Selasa, 15 Juni 2010

Mamuaja Sambangi TPA Sumompo, Gaji Petugas Kebersihan Dinaikkan

Penjabat Walikota Manado Drs Robby Mamuaja saat meninjau lokasi TPA Sumompo
Segera Dibangun Poliklinik dan Jamsostek Gratis
suara manadonews (15/06/2010)Penjabat Walikota Manado Drs Robby Mamuaja, Selasa (15/6) pagi tadi, mengunjungi tempat pembuangan akhir sampah, yang berlokasi di kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting, guna untuk melakukan dialog dengan petugas buruh sampah kebersihan yang tinggal di sekitaran lokasi tempat pembuangan akhir sampah.

Petugas kebersihan sampah dan pemulung sampah merasa sangat senang dengan kehadiran walikota Manado, yang tanpa sepengetahuan mereka telah berada di lokasi TPA, kesempatan yang indah itu di pergunakan sebaik-baiknya oleh para ujung tombak kebersihan kota Manado untuk menyampaikan keluhan dan keinginan mereka.

Melihat dan mendengar keluhan dari pada petugas kebersihan dan para pemulung yang ada di lokasi, Mamuaja langsung menjawab keluhan para petugas kebersihan, seperti kenaikkan gaji, mendapatkan pengobatan gratis. bahkan perhatian yang lebih serius dari pemerintah Kota Manado dengan pemberian Jamsostek.

Dari semua yang di harapkan oleh petugas kebersihan dan pemulung yang ada di lokasi TPA, akhirnya disetujui Penjabat Walikota Manado. “Pokoknya di lokasi TPA akan segera di bangun poliklinik, guna melayani para petugas dan pemulung sampah secara gratis, gaji dinaikkan, Jamsostek segera mungkin akan di sesuaikan dalam anggaran perubahan,” pungkas Mantan Sekprov Sulut ini.

Dengan wajah yang penuh senyum kepuasan, mereka menyampaikan banyak terima kasih kepada Penjabat Walikota Manado yang sangat memperhatikan nasib para buruh dan pemulung sampah. (denny mintianto)

Pemkot Manado Bersama Umat Budha Rayakan Waisak 2554

suara manadonews (15/06/2010)—Panitia Pelaksana Perayaan Dharmasanti Hari Suci Waisak 2554 Tahun 2010 bersama Pemerintah Kota Manado menyelenggarakan kegiatan perayaan di Ruang Serba guna kantor Walikota Manado, Selasa (15/6) Pukul 20.00 wita.

Ketua Panitia Pelaksana Thelma Andris SH MH mengatakan acara ini sebagai sebagai ungkapan nyata kerukunan hidup umat beragama di Kota Manado.

Acara dihadiri oleh Umat Budha yang berada di Kota Manado, para Bikhu dan Bikhuni, Walikota Manado bersama jajarannya, FKUB, Kementrian Agama Kota manado. majelis Rohaniawan Tridharma Kota Manado dan tamu Spesial yang membawakan Pesan Waisak Bikhuni Santini dari Jakarta.

Dalam pesan Waisak, Bikhuni Santini menyampaikan tentang bagaimana manusia hidup di dunia ini dan memiliki kemuliaan di dalam dirinya, namun terkadang sifat manusianya menutupi kemuliaannya sendiri.

Kekurangan manusia dapat diperbaiki oleh manusia asalkan dia bertekad meninggalkan segala kekurangan dan mengembangkan potensi positif yang ada pada dirinya. Untuk hidup yang lebih baik harus introspeksi diri agar bersih dari segala kekurangan. Acara dimeriahkan dengan tarian selamat datang dari anak-anak Vihara serta dilakonkan Drama & Sendratari mengenai Riwayat Hidup Budha Gautama.

Walikota Manado dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada segenap Umat Budha di manado, dengan harapan momentum ini dapat membawa kedamaian dan pencerahan bathin bagi umat manusia khususnya umat Budha dalam mempraktekkan dharma di tengah-tengah kehidupan keluarga dan masyarakat, serta semoga tuhan yang maha esa senantiasa memberikan cahaya kebajikan , kecerahan hati dan kejernihan berpikir kepada seluruh umat menuju kesempurnaan hidup, dengan berkaca dari ajaran Budha serta perjuangan sang Budha dalam mencapai kesempurnaan hidup serta nilai-nilai luhur ajaran sang Budha.

Acara diakhiri dengan ucapan terima kasih yang disampiakan oleh Ketua Walubi Sinyo Siwi, dan ditutup dengan pelepasan Lampion oleh Walikota manado bersama jajaran dan seluruh Umat Budha serta undangan yang hadir sebagai DOA dan tekad bersama. (ingrid maya/denny)

Walikota Manado Kunjungi TPA Sumompo, Gaji Petugas Kebersihan di Naikkan

Suara Manadonews, 15/06/2010:Penjabat Walikota Manado Drs Robby Mamuaya pagi tadi mengunjungi tempat pembuangan akhir sampah,   yang berlokasi di kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting guna untuk melakukan dialog dengan petugas buruh sampah kebersihan yang tinggal di sekitaran lokasi tempat pembuangan akhir sampah.
Petugas kebersihan sampah dan pemulung sampah merasa sangat senang dengan kehadiran walikota Manado,  yang tanpa sepengetahuan mereka  telah berada di lokasi TPA, kesempatan yang indah itu di pergunakan sebaik-baiknya oleh para ujung tombak kebersihan kota Manado untuk menyampaikan keluhan dan keinginan mereka.
Melihat dan mendengar keluhan dari pada  petugas kebersihan dan para pemulung yang ada di lokasi, Robby Mamuaya langsung menjawab keluhan para petugas kebersihan seperti kenaikkan gaji, mendapatkan pengobatan gratis, mendapat perhatian yang lebih serius dari pemerintah Kota Manado seperti pemberian Jamsostek.
Dari semua yang di harapkan oleh petugas kebersihan dan pemulung yang ada di lokasi TPA akhirnya disetujui Penjabat Walikota Manado, di dekat TPA akan segera di bangun poliklinik guna melayani para petugas dan pemulung sampah secara gratis, gaji di naikkan, jamsostek segera mungkin akan di sesuaikan dalam anggaran perubahan, dengan wajah yang penuh senyum kepuasan, mereka menyampaikan banyak terima kasih kepada Penjabat Walikota Manado yang sangat memperhatikan nasib para buruh dan pemulung sampah.
Laporan: Denny Mintianto

Pua-Sualang Resmi Daftar di KPUD Manado



Pua dan Sualang saat mendaftar di KPUD Manado (foto: denny)
Hanny-Ichad : Akan Bersihkan Manado Dari Koruptor
suara manadonews (15/06/2010)Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado Ir Marhany V Pua-dr Richard Sualang yang di usung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Selasa (15/6), secara resmi mendaftar di Komisi Pemilihan Umum Manado.

Dengan mencanangkan Visi membangun Manado menjadi Kota yang Maju, Unggul dalam Peradaban, Investasi dan Perdagangan, Menuju Kota Pariwisata Dunia dengan masyarakatnya yang cerdas, sejahtera dan takut akan Tuhan, membuat pasangan ini yakin akan memenangkan pemilihan Walikota Kota Manado periode 2010-2015 dengan meminta doa restu dan dukungan dari masyarakat Kota Manado.

Hanny Pua-Richard Sualang dalam orasi politiknya, di depan kantor KPU Manado menegaskan, bahwa pasangannya akan membersihkan Kota Manado dari para koruptor-koruptor yang merampok uang rakyat demi kepentingan pribadi. Pasangan ini juga memberikan janji, akan menghadirkan investor-investor besar untuk membangun Kota Manado demi kemakmuran masyarakat Kota Manado ke depan. (denny mintianto)

Mamuaja Sambangi TPA Sumompo, Gaji Petugas Kebersihan Dinaikkan

Segera Dibangun Poliklinik dan Jamsostek Gratis
suara manadonews (15/06/2010)Penjabat Walikota Manado Drs Robby Mamuaja, Selasa (15/6) pagi tadi, mengunjungi tempat pembuangan akhir sampah, yang berlokasi di kelurahan Sumompo Kecamatan Tuminting, guna untuk melakukan dialog dengan petugas buruh sampah kebersihan yang tinggal di sekitaran lokasi tempat pembuangan akhir sampah.

Petugas kebersihan sampah dan pemulung sampah merasa sangat senang dengan kehadiran walikota Manado, yang tanpa sepengetahuan mereka telah berada di lokasi TPA, kesempatan yang indah itu di pergunakan sebaik-baiknya oleh para ujung tombak kebersihan kota Manado untuk menyampaikan keluhan dan keinginan mereka.

Melihat dan mendengar keluhan dari pada petugas kebersihan dan para pemulung yang ada di lokasi, Mamuaja langsung menjawab keluhan para petugas kebersihan, seperti kenaikkan gaji, mendapatkan pengobatan gratis. bahkan perhatian yang lebih serius dari pemerintah Kota Manado dengan pemberian Jamsostek.

Dari semua yang di harapkan oleh petugas kebersihan dan pemulung yang ada di lokasi TPA, akhirnya disetujui Penjabat Walikota Manado. “Pokoknya di lokasi TPA akan segera di bangun poliklinik, guna melayani para petugas dan pemulung sampah secara gratis, gaji dinaikkan, Jamsostek segera mungkin akan di sesuaikan dalam anggaran perubahan,” pungkas Mantan Sekprov Sulut ini.

Dengan wajah yang penuh senyum kepuasan, mereka menyampaikan banyak terima kasih kepada Penjabat Walikota Manado yang sangat memperhatikan nasib para buruh dan pemulung sampah. (denny mintianto)

Mewengkang: Lanjutkan Kebijakan Program Positif dan Visioner

Dari Sertijab Kepala BKD dan Karo Pembangunan Setda Provinsi Sulut    
suara manadonews (15/06/2010)Serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan Karo Pembangunan Setda Provinsi Sulut berlangsung, Selasa (15/6), yang dilaksanakan diruang Huyula. Sertijab tersebut disaksikan Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Setda Provinsi Sulut, Drs Ferdinand Mewengkang MM mewakili Gubernur Sinyo H Sarundajang (SHS).

Mewengkang mengatakan, pelaksanaan serah terima jabatan ini merupakan manifestasi dari sebuah penataan birokrasi, dan tindak lanjut dari pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pejabat struktural Eselon II pada tanggal 11 Juni 2010, berdasarkan SK Gubernur Sulut No. 821.2/BKD/SK/82/2010 tanggal 10 Juni 2010. “Ini merupakan hal yang wajar dalam rangka kesinambungan roda pemerintahan, terutama untuk meningkatkan kinerja organisasi secara internal dan kinerja pemerintah secara utuh,” ujar Mewengkang.

Untuk itu, lanjutnya, pejabat yang baru diharapkan mampu melanjutkan berbagai kebijakan dan program positif serta visioner yang telah dilaksanakan oleh pejabat lama. “Disamping itu diingatkan agar dalam melaksankan tugas dan tanggug-jawabnya pejabat baru senantiasa berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam pelaksanaan tugas dan fungsi, sehingga terhindar dari bias dan konsekuensi hukum,” pungkasnya.

Mewengkang menyampaikan, ucapan selamat bertugas dan berkarya kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Sulut yang baru, Drs Mecky M Onibala, dan kepada Kepala Biro Pembangunan Setda Provinsi Sulut yang baru, Dra Femmy Suluh MSi serta JR Korengkeng SH MSi sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) Sekda Provinsi Sulawesi Utara. (*/otnie)




Vasung Perjuangkan Jamkesmas, Hasil Raker Komisi IX, Menkes Bantu Putri

Vasung saat mendoakan Putri Gracia Sambiran di RS Dr Kariadi Semarang

suara manadonews (15/06/2010)MENTERI Kesehatan RI, Endang Rahayu Sedyaningsih, berjanji akan memberikan perhatian serta bantuan kepada Putri Gracia Sambiran (7) warga Desa Tatelu Jaga Dua Kecamatan Dimembe Minahasa Utara, yang menderita Sirosis Hepatis, dan kini sementara menjalani perawatan intensif di RS Dr Kariadi Semarang.

Hal tersebut ditegaskan Menkes ketika melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Anggota DPR RI Komisi IX, Senin (14/6). Dalam rapat bersama kementrian kesehatan tersebut, Srikandi Sulawesi Utara Vanda Sarundajang (Vasung) menyentil soal kondisi Putri Sambiran, bocah asal Kawanua yang kini masih terbaring lemah di RS Kariadi akibat menderita Sirosis Hepatis. “Saya meminta perhatian Menteri soal anak Putri supaya mendapat perhatian. Dan ibu Menteri menyampaikan bahwa beliau akan memberikan perhatian dan bantuan yang diperlukan,” ungkap Anggota DPR RI perwakilan Sulawesi Utara.

Selain itu, Putri Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang ini juga tetap konsisten untuk mengawal serta terus menfasilitasi dengan kementrian kesehatan mengenai kondisi Putri. Sebab, sejak kondisi Putri yang memiriskan terangkat lewat media cetak dan elektronik, Vanda Sarundajang bersama Pemerintah Sulut, terlibat langsung dalam proses pemulihan kesehatan Putri. “ Saya akan terus mengawal dan terus memfasilitasi dengan pihak-pihak terkait , supaya anak Putri mendapatkan pelayanan yang maksimal,” ujar wanita berparas cantik ini.

Bukan hanya itu saja, kepada Menkes, Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga menyentil tentang program Jamkesmas yang dianggap proses pelayanan terhadap masyarakat miskin belum maksimal. “Saya meminta ketegasan Menteri soal program Jamkesmas yang banyak sekali keluhan-keluhan tentang penanganannya termasuk di Sulawesi Utara, seperti penolakan pasien yang sudah mempunyai kartu Jamkesmas/Jamkesda dan pasien yang mengeluarkan biaya obat dan lain-lain,” tegas Vasung.
Vasung menambahkan, pihak kementrian Kesehatan, dalam hal ini Menkes Endang Rahayu Sedyaningsih merespon positif keluhan masyarakat tersebut. “Pokoknya soal Jamkesmas dan Jamkesda , Pemerintah akan meningkatkan koordinasi dan pengawasan, supaya pelayanan bisa lebih baik lagi,” tandasnya. (*/otnie)

Sarundajang di Undang PM Abdul Razak


Gubernur SH Sarundajang bersama PM Malaysia Najib Razak, melakukan lobi untuk bantu membangun tol Manado-Bitung

Lobi Malaysia Bangun Tol Manado-Bitung

KUALA LUMPUR, suara manadonews (15/06/2010)Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS) mendapat undangan khusus Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Mohammad Najib bin Tun Abdul Razak. Karena itu, Senin (14/6) kemarin,  gubernur memenuhi undangan PM Malaysia. SHS diminta memaparkan rencana pembangunan proyek-proyek yang bakal dibiayai Pemerintah Malaysia di Bumi Nyiur Melambai ini.

Rencana pembangunan sejumlah proyek ini merupakan tindak lanjut pembicaraan antara Pemerintahan Malaysia dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara pada forum World Ocean Conference (WOC) dan CTI Summit di Manado pada Mei 2009 lalu.

Pertemuan terbatas antara PM Malaysia dan Gubernur Sulut ini akan berlangsung di Kantor Perdana Menteri Malaysia, Bangunan Perkantoran Malaysia di Putra Jaya. Pertemuan monumental ini menjadi pembuktian kepiawaian SHS dalam membangun hubungan baik dengan Negara-negara di kawasan ASEAN. “Banyak potensi investasi di Sulut yang menarik perhatian Malaysia. Oleh karena itu, pertemuan ini menjadi sangat penting bagi masa depan Sulut,” tukas SHS sebelum bertolak menuju Malaysia, Minggu (13/6).

Menurut Sarundajang, hubungan yang baik antara dirinya dan PM Malaysia tercipta sejak penyelenggaraan WOC dan CTI Summit, dimana menjadi titik penting dalam menjalin kerjasama ekonomi dan investasi ke depan. ”Saya diundang yang mulia PM Malaysia untuk membicarakan masalah ekonomi dan investasi di Sulut. Tentu ini adalah kehormatan bagi rakyat Sulawesi Utara, oleh karena itu saya mohon doa restu agar pertemuan ini memberikan hasil yang terbaik,” tandas Sarundajang.

Sebelum pertemuan dengan PM Malaysia, delegasi Sulut dijadwalkan diterima terlebih dulu dan melakukan pembicaraan awal dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Drs Da’I Bachtiar di Kedutaan Besar RI, Kuala Lumpur.

Menurut Karo Humas dan Tata Pemerintahan Pemprov Sulut, Drs Roy Tumiwa MPd, pertemuan dengan PM Malaysia ini akan membicarakan kelanjutan rencana pembangunan jalan tol Manado-Bitung hasil loby Gubernur Sarundajang dengan Pemerintah Malaysia. Selain finalisasi pembangunan jalan tol Manado-Bitung, pertemuan ini juga akan membicarakan kerjasama pertukaran pemuda Malaysia-Indonesia (Sulut), pembanguan pembangkit listrik, peluang bisnis di bidang kepariwisataan, dan investasi-investasi lainnya di Sulawesi Utara.

Ditambahkan Tumiwa, kunjungan ke Malaysia sejak Senin (14/6) ,  disambut dengan penuh rasa persaudaraan dan kekeluargaan. “Kunjungan kehormatan SH Sarundajang di Malaysia dilandasi suasana hubungan persaudaraan dan kekeluargaan. Ini patut diapresiasi masyarakat Sulawesi Utara bahwa di Malaysia baik pemerintah maupun masyarakatnya sangat berapresiasi terhadap Kota Nyiur Melambai,” kata Tumiwa.

Dikatakan Tumiwa, malam ini Gubernur SH Sarundajang direncanakan juga akan menghadiri jamuan makan malam di kediaman PM Najib di Putra Jaya. Menurut Tumiwa, jamuan makan malam akan diselenggarakan secara informal ini diusahakan sesedikit mungkin protokoler.

Selanjutnya, Selasa (15/6), delegasi Sulut akan melakukan pertemuan dengan Menteri Kerjaraya (Menteri Pekerjaan Umum). Ikut dalam pertemuan tersebut, selain Gubernur SH Sarundajang,  Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir Alex Wowor MSi, Ketua Kawasan Pembangunan Ekonomi Terpadu (KAPET) DR Noldy Tuerah, Karo Pemerintahan dan Humas Setdaprov Drs Roy Tumiwa MPd, serta Ketua KNPI Fabian Sarundajang. (mcs/otnie)

Louis – Rizali Pertama Mendaftar Balon Walikota Manado, Jacko – Helmy Janji Perubahan


suara manadonews (15/06/2010)Menginjak hari kedua pendaftaran Bakal Calon (Balon) Walikota dan Wakil Walikota Manado di Sekreariat Komisi Pemilihan Umum Manado, Senin (14/6). Dibuka dengan dua pasangan resmi mendaftar sesuai jadwal yang ditetapkan KPU. Pendaftar pertama Louis Nangoy- Rizali M Noor dari jalur Independent yang diterima langsung Ketua KPU Sulut Livie Allow dan Personil KPU, Rivai Polii serta Karyanto Martham, pada pukul 11:30 Wita.

Menyusul pendaftar kedua, Jackson Kumaat-Helmy Bachdar yang mendaftar sekitar Pukul 15:30 Wita. Pasangan yang diusung dari gabungan beberapa partai (Pargab) yakni, Hanura, PKS, PDK, Partai Buruh serta Partai Non Parlemen ini, dikawal langsung sejumlah toko adat dari masyarakat etnis Bantik, Sangihe, Gorontalo, Bolmong, dan Minahasa lengkap dengan pakaian adatnya.

Dalam kesempatan orasi yang diberikan pihak KPU setelah Kedua Pasangan Bakal Calon Walikota Dan Wakil Walikota Manado ini resmi mendaftar. Dalam penyampaiannya Pasangan Louis-Rizali langsung memberikan ucapan terima kasih kepada pihak KPU, serta memberikan apresiasi kepada pendukungnya yang sudah memberikan kepercayaan kepada mereka untuk maju dalam Pilwako.

Hal yang sama juga diseruhkan Pasangan Jacko-Helmy, dalam orasinya memberikan harapan bagi masyarakat Kota Manado adanya satu perubahan besar yang akan memajukan Ekonomi serta pengentasan kemiskinan, penyediaan lapangan kerja. “Bila saya dipercayakan menjadi Walikota Manado tidak ada lagi namanya korupsi, jadi semuanya di perbaharui dengan program pembangunan yang terencana serta tepat sasaran,” ujar Jacko disambut pendukungnya. (ronny pamungkas)

Senin, 14 Juni 2010

Mamuaja : Lahan Reklamasi 16 Persen Milik Pemkot Harus Jelas


suara manadonews (14/06/2010)-Pemerintah Kota Manado langsung menseriusi temuan BPK belum lama ini, terkait kejelasan atas 16% lahan Reklamasi yang sampai sekarang belum diserahkan pihak pengembang. Untuk itu Penjabat Walikota Manado Robby Mamuaja, bersama Tim sertivikasi yang diketuai Asisten I Andre Hosang serta Sekretaris dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Manado, Senin (14/6) melakukan Pengukuran kembali di dua titik lokasi.

Lahan Reklamasi PT Multi Cipta - Bahu Mall merupakan lokasi pertama yang didatangi kemudian dilanjutkan ke Lahan Marina Plaza - Tuguh Lilin .Dalam kesempatan itu Penjabat Walikota menyampaikan, apa yang sedang dilakukan Pemkot Manado guna mengukur kembali dan menginventarisir kejelasan 16 persen atas lahan reklamasi. “Disini kami sudah melakukan pengukuran kembali bersama BPN, dan dalam waktu tak lama lagi akan ada sertifikat atas lahan tersebut,” ujar Mamuaja.

Menurutnya perjanjian dengan para pengembang harus diperjelas kembali, mengingat sampai kapan Lahan 16  persen diserahkan kalau masi terus ada pembangunan. “Pokoknya sampai jumat minggu ini semua lahan reklamasi sudah beres diukur. Jadi kita tidak lagi menunggu sampai mereka selesai menimbun, bila perlu langsung dipatok lahan yang sudah menjadi kesepakatan dengan pemkot,” tandasnya. (ronny ramungkas)

KPU Sulut Siapkan Lima Nama Pengganti Angkouw Cs


suara manadonews (14/06/2010)-SetelahDolvie Ankouw Cs di Non jobkan lewat keputusan Badan Kehormatan (BK) pekan kemarin. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Propinsi Sulut langsung mepersiapkan lima nama baru sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota KPUD Manado.

Penetapan calon anggota KPUD yang baru diambil dari nomor urutan 6 sampai 10 yakni, Derby Taroreh, Conny Palar, Vence Tatimu, Eugenius Paransi, dan Marten Tombeng. Dari nama diatas ketentuannya semua harus melalui fit and Propertest, serta pemeriksaan berkas dan masukan masyarakat. Ungkap Karyanto Martham Personil KPU Propinsi, Senin (14/06) sesudah Pendaftaran Louis Nangoy – Rizali M Noor dan pasangan Jackson Kumaat- Helmy Bachdar di KPUD Manado.

“Dalam waktu dekat kelima nama ini akan ditetapkan menjadi anggota KPUD Manado yang baru, melanjutkan sisa masa tugas dari mantan anggota KPU yang lama,” ujar Martham. Menurutnya pergantian Personil ini sudah melalui mekanisme PAW, yang sebelumnya harus lolos pemeriksaan berkas. Serta bersangkutan tidak pernah bermasalah hukum dan tidak aktif dalam kegiatan politik. “Ini melanjutkan tongkat tugas secara estafet dari KPU Propinsi ke personil yang baru, dan bilamana telah ditetapkan, maka KPU Propinsi sendiri akan melakukan Pendampingan serta supervisi,” tandas Karyanto. (ronny Pamungkas)

Wabup Ende Sambangi Transmigran Nazareth

Wabup Ende Flores, Nusa Tenggra Timur (NTT) Drs Ahmad Mochdar  saat  mengunjungi pemukiman di Nazareth

RATAHAN, suara manadonews (14/06/2010)Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Ende Flores, Nusa Tenggra Timur (NTT) Drs Ahmad Mochdar Senin (14/6) kemarin, berkunjung di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) dalam rangka meninjau lokasi transmigrasi Nazareth desa Wioi Timur, yang rencananya bakal ditempati transmigran asal kabupaten Ende pada November 2010 mendatang.

Kunjungan Wabub Ende didampingi Kadis Nakertrans Petrus Poto SH dan Diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Mitra Drs Freddy F Lendo. Pada kesempatan itu rombongan meninjau langsung kesiapan lokasi transmigrasi, yang menurut rencana pada tahun anggaran 2010 ini berjumlah kira kira 20 Kepala Keluarga (KK), transmigran asal kabupaten Ende.

Pada kesempatan itu Wabup Ende itu berdialog langsung dengan transmigran yang lebih dulu menempati lokasi yang selain berasal dari jawa dan berasal dari NTT khususnya kabupaten  Belu.

“Biarlah saudara-saudara tidak usah lagi memikirkan kampung halaman, kita sudah dengan suasana baru, oleh karena itu wujud terima kasih kita kepada Pemerintah Pusat lebih khusus Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara,” ujarnya seraya menambahkan, sebab hanya dengan kita menjaga suasana keakraban, persaudaraan, kenyamanan, keamanan hidup di sini dan menjaga nama baik daerah asal kita.

Lebih lanjut dikatakan Mochdar, setelah melihat lokasi dan kerjasama yang baik dari Pemkab Mitra, maka ketika saya kembali akan berkordinasi dengan Gubernur NTT. sebab transmigran yang ada di perkampungan Nazareth ini sangat diperhatikan keberadaanya oleh Pemkab Mitra.

“Saya rasa kekurangan-kekurangan yang ditemui akan ditata secara berlahan dengan berkordinasi yang baik antara pemerintah pusat dalam hal ini Departemen terkait, pemerintah provinsi dan kabupaten. Khusus bagi Pemerintah Kabupaten Mitra dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati,” tandasnya. “Saya mewakili seluruh elemen masyarakat NTT dari lubuk hati yang paling dalam mengucapkan terima kasih atas segala perhatian yang telah diberikan bagi warga transmigran Nasareth,” pungkas Wabup Ende. Turut dalam rombongan Kadis Nakertrans Mitra Harry Rofian Wungou SH, Kaban Penaggulangan Bencana Daerah Herman Kosakoy SE dan Kabag Humas David Lalandos AP. (otnie tamod)



Minggu, 13 Juni 2010

Menpera: Pemerintah Upayakan Tingkat Bunga Perumahan Sederhana Dibawah 9 Persen

suara manadonews  (13/06/2010)Menteri Negara Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa melakukan kunjungan ke Provinsi Sulawesi Utara. Dalam kunjungannya kali ini, Menpera meresmikan 2000 Rumah Sederhana (RS) dan Rumah Sehat Sederhana RsH yang dibangun oleh Developer bekerjasama dengan Badan Pengurus KORPRI Sulawesi Utara. Rumah-rumah ini keseluruhannya telah laku terjual kepada para PNS di lingkungan Pemprov Sulut yang mendapatkannya dengan memanfaatkan dana Tabungan Perumahan yang selama ini disisihkan dan melalui Bapertarum.

Dalam sambutannya Menteri mengatakan, bahwa oleh PBB, rumah sudah ditetapkan menjadi salah satu hak azasi manusia. Oleh karena itu pemerintah di semua negara berupaya memfasilitasi agar seluruh rakyatnya, memiliki rumah tinggal yang layak huni. Menteri juga menyatakan bahwa pemerintah sedang dan terus mengkaji kebijakan pembangunan perumahan terutama bagi kelas menengah ke bawah di Indonesia.

Lanjut Monoarfa, hal ini dimaksudkan untuk mengupayakan mekanisme yang lebih mudah dana harga, yang lebih terjangkau sehingga diharapkan memiliki rumah bukan lagi menjadi hal yang terlalu memberatkan bagi rakyat terutama golongan yang berpenghasilan menengah ke bawah. Untuk itu, menurut Menteri Pemerintah akan mengembangkan Pola Fasilitas Likuiditas sebagai salah satu bentuk intervensi untuk menyediakan rumah yyang terjangkau tetapi juga dapat tetap menguntungkan pihak pengembang. Di tahun-tahun mendatang Pemerintah akan berupaya menekan tingkat bunga pembelian rumah menjadi di bawah 9 persen. Dengan demikian pemerintah tidak lagi akan mensubsidi sebab tingkat bunga 9 persen adalah tingkat bungan yang sesuai dengan ketentuan.

Gubernur Sulawesi Utara dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi Setdaprov Sulut Drs F Mewengkang MM mengatakan bahwa program pembangunan perumahan yang sehat merupakan bagian kebijakan pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam rangka peningkatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan kualitas manusia. Melalui rumah dan lingkungan yang sehat, dapat dikembangkan sumber daya manusia yang sehat yang diharapkan akan membangun Sulawesi Utara yang semakin maju, berbudaya dan berdaya saing. (*/otnie Tamod)



Komisi VIII DPR Bahas Soal Penanganan Kemiskinan Dengan Pemprov Sulut

suara manadonews  (13/06/2010)Provinsi Sulut dibawah kepemimpinan Gubernur Sulut Drs Sinyo Harry Sarundajang terbilang mengalami berbagai kemajuan dalam hal penanganan masyarakat miskin di daerah ini. Buktinya walaupun Perda menyangkut penanganan masalah kemiskinan ini belum ada tetapi, Pemerintah Provinsi Sulut telah mengantisipasinya dengan Surat Keputuan Gubernur untuk membentuk tim penanggulangan kemiskinan ini. SK Gubernur tersebut sudah sejak tahun 2009 lalu.

Tim ini menurut Gubernur Sarundajang setiap bulan melakukan pertemuan sekaligus koordinasi guna memantapkan program kerja yang ada. Selain itu guna menunjang program jamkesmas dan BOS sebagaimana program yang telah dibulirkan pemerintah pusat, maka Pemprov Sulut juga melalui dana APBD membentuk jamkesda dan bosda. Program ini tujuannya sebagai pendamping dari kedua program tersebuyt itu, jelas Sarundajang.

Kesempatan itu Sarundajang juga menyambut baik kunjungan Tim Panja RUU Kemiskinan Komisi VIII yang mau mencari berbagai bahan masukan untuk menyempurnakan RUU tersebut menjadi UU.

Tim Panja RUU Fakir Miskin Komisi VIII yang terdiri enam orang ini yang dipimpim ketua tim H Gondo Radityo Gambiro, menyebutkan, Selama dua hari didaerah ini mereka akan mencari berbagai bahan masukan sekaligus menghimpun berbagai masukan yang diperolehnya baik dari pemerintah provinsi Maupun kabupaten/kota, ujar Gambiro.

Diketahui bahwa angka kemiskinan yang ada di Sulut dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan dari 11, 42 persen di tahun 2007 menjadi 9,21 di tahun 2009 lalu dan pada tahun 2010 ini Sarundajang berkeyakinan angka kemiskinan di Sulut akan terus menurun, jelasnya.

“Sedangkan Jamkesda pada tahun 2009 berkisar Rp 1,5 Miliar ditahun 2010 ini mencapai 3,5 Miliar begitu pula dengan Bosda untuk tashun 2010 ini berjumlah Rp. 9,3 Miliar,” pungkas Sarundajang. (otnie Tamod)

Sarundajang Kembali Lantik Tiga Pejabat Eselon II

suara manadonews  (13/06/2010)Gubernur Sulut Drs SH Sarundajang melantik tiga pejabat struktural Eselon II dilingkungan Pemprov Sulut. Ke tiga pejabat tersebut masing–masing Drs Jeffry Korengkeng sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs Mecky Onibala MM selaku Kepala BKD dan Dra Femmy Suluh dipercayakan sebagai Karo Pembangunan Setda Provinsi Sulut.

Pelantikan ketiga pejabat itu didasari Keputusan Gubernur Sulut Nomor 821.2/BKD/SK/82/2010 Tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pejabat Struktural Eselon II di lingkungan Pemprov Sulut Tertanggal 11 Juni 2010.

Diketahui Korengkeng mengisi jabatan lowong yang ditinggalkan Drs HR Makagansa, MSi yang saat ini sebagai Kadis Diknas Provinsi Sulut. Sedangkan Onibala menggantikan jabatan yang ditinggalkan Jefrry Korengkeng. Begitu pula dengan Dra Femmy Suluh MSi yang mendapat promosi jabatan dari Sekretaris Dinas Budpar kini sebagai Karo Pembangunan menggantikan jabatan yang ditinggalkan Onibala.

Gubernur Sarundajang mengatakan, pelantikan pejabat eselon dua dilingkungan Pemprov Sulut merupakan suatu hal yang biasa karena semua itu bertujuan demi kepentingan organisasi itu sendiri.

Oleh karena itu pelantikan kali ini kiranya dapat dimaknai sebagai suatu pembenahan sekaligus pemantapan organisasi dalam rangka peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik.

Menjelang pelaksanaan Pemilukada Gubernur Sulut yang tinggal dua bulan lagi Sarundajang minta menjadi suatu kewajiban seorang birokrat untuk menyampai – nyampaikan kepada masyarakat bahwa pemilukada merupakan sarana demokrasi guna memilih pimpinan daerah yang akan memimpin daerah ini selama lima tahun kedepan. Karenanya Sarundajang berharap biarlah pemilukada di daerah ini akan berlangsung dalam suasana aman, damai dan lancar. (otnie tamod)