Kamis, 01 Juli 2010

Polairud Amankan Kapal Filipina Bermuatan 3 Ton Hiu Segar

Diduga Lakukan Illegal Fishing
BITUNG, suara manadonews (01/07/2010)—Diduga melakukan illegal fishing, kapal jenis pambot F/B George GT 20 berbendera Filipina diamankan oleh Polisi Air dan Udara (Polairu) Polda Sulut, pekan lalu bersama dengan hasil tangkapan 3 ton ikan segar jenis Hiu.

Kapal F/B George ditangkap di perairan Kepulauan Marore Kabupaten Sangihe, beserta dengan 6 orang ABK tanpa memiliki kelengkapan dokumen. 6 ABK asal Filipina ini masing-masing beridentitas Arnel Comoco (Kapten kapal,red), Rael Pascual, Elizer Joener, Loding Pisi, Anton Yacon dan Hadjiban Dikbal.

Dikofirmasikan kepada Direktur Polairud, Kombes Tubuh Musyerah melalui Kepala Seksi Penindakan Hukum (Kasie Gakum) Kompol Pepen Sumpena, baru-baru. Sumpena mengatakan, kapal berbendera Filipina ini diamankan karena melanggar UU Perikanan, UU pelayaran dan keimigrasian. “Penagkapan ini dilakukan karena kapal jenis panbot ini tidak dilengkapi dengan ijin penangkapan ikan Surat Ijin Usaha Perikanan (SIUP), dan telah melanggar undang-undang yang berlaku,” tandas Sumpena

Dirinya juga mengatakan, setelah diamankan pada Kamis (24/06) lalu diperairan Marore (pulau Marore Kabupaten Sangihe,red), kapal tersebut baru tiba di Bitung pada Sabtu (26/06) lalu setelah ditarik oleh kapal operasi milik Polairud KP Baladewa 521. “Setelah tiba di Bitung Sabtu (26/06) lalu, para ABK langsung diperiksa untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” pungkas Sumpena. (ayu dewi) 

Kecipratan Rp 450 Juta, Bitung Segera Dibangun Pasar Ikan

BITUNG, suara manadonews (01/07/2010)—Kota Bitung bakal miliki pasar ikan segar. Hal tersebut menyusul adanya bantuan sebesar Rp 450 juta dari Direktorat  Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pemasaran pada Kementian Kelautan dan Perikanan dalam program seribu pasar. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung, Ir Hengky Wowor kepada para wartawan belum lama berselang di Bitung.

Dikatakan Wowor, Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pemasaran pada Kementian Kelautan dan Perikanan pusat telah menghubungi pihaknya mengenai dana Rp 450 juta untuk pembangunan pasar ikan segar di Kota Bitung. “ Beberapa waktu lalu Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pemasaran pada Kementian Kelautan dan Perikanan menyampaikan bahwa Kota Bitung masuk dalam program seribu pasar,” tutur Wowor.

Mengenai informasi tersebut, Wowor mengatakan, dirinya sudah menyampaikan hal tersebut kepada Walikota Bitung, Hanny Sondahk. Sesuai dengan petunjuk Walikota, pembangunan pasar ikan segar akan dipusatkan di Kelurahan Sagerat. “Bantuan pembangunan pasar ikan segar ini, telah disampaikan kepada Walikota. Penyediaan lahan seluruh diserahkan kepada Pemerintah Kota Bitung,” imbuh Wowor

Selanjutnya Wowor mengatakan, usai pembangunan pasar ikan segar pihaknya akan langsung menyerahkan kepada Dinas Pasar untuk mengelolahnya. Karena menurutnya, Dinas Kelautan dan Perikanan hanya sebatas penerima bantuan. “Kalau pengelolahannya akan langsung diserahkan kepada Dinas Pasar sebagai instansi yang berwenang,” tambah Wowor.

Walikota Bitung, Hanny Sondakh (Hanson) ketika dikonfirmasi mengenai bantuan dari Direktorat Jenderal (Dirjen) Pengelolaan Pemasaran pada Kementian Kelautan dan Perikanan Pusat, Hanson menyampaikan terima kasih, kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan Pusat yang memperhatiakn Kota Bitung dengan dana bantuan Rp 450 juta untuk membangun pasar ikan segar. “Apresiasi diberiakn kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan yang menyalurkan dana untuk pembangunan pasar ikan segar untuk Kota Bitung,” tukas Sondakh. (ayu dewi) 

Hanson Minta Warga Bitung Amankan Pemilukada

BITUNG, suara manadonews (01/07/2010)—Pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur maupun Walikota dan Wakil Walikota Bitung telah didepan mata. Untuk itu kepada seluruh lapisan masyarakat untuk dapat menjaga keamanan pesta demokrasi lima tahunan ini, agar dapat berkalan dengan lancar dan aman. Hal ini dikatakan Walikota Bitung Hanny Sondakh (Hanson) kepada seluruh warga Bitung, baru-baru di Bitung.

Dikatakan Sondakh, pelaksanaan Pemilukada yang telah didepan mata ini adalah pesta dekokrasi, untuk itu biarlah demokrasi itu berjalan sesuai dengan semestinya. Karena itu kepada seluruh warga Bitung untuk dapat melaksanakan pesta demokrasi ini dengan aman. “Dihimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk bisa menjadikan Pemilukada Gubernur ataupun Pemilukada Walikota sebagai Pemilukada yang aman,” ujar Sondakh.

Sementara itu terkait dengan pengamanan Pemilukada Gubernur Sulut ataupun Walikota Bitung, Kapolresta Bitung AKBP Suseno Nurhandoko SIK mengatakan, pihaknya telah siap untuk mengamankan pelaksanaan Pemilukada Gubernur Sulut ataupun Pemilukada Walikota Bitung. “Pokoknya Polres Kota Bitung telah mempersiapkan pengamanan untuk pelaksanaan Pemilukada Gubernur Sulut ataupun Pemilukada Walikota Bitung. Bahkan untuk pengamanan Pemilukada Walikota Bitung dan Wakil Walikota, Polresta Bitung akan mempersiapkan dengan penambahan personil pengamanan dari Polres Minahasa Utara,” tandas Nurhandoko. (ayu dewi)

Lomban Ajak Warga Bitung Lestarikan Lingkungan

BITUNG, suara manadonews (01/07/2010)—Sekertaris Kota (Sekot) Bitung, Max J Lomban SE MSi mengajak seluruh warga Bitung untuk bersama-sama melestarikan lingkungan. Hal ini dikatakan Lomban disela-sela kegaitan syukuran Pemerintah Kota (Pemkot) Bitung bersama dengan warga masyarakat Bitung atas diterimanya Anugerah Adipura yang ke 4, di rumah dinas Walikota Bitung belum lama berselang.

Dikatakan Lomban, perlu ada kesadaran yang tinggi bagi seluruh warga Bitung untuk melestarikan lingkungan. Ini mengingat bahwa Indonesia merupakan satu dari tiga yang ditetapkan sebagai paru -paru dunia selain hutan Amazon Brazil dan Kongo. “Pentingnya pelestraian lingkungan hidup bagi kehidupan saat ini dan masa yang akan datang mengingat sebagai salah satu paru-paru dunia, berada di Indonesia, didalamnya Kota Bitung,” ujarnya.

Lebih lanjut Lomban mengingatkan, jika lingkungan tidak dijaga dengan baik hal tersebut bisa berdampak pada pemanasan global atau global warming, kekurangan oksigen, penipisan lapisan ozon, pencemaran udara, air, dan tanah serta musnahnya species hewan dan tumbuhan. “Marilah kita secara bersama-sama untuk menjaga lingkungan dan selamatkan bumi karena jika kita tidak peka terhadap bumi dan alam sekitar akan mengakibatkan kerusakan bumi yang lebih parah,” tandas Lomban mengingatkan.

Untuk itu juga Lomban meminta, kepada masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menglolah sampah dengan lebih bijak. Karena menurutnya, salah satu yang mengakibatkan kerusakan bumi adalah sampah. “Salah satu cara melestarikan lingkungan bisa dilakukan dengan 3R yakni, Reduce atau mengurangi sampah, Recycle atau mendaur ulang sampah dan Reuse atau menggunakan kembali barang atau bahan yang masih bisa dipergunakan,” tambah lomban. (ayu dewi) 

Tilaar Minta FSL Part II dan Daerah Pesisir Diperdakan

BITUNG, suara manadonews (01/07/2010)—Kegiatan Festival Selat Lembeh Part II yang akan di langsungkan pada 10 Juli mendatang merupakan acara nasional yang menurut Bakal Calon wakil walikota Bitung Mikson Tilaar dari PDIP yang juga duduk sebagai anggota DPRD Provinsi Sulut ini, meminta kegiatan tersebut harus di perdakan oleh Walikota Bitung, begitu juga dengna kegiatan lain seperti gelaran adat Tulude.

Sehubungan dengan kegiatan tersebut, hal lain yang sempat di singgung Tilaar yakni Daerah Pesisir Pantai kota Bitung harus diperdakan. Mengingat pada kenyataan yang ada saat ini sebagian besar masyarakat pesisir yang nota-benenya sebagai nelayan, perlu diperhatikan Pemerintah. Wujud dari perhatian tersebut, kata Tilaar, Perda Walikota Bitung akan hal ini harus ada, dimana pada Perda tersebut akan diketahui anggaran yang akan di gunakan sebagai penunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Sementara itu Tilaar, yang kini duduk di Komisi I Bidang Pemerintahan, Hukum dan Hankam DPRD Sulut, berkonsekuensi untuk memperjuangkan Perda tersebut kepada Gubernur Sulut terpilih nanti. Karena Perda tersebut merupakan program pemerintah yang nyata dan harus menjadi skala prioritas. (ayu dewi)

Pemkot dan Masyarakat Kota Bitung Rayakan Adipura ke-4

Walikota :  Terima Kasih Untuk Masyarakat Bitung

BITUNG, suara manadonews (01/07/2010)—Wujud syukur atas penghargaan yang diraih kota Bitung melalui Adipura Ke-4 tahun 2010, kalau sebelumnya telah dilakukan penyambutan dan arak - arakan sekaligus perayaan syukuran di masing-masing kecamatan, puncaknya Sabtu pekan lalu, dirayakan secara umum di rumah jabatan Walikota Bitung Hanny Sondakh.

Kegiatan yang diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pastor Agus Sumarauw Pr, di hadiri oleh ribuan masyarakat serta para undangan dengan khusuk mengikuti jalannya acara yang turut di meriahkan dan dipandu oleh pembawa acara kondang Amoy, begitupun juga dengan antusianya masyarakat yang memadati acara tersebut sebagai bentuk kegembiraan dan apresiasi atas kerja keras yang mereka lakukan selama ini.

Sekretaris Daerah Kota Bitung Max J Lomban SE MSi dalam sambuan pengantar acara menekankan pentingnya pelestraian lingkungan hidup bagi kehidupan saat ini dan masa yang akan datang, mengutip apa yang disampaikan oleh Lomban bahwa Indonesia merupakan satu dari tiga yang ditetapkan sebagai paru-paru dunia bersama dengan hutan amazone Brazil dan Kongo "Marilah jaga lingkungan dan selamatkan bumi, karena jika kita tidak peka terhadap bumi dan alam sekitar akan mengakibatkan, pemanasan global ( global warming ), kekurangan oksigen, penipisan lapisan ozon, pencemaran udara, air, dan tanah.  Selain itu Musnahnya species hewan dan tumbuhan.

Untuk itu masyarakat dihimbau untuk melakukan 3R yakni, Reduce (mengurangi sampah),  Recycle (mendaur ulang sampah), reuse (menggunakan kembali barang atau bahan). “Sebab itu, kita harus bersatu padu terus tingkatkan kebersamaan demi mewujudkan Bitung sebagai Geen City atau kota yang hijau,” ujar Lomban.

Selanjutnya sebagai penghargaan atas kerja keras masyarakat selama ini menunjang dan terlibat langsung mewujudkan kota Bitung yang bersih, sehat, pelestraian hutan dan lingkungan hidup yang asri dan nyaman Walkota Bitung Hanny Sondakh memberikan penghragaan kepada beberapa perwakilan diantaranya Muspida, Santy G Luntungan ST, selaku Ketua DPRD, tokoh agama Pdt F Karundeng STh dan Imam Makagansa,  tokoh masyarakat, F Maringka, Kadis Kebersihan Drs Yossy Kawengian, Pers, Ferdy Pangalila, Camat Matuari Maikel J Sondakh SSos MAP, Lurah Girian Indah, kepala lingkungan, RT, buruh sampah, penyapu jalan, buruh tata ruang, yang diberikan secara simbolis dan selanjutnya akan diberikan kepada semua yang telah berjasa.

Walikota Bitung Hanny Sondakh walaupun dengan kondisi fisik yang belum pulih terlihat sangat ceriah dan terharu melihat banyaknya masyarakat yang menghadiri acara tersebut yang juga turut di meriahkan oleh grup masamper kelurahan Batulubang Kecamatan Lembeh Selatan. Dalam sambutannya Walikota menyampaikan penghargaan serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat kota Bitung yang telah bekerja keras menopang dan membantu pemerintah, sehingga boleh menerima penghargaan Adipura yang ke-4 kalinya secara berturut. “Penghargaan ini merupakan upaya dan kerja keras masyarakat, oleh sebab itu penghargaan ini sepatutnya pula kami persembahkan buat seluruh masyarakat,” tandas Sondakh, yang dikenal kepala daerah terkaya di Sulut.

Lanjutnya, jadikanlah momen ini sebagai sarana untuk menjalin kebersamaan yang erat membangun kota Bitung yang tercinta, sambil mengedepankan persatuan dan kesatuan dalam mensukseskan program pemerintah. “Buah dari upaya kita bersama hendaklah terus kita lestarikan menjadi budaya hidup sehari-hari, sehingga menjadi budaya baru yang mendatangkan manfaat dalam kehidupan kita. Membudayakan hidup bersih dan sehat, juga telah melestarikan nilai yang sangat besar dan berarti kepada anak dan cucu kita,” pungkasnya.

Hadir pada acara tersebut ketua DPRD Santy G Luntungan dan sejumlah Anggota Dewan kota Bitung, Dirpolairud Kombes Tubuh Musareh, Kapolresta Bitung AKBP Suseno Nurhandoko SIK. Kajari  Bitung Jasa Ketaren SH. Ketua Pengadilan Negeri Amin Sutikno SH MH. Dandim 1310 Bitung Letkol Inf Drs Denny Masengi, Danyonhanmarlan Mayor B Siregar, Dansamla Mayor Budi, para Assisten Setda, kepala SKPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, LSM, Pers, undangan dan masyarakat. (ayu dewi)

Rabu, 30 Juni 2010

Pemkab Mitra dan Akper Rumkit MoU Bidang Pendidikan

Dirangkaikan HUT ke-63 Jendral Johny Lumintang
RATAHAN, suara manadonews (30/06/2010)—Penanda-tanganan Momerandum of Understanding (MoU) kerjasama bidang pendidikan antara Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra) dengan Akper Rumkit Tingkat III Teling Manado, berlangsung di vila Lumintang perkebunan Tosuraya Ratahan Senin (28/6) . Penanda tanganan ini atas prakarsai  Letjen Purn Jhoni Lumintang SH yang juga Merayakan HUT-nya yang  ke-63.

MoU ditandatangani oleh Bupati Mitra Telly Tjanggulung (T2) dengan Direktur Akper Rumkit Tingkat III Teling dr Alix Mulyani Budi Mkes, disaksikan oleh Komandan Kesehatan Wilayah Manado dr Arta Bayu Duarsa Sps , Kepala RS Tingkat III Robert WM Untu SpM, Sekda Mitra Drs Freddy F Lendo, Ketua DPRD Tonny H Lasut ,Kadis Diknaspora Ir Dwinght Moddy Rondonuwu MT, Kadis Kesehatan dr Lily Mawati dan turut disaksikan oleh calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut dr Elly Engelbert Lasut ME dan Henny Wulur SH MH (E2L-HW)

Bupati T2 dalam sambutannya, megucapkan terima kasih kepada Jendral Johny Lumintang dalam memfasilitasi, sehingga penandatanganan MoU dalam rangka rencana pelaksanaan kelas jauh Akper Rumkit Teling dapat terlaksana. “Dengan dilakukannya MoU ini, diharapkan dapat terjalin kerjasama yang baik antara Pemkab Mitra denngan pihak Akper Rumkit Teling,” ucap Tjanggulung. (*/otnie) 

Mamuaja Reshuffle Enam Jabatan Eselon II Pemkot Manado

MANADO, suara manadonews (30/06/2010)—Setidaknya Dengan perombakan (Reshuffle) enam jabatan struktural dijajaran Pemerintah Kota Manado oleh Penjabat Walikota Robby Mamuaja, Senin (29/6) kemarin, menjadi jawaban teka-teki siap yang akan mengantikan dan digantikan.

Dari posisi jabatan yang sudah diketahui seperti Kepala Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah (BPBD) yang lowong di isi oleh Tubagus Abeng Elong, yang sebelunya menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Daerah (BND). Sedangkan pergantian jabatan juga terjadi pada posisi Kepala Dinas Koperasi, yang tadinya Helmy Bachdar sehubungan dengan pengunduran dirinya yang maju dalam Pilwako, maka digantikan oleh Esther Lumingkewas.

Dari rincian Reshuffle jabatan sekaligus pelantikan oleh Robby Mamuaja, yang dilangsungkan di ruang serba guna ini berdasarkan Surat keputusan Walikota Nomor 821.2/BKD/SK/09/2010. Terdapat sejumlah nama baru yakni, Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Jimmy Waluyan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah SM Paat, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Elsye Rori, Kepala pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Kelurahan Ferry Siwi, Kepala Dinas Pendapatan Daerah CS T Wongkar, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Ferry Soetanto.

Dalam sambutannya Mamuaja menyampaikan, roling jabatan merupakan hal yang biasa sebagai seorang birokrat siap ditempatkan dimana saja dan menjunjung tinggi sikap profesional dalm pekerjaan. “pergantian ini mengacuh pada kinerja yang ada, dan ini sudah menyesuaikan dengan kepangkatannya,” ujarnya kepada sejumlah wartawan sesudah pelantikan. (ronny pamungkas)

Lampiran Keputusan Walikota Manado Nomor 821.3/BKD/SK/10/2010.

1.         Jetty Waani SE kabag Kesra
2.         Donal Tintingon SSTP, kabid Pengawasan pelayanan Jasa Komunikasi
3.         Johan T Supit, Sekretaris Kecamatan Wenang
4.         Teddy Salendeho SE MSi kabag Umum dan Perlengkapan
5.          Drs Jeffry M Talumepa Kabag Humas dan Protokoler
6.          Bismarak Lumentut SE, Kabag Kemasyarakatan
7.         Julises D Oehlers SH sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga
8.         Ir Meisje H N Wollah MSi kabag SDA
9.         Drs Polii Eugene Donald kabag perekonomian
10.       Dra Engelien Sumakul Kabid kearsipan Discapilduk
11.       Hetty Taramen SE, Kabid Pemberdayaan Ekonomi Sosial Budaya Badan PMPK
12.       Ventje Ombuh Rumambi SSos, Sekretaris KORPRI
13.       Pinkan R Sinjal SE Sekretaris Badan PMPK
14.       Pricilia C Pinaria SPt, MSi, Sekretaris Badan Narkotika
15.       Meidy Pinasang SE MSi kabid Pengembangan sarana Komunikasi Diskominfo
16.       Fyfiannie Ismayanty SE, kabag Pengawasan Industri dan Perdagangan Disperindag
17.       Elvie Kawet SH Seretaris Diskominfo
18.       Alex A Kapojos SE kabid Pengembangan system informatika Diskominfo
19.       Drs Noldi Lomban kabid kesatuan bangsa
20.       Drs Robert CH Rompas MSi, kabid Sumber Daya Dinas Kelautan dan Perikanan
21.       Tommy Wattie SSos kabid Pengembangan Sistem perhubungan
22.       Rony Suwandhi SSIT MT kabid Lalu lintas Angkutan Sungai dan Danau
23.       Frans B Kalangi SH MSi, Kabid lalulintas Angkutan jalan
24.       Drs Fredrich E Bawoleh Kabid Bina Hubungan Industrial dan Persyaratan kerja
25.       Welly E Mohede SE MSi kabid Pembinaan Ketentraman dan ketertiban Umum Satpol-PP
26.       Dra Julien J Kindangen MSi, Kebid Pendidikan Menengah Dinas Pendidikan
27.       Atto RM Bulo SH MM, Sekretaris Tenaga Kerja
28.       Dra Vonny Anne Rompis Sekretaris Inspektorat
29.       Meity Longgorung SPt, Kabid Pemerintahan Kelurahan BPMK
30.       Drs Ronald Takalamingan, Sekretaris Kecamatan Bunaken
31.       Myku Monginsidi SH, Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan
32.       Astuti Kai, SE Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan
33.       Fransien Tompunu SSos MSi, Sekretaris Dinas Kesehatan
34.       Styvi Watupongoh SIP, Staf Bappeda
35.       Jimmy Siwi SE Kabid Bina Industri Pariwisata Disparbud
36.       Drs Estefanus Towoliu MSi, Kabid Usaha Kecil dan Menengah
37.       Alharum Gagundali SH, Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Badan  Penangulangan Bencana
38.       Drs Teddy AC Ratu, Kabid Pengelolaan TPA
39.       Jeffry Gaghana SH, Kabid Tata Laksana Satpol-PP
40.       Frangky J Porawouw SH, Kabid Tata Usaha Satpol-PP
41.       Steven D Nangoy SE, Kabag Persidangan dan Perudang-undangan Sekretariat DPRD.
42.       Supryatna SSos Sekretaris Dinas Sosial
43.       Muardi Rahmola SSos Kabag Organisasi dan Kepegawaian
44.       Dante Tombeng SPd MPd, Kabag Humas dan Protokoler Sekretariat DPRD
45.       Drs Montori Soleman MPd, Sekretaris Pendidikan
46.       Drs Freddy V Kella, Kabid Pendidikan Dasar, Diknas.
47.       Drs Jopie Talumempa, Kabid Prasarana dan Kemitraan Dinas Pemuda dan Olahraga
48.       Drs Edmy Kaitupan, Kabid Pengawasan Dinas Tata Kota
49.       Ir Robert H Wowor, Kabid Perkotaan Dinas PU.
50.       Benedktus Zeke SH, Kabid Pendidikan Non Formal dan Informal Diknas
51.       Ny F Supit-Tooy SPd, Kabid Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga

Diduga Beredar di Manado, Dihargai Rp 60 Ribu per Keping

Soal Video Mirip Ariel-BCL, Polisi Akan Selidiki Dulu

JAKARTA, suara manadonews (30/06/2010)—Belum tuntas kasus video-video seks yang menyeret Nazriel Irham atau Ariel, Luna Maya, dan Cut Tari, polisi bisa jadi bakal harus menangani urusan serupa lagi. Sudah diberitakan oleh media bahwa di Manado, Sulawesi Utara, beredar VCD seks yang dimainkan oleh pasangan mirip Ariel dan Bunga Citra Lestari (BCL), yang dikenal sebagai pemain film dan sinetron, penyanyi, dan bintang iklan.

Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen (Pol) Zainuri Lubis ketika dimintai penjelasan mengenai hal tersebut menegaskan bahwa pihaknya akan mengusut dugaan mengenai video tersebut dengan melakukan pendalaman penyelidikan kepada Ariel, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. "Sampai sekarang, tentang info lain, tentunya akan ada penyelidikan. Hari ini, kalau ada temuan video-video, tentunya akan ada penyelidikan lain. Kami akan mendalami Ariel dulu. Kita tunggu saja," kata Zainuri di Mabes Polri, Rabu (30/6).

Zainuri melanjutkan, polisi akan melakukan penyelidikan tentang keberadaan video yang diduga dilakukan oleh Ariel dan BCL itu. Apabila ditemukan adanya gambar-gambar dan video-video lainnya, maka polisi juga akan melakukan pemanggilan sebagai langkah hukum. "Kalau ada gambar tersebut kan harus ada penyelidikan dulu. Nanti akan kami lihat apakah ada tindakan lainnya berupa pemanggilan kepada yang bersangkutan," ujarnya.

Sebelumnya, Tribunnews.com pada 11 Juni 2010 memberitakan bahwa VCD seks yang dimainkan oleh pasangan mirip Ariel dan BCL sudah beredar dengan harga Rp 60.000 per keping dan laris. (kmc/*)

Pemkab Mitra Beri Kemudahan Perizinan

Selang 2010, Telah Telorkan 247 Macam Izin
RATAHAN, suara manadonews (30/06/2010)—Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara  (Mitra), akan memberikan kemudahan dalam pengurusan prosedur perizinan. Hal ini akan dilakukan oleh Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Mitra. “Sekarang ini kami sedang melakukan monitoring dan mendata seluruh Usaha-usaha yang ada di Kabupaten Mitra, dalam rangka peningkatan PAD,’’ ujar Kepala KP2T Mitra Bernard Mokosandib Ssos, Selasa (29/6) di Ratahan.  

Lebih lanjut Mokosandib mengatakan, diharapkan pada perkembangan tahap demi tahap, dapat mendorong iklim usaha yang kondusif untuk memacu pertumbuhan ekonomi di Mitra. “Sebab itu, perlu ditunjang dengan pola pelayanan yang efektif, efisien dan terpadu, disertai kemudahan prosedur dalam pemberian perizinan,” tandas mantan Kasat Pol PP Mitra ini.

Lanjutnya, dengan dikeluarkanya Keputusan Bupati Nomor 97 tahun 2009 tentang, Pelimpahan Kewenangan Penandatanganan Perizinan dan Non Perizinan untuk dan atas nama Bupati Minahasa Tenggara Kepada Kepala Kantor Pelayan Perizinan Terpadu, maka Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu pada tahun 2010 telah mengeluarkan 247 macam izin di Kabupaten Minahasa Tenggara.

“Saat ini Kantor Pelayanan perizinan terpadu melayani jenis-jenis perizinan yaitu, Izin Pendirian Stasiun Bahan Bakar Untuk Umum, Izin Pemasaran Bahan Bakar Khusus, Izin Pengumpulan dan Penyaluran Minyak Pelumas, HO, FISKAL, TV Kabel, Kartu Ternak, Izin Usaha Peternakan Ayam Pedaging, Pelur, Babi, Sapi, Kambing, Burung, Wallet, SIUP-Sipi, SIUP, IMB, Rumah Makan, Restoran, TDP, TDI, TDG, Izin Badan Hukum Koperasi,” pungkas Ketua Tim Monitoring Perizinan dalam rangka peningkatan PAD Helda Mokat SPd. (*/otnie) 

800 Petugas SP di Minsel dan Mitra Terima Honor

AMURANG, suara manadonews (30/06/2010)—Kurang lebih 800 petugas Sensus Penduduk (SP) di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), akhirnya menerima honor sebagai petugas Sensus Penduduk di Badan Pusat Statistik (BPS) daerah tersebut. Dari data yang berhasil diperoleh oleh SM masing-masing petugas mendapatkan 2,5 juta rupiah. Demikian diungkapkan Kepala Seksi (Kasie) Sosial BPS Minsel Roby Umpel, kepada sejumlah wartawan Senin (28/6) di Amurang .

Dikatakan Umpel, Petugas SP Minsel 492 orang, sementara petugas SP Mitra 300 orang. “Selain besaran uang yang diterima tersebut, BPS Minsel pula menambah uang transportasi sebesar 400 ribu rupiah, jadi total yang diterima oleh petugas tersebut sentuh angka Rp 3 juta. Pemberian honor tersebut sudah dilakukan sejak pekan lalu, dan bertahap,” ujar Umpel .

Lanjut dia, sejauh ini BPS Minsel belum menerima jumlah atau data kependudukan di dua kabupaten tersebut, Pasalnya hasil olahan data itu sudah diserahkan kepada BPS Sulawesi Utara (Sulut). “Kami akan menerima laporan sementara, mengenai jumlah penduduk setelah bulan Agustus,” tandas Umpel.

Tambah Umpel, untuk data-data tersebut akan divalidkan BPS Minsel dan Sulut, nah sekitar bulan Desember tahun 2010 ini. Namun ketika disentil soal mekanisme penyerapan data penduduk tersebut, Umpel menyebutkan, bahwa ada 49 item atau pertanyaan yang digunakan dalam tanya jawab kepada penduduk yang disensus. (drim’s moningka)