Kamis, 19 Agustus 2010

Pawai Pembangunan Meriah, Pembuatan Aren Jadi Daya Tarik

RATAHAN, suara manadonews (19/08/2010)—Rabu (18/8) kemarin, Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) menggelar pawai pembangunan yang diikuti seluruh kecamatan, dengan menampilkan potensi alam yang dimiliki. Peserta start di Tombatu, finish di Desa Ranoketang Atas Kecamatan Touluaan dan diterima oleh Bupati Mitra Telly Tjanggulung bersama jajaran Pemkab Mitra. Sebanyak 107 kendaraan hias mengikuti pawai pembangunan yang rutin digelar setahun sekali ini.

Potensi alam dari pertanian, perkebunan dan potensi kelautan dipamerkan dalam kendaraan yang dihias kreatif masyarakat Mitra. Pawai dibuka oleh kecamatan yang baru dimekarkan yaitu Silian Raya yang kaya akan sumber pertanian. Warga menghiasi mobil denga pepaya, pisang, kacang tanah, kelapa dan padi. Begitu juga kecamatan yang lain.

Bahkan dari kecamatan Touluaan Selatan (Tosel) memboyong roda sapi, dari desa Kalait memamerkan cara membuat gula aren. "Potensi seperti ini harus dikembangkan, Mitra punya banyak kekayaan alam yang patut dibanggakan dan ditingkatkan," ujar Bupati Mitra Telly Tjanggulung. Bupati pertama pilihan rakyat ini mengajak seluruh warga Mitra untuk tahu membudidayakan hasil alam. "Itu adalah berkat Tuhan yang patut disyukuri," tandasnya.

Selain potensi alam, ada pula mobil yang dihiasi dengan hasil kerajinan tangan warga. Diantaranya hiasan kaca dan meubel dari kecamatan Tombatu Timur, dan beberapa sekolah memamerkan ketrampilan para siswa. Sejumlah sekolah turut serta dalam pawai ini, bukan hanya mengikuti pawai mobil hias pun mengutus tim drumb band. Dua tim paskibraka dari kecamatan Touluaan dan Tombatu-pun ikut serta.
Gelar Berbagai Kegiatan Lomba

Acara ini masih dalam rangkaian kegiatan ulang tahun Proklamasi RI ke-65 yang digelar Pemkab Mitra. Kegiatan lain, lomba kebersihan antar desa berhasil dimenangkan desa Ranoketang Atas, utusan dari kecamatan Touluaan, lomba lain paduan suara antar SKPD, Dikpora meraih juara. "Rangkaian kegiatan akan kami tutup dengan ibadah syukur yang akan digelar Kamis (19/8) siang tadi, kami berterima kasih untuk kerja sama dari semua pihak hingga kegiatan yang kami jadwalkan boleh berjalan," tukas Ketua Panitia dr As'ad Paturusi yang juga asisten II Mitra. (*/otnie)

Berikut ini Hasil Lomba dalam Rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-65 di Mitra:
I. LOMBA KEBERSIHAN
JUARA :  1. Desa tatengesan satu kecamatan posumaen
              2. Desa Tolombukan Barat Kecamatan Pasan
              3. Desa Pangu satu Kecamatan Ratahan timur

II.       LOMBA PAWAI PEMBANGUNAN
JUARA :  1. Kecamatan Silian Raya
              2. Kecamatan Tombatu Utara
              3. Kecamatan Tombatu timur

III.  LOMBA GERAK JALAN
       JUARA :     (SKPD)      
            1. Badan Kepegawaian Daerah dan Diklat
2. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga
3. Dinas pertanian dan Peternakan

(SD)     1. SD Gemim Ratahan
2. SDN 2 Ratahan
3. SDN Wioi

 (SMP)   1. SMP 3 Ratahan
 2. SMP 4 Tombatu
 3. SMP 1 Ratahan

 (SMA 1. SMK Ratahan
 2. SMK 1 Belang
 3. SMA N Tombatu

IV.    LOMBA LAWAK
JUARA :  1. DIKPORA

 V.      LOMBA IDOL
JUARA :   1. Dinas Kesehatan
   2. Kecamatan Ratahan
   3. Dinas Kehutanan Perkebunan

VI.    LOMBA PADUAN SUARA
JUARA :   1. DIKPORA
   2. Dinas Kehutanan dan Perkebunan


T2 Pimpin Toast Kenegaraan di Walei Wulan Lumintang

Terus Pererat Persaudaraan di Mitra

RATAHAN, suara manadonews (19/08/2010)—Bupati Minahasa Tenggara Telly Tjanggulung pimpin Toast Kenegaraan di Walei Wulan Lumintang, yang  menjadi saksi eratnya persaudaraan di Minahasa Tenggara (Mitra). Di bawah pimpinan Bupati Mitra Telly Tjanggulung (T2) dan Wakil Bupati Drs Jeremia Damongilala MSi (JaDi), berhasil merangkul tiap lapisan masyarakat, dari tukang ojek, petani, LSM, pemuka agama, PNS, pejuang hingga pemuda dalam gelaran toast kenegaraan yang dilakukan Selasa (17/8) malam.

Acara yang diadakan setelah upacara penurunan bendera ini dikemas menarik dan penuh kekeluargaan. Meskipun sudah beraktivitas sejak pagi hari saat upacara pngibaran bendera, tapi tak terlihat wajah lelah. Sukacita merayakan HUT Proklamasi menutup keletihan yang digantikan dengan semangat. Masing-masing lapisan masyarakat mengirimkan wakil untuk toast bersama bupati dan wakil bupati bersama Kapolres Minsel AKBP FX Kumara, Kejari Amurang, Kepala Pengadilan Negeri Amurang, Dandim dan Ketua DPRD Tonny Lasut, Ketua TP PKK Mitra dr Herlina Damongilala-Siwu serta Sekda Mitra Drs Freddy Lendo.

Tak ada lagi sekat pemisah yang tampak, bahkan bupati serta wakil bupati terlihat menikmati suasana kekeluargaan tersebut. Usai toast, bupati dan wakil bupati serta muspida yang hadir didaulat memasang lilin berangka 65, ulang tahun Proklamasi Indonesia. "Toast ini bukan sekedar simbol seremoni belaka, patutnya kita memaknainya sebagai pernyataan satu hati, satu suara dalam kebersamaan NKRI," ujar T2 sapaan akrab Bupati.

T2 mengungkapkan, dari gelaran tersebut diharapkan dapatlah merekatkan sekat sosial, melunturkan kesewenangan, meredam rasa curiga, memulihkan kerukunan dan kembali merajut rasa kebersamaan. "Di Mitra, momentum ini hendaknya menjadi refleksi indah untuk merekat kembali, memperteguh dan mempertebal keyakinan untuk bersama membangun Mitra yang baru," harap T2. Hal yang sama diungkapkan Jeremia Damongilala. "Momentum kemerdekaan hendaknya memulihkan rasa cinta dan bangga sebagai bagian dari bangsa ini dan kiranya peristiwa ini membuat komitmen kita makin teguh membangun Mitra lebih baik," pungkasnya. (*/otnie)

HUT Proklamasi Dirayakan Warga Mitra dengan Pengucapan Syukur

RATAHAN, suara manadonews (19/08/2010)—HUT Proklamasi di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) berlangsung sederhana. Upacara bendera yang digelar di Lapangan Ompi Tosuraya, dimulai tepat pukul 09.45 wita jelang detik-detik Proklamasi. Upacara diawali dengan laporan komandan upacara Danramil Ratahan Kap Inf Tonny Wurangian kepada Bupati Mitra Telly Tjanggulung yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Menjelang detik Proklamasi, sirene dibunyikan dan Ketua DPRD Mitra Tonny H Lasut membacakan teks Proklamasi. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi pasukan pengibar bendera (Paskibra) memasuki lapangan. 30 orang siswa hasil seleksi dari seluruh SMA/SMK di Mitra ini, sukses menjalankan tugasnya sebagai pengibar sang merah putih. Usai acara, dilanjutkan dengan defile dari seluruh sekolah yang ada di Ratahan. Defile yang dilepas langsung T2, Tonny Lasut dan Kadis Dikpora Mitra Ir Moody Rondonuwu MT ini, menampilkan drum band tiap sekolah dan dirangkai lomba gerak jalan antar sekolah.

"Semangat kemerdekaan kiranya terus hidup dalam jiwa kita agar bisa kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari untuk menyukseskan pembangunan Indonesia," ujar T2. Hal yang sama diungkapkan Ketua DPRD Mitra Tonny Lasut. "Mari kita lanjutkan perjuangan pahlawan dengan memberikan yang terbaik untuk bangsa, khususnya Kabupaten Minahasa Tenggara," tandasnya.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, sukacita merayakan ulang tahun kemerdekaan-pun dirayakan sekaligus dengan hari pengucapan syukur di beberapa kecamatan di Mitra. Seperti Kecamatan Ratahan, Pasan, Tombatu, Tombatu Timur dan Tombatu Utara. "Jadi sukacita memperingati hari Proklamasi pun disambut warga Mitra dengan cara menggelar ucapan syukur," kata Plt Sekab Mitra Freddy Lendo.

Dari pantauan Suara Manadonews, Kecamatan Tombatu, selain semarak dengan perayaan hari kemerdekaan, juga sibuk menerima tamu dari luar. Bahkan kediaman Wakil Bupati Mitra Drs Jeremia Damongilala MSi, digelar pesta rakyat, dengan mendatangkan warga Tombatu-Touluaan dan sekitarnya untuk merayakan HUT kemerdekaan RI ke-65 tahun, sekaligus syukur pengucapan di Mitra. (*/otnie)

Sumual :PD Tidak Kalah dalam Pilkada, Tetapi Menang

AMURANG, suara manadonews (19/08/2010)—Pasca pencalonan John Sumual berpasangan dengan Jantje Wauran pada Pilkada yang diusung oleh Partai Demokrat Kabupaten Minahsa Selatan (Minsel),mulai mendapat sorotan tajam dari beberapa pengurus PD. Salah satunya Sekretaris PD Jerry Langow,yang mengatakan, bahwa PD kalah dalam Pilkada karena ulah John Sumual.

Karena tidak mau dikatakan sebagai dalang kekalahan pada Pilkada, John Sumual sebagai Ketua PD Minsel, langsung membantah atas kekalahan mereka pada Pilkada Minsel . “18 persen suara yang didapat itu jangan dikatakan kalah,” ujar Wakil Ketua DPRD Minsel ini.

Sebagai pengusaha yang sukses juga takut akan Tuhan, John Sumual Selalu sabar ketika menghadapi konflik internal maupun external. “Saya ada di Minsel, karena ingin berbakti kepada rakyat, juga ingin membangun tanah kelahiran saya,” ungkap Sumual.

Herda Tumbelaka Sekretaris Exekutif PD naik geram, karena yang dikatakan Jerry Langow tidak tepat, dan bukan seorang pemimpin. “Dia ‘kan bukan lagi Sekretaris PD, kenapa mengatakan kata yang tidak bagus kepada pak John,” teriak Tumbelaka. “Sekarang yang sekretaris PD Minsel adalah Donni Winokan, bukan Jerry Langow,” tambahnya. (drims)

Resepsi Kenegaraan HUT Kemerdekaan di Bumber berlangsung Meriah

MANADO, suara manadonews (19/08/2010)—Pemerintah Provinsi Sulut dalam rangka memperingati HUT ke – 65 Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 2010, malam harinya menggelar acara resepsi Kenegaraan yang ditandai dengan Toast bersama di Gubernuran Bumi Beringin Manado.  Kegiatan yang dihadiri Plt Gubernur Sulut Drs Robby J Mamuaja, Mantan Gubernur Sulut Drs Sinyo Harry Sarundajang, unsur Muspida Sulut masing–masing bersama ibu juga turut dihadiri para pejabat eselon II dan eselon III baik Pemprov maupun Pemkot Manado berlangsung meriah namun sederhana.

Mamuaja mengatakan, melalui peringatan proklamasi kemerdekaan RI ke–65 kali ini, saya mengajak kita sekalian untuk merefleksikan kembali perjalanan panjang sejarah perjuangan bangsa dalam merebut dan mempertahankan bahkan mengisi kemerdekaan bangsa ini.

“Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini adalah anugerah terindah dari Tuhan yang diperoleh melalui perjuangan para pahlawan kusuma bangsa dengan pengorbanan yang besar dan tetesan keringat, darah, serta air mata yang tidak ternilai harganya, sebagai totalitas pengabdian bagi republik tercinta ini,” pungkas Mamuaja.

Khusus di daerah Bumi Nyiur Melambai, Mamuaja mengatakan, kita telah berhasil mengangkat daerah ini ke jenjang internasional lewat iven bertaraf global WOC/CTI Summit dan Sail Bunaken setahun yang lalu. Kita juga berhasil melaksanakan konsolidasi dan peningkatan kapasitas manajemen organisasi secara internal di jajaran Pemprov Sulut, serta mampu membina hubungan harmonis dengan mitra kerja dan pemangku kepentingan lainnya di daerah ini. “Kita juga berhasil melaksanakan Pemilukada yang demokratis dan dinamis serta mencetak sejarah, karena Desa Makalehi Kecamatan Sibar Kabupaten Sitaro telah merebut juara I lomba desa tingkat nasional,” pungkas Mamuaya. (*/otnie)

DPT Minsel Bisa Saja Meningkat atau Berkurang

Sendow: Tidak Akan Ada Lagi Pemutahiran Data

AMURANG, suara manadonews (19/08/2010)—Sejumlah kalangan meminta pada KPU Minsel untuk kembali memutahirkan data pemilih tetap yang akan dipakai dalam pemilukada putaran kedua."Kami minta KPU Minsel untuk memutahirkan data pemili kembali, karena ada beberapa masyarakat yang mengaku tidak masuk dalam DPT dan pasti ada juga beberapa masyarakat yang setelah 3 Agustus meninggal dunia dan pasti DPT berkurang atau bertambah," ujar beberapa aktifis Minsel .

Ketua KPUD Minsel Yurnie Sendow Ketika dikonfirmasi suara manadonews, mengenai DPT mengatakan, pihaknya tidak akan ada pemutahiran data. "Tidak akan ada pemutahiran data, karena mengacu pada peraturan KPUD nomor 26 tahun 2010,” ujar Sendow.

Lanjut Yurnie Sendouw,Msi menegaskan tidak akan ada lagi pemutahiran data pemilih untuk tahapan pemilukada putaran kedua dan DPT tetap mengacu pada pemilukada sebelumnya yaitu 154.789 pemilih. "Untuk putaran kedua sudah tidak akan ada lagi pemutahiran data karena waktunya sangat mepet dan saat ini KPU sementara menyiapkan logistik selama 14 hari, selanjutnya penajaman visi-misi 3 hari dan masa tenang 3 hari," tandas Sendouw sembari menambahkan, pendataan hanya dilakukan oleh PPS yang ada di setiap desa. "Pokoknya PPS yang lebih tahu warga yang tidak ada di Daftar pemilih tetap,” pungkas Sendow. (drim’s)

HUT Proklamasi Tingkat Provinsi di Gelar di Kantor Gubernur

MANADO, suara manadonews (19/08/2010)—Upacara Puncak detik-detik Proklamasi ke–65 Kemerdekaan RI untuk tingkat Provinsi Sulut berlangsung di halaman Kantor Gubernur, bertindak selaku Irup Plt Gubernur Drs Robby J Mamuaja. Upacara tersebut turut dihadiri mantan Gubernur Sulut Drs SH Sarundajang bersama Ny Deetje Sarundajang Laoh Tambuwun, mantan Wagub Drs Abdulah Mokoginta, Mantan Penjbat Bupati Mitra Drs Albert Pontoh, unsur Muspida Sulut, pimpinan dan anggota Deprov dan para pejabat sipil dan TNI/Polri.

Prosesi upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI kali ini, berlangsung aman dan lancar Robby Mamuaja selaku Irup menyerahkan, bendera merah putih kepada salah seorang pasukan pembawah bendera merah putih (Paskibraka) Sulut dan untuk dikibarkan. Usai upacara dilanjutkan pertemuan dengan para veteran daerah ini. (*/otnie)

Rumagit : Mari Maknai HUT Proklamasi Dengan Semangat Pembangunan

TARERAN, suara manadonews (19/08/2010)—Pelaksanaan HUT Proklamasi RI ke-65 tahun, ini di laksanakan serentak di seluruh wilayah Negara Kesatuan Negara Republik Indonesia. Hal ini juga berlangsung di kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), khususnya di kecamatan Tareran. Meski sempat di warnai dengan cuaca mendung yang nyaris turun hujan, namum palaksanaan perayaan HUT Proklamasi tetap berjalan dengan penuh hikmat. Pelaksanaan perayaan Proklamasi ke-65 ini di ikuti oleh seluruh PNS yang ada di kecamatan Tareran, sekolah dari tingkatan TK sampai SMA dan SMK se-Kecamatan Tareran.

Camat Tareran Rommy F Rumagit SSos yang menjadi Inspektur Upacara yang di daulat membawakan sambutan mengatakan, bahwa hajatan peringatan HUT Proklamasi, merupakan momentum yang memang selayaknya di peringati. Mengingat perjuangan merebut kemerdekaan tidaklah mudah, karena kemerdekaan bangsa Indonesia ditebus dengan pengorbanan nyawa oleh seluruh pejuang saat itu. Sama halnya dengan di kabupaten Minahasa Selatan yang telah di bangun dengan susah payah lewat perjuangan Ramoy Luntungan dan Ventje Tuela, sehingga Minsel bisa berkembang cepat, jauh meninggalkan kabupaten kota lainya, sebelum RML-VT mengakhiri jabatanya.

Untuk itu Rumagit mengajak, seluruh ornament masyarakat agar memaknai HUT Proklamasi ini dengan pembangunan, agar bisa tercipta kemajuan di Minsel khususnya di kecamatan Tareran. Hadir juga dalam acara ini anggota DPRD Minahasa Selatan Rolly Porong SmH, seluruh hukum tua dan unsur Muspika yang ada di kecamatan Tareran.
Peringatan HUT Proklamasi yang langsung aman ini, dirangkaikan dengan gerak jalan dari seluruh murid serta pawai kendaraan hias ini berlangsung semarak, kerena mampu menyedot ribuan penonton. Ketua Panitia Dr Marthin Ondang yang di damping Sekretaris Panitia Drs Jemmy Kawengian dan Reflly Karamoy tidak dapat menutupi rasa haru mereka, melihat membludaknya peserta dan penonton yang mengikuti hajatan HUT Proklamasi tahun ini.

Ondang yang di temui usai acara menyampaikan, rasa terima kasih nya kepada seluruh masyarakat yang berada di kecamatan Tareran yang telah menyukseskan acara ini. “Terima kasih karena dorang (masyarakat) so turut berperan dalam acara ini,” ujar Ondang yang juga kepala Puskesmas Tareran ini. (drim”s)

Sedikitnya 950 Napi Sulut Dapat Remisi di Hari Kemerdekaan RI

MANADO, suara manadonews (19/08/2010)—Sedikitnya 950 nara pidana yang ada di Lembaga Pemasyarakatan (LP) se-Sulut, dalam rangka memperingati HUT ke–65 Kemerdekaan RI tahun 2010, telah mendapat pengurangan hukuman alias remisi umum I dan II dari Menkum dan HAM Patrialis Akbar.

Penyerahan surat keputusan remisi itu dilakukan Plt Gubernur Sulut Drs Robby J Mamuaja dalam suatu upacara bendera di lapas kelas IIA Manado, kepada dua orang perwakilan napi yang mendapat remisi umum I yakni bebas dan remisi umum II yakni pengurangan hukuman, Selasa (17/08) lalu.

Mamuaja mengatakan, pemberian remisi merupakan salah satu program pembinaan yang bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada napi untuk segera dapat berintegrasi dengan masyarakat. “Remisi juga merupakan satu instrument yang dapat memodifikasi perilaku napi itu sendiri,” ujarnya.

Lanjut Mamuaja, namun demikian jangan di salah artikan pemberian remisi dari pemerintah itu kepada warga binaan pemsyarakatan untuk suatu kemudahan, sehingga bisa cepat bebas dari hukuman yang dijalaninya. “Tetapi yang terpenting disini, agar seorang napi harus berkelakukan baik sehingga bisa memperoleh remisi tersebut,” pungkasnya.

Inilah remisi bagi penghuni lapas kabupaten/kota se–Sulut, Lapas klas IIA Manado RU I 362 orang RU II 26 orang. Lapas klas IIB Tondano RU I 123 orang RU II 7 orang. Lapas klas IIB Tahun RU I 28 orang RU II 1 orang, Lapas klas IIB Ulu Siau RU I 9 orang RU II tidak ada. Lapas klas IIB Bitung RU I 100 orang RU II 10 orang. Rutan klas IIA Manado RU I 37 orang RU II7 orang. Cabang Rutan Tagulandang RU I 12 orang RU II 1 orang. Cab. Rutan Enemawira RU I 11 orang RU II tidak ada. Cababang Rutan Tamako RU I 5 orang RU II2 orang. Rutan klas IIB Kotamobagu RU I 104 orang RU II2 orang. Cabang Rutan Lirung RU I 1 orang RU II tidak ada. Lapas anak klas IIB Tomohon RU I 55 orang RU II 2 orang. Cabang Rutan Amurang RU I 18 orang dan RU II tidak ada. (*/otnie) 

Nuansa 'Torang ‘Samua Basudara’ Warnai Upacara 17 Agustus

BITUNG, suara manadonews (19/08/2010)—Bertempat di lapangan kantor walikota bitung hari ini diadakan upacara penaikan bendera merah putih dalam rangka ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-65. Walikota Bitung Hanny Sondakh bertindak langsung sebagai pembina upacara, sedangkan inspektur upacaranya adalah Komandan Kodim 1310 Bitung. Begitu juga Komandan Upacara di pimpin langsung oleh Kapt Inf Berti Somba, yang juga dihadiri oleh segenap eksekutif, Muspida dan stacholder Kota Bitung.

Upacara 17 Agustus memperingati Ulang Tahun Kemerdekaan yang ke-65, agak berbeda suasananya, dikarenakan Hanny Sondakh sebagai Walikota Bitung dan Robert Lahindo sebagai Wakil Walikota Bitung akan mengakhiri masa jabatannya pada bulan desember nanti.

Walaupun untuk pemilihan orang nomor 1 di Kota Bitung, nanti tahun depan, namun keduanya bertarung memperebutkan kursi nomor 1, tetapi memiliki semboyan 'torang samua basudara' terlihat jelas disini. Sebagai seorang negarawan yang baik keduanya tetap duduk berdampingan mengikuti jalannya upacara 17 agustus hingga usai. (ayu dewi)

Renungan Suci Menyambut HUT Proklamasi ke-65

MANADO, suara manadonews (19/08/2010)—Tepat pukul 00.00 tanggal 17 Agustus 2010 lalu, jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama unsur TNI dan Polri melakukan Renungan Suci di Taman Makam Pahlawan Kairagi Manado. Kegiatan ini adalah salah satu dari rangkaian kegiatan Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke 65 di Provinsi Sulawesi Utara. Acara yang berlangsung khikmad dan hanya diterangi oleh cahaya obor dan lampu seadanya tersebut, turut dihadiri oleh Pejabat Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Utara Drs RJ Mamuaja bersama seluruh jajaran pejabat Eselon II Provinsi Sulawesi Utara.

Bertindak selaku Komandan Upacara adalah Mayor Laut (KH) FA Tamara SH. Pasukan upacara terdiri dari masing-masing 1 Kompi Angkatan Darat, 1 Kompi Angkatan Laut, 1 Kompi Angkatan Udara dan 1 Kompi Kepolisian RI ditambah 1 kompi KORPRI dan pelajar SMA Pertiwi Kairagi yang bertugas menyalakan obor di pusara para pahlawan. Inspektur apacara adalah Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut VIII Manado Laksamana Pertama Willem Rampangiley.

Acara diawali dengan Laporan Komandan Upacara dilanjutkan dengan Pembacaan Naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci oleh Inspektur Upacara, dilanjutkan dengan Mengheningkan Cipta, Penyalaan Obor, Pembacaan Doa dan Penghormatan kepada Arwah Pahlawan.

Suasana renungan suci semakin hikmat ketika Inspektur Upacara membacakan Naskah Apel Kehormatan dan Renungan Suci yang antara lain berisi pernyataan bahwa pada hari peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-65 tahun 2010 ini seluruh peserta upacara mengakui jasa-jasa dan karya bakti yang tulus yang telah dilakukan oleh para pahlawan kusuma bangsa dan pendahulu/tokoh-toloh negara , maupun daerah yang telah memperjuangkan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan telah meletakkan dasar untuk pelaksanaan pembangunan yang memungkinkan Indonesia pada umumnya dan Provinsi Sulawesi Utara pada khususnya dapat mencapai kemajuan seperti yang dicapai saat ini. Acara ditutup dengan doa yang dibawakan oleh Pdt Tilaar dari Kanwil Kementrian Agama Sulawesi Utara. (*/otnie)

Lomban Serahkan Remisi di Lapas Tewaan Bitung

BITUNG, suara manadonews (19/08/2010)—Sejumlah Narpidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Bitung diberikan remisi Kepada Sejumlah Narapidana dan di serahkan langsung oleh Sekretaris Kota Bitung Drs Max J Lomban MSi, mewakili Walikota Bitung Hanny Sondakh.  Jumlah narapidana yang mendapat remisi tahun ini sebanyak 110 orang dengan kategori Remisi Umum -1 sebanyak 100 orang  dan Remisi  Umum-II 10 0rang.

Untuk Remisi Umum -II sendiri sejumlah 8 orang narapidana dibebaskan langsung sedangkan 2 orang lainnya, menjalani denda Rp 60 juta Subsidair 06 bulan. Dari sejumlah narapidana yang mendapat remisi terdapat 14 orang perempuan di dalamnya, dengan tindak pidana antara lain penggunaan obat-obatan terlarang (Narkoba) 1 orang dan 13 orang lainnya mendominasi tindak pidana penipuan. Pemberian remisi ini telah ditetapkan di Manado pada tanggal 26 Juli 2010 oleh Kejaksaan Tinggi Negeri Manado.

Himbauan yang di berikan oleh Sekkot Drs Max J Lomban MSi selaku dan juga HM Yusuf Sultan SH MH sebagai Kepala Lapas Bitung, agar supaya narapidanan yang telah dibebaskan langsung, tidak kembali ketempat itu. Dengan kata lain berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama. (ayu dewi)

Peringatan 1 Tahun Record Selam Masal Berlangsung Sukses

MANADO, suara manadonews (19/08/2010)—Provinsi Sulut diakuinya tak pernah sepi dari berbagai keberhasilan yang diraihnya. Buktinya salah satu agenda Sail Bunaken yakni lomba selam masal yang berlangsung di tugu boboca pantai Malalayang Agustus 2009 lalu, akhirnya telah mengharumkan nama Sulut di mata dunia internasional. Lomba tersebut tercatat dalam Guiness Book Of Record, memecahkan rekor internasional dari segi lamanya waktu penyelaman serta peserta sebanyak 5000 orang.

Guna mengenang kembali keberhasilan hajatan internasional itu, Pemprov Sulut bersama Lantamal VIII menggelar peringatan satu tahun pemecahan rekor selam massal itu ditempat yang sama diikuti sedikitnya 500 peserta baik dalam maupun luar negeri.

Kegiatan yang berlangsung, Senin (16/08) pagi lalu, turut dihadiri mantan Gubernur Sulut Drs Sinyo Harry Sarundajang, Plt Gubernur Drs Robby J Mamuaja, Dan Lantamal VII Laksma TNI Willem Rampangiley.

Mantan Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang kesempatan itu tak lupa menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Dan Lantamal VIII bersama jajarannya yang telah memprakarsai terlaksananya peringatan setahun kegiatan ini.  “Agenda ini secara terus menerus akan dilaksanakan setiap tahun, dan akan dijadikan ” Callender Of Event” bagi kemajuan pariwisata Sulut,” jelas Sarundajang.

“Peringatan setahun pemecahan rekor selam ini ditandai pula dengan berbagai kegiatan seperti seminar kelautan, pameran lukisan bahari, penanaman 150 bibit mangrove di NDC Molas, pelatihan selam, pengobatan Cuma-Cuma dan operasi katarak dan hernia serta lomba perahu,” tambah Dan Lantamal VIII Laksma TNI Willem Rampangiley. (*/otnie)