Rabu, 30 Juni 2010

SHS : Canangkan Denlu Jadi Model Kampung Hijau

MANADO, suara manadonews (30/06/2010)—Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang (SHS) dalam acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini mencanangkan Kelurahan Dendengan Luar (Denlu) Kecamatan Tikala Manado sebagai ”Model Kampung Hijau”.

Kegiatan yang dipusatkan di Lingkungan I dan III di kelurahan Denlu itu Kamis, pekan lalu itu, di tandai dengan penyerahan hadiah lomba kebersihan bagi pemenang oleh Gubernur serta penanaman bibit pohon yang dilakukan Gubernur Sarundajang bersama Ny Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, Penjabat Walikota Manado Drs Robby Mamuaja bersama Ny Otty Mamuaja Lumentut.

Ketua Tim Penggerak PKK Proinsi Sulut Ny Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab dan keterpanggilan kita untuk sama-sama menyelamatkan bumi ini dari berbagai resiko lingkungan yang semakin hari semakin memprihatinkan.

Karena itu First Lady Sulut ini, memberikan apresiasi kepada mereka yang senantiasa mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan demi keselamatan bumi dan masa depan Sulawesi Utara dan Indonesia

Sementara itu Gubernur Sarundajang menyebutkan, sampai saat ini kerusakan lingkungan masih saja terus terjadi di sana sini. Karena itu Ia mengimbau masyarakat berhenti merusak lingkungan. “Tetapi sebaliknya marilah kita mencintai lingkungan itu sebagai anugerah dari pemberian Tuhan kepada kita,” ujar Sarundajang.

Karenanya dia mengingatkan, bahwa ancaman pemanasan global (global warming) yang menyebabkan terjadinya perubahan iklim, sehingga hampir semua negara termasuk Indonesia dan Sulut mengalami bencana alam kondisi ini lebih diperparah dengan maraknya eksploitasi sumber daya alam yang tidak memperhatikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan. Sehingga menimbulkan berbagai musibah yang merugikan masyarakat, tidak hanya harta benda bahkan nyawa sekalipun. Karena itu Sarundajang menyampaikan, terima kasih kepada TP PKK Sulut dan BLH Sulut yang telah memfasilitasi sehingga kegiatan ini bisa terselengara dengan baik. (*/otnie)

Sarundajang Sambangi Perkemahan Rohani P/R KGPM

MANADO, suara manadonews (30/06/2010)—Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang membagi pengalaman hidupnya dengan para Pemuda dan Remaja KGPM yang saat itu sedang mengadakan perkemahan rohani di Desa Ampreng Kecamatan Langowan Barat Minahasa.

Gubernur hasil pilihan rakyat pertama di Sulut ini mengungkapkan, pengalaman hidupnya yang meniti karier pendidikan sekolah dasar (SD) di Desa Motoboy Kecil di Kota-Kotamobagu serta menempuh ilmu SMP di Kota Tomohon serta menamatkan pendidikan SMA di kota kelahirannya Langowan.

Sementara sosok Sarundajang muda melanjutkan study pendidikan tinggi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unsrat Manado hingga selaleai. Selesai sekolah sosok Sarundajang memasuki ladang pengabdian yang baru menjadi seorang birokrat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulut, sekaligus menjadi Dosen Fisip Unsrat di usia 23 Tahun

Di Usia yang masih relatif muda (27 Tahun) kala itu SHS dipercayakan menjadi Karo Pemerintahan Setda Provinsi Sulut, kemudian pada usia 31 Tahun dipercayakan sebagai Sekda Kabupaten Minahasa selanjutnya menjadi Walikota Bitung hampir 17 tahun lamanya. Usai menjabat Walikota Bitung Sarundajang dipercayakan menjadi Ketua KAPET Manado Bitung. Selanjutnya ditarik ke Depdagri sebagai Staf Ahli Mendagri kemudian diangkat menjadi Irjen Depdagri selama empat tahun.

Disamping selaku Irjen Sarundajang dipercayakan Presiden Megawati untuk menjadi Penjabat Gubernur Maluku Utara dan Maluku, sekaligus penguasa darurat sipil di dua daerah bertikai itu. SHS selama bertugas di Maluku Utara dan Maluku dianggap berhasil mendamaikan konflik horisontal yang terjadi diantgara dua pelagandong tersebut. Namun sebelum bertugas di dua Provinsi Maluku itu, SHS pernah bertugas di Aceh Pasca bencana Tsunami dan berhasil meredahkan pertikaian antar suku dayak dengan madura di Kalsel.

Sebelum mengakhiri masa jabatannya sebagai seorang birokrat, SHS dipercayakan oleh masyarakat Sulut dalam Pilkada langsung 2005 lalu, Sebagai Gubernur Sulut pertama hasil pilihan rakyat.

Sarundajang mengajak, agar pemuda remaja KGPM kiranya mampu menjadi pelopor perdamaian, sekaligus meningatkan tiga hal penting yang perlu diwaspadai oleh seluruh elemen pemuda dan remaja di Sulut yakni, pemanasan bumi (global warming), benturan peradaban dan peneterasi ekonomi dunia (pasar bebas). (*/otnie)

Dekot Manado Mengeluh Dana Reses Dianggap Minim

Rp 8,5 Juta per Anggota
MANADO, suara manadonews (30/06/2010)Anggota Dewan DPRD Kota Manado Komisi B Lili Binti SE, mengeluhkan Dana Reses 8,5 Juta yang diterimanya masih di rasa kurang. Pasalnya, menurut  pemberitaan selama ini, ada anggota dewan tidak melaksanakan kegiatan penyerapan aspirasi di masyarakat namun sudah menerima dana tersebut.

“Dana yang sudah deterima legislator tentu akan dipertanggung jawabkan, dengan pelaksanaan kegiatan di Dapil masing-masing, bukannya tidak jelas,” ujar Lili Binti saat dikonfirmasi di ruang Komisi B Dekot Manado, Selasa (29/6). Lebih lanjut dikatakannya, dana sebesar Rp 8,5 juta untuk melaksanakan kegiatan di Dapil masing-masing dirasakan masih kurang, karena penyerapan aspirasi bukan disatu titik saja.

“Jadi bilamana ada yang berkomentar pengunaan Dana Reses tidak jelas, oknum tersebut tidak mengetahui apa itu fungsi dan tugas dewan,” ungkap Srikandi partai Gokar ini. Seraya menambahkan, dalam waktu dekat akan melaksanakan kegiatan Reses di Daerah pemilihannya. “Dalam waktu dekat saya akan melaksanakan penyerapan aspirasi, dan hasil kegiatan itu tentu akan dilaporkan ke Sekretariat Dewan,” tandas Lili. (ronny pamungkas)

Rakor PDIP Sulut Tertutup, Siapkan Strategi di Pemilukada

MANADO, suara manadonews (30/06/2010)—Rapat Koordinasi (Rakor) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sulut dalam rangka pemenangan Pemilukada di Hotel Ritzy, Minggu (27/6) lalu terkesan tertutup. Pasalnya, dari pantauan sejumlah wartawan yang saat itu di undang untuk konferensi pers dibuat kebingungan, dikarenakan pertemuan itu sedianya dilakukan sebelum acara Rakor, entah kenapa langsung dibatalkan.

Sejumlah pengurus DPP PDIP seperti Olly Dondokambey SE Bendahara Umum, sekaligus Anggota DPR-RI dari Komisi XI ini hadir bersama rekannya Mauwarar Sirait, engan berkomentar seputar kunjungannya. Bahkan saat dicegat sejumlah wartawan untuk dikonfirmasi, dengan bergegas langsung masuk dalam ruangan tempat berlangsungnya Rakor.

Dari sejumlah pengurus DPD PDIP Sulut ketika dikonfirmasi seputar Rakor tersebut membantah, bahwa acara itu tidak dirahasiakan serta menjelaskan rencana konferensi Pers, sama sekali tidak dikoordinasikan. Dari Ketua Banteng Muda Manado Hengky Kawalo saat itu menjelaskan, bahwa acara tersebut bukan dirahasiakan, akan tetapi ini hanya membahas Koordinasi di internal partai saja. “Teman-teman wartawan perlu dijelaskan, acara ini hanya Rakor PDIP Sulut dalam rangka Pemilukada,” ujar Kawalo. (ronny pamungkas)

Dekot Manado Abaikan Kunker Dekab Jeneponto

MANADO, suara manadonews (30/06/2010)—Setidaknya DPRD Kota Manado harus belajar menghormati serta menghargai Tamu yang datang. Pasalnya para Legislator Tikala ketika menerima DPRD Kabupaten Jeneponto Propinsi Sulsel Senin (28/6), terkesan mengabaikan, bahkan 19 Anggota Dewan Kabupaten tersebut disuruh menunggu sejak dari pagi.

Sikap para Legislator Tikala, sungguh mengecewakan sebab sebagai wakil rakyat seharusnya mereka menjunjung tinggi penghargaan buat para tamu, apalagi mereka merupakan wakil rakyat juga. Hal ini dikeluhkan Abdul Halim warga Wonasa, saat  bertandang ke Gedung Dekot. “Sikap Anggota Dewan Manado tidak menghargai tamu yang datang, ini sangatlah megecewakan, masakan tamu dari jauh disuruh menunggu sedangkan kita sebagai tuan rumah datangnya terlambat,” ujarnya ketus.

Setelah dua jam menunggu rombongan DPRD Jeneponto yang dipimpin 2 Wakil Ketua, Syamsudin Carlos dan DR Fahri Tamsil diterima tiga personil Dekot yakni Henki Lasut, Stienje Ambat dan Jeane Rumimpunu. Sebagai agenda kerja, DPRD Jene Ponto akan melakukan studi banding mengenai Pendidikan gratis, serta Ranperda bantuan pemerintah untuk Parpol.
  
Tapi sungguh sangat disesalkan apa yang menjadi harapan dari Komis III dan Komisi Gabungan DPRD Jeneponto tidak mendapat penjelasan yang memuaskan. Ini terungkap dengan penjelasan Henky Lasut yang menurutnya Perda tentang bantuan pemerintah untuk Parpol belum ada, sebab DPRD Kota Manado sendiri masih belum ada kelengkapan Badan Legislasi, yang terlambat karena semua anggota dewan lebih fokus pada Pemilukada. “Sampai saat ini Ranperda untuk itu belum ada, karena kelengkapan Badan Legislasi belum terbentuk, dewan sendiri masih fokus pada pemilukada sehingga tugas-tugas pokoknya terabaikan ,” ungkap Lasut. (ronny pamungkas)

Kapal Okeanos Explorer Kunjungi Sulut

MANADO, suara manadonews (30/06/2010)—Sebuah kapal riset Amerika Serikat (AS) dari National Oceanic Atmospheric Administration (NOAA), Okeanos Explorer,tiba di Pelabuhan Bitung, pada Minggu pekan lalu.

Kedatangan Kapal Riset AS tersebut di Daerah Bumi Nyiur Melambai diterima secara resmi oleh Gubernur Sulaweai Utara Sinyo Harry Sarundajang Bersama Muspida Sulut dan Sekot Bitung Drs Max Lomban di Dermaga Pelabuhan Samudera Bitung, Rabu pekan lalu. Dubes AS Untuk Indonesia H E Cameroon Hume mengungkapkan rasa terima kasihnya atas penyambutan yang diberikan baik Pemprov Sulut maupun Pemkot Bitung. Begitu pula dengan Gubernur Sarundajang juga menyampaikan terima kasih ata kunjungan Dubes Cameroon Hume dan Konjen AS di Surabaya Caryn Mc Lelland yang secara langsung menghadiri acara penyambutan ini, ujanya.

Saarundajang menyebutkan, selama satu bulan setengah berada di perairan Sulut mereka akan melakukan penelitian berbagai terumbuh karang termasuk biota laut lainnya yang ada di dasar laut di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Sitaro. “Hasil penelitian mereka akan berikan kepada kita. Apa saja yang mereka nanti temukan di dasar laut semua informasi itu akan mereka berikan kepada kita, termasuk apabila dalam penelitan nanti terdapat kandung minyak,” kata SHS.

Sementara Kadis Perikanan dan Kelautan Provinsi Sulut Ir Xandra Maya Lalu MSi menyebutkan, penelitian dari NOAA ini merupakan hasil kerjasama dengan Kementerian DKP. “Kapal Okeanos Explorer berangkat menuju perairan Nusa Utara pada Kamis pagi (24/06). Kapal Okeanos selama melakukan penelitian di perairan Sulut mereka akan didampingi satu kapal penelitian dari BPPT dan satu lagi dari Baruna Jaya IV,” tandas Xandra Maya.

Xandra Maya menambahkan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan World Ocean Conference (WOC) tahun 2009 lalu. yang dijabarkan dalam bentuk kerjasama kemitraan jangka panjang RI-AS untuk bersama memajukan Ilmiah Kelautan, Teknologi dan Pendidikan, yang penting bagi ekonomi dan lingkungan bagi kehidupan di bumi ini.

“Eksplorasi bersama ini merepresentasikan berbagai inisiatif yang pertama kalinya dilakukan oleh kedua negara yang memiliki karakteristik sebagai sama-sama memiliki wilayah kelautan yang sangat luas di dunia Ekspedisi international ini adalah yang pertama dilakukan oleh Okeanos Explorer bersama-sama dgn kapal peneliti indonesia untuk mengeksplorasi wilayah laut dalam yang belum pernah disibak kerahasiaannya,” jelas Jubir Pemprov Sulut  Drs Roy M Tumiwa MPd.

Ia menambahkan, hasilnya akan langsung dirimkan dari kapal, dengan waktu tunda dalam hitungan real time, berupa tampilan gambar-gambar hidup dan data lainnya secara langsung kepada para pakar ilmiah, peneliti dan ilmuwan yang menonton dari ke-dua Pusat Komando Penelitian (Expedition Command Center / ECC) di daratan Jakarta dan Seattle.

“Dipilihnya Provinsi Sulawesi Utara terutama perairan sangihe dan talaud di karenakan saat berlangsung acara WOC pada pertengahan Mei 2009 mereka tertarik untuk mengetahui lebih dalam keberadaan gunung bawah laut (Mahagentang) dan areal volkano lainnya yang berada dikedalaman serta biota-biota laut yang mampu bertahan hidup di areal yang mempunyai suhu tinggi,” ucapnya.

Dalam kesempatan kunjungan ini sekitar pertengahan Juli nanti, akan diresmikan ECC oleh Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan (BRKP)- Kementerian Kelautan dan Perikanan serta disaksikan oleh Dubes AS untuk Indonesia dan para mitra peneliti dari institusi riset ilmiah lainnya.

Kesempatan itu Gubernur Sarundajang Dubes AS Cameroon Hume, Muspida Sulut dan Sekot Bitung Drs Max J Lomban diberi waktu untuk melihat langsung kondisi kapal penelitian dari NOAA tersebut. (*/otnie) 

Korengkeng : Pemda Wajib Urus Perumahan Rakyat

MANADO, suara manadonews (30/06/2010)—Gubernur Sulut SH Sarundajang melalui Asisten Pemerintahan dan Kemasyarakatan Drs Jefrry Korengkeng MSi mengatakan, sebagai jawaban akan tuntutan percepatan pembangunan perumahan di Sulut. “Menjadi keharusan bagi pemerintah daerah untuk meresponsnya secara positif, dukungan kebijakan dan alokasi program perumahan rakyat,” ujar Korengkeng di sela-sela membuka Bimtek Dekonsentrasi Lingkup Kementrian Perumahan Rakyat tahun 2010 di Swiss Bellhotel Maleosan Manado baru-baru .

Sejalan dengan itu, lanjutnya, maka Pemerintah Provinsi Sulut terus berupaya bertindak proaktif untuk menjembatani sinergitas pusat dan daerah selaku pelaku dalam pembangunan perumahan dan permukiman, Hal ini sejalan dengan amanat UU Nomor 32/2004 Tentang Pemerintahan Daerah yang menempatkan Gubernur selaku kepala daerah Provinsi sekaligus kedudukan sebagai wakil pemerintah di wilayah Provinsi.

Dengan demikian, tambah Korengkeng, dapat dipahami bahwa penyerahan urusan perumahan sebagai urusan wajib yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, menuntut pemerintah untuk memastiksan bahwa daerah mampu mengatur dan mengurus urusan tersebut, agar dapat memenuhi Standart Layanan Minimal (SPM) bidang perumahan rakyat yang ditetapkan melalui Permenpera Nomor  22/2008 Tentang SPM Bidang Perumahan Rakayat Daerah Provinsi/Kab/Kota.

“Untuk itu guna meningkatkan efektifitas dibidang perumahan rakyat, diperlukan sinergitas antara aparat terkait dalam menunjang program dekonsentrasi ini sehingga dapat berjalan sesuai dengan pola pada sistem yang telah ditetapkan,” tandasnya.

Karena itu Korengkeng mengharapkan, kiranya kegiatan ini menjadi sangat relefan dengan realitas kebutuhan perumahan bagi masyarakat Sulut, di mana pembangunan perumahan memiliki dimensi yang amat luas dalam konteks peningkatan kesejahteraan rakyat Sulut.

Sementara Kabag Program Biro Perencanaan dan Monitoring Kementerian Negara Perumahan Rakyat, Nastra Tarigan ST. MM menyebutkan, kegiatan ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan di tahun 2010 ini. Namun bagi Provinsi Sulut merupakan kegiatan yang kelima setelah Provinsi DKI Jakarta, Bali Bangka dan Belitung.

Kabag Kemasyarakatan Drs Ferdinand Polii melaporkan, kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari dan diikuti para Kabag Pemerintahan, Kadis PU dan Ketua Bapeda Provinsi maupun Kabupaten/Kota. Selama mengikuti Bimtek ini nantinya para peserta akan menerima materi dari pejabat Kementerian Perumahan Rakyat. (*/otnie)

SHS : Kabupaten/Kota Wajib Laksanakan Pelayanan SIAK

MANADO, suara manadonews (30/06/2010)—Gubernur Sulawesi Utara Drs Sinyo Harry Sarundajang mengingatkan, kepada seluruh jajaran Pemerintah yang ada di Kabupaten/Kota se – Sulut mulai saat ini diwajibkan melaksanakan pelayanan Sistim Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) kepada masyarakat.

“Apabila masih terdapat Kab/Kota yang belum melaksanakan SIAK jangan harap bisa menerima dana stimulan dari APBN – Perubahan Tahun 2010. Dana tersebut direncanakan akan disalurkan mulai bulan Juli 2010 ini,” jelas Sarundajang kepada wartawan baru-baru di Kantor Gubernur.

Gubernur Menyebutkan, program SIAK ini tahun depan secara serentak sudah dilaksanakan di seluruh tanah air. Untuk itu Sarundajang mengimbau bagi Kabupaten/Kota di Sulut yang belum melakukan konfersi data untuk melaksanakan SIAK saat ini juga harus melaksanakannya, sebab tahun 2010 merupakan persiapan sedangan tahun 2011 nanti sudah merupakan pelaksanaan secara nasional.

Sementara Karo Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulut Drs Roy M Tumiwa MPd menambahkan di Provinsi Sulut hingga kini masih terdapat lima Kabupaten/Kota yang belum melaksanakannya hal ini kendalanya memang berbeda-beda. “Karena itu diharapkan, kesungguhan dari ssetiap pimpinan daerah dalam mengatasi kendala tersebut,” ujarnya.

Namun di akuinya, memasuki bulan Juli nanti seluruh Kabupaten/Kota di Sulut sudah siap melaksanakannya. Tumiwa menyebutkan, program ini sangat menguntungkan bagi daerah dalam mengkonversi data dari manual menjadi data elektronik.

“Dengan adanya data elektronik ini akan mempermuda apabila ada warga masyarakat yang akan melakukan pengurusan VISA atau Paspor. Serta setiap warga negara melalui program ini dapat terinventarisasi semuanya,” pungkas Tumiwa. (*/otnie)

Selasa, 29 Juni 2010

Penambahan Luas Reklamasi Diluar Perjanjian Akan Digugat Pemkot

MANADO, suara manadonews (29/06/2010)—Setelah melakukan pengukuran luas lahan 16 % di enam kawasan reklamasi pekan kemarin, Pemerintah Kota Manado rencananya Senin (28/6) siang tadi, akan mengumumkan besaran luas yang sudah diukur pihak BPN.

Hal ini diutarakan langsung Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota (Sekdakot) Manado Donald F Supit, pekan lalu. Menurut Supit dari enam kawasan yang sudah diukur BPN akan dirinci perlokasi untuk mendapatkan luas lahan16 % tiap pengembang. “Tiap lokasi pengembang akan diukur sesuai dengan perjanjian 16 % adalah milik pemkot, dan itu akan disesuaikan dengan seberapa besar reklamasi itu,” jelas Supit.

Dikatakan juga, Pemkot Manado akan terus menelusuri bilamana ada pengembang yang menimbun lebih dari luas yang sudah disepakati. Maka akan ada upaya hukum untuk mengugat pihak pengembang, serta bisa saja pemkot akan mengambil alih kelebihan lahan diluar perjanjian tersebut. “Sangat jelas dalam perjanjian pihak pengembang tidak boleh menambah luas reklamasi, apalagi melakukan penimbunan di lokasi yang bukan kawasannya, dan bilamana ini ditemui akan ada gugatan hukum” tegasnya.

Lanjutnya, dalam waktu yang tak lama lagi seluruh lahan 16 % akan segerah disertivikasikan, bilamana sudah mengetahui pasti data ukuran dari BPN. “Pemkot akan segera melakukan pematokan di lahan yang sudah diukur jelas BPN, dan tak akan lama lagi ditindak lanjuti dengan disertivikasi,” tandas Donald. (ronny pamungkas)

HJP Gelar Syukur HUT ke-32

MANADO, suara manadonews (29/06/2010)—Syukur atas ketambahan usia yang ke-32 Hanny Joost Pajouw (HJP) Calon Walikota Manado, mengungkapkan dengan satu peribadatan di Manado Convention Centre (MCC) Sabtu (26/6) lalu. Dalam acara tersebut ribuan Pendeta serta Guru Agama langsung mendoakan HJP.
  
32 tahun sudah Hanny Joost Pajouw bersyukur atas kasih setia Tuhan selalu menyertai, membuat pria kelahiran Langowan 24 Juni 1978 ini berharap, apa yang dia jalani sekarang merupakan rencana Tuhan. Sebagai seorang yang taat akan ajaran Kristen Protestan, suami dari Dayvi Yanti Mailoor dan ayah dari tiga orang anak ini, selalu bersyukur dalam segalah hal. Termasuk terpanggilnya Hanny maju dalam Pilwako Manado, menurutnya merupakan rencana Tuhan “Apa yang saya rasakan saat ini merupakan rencana Tuhan yang terindah , sebab sebagai manusia yang percaya, puji syukur selalu, boleh diberih kesempatan oleh Nya maju dalam Pilwako,” kata Pajouw.

Setidaknya apa yang sudah disampaikan HJP, oleh Gilbert Tirayo Guru Agama dari Mapanget sangatlah relevan dengan pribadi dari seorang HJP. Sebab menurutnya, figur pas untuk pimpin Kota Manado kedepan adalah orang yang takut akan Tuhan dan selalu bersyukur dalam segalah hal. “Dengan majunya HJP merupakan harapan pasti warga kota akan pemimpin kedepan yang takut akan Tuhan,” ujar Tirayo. (ronny pamungkas)

Ajang Futsal Pers’ma Cukur Tim Wenang 10-5

MANADO, suara manadonews (29/06/2010)—Pertandingan persahabatan antara Tim Wartawan Pos Pemkot yang tergabung dalam Pers Manado (Pers,Ma), kontra Tim Kecamatan Wenang di lapangan hijau Futsal Mega Mas, Jumat (25/6) pekan lalu, menjadi ajang pembuktian ketajaman trio penyerang Septi Higuain Soronsong, Romi Kaunang Fabiano, Jun Gerard Soronsong.

Ketiganya secara bergantian membombardir gawang Tim Kecamatan Wenang yang dikapteni Camat Jakson Ruwau. Pertandingan semakin seru dan menarik ketika kedua Tim saling jual belih serangan, bahkan Tim Wenang mampu meladeni permainan rancak anak-anak Pers’ma diawal babak pertama. Akhirnya dimenit kedua puluh Pers,ma mampu memecahkan kebuntuan dengan gol yang diciptakan dari kaki Septi memanfaatkan umpan matang Roka. Permainan ditutup dengan skor 10-5 untuk kemenangan Tim Pers’ma.

Adapun komposisi pemain yang diturunkan Tim Pers’ma yakni Kiper Ica Bufon Yusuf (Harian Posko), Libero Ronny Rooney Pamungkas (Suara Manadonews.com) Gelandang serang Romi Fabiano Kaunang (Harian Swara Kita), serta duo Soronsong, Septi Higuain Saronsong (TV 5 Dimensi), Jun Gerard Soronsong (Harian Radar Manado), dan Penyerang sayap Jaino Cristiano Ronaldo Maliki (ROM 2 FM), Enal Drogba (Montini FM), serta Gelandang bertahan Hezky Huntelaar Goni, yang memperlihatkan permainan yang memukau lewat aksisnya yang berunjung gol.

Sedangkan Tim Kecamatan Wenang menurunkan The Wining Tim, dengan komposisi Camat Wenang Jackson Ruaw sebagai Kapten, Lurah Wenang Selatan Tommy Possumah, Lurah Wenang Utara Michael Thoyib, Lurah Pinaesaan Refly Lontaan, serta staf kecamatan. Sangat menarik pertandingan persahabatan itu dihadiri langsung Calon Walikota Manado Harley Mangindaan. “Saya sangat mensuport kegiatan ini, apalagi sepakbola merupakan olahraga yang begitu merakyat,” ujar Ai yang akrab disapa. (ronny pamungkas)

Kapal NOAA Gelar Penelitian Spesies di Wilayah Laut Sulut

Program Kementrian Kelautan dan Perikanan         
BITUNG, suara manadonews (29/06/2010)—Kapal National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) milik pemerintah Amerika Serikat pada Rabu lalu, menambati pelabuhan samudera Bitung langsung di terima oleh Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundayang. Kunjungan ini berkaitan dengan penelitian semua spesies yang terkandung di laut, salinitas air laut, pengaruh pemanasan global terhadap perkembangan mahluk dasar laut di Indonesia, termasuk di dalamnya selat Lembeh, perairan pantai Sangihe dan Talaud.

Penelitian ini sebagaimana yang di sampaikan oleh Duta Besar Amerika untuk Indonesia HE Cameron Hume yang turut di benarkan oleh SHS, yaitu penelitian pada perairan pantai Sulawesi Utara ini akan berjalan selama satu bulan setengah, dan hasil dari penelitian tersebut, langsung di laporkan pada pemerintah Amerika dan juga dapat diperoleh masyarakat Indonesia termasuk warga Sulut.  (ayu dewi)

Komisi VI DPR RI Sambangi Perikani Aertembaga Bitung

BITUNG, suara manadonews (29/06/2010)—Sedikitnya 10 anggota DPR RI Komisi VI pada Rabu lalu, mengunjungi PT Perikani Bitung, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat atau masa reses, terkait pihak perbankan, Industri BUMD, Pertamina, PLN, dan koperasi usaha menengah kecil daerah. Hal tersebut di sampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI sekaligus Ketua Rombongan Agus Hermanto Eng MM, ketika di konfirmasi wartawan di aula Perikani Bitung.

Lanjut Hermanto, hasil kunjungan yang banyak diusulkan oleh setiap Kabupaten Kota yang telah di kunjungi adalah kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL). Namun saat di singgung mengenai subsidi pemerintah, terkait dengan penggunaan listrik yang tidak seimbang, atas subsidi yang di berikan pemerintah kepada msyarakat dan pihak perusahaan industri. Hermato menjelaskan, bahwa saat ini pemerintah sementara mencari sourhcing Listrik atau sumber listrik yang akan di gunakan, seperti panas bumi sehingga kebutuhan listrik yang semakin meningkat dapat terpenuhi. (ayu dewi)



KPUD Sulut Road Show di Bitung

BITUNG, suara manadonews (29/06/2010)—Untuk memantapkan pelaksanaan pemelihan gubernur dan wakil gubernur sulut khususnya di kota Bitung, Kamis pekan lalu, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Sulawesi Utara melaksanakan road show di kota Bitung yang di pimpin langsung oleh Ketua KPUD Sulut Livie Allow SE MSi.

Menurut Ketua KPUD Bitung Drs SA Sondakh bahwa, kegiatan yang dilaksanakan di BPU Kantor Walikota Bitung ini merupakan kegiatan sosialisasi, menyangkut aturan dan pelaksanaan penyelenggaraan Pemilihan Umum Gubernur Sulut tanggal 3 Agustus mendatang. “Oleh sebab itu, dengan dilaksanakan sosialisasi seperti ini diharapkan akan meminimalisir terjadinya berbagai kesalahan, dalam pelaksanaan atau penyelenggaraan Pemilihan nanti,” ujar Sondakh.

Sementara itu Walikota Bitung Hanny Sondakh yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Bitung Max J Lomban SE MSi dalam sambutannya menyampaikan, terima kasih kepada KPUD Sulut yang telah memberikan berbagai hal teknis menyangkut pelaksanaan pemilihan kepada peserta yang hadir. “Semoga dengan kegiatan  ini mampu memberikan pengetahuan yang berarti dalam pelaksanaan Pemilukada nanti, sehingga akan berjalan aman dan lancar, demokratis serta berkualitas,” pungkas Lomban.  (ayu dewi) 

Panitia KKP Gelar Bhakti Sosial

Jelang HUT ke-14, Dipusatkan di Kota Bitung
BITUNG, suara manadonews (29/06/2010)—Panitia pelaksana Hari Ulang Tahun (HUT) Kerukunan Keluarga Pendeta ( KKP ) Sinode GMIM yang ke -14, tahun 2010 yang rencananya akan dilaksanakan di kota Bitung pada tanggal 9 Juli 2010 mendatang. Kegiatan ini akan dihadiri oleh seluruh pendeta di wilayah pelayanan GMIM yakni Manado, Minahasa, Minahasa Utara, Minahasa Selatan, Minahasa Tenggara, Kota Tomohon dan tuan rumah yakni Kota Bitung sendiri, bakal dihadiri 5 ribu peserta.

Menurut Ketua Umum Panitia Dra Ny Khouni Lomban Rawung MSi didampingi oleh Ketua Harian Audi Pangemanan AP MSi, mengatakan bahwa, puncak kegiatan akan dilaksanakan di lapangan kantor walikota Bitung dan akan dipimpin langsung oleh Ketua BPMS Sinode GMIM Pdt Pieth Marthen Tampi STh MSi.

Lanjut Rawung, dalam menyambut HUT KKP Ke-14 ini, panitia pelaksana sebelum pada hari puncaknya, akan melaksanakan berbagai kegiatan sosial diantaranya Donor darah, penanaman pohon, ajangsana ke panti asuhan dan panti jompo serta pemberian diakonia kepada para Lansia dan keluarga miskin. “Kegiatannya akan segera dilaksanakan pada waktu dekat ini. Dimana tujuannya adalah wujud kepedulian kepada sesama kita yang membutuhkan perhatian,” ucap Rawung. (ayu dewi)