Jumat, 18 Juni 2010

Proyek Rp14 Miliar Segera Operasi

KMP Tude Masih Tunggu BUMD

BITUNG, suara manadonews (18/06/2010)—Pengoperasian Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Tude dengan anggaran capai Rp 14 miliar, oleh Pemkot Bitung menunggu pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal ini dikatakan Kadis Perhubungan (Kadishub) Kota Bitung Drs Boy Rumawung kepada sejumlah wartawan.

Menurut Rumawung, kapal tersebut sudah siap dioperasikan, hanya saja tinggal menunggu dibentuknya BUMD. “Kapal tersebut akan ditangani oleh BUMD bukan Dishub, sebab sesuai keputusan Menteri Perhubungan seperti itu,” ujar Rumawung.

Rumawung menjelaskan, selain menangani operasional kapal tersebut, semua administrasi termasuk gaji anak buah kapal (ABK) KMP Tude juga ditangani oleh BUMD. “Ini juga termasuk dengan perekrutmen ABK dan pembayaran gaji ditangani oleh BUMD, sehingga Pemkot Bitung tidak lagi mengurusi pengoperasian kapal tersebut,” tuturnya.

Lanjut menurut Rumawung, keberadaan kapal tersebut telah dipantau langsung oleh Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat, dan sudah mendapat persetujuan untuk dioperasikan, hanya saja harus ditangani oleh BUMD. “Jadi ketika sudah ada BUMD, kapal itu pasti sudah bisa dioperasikan,” tandasnya.

Ia menambahkan, meski Pemkot mengoperasikan KMP Tude yang nantinya melayani arus Bitung – Lembeh, diyakininya tidak akan mempengaruhi transportasi lainnya yang sudah berjalan sejak lama. “Pelayanan kapal itu tidak akan sama dengan pelayanan transportasi lain (perahu kecil, red) yang mangkal di pasar Ruko Pateten, makanya tidak akan menggangu arus transporasi masyarakat tadi,” katanya.

Malah masih menurut Rumawung, dengan adanya KMP Tude akan sangat membantu masyarakat di Pulau Lembeh dalam melakukan aktivitasnya. “Kapal ini akan melayani angkutan barang yang kapasitasnya besar, makanya akan membantu masyarakat Lembeh tentunya,” ucapnya.

Yang jelas ditegas Rumawung, proyek sebesar Rp14 Miliar itu, akan dioperasikan pada 2010 ini. “Pokoknya sudah ditargetkan akan dioperasikan pada tahun ini juga,” pungkas Rumawung. (ayu dewi)

Kamis, 17 Juni 2010

Polresta Bitung Lakukan Apel Pengamanan di Lapangan Maesa

 Zamroni : Siap mengerahkan dua pertiga personil

BITUNG, suara manadonews (17/06/2010)Sehubungan dengan pengamanan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Sulawesi Utara (Sulut), kepolisian resort Kota (polresta) Bitung akan mengerahkan dua pertiga personilnya.

"Pokoknya dua pertiga kekuatan akan dikerahkan untuk mengamankan Pemilukada," ujar Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polresta Bitung, M Zamroni, kepada wartawan ketika ditemui di Lapangan Maesa saat memeriksa kesiapan apel pengamanan Pemilukada, Rabu (16/6).

Menurut Zamroni, dalam mengantisipasi pengamanan pemilihan gubernur (Pilgub) dan pemilihan walikota dan wakil walikota Bitung yang saat ini sudah masuk tahapannya. Polresta Bitung besok (hari ini) akan mengadakan apel pengamanan di Lapangan Maesa yang akan dihadiri dari kepolisian dan instansi terkait lainnya. "Jadi semua personil akan dilibatkan bersama instansi terkait," tuturnya.

Pengerahan pengamanan secara maksimal ini, kata Zamroni, dilakukan untuk mengantisipasi agar pilgub berlangsung aman dan kejadian yang berujung kekacauan pada pilwako tahun 2005 tidak terjadi pada pilwako tahun ini. "Apel ini merupakan salah satu kesiapan pengamanan itu," tandasnya.

Selain itu, tambah Zamroni, Polresta Bitung tetap terus mengantispasi perederan minuman keras, karena itu bisa menjadi salah satu pemicu gangguan keamanan. "Pokoknya, kita masih tetap menjalankan itu dan pada 1 Juli nanti akan ada pemusnahan (miras),"  pungkas Zamroni.  (ayu dewi)

Polresta Bitung Amankan Oli Bekas


BITUNG, suara manadonews (17/06/2010)—Kepolisian Resort (Polresta) Kota Bitung berhasil menahan puluhan drum berisi oli bekas di pangkalan kontainer, Pelabuhan Bitung. Drum ini rencana akan dikirim ke Surabaya.

Kapolres Bitung Nurhandoko saat dibungi wartawan di lokasi apel lapangan Maesa Kamis (17/06), belum bisa mengungkapkan siapa inisial nama pemilik barang tersebut, karena masih dalam penyelidikan.

Nurhandoko mengakui, saat ini barang bukti tersebut masih berada dipangkalan kontainer, Pelabuhan Bitung dan telah dipasang garis polisi atau police line. “Barang bukti yang diamankan sebanyak 22 drum berada di luar kontainer dan ada juga didalam kontainer,” ujarnya.

Sementara, menurut petugas penjaga di pangkalan kontainer tersebut, yang tidak mau namanya disebut, mengatakan bahwa drum-drum tersebut sudah beberapa hari berada di sana. Hingga akhirnya diamankan oleh polisi.

Diamankannya drum yang berisi oli bekas yang termasuk dalam limbah B3 dan diduga hendak dikirim ke Surabaya. Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Bitung, Adriana Dondokambey, selama drum-drum berisi oli bekas itu mempunyai ijin untuk dikirim maka itu tidak masalah. “Biasanya oli bekas tersebut jika dikirim ke Surabaya atau Jakarta bisa diolah kembali menjadi oli baru,” pungkas Dondokambey.

Lebih lanjut Dondokambey menambahkan, bahwa limbah tersebut tidak boleh di buang ke laut atau tempat lain karena akan mencemari lingkungan.  “Pokoknya, limbah tersebut tidak boleh di buang ke laut atau tempat lain karena akan mencemari lingkungan,” tandasnya.  (ayu dewi)

Gubernur : Profesi Advokad, Bebas, Mandiri dan Bertanggungjawab

Sihotang Resmi Dilantik 38 Advokad

suara manadonews (17/06/2010)—Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Ir Siswa Rahmat Mokodongan, ketika menghadiri Pengangkatan dan Pelantikan Advokad Baru Kongres Advokad Indonesia (KAI) Sulawesi Utara yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Ritzy Manado Kamis (17/06). Sesuai dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokad. Profesi Advokad merupakan Profesi yang Bebas, Mandiri dan Bertanggungjawab.

Namun demikian Gubernur mengingatkan, bahwa kebebasan tersebut harus diikuti dengan tanggungjawab masing-masing advokad dan organisasi profesi yang menaunginya untuk melaksanakan profesinya dengan tujuan menegakkan hukum dan keadilan secara bertanggungjawab.

Gubernur juga mengharapkan, kepada seluruh advokad yang berpraktek di Provinsi Sulawesi Utara untuk menjadi pelopor upaya penegakan hukum. “Dalam mewujudkan masyarakat yang taat hukum, harus dengan melaksanakan profesinya secara profesional dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat,” tandas SHS.

Dengan mengenakan toga hitam khas pengacara, 38 orang advokad atau pengacara baru yang akan berpraktek di wilayah hukum Provinsi Sulawesi Utara dilantik oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kongres Advokad Indonesia (KAI) DR Tommy Sihotang.
Setelah mengucapkan janji advokad yang antara lain menyatakan, bahwa dalam menjalankan profesi sebagai pemberi jasa hukum akan bertindak jujur, adil dan bertanggungjawab berdasarkan hukum dan keadilan, para advokad baru ini dilantik dan diambil sumpahnya sesuai dengan agama masing-masing. (*/not)


Mokodongan : Korpri Harus Jadi Agen Perubahan

suara manadonews (17/06/2010)—Jajaran Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Pemerintah Provinsi Sulut menggelar apel korpri di halaman Kantor Gubernur Sulut, Kamis (17/6). Bertindak selaku Pembina Upacara Plt Sekprov Sulut, Ir Siswa Rahmat Mokodongan yang diikuti para pejabat eselon II, III dan IV serta seluruh staf yang berkantor di gedung putih.

Mokodongan mengatakan, seluruh jajaran Korpri agar dapat memahami essensi keberadaan mereka serta hakekat atau maksud dan tujuan didirikannya kelembagaan Korpri sehingga dapat menyatukan kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke dalam satu kelembagaan yang memiliki visi dan misi yang berorientasi kepada pengabdian secara umum bagi masyarakat, bangsa dan negara.

“Saya berharap, agar segenap anggota Korpri di daerah ini agar bekerja dalam bingkai ketentuan yang berlaku serta mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Seluruh elemen Korpri harus jujur, sadar dan bangga bahwa apa yang menjadi hak rakyat berikanlah kepada rakyat,” ujar Mokodongan.

Untuk itu diingatkan, agar anggota Korpri dilingkup Pemprov Sulut kiranya mampu menjadi agen perubahan dalam pembangunan karakter masyarakat. “Selain itu untuk menjadi stabilisator dan katalisator bagi terciptanya kondisi yang aman, tertib dan damai dilingkungan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (*/not)

Wabup Mitra Pimpin Apel Korpri

Serahkan SK PNS, Kenaikan Pangkat dan Pensiun  

RATAHANsuara manadonews (17/06/2010)Keluarga besar Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri)  Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) gelar apel yang bertempat di halaman kantor Bupati Kamis (17/06).  

Menariknya, pada apel kali ini, yang dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Mitra Drs Jeremia Damongilala MSi, dimana  kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan SK Perubahan Status CPNS menjadi PNS, SK Pensiun dan SK kenaikan Pangkat para pegawai Mitra diantaranya Kaban BKKDD Mitra Drs Robby Ngongoloy MSi (Pangkat IVB ke IVC), Ir Elly Sangian (Pangkat IIID ke IVA), Selvie Gugu SE MM ( Pangkat IIIC ke IIID).

Dalam amanatnya, Damongilala menyampaikan, beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan oleh para PNS diantaranya, penilaian akan kinerja para PNS yang ada di lingkungan pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara. “Dibutuhkan para PNS yang profesional yang mampu melaksanakan Tupoksi dengan baik,” ujar suami tercinta dr Herlina Damongilala ini. (*/not)


7 DPC PAN Dukung Deklarasi Lumentut-Mangindaan


Dimeriahkan Persija, Deklarasi Spektakuler di Stadion Klabat

suara manadonews (17/06/2010)—Deklarasi Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado Vicky Lumentut-Harley Mangindaan Kamis (17/6),  sukses di gelar di Stadion Klabat. Dalam acara itu dihadiri langsung Dewan Pimpinan Partai (DPP) Demokrat EE Mangindaan, Ketua DPD I Syenny Watulangkow, DPD II Moor Bastian, serta 7 DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Manado, yang langsung menyatakan sikap mendukung kedua pasangan tersebut.

Sangat menarik Deklarasi kali ini menggabungkan unsur olahraga dan hiburan, dengan suguhan pertandingan eksebisi antara Persija (Jakarta) versus Manado United yang berakhir dengan kemenangan I-0 untuk Persija. Dalam penyampaian Vecki Lumentut, berharap agar kedepan olahraga merupakan potensi yang bisa mendatangkan income buat daerah asalkan itu dikelola dengan profesional. “Seperti sepakbola yang saya ketahui dahulu kota Manado, bisa berbicara di pentas nasional, kenapa sekarang tidak, tentu harus ada penanganan yang betul Profesioanal,” ujar Limentut. (ronny pamungkas)

SHS Teruji Pemimpin Berhasil

suara manadonews (17/06/2010)—Kepiawaian Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang (SHS) yang mampu membuka akses langsung dengan Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Mohammad Najib bin Tun Abdul Razak mendapat apresiasi berbagai kalangan. Kepiawaian diplomasi SHS benar-benar tidak diragukan lagi pasca pertemuan monumental dengan PM Nadjib, di Kuala Lumpur, Senin (14/6) lalu.

Bagi Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), DR Dwisuryo Indroyono Soesilo, tekad Sarundajang melakukan terobosan internasional memang sudah tidak diragukan lagi. “Beliau itu nekad. Tapi yang diperjuangkan selalu mampu diwujudkan. Saya salut melihat dedikasinya yang tinggi untuk daerah,” kata Indroyo.  

Olehnya, menurut Indroyono, perjuangan SHS yang tak kenal lelah dalam melobi sejumlah pejabat negara sahabat, seperti pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Mohammad Najib bin Tun Abdul Razak untuk ikut membesarkan provinsi Sulut, patut diberi apresiasi dan penghargaan.

“Apa yang ditunjukkan SHS ketika meyakinkan Pemerintah Malaysia dalam upaya peningkatan infrastruktur di daerah dengan menggandeng Construction Industry Development Board (CIDB), sangat berharga untuk masa depan Sulawesi Utara,” kata Indroyono seraya menambahkan, bahwa kekukuhan semangat membangun SHS inipun pernah ditunjukkan ketika menggolkan Sulawesi Utara sebagai Sekretariat Regional Coral Triangle Initiative (CTI).

Indroyono Soesilo mengaku memang tak ragu dengan SHS. Ia benar-benar telah menjadi pemimpin yang dibanggakan, baik di tingkat nasional terlebih daerah yang berjuluk Nyiur Melambai ini. “Sebagai Gubernur, Sarundajang memiliki kemampuan tinggi dalam menata pemerintahan, memacu pembangunan dan menangkal korupsi,” sebut Indroyono yang telah diangkat menjadi warga kehormatan Sulawesi Utara ini.

Sependapat dengan Indroyono, ekonom Sulut Agus Poputra SE menegaskan bahwa apa yang dilakukan Gubernur Sarundajang dalam kaitan membesarkan Sulut, pantas dan patut diberi penghargaan yang tinggi. Poputra mencontohkan, bahwa tanpa perjuangan yang gigih dan loby yang baik, tidak mungkin pemimpin sekelas Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Mohammad Najib bin Tun Abdul Razak yang terhormat “jatuh hati” dan mengundang seorang kepala daerah untuk dijamu, diterima dengan kehormatan ala kepala negara. “Gebrakan jitu tersebut kita maknai sebagai peluang ekonomi untuk berperan di Pasifik. Tol Manado Bitung sangat penting untuk ekonomi daerah ini dan SHS sudah mampu member solusi,” tandas Poputra.

Sementara, Hengky Wijaya, pengusaha daerah  dan pemilik Manado Town Square (Mantos) berpendapat, apa yang dilakukan SH Sarundajang ketika dijamu Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Mohammad Najib bin Tun Abdul Razak adalah suatu penghargaan terbesar atas daerah Sulawesi Utara. “Langkah SHS yang berhasil menarik investasi berkelas dunia seperti Malaysia adalah terobosan yang harus didukung. Terobosan seperti ini harus terus dilakukan untuk membuka peluang-peluang investasi daerah ,” aku Wijaya.

Ketua Kerukunan Kekeluargaan Kawanua (K3) Benny Tengker maupun Yasti Suprejo Anggota DPR-RI,  menilai gebrakan SHS merupakan buah dari tanggung jawab besarnya untuk membesarkan Sulawesi Utara. “Apa yang dilakukan SHS tidak semata mencari popularitas, namun lebih pada bagaimana mewariskan Sulut sebagai satu daerah yang diperhitungkan dan punya daya saing tinggi ke depan,” kata kedua tokoh Sulut tersebut.

Pada kesempatan terpisah, OK Makagansa dan Erasmus Salindeho SH, keduanya tokoh Masyarakat Nusa Utara memberi apresiasi positif yang tidak ternilai. Bagi kedua tokoh ini, apa yang dilakukan SHS dengan memenuhi undangan Perdana Menteri Dato’ Sri Mohammad Najib bin Tun Abdul Razak, sekaligus bisa meyakinkan Pemerintah Malaysia, merupakan bukti bahwa SHS pemimpin kelas internasional. ”Model pemimpin seperti ini harus terus dilanjutkan,” katanya.

Sedangkan bagi pengusaha yang sukses mebesarkan PT Mitra Kencana, Andi Lagonda, berpendapat terobosan yang dilakukan SHS adalah bukti keberpihakan kepada pengusaha. Mengapa? Dengan dibangunnya jalan Tol Manado-Bitung, akan memudahkan bagi pengusaha yang bergerak di bidang transportasi dan usaha lainnya yang berhubungan dengan infrastruktur jalan, karena akan lebih efektif dan efisien sekaligus memudahkan pengembangan usahanya. “Sebagai pengusaha, kami berterimakasih kepada Pak Sarundajang yang sudah melakukan yang terbaik untuk dunia usaha di Sulut,” kata Lagonda.

Sejumlah gagasan SHS yang berhasil mendapat tangapan positif Pemerintah Malaysia, diantaranya rencana pembangunan jalan Tol Manado-Bitung, pembangunan Power Plant Geotermal dan investasi di bidang pengembangan Pariwisata. (mcs/not)

Rabu, 16 Juni 2010

Mokodongan : Pertanian Adalah Besik Saya

Sekprov Silahturhmi Dengan Jajaran Dinas Pertanian Sulut

suara manadonews (16/06/2010)—Plt Sekretaris Provinsi Sulut Ir Siswa Rahmat Mokodongan MSi saat melakukan kunjungan silahturahmi di jajaran Dinas Pertanian Sulut mendapat sambutan luar biasa dari pegawai yang berkantor di Desa Kalasey itu, silahturahmi yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan itu turut dihadiri Kadis Pertenaian dan Peternakan Ir Herry Rotinsulu MSi dan seluruh UPTD, Rabu (16/6).

Mokodongan mengatakan, saya ini memiliki besic pertanian, karena saat pengangkatan pegawai pertama kali ditempatkan di Suku Dinas Pertanian jalan 17 Agustus sekarang menjadi Kantor Badan Kesbang Pol dan Linmas.

Karena itu bagi saya dunia pertanian sudah tak asing lagi sebab beberapa kali dipercayakan sebagai Kadis pertanian baik di Bitung maupun di Bol-mong. Dan setelah saya kembali ke Provinsi sebagai Plt Sekprov. “Ternyata masih banyak teman-teman lama saya yang hingga kini masih tetap eksis bertugas di instansi ini,” ujarnya.

Mokodongan menyampaikan, tujuan kunjungan silahturahmi ini yang sudah ia lakukan beberapa hari terakhir ini di beberapa instansi lingkup Provinsi Sulut dalam rangka lebih mempererat hubungan antara pimpinan dengan yang dipimpinnya.

Ia menyebutkan, sebagai anggota korpri dalam melaksanakan tugas dan pelayanannya kepada masyarakat seyogyanya harusa mengetahui hak dan klewajibannya. Jangan hanya menuntut haknya saja tetapi kewajibannya terutama dalam melayani rakyat menjadi terabaikan.

Untuk itu melalui pertemuan kali ini Mokodongan mengharapkan para pegawai yang ada di dinas pertanian dapat meningkatkan kinerjanya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

“Pemberian Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) oleh pimpinan daerah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pegawai, karena itu buktikan dalam tugasnya sehari-hari,” pungkas Mokodongan. Kegiatan kunjungna ke SKPD ini telah berlangsung sejak haru Senin dimulai dengan Dinas Kesejahteraan Sosial dan Dinas Kelautan dan Perikanan dan akan berlanjut ke semua SKPD di lingkungan Pemprov Sulut. (*/otnie)

Gedung Dekot Manado Sepi Legislator Sibuk Pilkada

suara manadonews (16/06/2010)— Suasana lengang di Gedung Wakil Rakyat DPRD Kota Manado begitu terasa beberapa hari terakhir ini, sangat berbedah dengan pekan sebelumnya. Setelah menyelesaikan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Walikota akhir masa jabatan lima tahun dan pertanggung jawaban tahun 2009, para wakil rakyat langsung sibuk dengan aktivitasnya sendiri, bahkan moment Pemilukada langsung saja menyita waktu para legislator Tikala dari pada mengantor.

Hal ini dikeluhkan salah satu masyarakat saat bertandang ke Gedung Dewan Kota (Dekot) selasa (15/6). “Sangat disesali saya sebagai warga ingin menemui wakil rakyat kami, justru yang didapati hanya sederet kursi kosong diruang-ruang komisi,” tutur DJamal Nusi warga Paal II.

Dari sejumlah anggota dewan yang ditemui, kesemuanya beralasan sekarang ini sudah memasuki masa Reses, maka kegiatannya hanya penyerapan aspirasi di Dapil masing-masing. Kabag Humas Sekretariat Dewan Joppy Talumepa, langsung membenarkan hal itu, bahwa sekarang dewan sudah memasuki masa Reses, dan dipastikan setiap anggota mendapatkan Dana Reses Rp 8,5 Juta dikali 40 anggota dewan. “ Dana Reses sudah tertata dalam APBD induk tinggal menunggu dicairkan untuk satu kali di tahun 2010 ini. Mengenai permintaan dewan kemarin untuk ada penambahan masa reses saya rasa diperubahan nanti,” ungkap Talumepa.

Hanny Polii Anggota Dewan Komisi C, Selasa (15/6) lalu membantah, bahwa ketidakhadiran para legislator bukan karena kesibukan di Pemilukada, tapi karena dewan sudah memasuki masa reses. “Yang saya ketahui sekarang ini dewan akan turun ke Dapil masing-masing guna penyerapan aspirasi masyarakat,” ujar Polii. Ketika ditanya apakah sudah menerima Rp 8,5 Juta Dana Reses, dijelaskannya belum mengetahui berapa jumlah yang akan diterima. “Sampai saat ini saya belum menerima Dana Reses dan berapa jumlanya saya belum ketahui,” tandasnya. (ronny pamungkas)

HJP – AP Resmi mendaftar di KPUD Manado

HJP : Sejarah Baru Akan Tercipta di Kota Manado
suara manadonews (16/06/2010)— “Sejarah baru akan tercipta di Kota Manado serta tempat ini akan dimulai satu awal baru, dan kita adalah saksi dari sejarah ini,” ucap Hanny Joost Pajouw (HJP) didampingi Anwar Panawar (AP), saat orasi sesudah resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Walikota dan Wakil Walikota di KPUD Manado, Rabu (16/6). Pendaftaran siang itu diterima langsung Livie Allow Ssos MSi Ketua KPU Propinsi. Dengan dikawal ratusan pendukungnya kedua pasangan HJP-AP tiba di KPU tepat pukul 10:30 Wita ditemani istri masing-masing.

Ikut dalam rombongan terlihat Unsur DPD II PG Manado, Viktor Rompas SH Sekretaris, Sultan Udin Musa sebagai Ketua Pemenangan HJP, Lili Binti, dan PAN sebagai Partai pendukung langsung di pimpin Ketua DPD I PAN Widjayanto Patonti, dan Pengurus DPC Stelah Pakaya, Boby Daud, mengawal lansung prosesi pendaftaran itu.

Menurut Anwar Panawar, konsep pembangunan yang diusung HJP-AP betul-betul tepat sasaran serta menyentuh seluruh lapisan masyarakat, dan bila dipercaya nanti aparatur pemerintah akan dibersihkan. “Dibersihkan yang tidak baik akan dibuang jauh-jauh, jadi bisa tercipta pemerintah yang betul-betul bersih yang mengutamakan pelayanan,”kata Panawar.

Melengkapi apa yang sudah disampaikan Panawar, dari HJP lansung memberikan satu janji pasti bagi masyarakat bilamana dipercayakan sebagai Walikota nanti, lebih mengutamakan pelayanan serta menjauhkan diri dengan apa yang dinamakan politik praktis. “ Sebab saya melihat tidak melihat posision atau kekuasaan tetapi saya melihat action atau satu kerja yang nyata untuk pelayanan bagi masyarakat, untuk itu Kota Manado harus ada perubahan besar,” ujar Pajouw. (ronny pamungkas)

Herlina Siwu Nahkodai IDI Cabang Mitra


Lendo: Mampu Meningkatkan Kompetensi Para Dokter
RATAHAN, suara manadonews (16/06/2010)dr Herlina Damongilala-Siwu resmi jabat Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Minahasa Tenggara (Mitra). Ditandai dengan dilantiknya pengurus IDI cabang Mitra bertempat di Restoran Green Garden oleh Ketua IDI wilayah Sulut dr BJ Waleleng SpD KGEH, Selasa (15/6). 

Dengan menimbang beberapa poin diantaranya bahwa, telah terbentuk Cabang Ikatan Dokter Indonesia di Minahasa Tenggara, dan Pengurus Besar IDI dapat menyetujui susunan personalia pengurus Ikatan Dokter Indonesia Cabang Minahasa Tenggara masa bakti tahun 2009-2012 sesuai hasil Musyawarah Cabang pembentukan pengurus, maka diputuskanlah susunan personalia Pengurus IDI Cabang Mitra yang diketuai oleh dr Herlina Damongilala-Siwu yang juga adalah Ketua TP-PKK Mitra.

Sementara di posisi Wakil Ketua dijabat dr Sandra Rotty, Sekretaris I dr Juanita Talendengan, Sekretaris II dr Hezky Lintang, bendahara I dr Jelly Sahadula, bendahara II dr Wilhelmina Pasuhuk. Sedangkan Penasehat Pengurus dijabat dr Eddy Kalensang.
Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Drs Freddy F Lendo mengatakan, harapan pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara perihal terbentuknya IDI Cabang Mitra supaya dapat meningkatkan kompetensi para dokter dan dapat menjawab tuntutan pelayanan profesi kedokteran, dalam rangka pengabdian khususnya di bidang kesehatan. “Untuk seluruh lapisan masyarakat di Mitra, melalui organisasi IDI diharapkan dapat bekerjasama dan ber-mitra dengan Kabupaten Mitra dalam mengembangkan kebijakan dan dalam program-program kesehatan,” harap Lendo.

Turut hadir dalam acara ini Sekretaris IDI SULUT dr Jemmy Panalewen SpB KBD, dr Max Rarung  SpOG, K-Onk Bag. Ob-Gin RSUD dr RD Kandou/Fakultas Kedokteran Unsrat Manado dan para dokter di Kabupaten  Mitra. (*/otnie)

HUT Kakas ke-331 Digelar Spektakuler



Hangky Gerungan Genap Usia  46 Tahun

KAKAS, suara manadonews (16/06/2010)Pelaksanaan Hari Ulang Tahun Kakas yang ke-331, di kemas sedemikian rupa yang jatuh pada hari Rabu (16/6), spektakuler. Acara yang dihadiri  Kapolda Sulut Brigjen Pol Hertian A Yunus, Bupati Minahasa, Drs Stefanus Vreeke Runtu (SVR), Danrem 1302 Minahasa yang mewakili Korem 131 Santiago, Danlanal Manado serta kerukunan Warga Kakas di Jakarta dan Luar negeri.

Berbagai kegiatan diadakan dalam rangka memperingati Hari bersejarah bagi masyarakat Kakas ini, antara lain Olah Raga dan kesenian. Acara diawali dengan ibadah, dan dilangsungkan dengan penyerahan galar Adat Masyarakat Kakas kepada Kapolda Sulut, Bupati Minahasa dan Danlanal Manado.

Bupati Minahasa Drs Stefanus Vreeke Runtu dalam sambutan mengatakan, akan bersama sama untuk membantu warga Kakas, dan salut dengan keberhasilan yang diraih warrganya yang berada di luar. Dan dalam waktu dekat ini, Kecamatan Kakas akan dimekarkan menjadi 2 kecamatan. Runtu juga berterima kasih, karena sudah memilihnya menjadi salah satu penerima gelar adat. “Ini merupakan motivasi bagi masyarakat Minahasa agar kedepan bisa lebih maju,” ujar Runtu.

Lanjut SVR, para Hukum Tua di 23 desa yang ada di kecamatan Kakas juga mendapat bantuan masing masing 1 unit komputer lengkap dengan meja, dan 2 set komputer untuk kantor kecamatan.
Menariknya, acara ini juga turut dimeriahkan oleh artis artis dan pelawak kondang dari Manado, sebab  hari ini juga adalah hari berbahagia dari Kel Gerungan Walla dimana Hangky Gerungan genap berusia 46 tahun. Pada  akhir acara ini, diadakan pesta kembang api salama 1 jam, sehingga perayaan Hari Ulang Tahun Kakas dan Hari ulang Tahun Pak Angki-begitu Hangky Gerungan akrab disapa-sangatlah meriah dan spektakuler. Sebab beda dengan perayaan-perayaan Hari Ulang Tahun pada umumnya. Selamat Ulang Tahun Pak angky dan Warga Kakas. (raynold loing)