendukung.

Langkah konkrit, kata Louis, dengan memberikan pelatihan keterampilan kepada calon tenaga kerja dan memperkuat kurikulum lembaga pendidikan kejuruan di Manado. “Untuk mendukung pelatihan dan memperkuat kurikulum lembaga pendidikan sehingga menghasilkan tenaga kerja siap pakai maka peran pemerintah Manado juga sangat penting.
Mulai dengan himbauan, memberikan insentif, dan menghubungkan dunia usaha dengan lembaga pendidikan. Ini terobosan kecil tetapi sangat bermanfaat dalam menyediakan tenaga kerja yang dibutuhkan di Manado, bahkan di Sulut,” tegas Louis.

Penguatan kurikulum lembaga pendidikan, baik di sekolah kejuruan maupun perguruan tinggi, juga harus diikuti dengan karakteristik tenaga kerja yang berkualitas. Dengan demikian lulusan yang dihasilkan merupakan tenaga kerja yang siap masuk di dunia kerja bukan saja dari sisi kompetensi kerja melainkan juga dari karakter atau etika tenaga kerja yang berkualitas.

Fakta yang ada menunjukkan bahwa perkembangan ekonomi Kota Manado sebenarnya membutuhkan ketersediaan tenaga kerja yang cukup. Persoalannya adalah dunia usaha tentu membutuhkan tenaga kerja yang siap pakai dan mempunyai kualifikasi yang baik.
Salah satu contoh, pertumbuhan pusat perdagangan dan bisnis di Kawasan Bisnis Boulevard tentu membutuhkan tenaga kerja yang memadai. “Inilah saatnya untuk memulai yang baru dan menjanjikan bagi generasi muda Manado. Peran pemerintah harus memfasilitasi perkembangan ekonomi kota dan itu membutuhkan komitmen pemimpin sebagai fasilitator yang baik.
Jangan sampai kehadiran pemerintah dan pemimpinnya justru menghambat pertumbuhan ekonomi,” jelas Louis yang cukup dikenal sebagai advokat senior dan pejuang hak-hak minoritas ini. (*/denny)

Kampanye Putaran ke-II SVR-MMS di Tondano Spektakuler

TONDANO, suara manadonews (22/07/2010)—Puluhan ribu massa tumpah ruah memadati lapangan Samrat Tondano saat kampanye akbar Stefanus Vreeke Runtu-Marlina Moha Siahaan (SVR-MMS) di gelar. Sekalipun hujan sempat mengguyur ibu kota Minahasa ini. Awalnya para simpatisan sempat bertanya-tanya, karena pada saat acara dimulai,hanya SVR yang terlihat.Namun menjelang Orasi, Bunda Totabuan-sapaan akrab MMS-muncul bersama kedua putra tercinta dan langsung menyambangi ribuan massa yang otomatis menyambut kedatangan beliau dengan antusias.

Pada awal acara,SVR menyanyikan lagu kesayangannya "Lagu Rindu" di dampingi artis artis ibukota dan langsung di sambut meriah oleh para simpatisan, maka Srikandi partai Golkar ini-pun turut memukau massa dengan "Indah Rencana-Mu" saat selesai berorasi dengan para pendukung. Pasangan kandidat Cagub-Cawagub ini-pun membagi-bagikan kaus,jaket, bahkan topi yang di pakai MMS turut di lemparan dan menjadi rebutan para simpatisan.

SVR-MMS, memohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat untuk dapat memenangkan Pilkada ini,.bahkan pada saat berorasi, pasangan ini sempat mengucapkan kalimat yang sama," Kita harus berjuang dan bekerja keras demi mencapai kemenangan, namun kiranya Tuhan-lah yang menentukan karena kami berdua percaya bahwa Rencana Tuhan pasti akan indah pada waktunya," ujarnya.

Di tempat terpisah saat jumpa pers, SVR-MMS menargetkan maksimal 70 persen perolehan suara bisa didapatkan melalui organisasi/Partai. SVR-MMS menyerukan kepada semua lapisan masyarakat Sulut, untuk tetap bersikap tenang, sabar dan  menjaga kesatuan dan persatuan dalam menghadapi situasi politik di Sulut yang kian memanas dan seruan ini juga turut diiyakan oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar,Aburizal ‘Ical’ Bakrie, Wakil Ketua Umum DPP partai Golkar Theo Sambuaga dan Korbid Pemenangan DPPPartai Golkar untuk wilayah Sulawesi,Nurdin Halid. (raynold loing)

29 Kontestan Ratu Bunga Tomohon 2010 Bersaing


TOMOHON, suara manadonews (22/07/2010)—Kontes Ratu Bunga yang diiukuti 29 peserta yang berasal dari Tomohon juga dari luar daerah di buka dengan begitu meriah. Kegiatan ini diharapkan menjadi ikon kota Tomohon, karena merupakan rangkaian kegiatan yang begitu kental dengan nuansa budaya dan seni bunga. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan dan mengangkat sektor kepariwisataan , menggali potensi daerah dan alam indonesia serta memasyarakatkan cinta bunga dengan harapan masyarakat lebih antusias membudidayakan bunga sehingga bisa menjadi suber pendapatan masyarakat.

Kontes yang berskala nasional ini di mulai dengan pengiriman formulir konfirmasi keikutsertaan kota-kota terutama yang tergabung dalm APEKSI (Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia) untuk mengirimkan satu orang wakil, kemudian akan dilanjutkan dengan masa karantina selama 5 hari (Tanggal 20-24 Juli 2010), dengan berbagai kegiatan berupa; Pembkalan,Pawai kendaraan hias, latihan koreografi , glady resik, dan malam grand final.

Materi Pembekalan trdiri dari, Florakultural, Pertanian dan Ekonomi bisnis,budaya dan pariwisata,,etika dan komunikasi,kepribadian serta beauty class.,Materi meliputi dasar-dasar ilmu pengetahuan,sesi tanya jawab serta diskusi. Setip nara sumber akan memberikan form penilaian keaktifan peserta yang akan diserahkan kepada dewan juri, sebagai pertimbangan pemberian  penilaian.

Putri Pariwisata Indonesia 2010akan hadir untuk memberikan bentuk motivasi pentingnya duta pariwisata.Pemberi materi pembekalan dari pakar-pakar yang ahli dalam bidangnya yang berasal dari local maupun Jakarta, kementrian kebudayaan dan pariwisata RI, Prominent Public Relation, Putri pariwisata Indonesia 2009. LT Pro- Profesional Make Up and Hair do,Asbindo,Dinas Pariwista dan Kebudayaan Kota Tomohon,Dinas Pertanian Kota Tomohon.


Komposisi penilaian mencakup, Pengetahuan Florakultural, pertanian dan ekoniomi bisnis 35 persen, Unsur kebudayaan dan kepariwisataan 45 persen dan etika,Komunikasi dan kepribadian 30 persen. Dan penilaian ini sudah dimulai sejak peserta masuk masa karantina. Dewan juri-pun terdiri dari para ahli dalam berbagai unsure, yang berkompeten baik dari lokal maupun dari Jakarta. (raynold loing)

SHS-Mallarangeng (juga) Bantah Surat E2L


MANADO, suara manadonews (22/07/2010)—Calon Gubernur (Cagub) Sulut 2010 - 2015, Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS), buka suara dan membantah keras atas pernyataan Bupati Talaud, dr Elly Engelbert Lasut (E2L) yang juga sebagai kandidat Cagub, dalam surat terbuka-nya saat ditahan di Rutan Malendeng Manado. (Baca berita surat terbuka E2L, khusus point 7 dan 9. red).

Kepada sejumlah wartawan, Rabu (21/07), SHS menegaskan, dirinya tidak mungkin melakukan apa yang telah ditulis oleh E2L tersebut. “Itu fitnah ! dan dia harus buktikan tuduhannya itu. Saya tidak mungkin berbuat hal selaknat itu,”sergahnya.

SHS yang juga mantan Irjen Depdagri serta mantan Penjabat Gubernur  Maluku itu kemudian mengatakan, dirinya sangat yakin masyarakat Sulut, tidak semudah itu mempercayai apa yang dituduhkan E2L. “Masyarakat Sulut tahu siapa saya. Saya sudah 40 tahun sebagai birokrat. Ini merupakan jaminan saya tidak melakukan hal selaknat yang dituduhkan tersebut,”tegasnya.

Saat ditanya wartawan apakah SHS akan melakukan upaya hukum terhadap tudingan E2L ? Dengan sikap elegan kandidat dengan nomor urut 4 ini mengatakan, dia juga mengampuni E2L atas tuduhan tidak berdasar tersebut. “Ingat torang samua basudara. Karena itu, marilah kita sama-sama menjaga keamanan di Sulut dengan berpolitik secara santun dan berwibawa. Janganlah melakukan fitnah. Saya juga menghimbau agar masyarakat Sulut untuk tetap tenang,” ujarnya.

Mengenai tudingan dirinya memberi rumah mewah di Jakarta pada Kejati-pun dibantah keras SHS. Bahkan dirinya mengaku tidak tahu menahu soal rumah mewah tersebut. “Wah, kalau itu saya tidak tahu. Mengenai tuduhan ini, bisa saja pak Kajati marah,” terang SHS.

SHS menambahkan, dengan kejadian tersebut biarkan masyarakat yang menilai. “Sebab saya yakin masyarakat Sulut, sudah dewasa. Dan lagi saya harapkan bagi pendukung saya, agar tidak terpancing, ataupun membalas tuduhan tersebut,”katanya lagi.

Bantahan keras juga dilontarkan Choel Mallarangeng. Menurutnya, dia sebenarnya tidak mau berpolemik apalagi dirinya bukan Tim Sukses SHS. “Ingat, ini masalah hukum. Jadi biarkanlah berproses secara hukum. Mengenai tudingan yang dialamatkan ke saya. Itu pemutarbalikan fakta. Sebab yang benar adalah justru dia (E2L. red) yang mendatangi saya. Jadi semua tudingan itu tidak benar,”pungkasnya.

Menurutnya, sebenarnya tudingan E2L tersebut sudah masuk ke ranah delik hukum. Namun menurutnya tidak perlu dilayani, apalagi sebentar lagi Sulut mau Pemilukada. “Jadi biarkanlah dulu berkonsentrasi ke Pemilukada,”terangnya. (Baca berita terkait: Kejati Sulut (Juga) Bantah E2L, red). (*/tim)

Pernyataan E2L Dibantah Kejati Sulut

MANADO, suara manadonews (22/07/2010)—Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulut, (juga) membantah tudingan E2L. Bahkan, korps Baju Coklat mengeluarkan 4 poin pernyataan menanggapi surat terbuka E2L dari Rutan Malendeng. Pernyataan resmi Kejati itu, disampaikan Humas Kejati Reinhard Tololiu SHS, Rabu (21/07). Berikut pernyataan tersebut:



1.   Mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian daerah dan seluruh jajarannya serta aparat keamanan lainnya yang telah menjaga keamanan terutama di sekitar kantor Kejati Sulut, dan menyatakan rasa prihatin akan insiden yang terjadi kemarin di areal kantor Kejati baik menimpa pihak kepolisan maupun para simpatisan dari terdakwa E2L. sesungguhnya peristiwa itu kita tidak inginkan terjadi.

2.   Bahwa terhadap proses hukum atas nama terdakwa E2L yang sementara kami laksanakan murni penegakan hukum yang kebetulan bersamaan dengan pelaksanaan kampanye Pilkada sulut, oleh karena itu tidak dapat diintervensi dalam bentuk apapun termasuk politik atau aksi-aksi yang anarkis.

3.   Bahwa issu yang menyatakan adanya suap terhadap Kejati Sulut, hal itu tidak benar. Teman-teman wartawan boleh mengecek ke alamat yang dimaksud dan boleh juga menanyakan kepada BPN siapa pemiliknya sesuai dengan sertifikat kepemilikan.

4.   Dalam waktu dekat, setelah surat dakwaan dan administrasi lainnya dirampungkan kami akan melimpahkan perkara tersebut ke pengadilan. Kami menghimbau supaya masyarakat menghargai proses hukum yang sementara berlangsung. Supremasi hukum harus dijunjung tinggi, dan percayakan kepada kami untuk proses ini. kami menjamin bahwa proses ini tetap dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan masyarakat dapat melihat perkembangan proses yang sedang dilaksanakan melalui media massa. Jangan bertindak anarkis, karena itu hanya akan merugikan diri sendiri dan masyarakat yang lain pengguna fasilitas umum. (***)