Selasa, 06 Juli 2010

SMPN 2 dan 9 Manado Gelar Pesantren Kilat

MANADO, suara manadonews (06/07/2010)Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri 2 dan SMP Negeri 9 Manado, kembali menggelar Pesantren Kilat pada tanggal 26 Juni hingga 1 Juli lalu, di Aula Panti Asuhan Ar-Rahma Kelurahan Islam Kecamatan Tuminting. Kegiatan ini diikuti oleh siswa yang berada di SMP Negeri 2 dan 9 Manado.

Menurut Ketua Panitia Dra Suratna Usman dan didampingi Sekretaris Firdah Thawil MPd mengatakan, dalam pelaksanaan penutupan  pesantren kilat ini turut dihadiri juga oleh Kepala Kantor  Kementerian Agama Kota Manado Drs Hi Sa’ban Manhudi MPd. “Para peserta ini sangat antusias dalam melaksanakan pesantren kilat ini, buktinya kegiatan yang dilaksanakan selama lima hari ini diikuti oleh 181 peserta,” ujar Thawil.

Sementara Kepala Sekolah SMP 2 Manado Adeleida Kemur SPd yang didampingi Kepala Sekolah SMP Negeri  9 Drs Ruddy Lapian mengatakan,  dalam kegiatan pesantren Kilat yang diikuti oleh 181 siswa ini, ada 10 peserta yang mendapat hadiah terbaik diantaranya 10 peserta tersebut yakni Sindy Mokoagow, Safiq Suheli, Ayu Lestari, Hayati Buhari, Ersita Polapa, Wisnu Tente (SMP N 9), Maharani Sangaji, Wati Sangko (SMP N 9), Kismi Abubakar dan Rangga Marhaban. “Mereka masing-masing menerima hadiah dan piagam penghargaan,” pungkas Kemur yang diakan Lapian. (djamal/sutrisno)

SHS Resmikan GMIBM Kalfari Nanasi

MANADO, suara manadonews (06/07/2010)—Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang  (SHS), dalam kunjungannya ke Gereja GMIBM Kalfari Nanasi disambut dengan sangat antusias oleh masyarakat Nanasi. Lebih Khusus bagi jemaat gereja GMIBM Kalfari Nanasi, yang mempunyai kerinduan begitu besar untuk bertemu langsung dengan Gubernur Sulut SH Sarundajang.

Kedatangan Gubernur Sulut SH Sarundajang telah lama di nanti-nantikan oleh jemaat GMIBM Kalfari sebagaimana disampaikan ketua Jemaat Gereja GMIBM Kalvari Pdt N Songkato-Watuseke MTh. Demikian halnya yang dirasakan oleh sangadi desa Nanasi.

Gubernur Sulut SH Sarundajang dalam sambutannya, sangat berterima kasih atas kesetiaan jemaat dan menurut SHS waktu tidak akan pernah menyurutkan rasa kecintaan kita selaku umat Tuhan Yesus Kristus selaku kepala gereja. SHS selanjutnya menanda-tangani peresmian gedung gereja Kalfari GMIBM Nanasi yang disaksikan langsung oleh Ketua Jemaat Gereja beserta Jemaat yang ada. (*/otnie)

Vicky-Ai Menyatu Dengan Warga di TPA dan Pasar

MANADO, suara manadonews (06/07/2010)—Jargon “Visioner dan Bersahaja” yang diusung pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, Dr Ir Vicky Lumentut dan Harley “Ai” Mangindaan (GSVL-Ai), benar-benar dinyatakan. Buktinya, usai beranjangsana dengan masyarakat yang bermukim di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) sampah Sumompo, kedua figur populis itu menemui para pedagang dan pembeli di pasar tradisional, Pasar Bersehati.  

Sembilan Bahan Pokok (Sembako) murah dan bisa dijangkau menjadi salah satu perhatian serius dari pasangan ini. Betapa tidak, gejolak Sembako yang semakin mahal telah membuat masyarakat semakin resah, pelak saja program-program guna untuk menekan harga sembako sudah dipersiapkan pasangan berjagon “Siap Maju” itu.

“Mengadakan program inovatif baru untuk sembako murah sudah waktunya kita kembangkan. Contohnya meningkatkan operasi pasar dan menurunkan harga sembako serta mengembangkan koprasi petani, program nyata seperti itu harus dilakukan,” ujar GSVL.

Lanjut dikatakan calon yang diusung Partai Demokrat itu, jika program-program itu benar-benar diilhami dan diterapkan kedepannya maka tidak mustahil sembako akan lebih terjangkau dan murah. "Jika program itu dikerjakan dengan sungguh-sungguh maka harga sembako, laju kenaikannya dapat juga ditekan, sehingga tidak akan melampaui kenaikan daya beli masyarakat," tambah Ai.

Sementara di TPA Sumompo, dengan kebersahajaan keduanya pun menyapa masyarakat di sana. GSVL-Ai pun disambut masyarakat yang sehari-harinya mengais rejeki di tempat tersebut. Spontan saja, sejumlah masyarakat pun menuturkan kecintaan mereka pada dua sosok ini. “Kalau menjadi pemimpin mesti merakyat seperti yang dilakukan Pak Vicky dan Bung Ai, tidak pandang bulu, suku dan ras serta status sosial. Pemimpin kedepan seperti inilah yang kami inginkan,” ujar Abut Ismail, salah satu pemulung.

GSVl-Ai dalam kunjugan itu pun saling berbagi kasih sayang dan menjaring aspirasi dari warga penghuni TPA diantaranya kesejahtraan dan jaminan kesehatan lainnya. “Kesejahteraan bagi warga pemulung harus kita upayakan kedepannya, disamping itu juga adanya jaminan kesehatan harus menjadi prioritas. Namun kesemuanya itu hanya akan berjalan jika kita semua bersatu kedepannya,” kata GSVL.

Untuk itu juga ketika kita akan menuju kota pariwisata dunia dan mengembankan pariwisata, isu lingkungan dan penanggulangan sampah harus terselesaikan. “Isu tak tertampung lagi sampah untuk warga Manado mesti kita carikan solusinya. Jika terus dibiarkan tidak mungkin polemik sampah yang pernah terjadi di daerah lalinnya juga akan terjadi wilayah kita,” tambah Ai. (*/tim media Vicky-Ai)

Senin, 05 Juli 2010

LOUIS - RIZALI Membangun Pariwisata Mulai dari SDM

MANADO, suara manadonews (05/07/2010)Sebagai kota yang memiliki tempat wisata yang eksotis dan sudah terkenal hingga ke mancanegara, sudah selayaknya Manado memiliki sekolah khusus pariwisata. Hal tersebut dikemukakan oleh Louis Nangoy, di sela-sela kesempatan diskusi rutin dengan Tim Relawan Louis-Rizali, di Media Center 1 Kelurahan Wawonasa. “Kita butuh pembangunan sektor pariwisata yang berkesinambungan, karena pariwisata bukan saja mesti ditunjang dengan infrastruktur tetapi juga faktor sumber daya manusianya yang mengelola sektor tersebut harus disiapkan,” ujar Louis.


Menurutnya, sekolah khusus pariwisata akan sangat menopang laju pertumbuhan kunjungan wisata, pengelolaan infrastruktur dan tata kelola manajemen pariwisata itu sendiri. “Kita butuh untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap mengelola pariwisata Manado, dengan rasa dan perspektif Manado itu sendiri. Jika hal ini terjadi, maka orang Manado akan menjadi tuan di rumahnya sendiri. Sebagai sebuah peradaban, saya pikir orang Manado tidak kurang dengan segala macam kemampuan tersebut, nah sekolah pariwisata adalah jawabannya,” sambung Louis.

Menurut pria yang maju sebagai Calon Walikota Manado 2010-2015 yang berpasangan dengan KH. Rizali M. Noor, saat ini memang ada sekolah seperti SMK yang memiliki jurusan pariwisata. Olehnya, dengan kehadiran sekolah khusus pariwisata, maka keberadaan SMK akan semakin menjadi kuat. “Guru-guru dan dosen-dosen kita di Manado banyak yang hebat dan bisa membagi pengetahuan mereka dalam hal pariwisata, bahkan selanjutnya kita sambung dengan perguruan tinggi yang sudah membuka jurusan pariwisata, sehingga pembangunan sektor pariwisata kita akan semakin handal,” tandasnya.

Bagi Louis, sekolah pariwisata akan mengubah arah pembangunan sektor pariwisata yang tidak terkonsep dengan baik, menjadi sebuah blue print yang menjadi dasar perencanaan. “Bayangkan, betapa anak didik kita sudah mendapatkan pelajaran sejak dini bagaimana pengelolaan manajemen pariwisata secara profesional dengan segala aspeknya. Olehnya saya yakin, pariwisata Manado akan memiliki eksistensi yang lebih baik lagi. Bahkan lebih dari itu, yang lebih penting adalah menanamkan nilai-nilai yang lebih esensial tentang profesionalisme kepada anak didik lewat sekolah pariwisata tersebut, bahwa dengan pengelolaan parieisata yang baik orang bisa mencari nafkah lewat sektor itu dengan baik,” pungkas Louis.

Obyek-obyek wisata di Manado yang beragam, jika dikelola dengan profesional akan menjadi daya tarik tersendiri, seperti obyek wisata alam yakni Taman Nasional Laut Bunaken, Pulau Bunaken, Pulau Siladen, Pulau Manado Tua, Gunung Tumpa dan air terjun susun. Obyek wisata religi diantaranya Oude Kerk atau yang biasa disebut Gereja Tua GMIM Sentrum, Klenteng Ban Hing Kong. Obyek wisata sejarah diantaranya Batu Sumanti, Batu Bantik, Batu Buaya, Batu Kuangang, Veld Boog Belanda, Monumen Tentara Sekutu, Waruga Dotulolong Lasut, kuburan belnada serta monumen Jepang, dan obyek wisata lainnya.(*/denny)

Minggu, 04 Juli 2010

RML Hentak Tomohon

Tim Independen RML-HP Terbentuk
TOMOHON, suara manadonews (04/07/2010)Ketokohan sang birokrat Drs Ramoy Markus Luntungan (RML), dimata masyarakat Kota Bunga Tomohon tidak perlu diragukan lagi. Pasalnya, Jumat (2/7) pekan lalu.  RML seakan mampu “menghipnotis” masyarakat Kota Tomohon dengan kualifikasinya sebagai birokrat ulung di saat melantik Tim Pemenangan Independent yang beranggotakan ribuan massa pendukung calon Gubernur bernomor Urut Satu ini.

Turut hadir dalam pelaksanaan pelantikan tim pemenangan independent ini, Jurkam  (Juru Kampanye) terbaik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sulut, Djendry Keintjem SH MH, istri tercinta RML, Ny HR Lunungan-Mawuntu SPd yang juga diklaim merupakan warga Tomohon. Selain itu, ribuan warga Tomohon yang tergabung dalam tim relawan independen pemenangan RML-HP.
Dalam sambutannya, RML yang juga saat ini menjabat sebagai Bupati pilihan rakyat yang pertama di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) menunjukkan kepiawaiannya berkata-kata dihadapan massa pendukungnnya. Diawali dengan ucapan terimah kasih RML terhadap seluruh masyarakat Kota Tomohon, yang meluangkan waktunya untuk menghadiri, bahkan mendukung RML-HP untuk maju dalam Pilkada Gubernur periode 2010-2015.

Selanjutnya RML mengatakan bahwa sebenarnya dirinya (RML-red) juga merupakan tokoh pemekaran yang selalu memperjuangkan keinginan dan aspirasi masyarakat untuk menjadi kabupaten otonom. “ Buktinya kabupaten Minahasa Selatan walau-pun masih seumur jagung telah “merelakan” embrio kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), digulirkan. Bahkan mengawal hingga ke proses penetapan, selain itu saat ini pihaknya sementara mempersiapkan pembentukan kabupaten Minahasa Selatan Atas (Minsela) untuk kembali dimekarkan,” kata Luntungan yang berhasil menempati posisi terbaik pada saat mengikuti pendidikan di Lemhanas.

Dalam hajatan tersebut, RML melantik Tim pemenangan independet Kota Tomohon yang dinahkodai oleh Drs Robby Pelealu sebagai ketua, Stevi Tampi SE sebagai Sekretaris , Bendahara Vecky Oroh dan yang bertindak sebagai koordinator Media Centre, Recky Kumentas SE yang juga merupakan salah satu aktivis vokal kota Tomohon. Yang menarik, dari tim independent RML-HP Kota Tomohon juga didukung oleh sejumlah partai diantaranya partai Pelopor, Partai Gerindra dan PPRN.

RML berpesan, agar supaya tim ini mampu bekerja secara maksimal dan tidak melakukan aksi-aksi yang tidak terpuji yakni fitna terhadap calon lainnya, maupun black campaign. “Saya tau, Kota Tomohon merupakan Kota Pendidikan dan religius, sehingga tingkat pengetahuan masyarakat sudah tinggi. Oleh sebab itu marilah kita bertindak sesuai dengan aturan yang berlaku,” tutup Luntungan.

Sementara itu, Ketua Tim Independent RML-HP Kota Tomohon, Drs Robby Pelealu didampingi Koordinator Media Centre, Recky Kumentas SE berharap, agar tim ini menjadi satu kekuatan solid yang tidak mudah dipengaruhi oleh tindakan-tindakan yang tidak terpuji, sehingga perjalan tim ini menjadi contoh. Bahkan mampu memberikan pembelajaran politik yang baik buat masyarakat Kota Tomohon. “ Mari kita berjuang memenangkan RML-HP, jika ingin masyarakat Sulut Khususnya Kota Tomohon menjadi lebih baik,” ajak keduannya. (toy/inox)

Polres Minahasa Peringati HUT Bhayangkara ke-64

Herman: Polisi Merupakan Mitra Masyarakat
TONDANO, suara manadonews (04/07/2010)Pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 Bhayangkara, diperingati khusus oleh segenap aparat Kepolisian yang ada di seluruh pelosok Indonesia. Peristiwa bersejarah yang jatuh setiap tanggal 1 Juli ini juga dirasakan oleh Kepolisian Resort (Polres) Minahasa yang diperingati lewat sejumlah acara penting. Diawali dengan pelaksanaan upacara yang di pimpin oleh Kapolres Minahasa, AKBP WD Herman SIK MSi yang dihadiri oleh Bupati Minahasa, Drs Stefanus Vreeke Runtu (SVR), Kejari Tondano, Dandim Minahasa beserta seluruh staf Polres Minahasa. Pelaksanaan Upacara ini dilaksanakan di lapangan Mapolres Minahasa.

Uniknya, pelaksanaan upacara HUT Bhayangkara ini dihadiri oleh ribuan masyarakat yang tergabung dalam komunitas ojek seluruh Minahasa binaan Polres Minahasa. Selesai pelaksanaan Upacara, ribuan ojek melakukan pawai mengitari Kota Tondano dengan menunjukkan budaya tertib lalu lintas, yang dipimpin oleh Kepala Satuan (Kasat) Lalulintas Polres Minahasa, AKP Muhamad Islam, beserta seluruh jajaran Satlantas Polres Minahasa.

Pelaksanaan HUT Kepolisian ini juga diperingati dengan bentuk syukuran yang dilaksanakan di Aula Tansatrisna Mapolres Minahasa, ditandai dengan pemotongan tempeng dan memberikan penghargaan kepada sejumlah anggota polisi yang berprestasi, serta memberikan hadiah kepada tiga Desa. Yaitu untuk pemenang pertama di raih Desa Kombi kecamatan Kombi, pemenang ke dua Desa Kamanga kecamatan Tompaso dan Desa Wulauan kecamatan Tondano Utara, yang berhasil memenangkan lomba pos kamling dan masing masing Desa mendapatkan TV .

Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Minahasa, AKBP WD Herman SIK MSi dalam sambutannya menegaskan, bahwa sesuai dengan tema HUT Bhayangkara ke-64 tahun 2010 ini mengambil tema yakni, ‘Membangun Karakter Melalui Kepemimpinan yang Unggul Kemitraan, Profesionalisme dan Etika Prima’. Maka sangat diharapkan setiap personil kepolisian wajib menunjukkan kepribadian yang baik, sehingga menjadi polisi yang bermoral dan beretika, sehingga semakin menunjukkan pelayanan yang prima bagi masyarakat di Minahasa.

“Ini nantinya akan membuat kepercayaan kepada kepolisian semakin meningkat dan tidak menimbulkan komplein lagi dari masyarakat terhadap tugas dan tanggung-jawab sebagai Polisi,” katanya, sembari menambahkan bahwa, sebaiknya setiap anggota Polisi dapat mengintrospeksi diri, dan jika dimasa lalu terdapat kesalahan harus diperbaiki.

Oleh sebab itu, Herman berharap agar, masyarakat khususnya anggota Purnawirawan kepolisian dapat memberikan masukan, dorongan bahkan kritikan membangun demi kemajuan kita bersama. Syukuran itu dirayakan dengan pemotongan Tumpeng oleh Kapolres Minahasa bersama istri, yang adalah Ketua Bhayangkari Minahanasa Ny Eka Herman.

Diketahui, sejak dipimpin oleh AKBP WD Herman SIK MSi, Polres Minahasa mengalami sejumlah peningkatan prestasi dalam penanganan kasus. Untuk triwulan pertama di banding tahun 2009, Polres Minahasa berhasil naik mencapai 40 persen dalam penyelesaian kasus. Sedangkan untuk tindak pelanggaran Lalu-Lintas semakin di tekan.

Selanjutnya Kapolres berhasil melakukan upaya-upaya pendekatan dengan masyarakat, di bidang sosial ini terbukti dengan disepakatinya ikrar ojek dalam berlalulintas, serta kemitraan Polisi dengan masyarakat juga organisasi sosial, misalnya pemuda lintas agama. “Kiranya masyarakat Minahasa dapat bekerjasama dengan pihak kepolisian, dalam menciptakan ketentraman bersama. Sehingga setiap permasalahan baik itu pelanggaran, maupun masalah pidana dapat kita tekan seminimal mungkin,” pungkas Herman. (raynold loing)






KGPM Kawangkoan Gelar Sidang Raya

Dibuka Gubernur Sulut SH Sarundajang
TONDANO, suara manadonews (04/07/2010)Sidang Raya (SR) Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) ke-32, di gelar di Kota Kacang, Kawangkoan. Pelaksanaan hajatan terakbar tahunan warga gereja KGPM ini dilaksanakan di jemaat Sentrum Kawangkoan yang dibuka, Rabu (30/6) hingga Minggu (4/7), oleh Gubernur Sulawesi Utara, Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS). Turut hadir dalam sidang raya kali ini, Presiden Gereja-gereja se-dunia DR EA Nababan, Ketua PGI, ketua Sinode GMIM Pdt PM Tampi STh MSi, Muspida Provinsi, Bupati Minahasa Drs Stefanus Vreeke Runtu (SVR), yang di wakili oleh Asisten I Pemkab Minahasa, Pimpinan MUI Provinsi Sulut serta pimpinan BKSAUA Sulut.

Gubernur Sulut, Drs Sinyo H Sarundajang dalam sambutannya, mengucapkan terima kasih terhadap seluruh pimpinan KGPM dalam melaksanakan Sidang Raya ini, yang merupakan agenda lima tahunan. SHS juga berharap, agar supaya selain memberikan kontribusi bagi masyarakat sekitar maupun pemerintah, sidang raya ini mampu memikirkan, membahas bahkan merekomendasikan bahan-bahan kajian yang berhubungan dengan lingkungan yang ada di Sulawesi Utara. “Sidang harus tampil memberikan kontribusi bagi pembangunan masyarakat, selain tugas organisasi gereja yang sudah ditetapkan dalam pelaksanaan aturan sidang raya ini,” katanya.

Di tempat terpisah, Ketua Panitia Pelaksanaan Sidang Raya, Tenny Assa kepada Suara Manadonews menjelaskan, bahwa pelaksanaan Sidang Raya ini melibatkan ratusan jemaat yang mengutus perutusannya untuk mengikuti sidang raya yang agendanya membahas organisatoris kepimpinan KGPM ke depan. Selain itu untuk hal-hal yang direkomendasikan oleh pemerintah melalui Gubernur Sulut, akan tetap menjadi prioritas pembahasan.

Pelaksanaan Sidang Raya KGPM ke-32 ini melibatkan seluruh jemaat KGPM yang tersebar diseluruh Indonesia yakni 214 sidang, 27 wilayah dan setia sidang mengikut-sertakan delapan jemaat.”Kami juga melibatkan seluruh jemaat, bahkan jemaat gereja lain dalam hal akomodasi tempat tinggal,” pungkas Assa yang dikenal wartawan media lokal di Sulut ini. (raynold loing)

RSUP Ratatotok-Buyat Gelar Operasi Tumor Jinak

Ratulangi : Telah Lakukan Tiga Kali

RATATOTOK, suara manadonews (04/07/2010)Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ratatotok Buyat terus berbenah, termasuk melakukan aksi-aksi sosial, termasuk peduli terhadap masyarakat. Pasalnya, pekan lalu RSUP Ratatotok buyat ini, menggelar aksi kemanusiaan tanpa dipungut biaya sepersen-pun. Aksi sosial yang patut dicontohi RSUP lain di Sulut ini adalah melakukan Operasi Tumor Jinak dan Sirkumsisi. 

Menurut Direktur RSUP Ratatotok Buyat, dr Vally Ratulangi, bakti sosial ini  untuk ketiga kali dilakukan. RSUP menggandeng Panitia Muktamar Ahli Bedah Indonesia, yang memiliki dokter ahli bedah berpengalaman. Meski-pun RSUP ini, baru berusia seumur jagung, tapi kami telah berhasil menunjukkan kepedulian kepada masyarakat yang ada di Minahasa Tenggara (Mitra) dan sekitarnya.

“Ini wujud sumbangsih bagi warga yang bermasalah dengan kesehatan khususnya yang mengidap tumor jinak, namun memiliki keterbatasan ekonomi,” tandas dokter Ratulangi, yang merupakan direktur termuda yang dipercayakan memimpin rumah sakit pusat di daerah.

Peraih dokter teladan dan nominator Penerima Kinerja Awards 2010 Bidang Pelayanan Kesehatan Publik. Menambahkan, Rumah Sakit bukan hanya menunggu didatangi, namun harus proaktif untuk melakukan interaksi langsung dengan masyarakat sekitar. (***) 

Sabtu, 03 Juli 2010

Imam dan Pengurus KWI Komit Dukung E2L-HW


Majelis Taklim Tikala Siap Menangkan
MANADO, suara manadonews (03/07/2010)Pasangan Calon Gubernur  dan Wakil Gubernur Sulut, dr Elly Engelbert Lasut ME dan Henny Wulur SH MH, (E2L-HW) terus tuai dukungan warga Kota Manado. Buktinya, kalangan Imam, pengurus Kerukunan Wanita Islam (KWI) dan Majelis Taklim Tikala siap amankan E2L-HW. Bahkan mereka berkomitmen untuk mendukung mati-matian demi memenangkan calon Gubernur paling popular di Sulut ini.

Menariknya, dalam silahturahmi dengan Imam, KWI dan Majelis Taklim pecan lalu, meminta kesejahteraan ditingkatkan, dalam hal ini honor para imam dan majelis taklim di kota Manado. “Kami minta honor sebagai tingkat kesejahteraan kami di tingkatkan bila pak elly dan ibu Henny jadi Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujar Samsudin Monoarfa, mewakili Imam. 

“Kami merespons dan memberikan dukungan penuh kepada pasangan E2L-HW untuk maju sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut. Sebab kemampuan dan kepinteran figur keduanya sudah teruji. Bahkan E2L, dikenal Calon Gubernur termuda di Sulut, yang mampu membantu rakyat yang miskin. Menariknya peduli terhadap pendidikan di Sulut,” tandas Ustad Drs Umar Maliki yang dikenal Ustad kondang di Kota Manado,  yang diiakan Ketua Panitia Silahturahmi Imam,KWI dan Majelis Taklim Kecamatan Tikala Usman Darise dan Hi Suryadi Hulima.  

Sementara calon Gubenur Sulut E2L mengatakan, Jika Tuhan bekenan saya dan Henny Wulur menjadi Gubernur dan wakil gubernur, maka harapan dari Imam, KWI dan Majelis Taklm akan terwujud. E2L berharap, dapat bekerjasama untuk memenangkan pasangan E2L-HW. “Pokoknya kalau kami jadi Gubernur dan Wakil Gubernur, kami akan mewujudkan impian saudara-saudara,” ujar E2L meyakini.

Ditambahkannya pula, saya menawarkan bial saudara-saudara bekerja dengan saya pasti aka nada kemudahan, baik dari tingkat kesejahteraan maupun program pendidikan demi kepentingan rakyat. “Menuju Sulut Yang Diberkati, Satu Kata Satu Tindakan.” (djamal/sutrisno)





HJP-AP Targetkan Satu Putaran

Lantik TS di Tikala Baru
MANADO, suara manadonews (03/07/2010)Pasangan Calon Walikota Manado Hanny Joost Pajouw-Anwar Panawar (HJP-AP) makin solid dan terus mendapat dukungan dari warga Kota Manado. Buktinya, pada pekan lalu HJP-AP terus memantapkan tim pemenangannya. Pasalnya HJP-AP melantik  tim pemenangan di kelurahan Tikala Baru di Kelurahan satu sampai lingkungan empat, Kecamatan Tikala.

Menariknya dalam kunjungan HJP-AP di eluk-elukkan warga Tikala Baru, sebab mereka yakin kepopuleran HJP-AP tak terbendung. Menrariknya  sejumlah tokoh agama dan tokoh masyarakat berjubel untukmendukung HJP-AP sebagai calon walikota dan wakil walkota.  HJP dalam sambutannya, berkomitmen untuk tetap peduli terhadap warga  Kota Manado. “Saya akan mewujudkan apa yang menjadi impian warga Kota Manado,” ujar HJP. (djamal/sutrisno)
  

Barens Budiman : Pemimpin Baik Peduli Rakyat Kecil

Elly Engelbert Lasut ME–Hendriata M Wullur (E2L-HW)
MANADO, suara manadonews (03/07/2010)Masyarakat Sulawesi Utara sejak dahulu dikenal memiliki pemikir-pemikir yang cerdas,  seperti  DR Sam Ratungi, yang lebih dikenal dengan motto i Tou Timou Tumou Tou  atau Manusia Hidup Untuk Menghidupkan Orang Lain.

Pasalnya dari ketokohan Sam Ratulangi menjadi sumber inspirasi  perjuangan pasangan Calon Gubernur danWakil Gubernur Sulut, Elly Engelbert Lasut dan Henny Wullur (E2L-HW) sekarang ini.

Tembonang mapiah mapaduli surayate masusah artinya, pemimpin yang baik pedulih dengan rakyat kecil,” kata Barens Budiman warga Kelurahan Sindulang II dengan dialek Sangihe begitu kental. Menurutnya, apa yang sudah dilakukan kedua figur ini merupakan terapan dari Si Tou Timou Tomou Tou.

Pria yang dikenal sehari-hari berprofesi sebagai tukang kayu ini sangat serius saat ditanya, pemimpin macam apa yang menjadi harapanya. Sebagai masyarakat kecil  bisa menilai, siapa yang pantas menjadi pemimpin Sulut kedepan, bukan karena publikasi besar dengan semboyan saya  paling bersih, tapi paling subtansi adalah karya nyata serta pengabdian bagi Masyarakat sampai kelapisan paling bawah.

 “Yang saya ketahui melayani masyarakat bukan baru sekarang ini Elly Lasut lakukan, tapi sudah berlangsung sejak lama, contonya Bea Siswa bagi masyarakat kurang mampu, jadi sah saja bila saya memilih Elly Lasut – Henny Wullur menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur. Harapeng tembonang mapiah mesurung Elly Lasut dingangi Henny Wullur mariadi Gubernure Sulut, harapan saya Elly Lasut dan Henny Wullur menjadi Gubernur Sulut,” ujar Budiman mengartikan ucapannya. (ronny pakan)

Jumat, 02 Juli 2010

LOUIS – RIZALI : Berdayakan Pedagang Kecil

MANADO, suara manadonews (02/07/2010)—POTENSI Pendapatan Asli daerah (PAD) yang bisa diperoleh dari sektor informal, terutama para pedagang kecil seperti pedagang kakai lima dan pedagang ‘tibo-tibo’ di pasar, apabila di maksimalkan cukup besar jumlahnya. Saat ini saja, Dinas Pendapatan Pasar Kota Manado dalam realisasi pendapatan dari retribusi untuk tahun 2008 sudah mencapai 6,5 miliar rupiah. Dalam hitungan sederhana, jika diasumsikan saja jumlah pedagang kecil di kota manado sebanyak 5000 orang, maka retribusi yang ditarik bisa mencapai 7,5 sampai dengan 9 miliar per tahun. Jadi potensinya masih cukup besar.

Demikian disampaikan oleh Calon Wakil Walikota Manado jalur Independen, KH Drs Rizali M Noor, yang dikutip oleh Louis – Rizali media Center, disela-sela silaturahmi dengan para pedagang di pasar kilat Banjer, Kamis, (1/7)  kemarin. Menurut Kyai yang oleh para santrinya akrab dipanggil Aba’ ini, potensi seperti itulah yang harus digarap secara maksimal untuk meningkatkan PAD.
“Hanya saja, dalam usaha meningkatkan pendapatan asli daerah tersebut pemerintah juga harus melakukan upaya-upaya ynag strategis, bijaksana dan proporsional. Artinya, jangan hanya mau uangnya saja, dan tidak memikirkan aspek peningkatan pendapatan dan kesejahteraan para pedagang,” tandasnya.

Kyai Rizali mengilustrasikan, bagaimana mungkin pemerintah menarik retribusi dari para pedagang, sementara tingkat pendapatan mereka masih sangat kecil dan tak menentu. Yang lebih ironis lagi, pemerintah menarik retribusi, sementara temat berjualan mereka saja tidak representatif bahkan ada yang tidak tahu harus berjualan dimana karena selalu digusur.

Menanggapi hal tersebut, pasangan Kyai Rizali, Calon Walikota jalur Independen, Louis Nangoy SH, dalam kesempatan yang sama mengatakan, apabila rakyat mempercayakan mereka memimpin kota Manado periode lima tahun kedepan, mereka akan menata kembali potensi pedagang kecil ini dengan terlebih dahulu memberdayakan mereka. “Tentu akan dimulai dari penyediaan sarana yang memadai dan penciptaan iklim usaha yang kondusif. “ ujar Louis.

Sarana yang memadai, menurut mantan anggota DPRD Propinsi Sulut ini, tidak saja sekedar tempat yang representatif dengan fasilitas yang memadai dan modern, akan tetapi letaknya juga harus strategis. Dengan demikian, baik para pedagang maupun pembeli dapat beraktifitas dengan nyaman. Hal ini tentunya diharapkan akan berdampak pada peningkatan pendapatan para pedagang.

“Jadi prinsipnya, pemerintah harus berinvestasi dulu untuk menyediakan sarana dan fasilitas. Setelah itu, barulah memaksimalkan pendapatan dengan retribusi dan sebagainya. Saya yakin, jika kita sudah menyiapkan tempat yang representatif, dan kemudian tingkat pendapatannya meningkat, para pedagang tidak akan keberatan jika ditarik retribusi yang nilainya bahkan lebih besar dari yang sekarang ini dipungut,” pungkas Louis.

Selain mengunjungi pasar Kilat Banjer, pasangan calon walikota dan Calon wakil Walikota Jalur Independen, Louis Nangoy SH dan K H Rizali M Noor, kemarin pagi juga melakukan siltarurahmi ke Pasar Kilat Malendeng. (*/denny mintianto)