Jumat, 18 Juni 2010

LSM Sakti Bitung Singgung, Asuransi THL Harus Diperhatikan

BITUNG, suara manadonews (18/06/2010)—Keseluruhan Tenaga Harian Lepas (THL) yang bekerja pada semua instansi pemerintah kota Bitung termasuk petugas SP3 dan Petugas Pemadam Kebakaran hingga kini pemerintah kota Bitung tidak mengasuransikan semua THL tersebut. Hal ini di ungkapkan oleh ketua LSM Sakti kota Bitung Jantje Rumbayan kepada wartawan Kamis (17/06),  di depan kantor penanggulangan bencana kota Bitung.

Rumbayan menerangkan bahwa resiko kerja dari THL tersebut di nilai rawan terhadap kecelakaan, sehingga meskipun para THL tersebut hanya bekerja sesuai kontrak namun semua pekerja terlebih yang bekerja pada lingkup pemerintahan di wajibkan untuk memperoleh jaminan asuransi.

Hal tersebut di benarkan oleh anggota DPRD Bitung Viktor Tatanude SH meminta Pemkot Bitung untuk memperhatikan tingkat keselamatan kerja para THL dengan salah satu program jaminan yakni asuransi. (ayu dewi)    

Komunitas Guru Bersatu Dukung SHS-BERHASIL

suara manadonews (17/06/2010)—KOMUNITAS Guru di Tomohon menyatakan telah menyatukan suara mereka pada Pemilukada Sulawesi Utara hanya kepada pasangan Sinyo Harry Sarundajang dan Djouhari Kansil yang popular dengan jargonya SHS BERHASIL. Pernyataan ini terungkap pada upacara pelepasan yang digagas oleh Aliansi Guru Indonesia Sulut (AGIS), di Aula SMA Kristen Tomohon, Rabu (16/6) .

Dalam upacara pelepasan yang diwarnai suasana haru ini, Djouhari Kansil didampingi istri tercinta Mike Tatengkeng. Melihat begitu besar apresiasi para guru ini, Djouhari menyatakan, jika Tuhan berkenan dan dirinya dilantik sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Ia akan mendedikaskan dirinya untuk kepentingan seluruh masyarakat di Kota Nyiur Melambai ini, terlebih para guru yang sudah memberi diri, berjuang bersama untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Dalam acara yang dihadiri ratusan guru dan komunitas pendidikan di Kota Tomohon ini, Djouhari Kansil disambut dengan janji guru yang terpatri dalam bait-bait lagu Hymne Guru. Saat memberikan sambutan, Djouhari mengatakan, pencalonan dirinya menggabarkan komitmen pemerintah untuk memberi perhatian terhadap dunia pendidikan di Sulawesi Utara. “Djouhari Kansil tidak ada apa-apanya. Namun pencalonan Djouhari kiranya dapat membawa harapan baru bagi guru dan dunia pendidikan,” kata Kansil dan disambutan tepuk tangan hadirin yang memenuhi bangsal pertemuan.

“Kalau diberi kepercayaan, Djouhari akan memberi perhatian khusus terhadap dunia pendidikan. Saya tidak melupakan para guru, karena saya tahu persis kesulitan guru-guru di Sulawesi Utara. Kedepan guru akan lebih sejahtera. Saya tegaskan komitmen ini karena saya tahu apa yang harus dilakukan untuk komunitas guru,” ujar putera terbaik Nusa Utara.

Kansil juga mengatakan bahwa dia tidak pernah takut dengan ulah oknum-oknum tertentu yang mulai mempropagandakan hal-hal yang kurang terpuji. Dalam tugas dan pekerjaan, aku Kansil, Ia hanya ingin mengabdi untuk nusa dan bangsa dan untuk kesejahteraan rakyat. “Sebagaimana nama Djouhari yang berarti Intan Permata, kedepan diharapkan bisa lebih bersinar. Bagaimana Intan Permata ini bisa memberi arti dalam kehidupan seseorang, begitupun tujuan hidup Djouhari. Selalu berharap dapat memberi atri dalam hidup dan penghidupan orang lain,” harap Kansil.

Sementara, Tamaka Kakunsi, salah satu tim pemenangan dari Nusa Utara menegaskan bahwa pemberitaan miring tentang Pak Kansil beberapa hari terakhir ini sangat tidak beralasan. “Saya minta kepada Pak Kansil untuk tetap tenang dan jangan membalas kejahatan dengan kejahatan. Biarlah waktu yang berbicara. Harapan saya, semoga Pak Kansil, tetap dengan jiwa besarnya, dan mengampuni orang-orang yang berkampanye hitam tentangnya, karena mereka adalah rakyat kita, saudara kita juga,” ujar pria tambun yang popular dengan pangilan Bu Tahanusang ini berharap.

Sebelumnya, Ketua AGIS Sulut, Drs Arnold Poli, berpendapat bahwa dipilihnya Drs Djouhari Kansil MPd, mendampingi SHS merupakan satu penghargaan yang tak ternilai bagi komunitas guru. “Ini membuktikan bahwa karir seorang guru tidak terbatas hanya pada ruang kelas. Guru bisa juga dipercaya untuk jabatan-jabatan strategis di luar dunia pendidikan. Olehnya, saya berharap segenap komintas guru di daerah ini untuk menyatukan tekad memilih Djouhari Kansil pada Pemilukada yang dijadwalkan pada 3 Agustus 2010 mendatang,” kata Poli. (mcs/otnie)

Belum Diperbaiki, Jalan Sarundajang Rusak Parah


Butuh Perhatian Serius Pemkot Bitung

BITUNG, suara manadonews (18/06/2010)—Sejumlah ruas jalan yang ada di kota Bitung masih perlu perbaikan. Antara lain, ruas jalan Sarundajang atau tepatnya di depan SMK Negeri 2 Bitung. Dan ini perlu perhatian dari pemerintah.  

Belum adanya perhatian dari Pemerintah Kota Bitung terlebih dinas terkait mengenai kedua permasalah tersebut, mendapat tanggapan kritis dari Ketua LSM Lembeh Bersatu Muzakir Polo Boven.

Menurut Boven, persoalan ini jangan dibiarkan begitu saja oleh pemerintah terlebih khusus dinas terkait dalam hal ini Dinas PU Kimpraswil Bitung. Dikatakannya pula, jika tetap dibiarkan begitu saja dan para pengendara kendaraan bermotor khususnya roda dua tidak berhati-hati, dapat dipastikan angka kecelakaan akan semakin meningkat di Kota Bitung.

Parahnya lagi, tidak ada himbauan berupa tanda hati–hati kepada para pengendara kendaraan, ketika akan melewati lokasi–lokasi tersebut. “Parahnya lagi ditunjang pula, dengan sering padamnya lampu penerangan jalan di Kota Bitung pada malam hari, “  tandas Boven.

Ditegaskannya, jika hal tersebut tetap dibiarkan atau tidak diperhatikan, sejumlah warga Girian yang kini resah dengan adanya tumpukan pasir di jalanan, akan melakukan aksi pengangkatan pasir. “Jadi kami mengharapkan, pemerintah Kota Bitung khususnya dinas terkait dapat segera bertindak cepat mengatasi kedua permasalahan itu, sehingga keselamatan para pengendara kendaraan dapat terjamin dan korban jiwa manusia tidak berjatuhan,” pungkasnya. (ayu dewi)   

Kerahkan 500 Personil Amankan Pilgub

Polres Bitung Gelar Apel, Amankan Pemilukada

BITUNG, suara manadonews (18/06/2010)—Hari Kamis (17/06), tepat pukul 07.00 Wita apel kesiapan Polresta Bitung dalam rangka Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur Sulut di kota Bitung. Apel ini dilaksanakan di lapangan Maesa depan kantor walikota Bitung. Dihadiri oleh kepala-kepala Muspida TNI Bitung, Ketua KPUD dan juga seluruh personil Polresta Bitung.

Dari wawancara sejumlah wartawan kepada Kapolresta Bitung AKBP Suseno Nurhandoko SIK di tempat yang sama mengatakan, bahwa kosentrasi Polres Bitung saat ini masih mengarah pada pengamanan Pilgub dan harapan Nurhandoko agar keamanan kota Bitung tetap kondusif dan dengan 500 personil Polri yang di siapkan juga di bantu oleh TNI. (ayu dewi)

Masih Banyak Warga Miskin di Bitung Belum Dapat Jamkesmas

Angka Kemiskinan 2008 Capai 9.543 Rumah Tangga

BITUNG, suara manadonews (18/06/2010)—Komisi A DPRD Bitung hari kamis 17 juni mengadakan kunjungan ke RSUD Manembo-Nembo Bitung menindak lanjuti Laporan warga terhadap pelayanan rumah sakit ini.

Ketua komisi A Laode Sumilla di tempat yang sama mengatakan, bahwa temuannya yang di sampaikan oleh sejumlah pasien bahwa pelayanan RSUD Bitung sangat baik dan terjamin. “Namun yang sangat di sesalkan terdapat beberapa pasien yang tidak memiliki Jamkesmas, seperti para pasien yang berasal dari kelurahan Wangurer dan kelurahan Manembo-nembo Atas,” ujar Sumilla.

Terkait dengan Jamkesmas, timbul banyak pertanyaan dari para dokter RSUD Bitung dan DPRD Bitung terhadap data jamkesmas sehingga saat di konfirmasi wartawan tentang data ini Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat (PMD) Kota Bitung Drs Zulkifly menjelaskan bahwa, data peserta Jamkesmas yang telah di ususlkan oleh BPM Bitung tidak di akomodir pemerintah pusat dan jelasnya data tersebut hanya di akui yakni data BPS Bitung.

Jamkesmas yang di nilai kurang tepat sasaran tersebut menurut kepala BPS Bitung, data tersebut telah diserahkan ke BPM untuk menjadi dasar yang disesuaikan dan data tersebut adalah data tahun 2008 dengan angka kemiskinan 9.543 rumah tangga. Namun jika beberapa warga yang tidak menerima Jamkesmas kemungkinan karena setiap tahun, kota Bitung mengalami peningkatan jumlah penduduk. “Sehingga untuk Jamkesmas tahun 2011 nanti, datanya berdasarkan sensus penduduk,” tandasnya.

Pihak RSUD Bitung sendiri mengatakan bahwa, akan mengadakan survei lapangan tentang kondisi sosial bagi para pasien, yang tidak memiliki Jamkesmas dan yang benar-benar tergolong kurang mampu. (ayu dewi) 

Proyek Rp14 Miliar Segera Operasi

KMP Tude Masih Tunggu BUMD

BITUNG, suara manadonews (18/06/2010)—Pengoperasian Kapal Motor Penyebrangan (KMP) Tude dengan anggaran capai Rp 14 miliar, oleh Pemkot Bitung menunggu pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal ini dikatakan Kadis Perhubungan (Kadishub) Kota Bitung Drs Boy Rumawung kepada sejumlah wartawan.

Menurut Rumawung, kapal tersebut sudah siap dioperasikan, hanya saja tinggal menunggu dibentuknya BUMD. “Kapal tersebut akan ditangani oleh BUMD bukan Dishub, sebab sesuai keputusan Menteri Perhubungan seperti itu,” ujar Rumawung.

Rumawung menjelaskan, selain menangani operasional kapal tersebut, semua administrasi termasuk gaji anak buah kapal (ABK) KMP Tude juga ditangani oleh BUMD. “Ini juga termasuk dengan perekrutmen ABK dan pembayaran gaji ditangani oleh BUMD, sehingga Pemkot Bitung tidak lagi mengurusi pengoperasian kapal tersebut,” tuturnya.

Lanjut menurut Rumawung, keberadaan kapal tersebut telah dipantau langsung oleh Kementerian Perhubungan melalui Dirjen Perhubungan Darat, dan sudah mendapat persetujuan untuk dioperasikan, hanya saja harus ditangani oleh BUMD. “Jadi ketika sudah ada BUMD, kapal itu pasti sudah bisa dioperasikan,” tandasnya.

Ia menambahkan, meski Pemkot mengoperasikan KMP Tude yang nantinya melayani arus Bitung – Lembeh, diyakininya tidak akan mempengaruhi transportasi lainnya yang sudah berjalan sejak lama. “Pelayanan kapal itu tidak akan sama dengan pelayanan transportasi lain (perahu kecil, red) yang mangkal di pasar Ruko Pateten, makanya tidak akan menggangu arus transporasi masyarakat tadi,” katanya.

Malah masih menurut Rumawung, dengan adanya KMP Tude akan sangat membantu masyarakat di Pulau Lembeh dalam melakukan aktivitasnya. “Kapal ini akan melayani angkutan barang yang kapasitasnya besar, makanya akan membantu masyarakat Lembeh tentunya,” ucapnya.

Yang jelas ditegas Rumawung, proyek sebesar Rp14 Miliar itu, akan dioperasikan pada 2010 ini. “Pokoknya sudah ditargetkan akan dioperasikan pada tahun ini juga,” pungkas Rumawung. (ayu dewi)

Kamis, 17 Juni 2010

Polresta Bitung Lakukan Apel Pengamanan di Lapangan Maesa

 Zamroni : Siap mengerahkan dua pertiga personil

BITUNG, suara manadonews (17/06/2010)Sehubungan dengan pengamanan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Sulawesi Utara (Sulut), kepolisian resort Kota (polresta) Bitung akan mengerahkan dua pertiga personilnya.

"Pokoknya dua pertiga kekuatan akan dikerahkan untuk mengamankan Pemilukada," ujar Kepala Bagian Operasional (Kabagops) Polresta Bitung, M Zamroni, kepada wartawan ketika ditemui di Lapangan Maesa saat memeriksa kesiapan apel pengamanan Pemilukada, Rabu (16/6).

Menurut Zamroni, dalam mengantisipasi pengamanan pemilihan gubernur (Pilgub) dan pemilihan walikota dan wakil walikota Bitung yang saat ini sudah masuk tahapannya. Polresta Bitung besok (hari ini) akan mengadakan apel pengamanan di Lapangan Maesa yang akan dihadiri dari kepolisian dan instansi terkait lainnya. "Jadi semua personil akan dilibatkan bersama instansi terkait," tuturnya.

Pengerahan pengamanan secara maksimal ini, kata Zamroni, dilakukan untuk mengantisipasi agar pilgub berlangsung aman dan kejadian yang berujung kekacauan pada pilwako tahun 2005 tidak terjadi pada pilwako tahun ini. "Apel ini merupakan salah satu kesiapan pengamanan itu," tandasnya.

Selain itu, tambah Zamroni, Polresta Bitung tetap terus mengantispasi perederan minuman keras, karena itu bisa menjadi salah satu pemicu gangguan keamanan. "Pokoknya, kita masih tetap menjalankan itu dan pada 1 Juli nanti akan ada pemusnahan (miras),"  pungkas Zamroni.  (ayu dewi)

Polresta Bitung Amankan Oli Bekas


BITUNG, suara manadonews (17/06/2010)—Kepolisian Resort (Polresta) Kota Bitung berhasil menahan puluhan drum berisi oli bekas di pangkalan kontainer, Pelabuhan Bitung. Drum ini rencana akan dikirim ke Surabaya.

Kapolres Bitung Nurhandoko saat dibungi wartawan di lokasi apel lapangan Maesa Kamis (17/06), belum bisa mengungkapkan siapa inisial nama pemilik barang tersebut, karena masih dalam penyelidikan.

Nurhandoko mengakui, saat ini barang bukti tersebut masih berada dipangkalan kontainer, Pelabuhan Bitung dan telah dipasang garis polisi atau police line. “Barang bukti yang diamankan sebanyak 22 drum berada di luar kontainer dan ada juga didalam kontainer,” ujarnya.

Sementara, menurut petugas penjaga di pangkalan kontainer tersebut, yang tidak mau namanya disebut, mengatakan bahwa drum-drum tersebut sudah beberapa hari berada di sana. Hingga akhirnya diamankan oleh polisi.

Diamankannya drum yang berisi oli bekas yang termasuk dalam limbah B3 dan diduga hendak dikirim ke Surabaya. Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Bitung, Adriana Dondokambey, selama drum-drum berisi oli bekas itu mempunyai ijin untuk dikirim maka itu tidak masalah. “Biasanya oli bekas tersebut jika dikirim ke Surabaya atau Jakarta bisa diolah kembali menjadi oli baru,” pungkas Dondokambey.

Lebih lanjut Dondokambey menambahkan, bahwa limbah tersebut tidak boleh di buang ke laut atau tempat lain karena akan mencemari lingkungan.  “Pokoknya, limbah tersebut tidak boleh di buang ke laut atau tempat lain karena akan mencemari lingkungan,” tandasnya.  (ayu dewi)

Gubernur : Profesi Advokad, Bebas, Mandiri dan Bertanggungjawab

Sihotang Resmi Dilantik 38 Advokad

suara manadonews (17/06/2010)—Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Ir Siswa Rahmat Mokodongan, ketika menghadiri Pengangkatan dan Pelantikan Advokad Baru Kongres Advokad Indonesia (KAI) Sulawesi Utara yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Ritzy Manado Kamis (17/06). Sesuai dengan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokad. Profesi Advokad merupakan Profesi yang Bebas, Mandiri dan Bertanggungjawab.

Namun demikian Gubernur mengingatkan, bahwa kebebasan tersebut harus diikuti dengan tanggungjawab masing-masing advokad dan organisasi profesi yang menaunginya untuk melaksanakan profesinya dengan tujuan menegakkan hukum dan keadilan secara bertanggungjawab.

Gubernur juga mengharapkan, kepada seluruh advokad yang berpraktek di Provinsi Sulawesi Utara untuk menjadi pelopor upaya penegakan hukum. “Dalam mewujudkan masyarakat yang taat hukum, harus dengan melaksanakan profesinya secara profesional dan selalu mengedepankan kepentingan masyarakat,” tandas SHS.

Dengan mengenakan toga hitam khas pengacara, 38 orang advokad atau pengacara baru yang akan berpraktek di wilayah hukum Provinsi Sulawesi Utara dilantik oleh Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Kongres Advokad Indonesia (KAI) DR Tommy Sihotang.
Setelah mengucapkan janji advokad yang antara lain menyatakan, bahwa dalam menjalankan profesi sebagai pemberi jasa hukum akan bertindak jujur, adil dan bertanggungjawab berdasarkan hukum dan keadilan, para advokad baru ini dilantik dan diambil sumpahnya sesuai dengan agama masing-masing. (*/not)


Mokodongan : Korpri Harus Jadi Agen Perubahan

suara manadonews (17/06/2010)—Jajaran Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Pemerintah Provinsi Sulut menggelar apel korpri di halaman Kantor Gubernur Sulut, Kamis (17/6). Bertindak selaku Pembina Upacara Plt Sekprov Sulut, Ir Siswa Rahmat Mokodongan yang diikuti para pejabat eselon II, III dan IV serta seluruh staf yang berkantor di gedung putih.

Mokodongan mengatakan, seluruh jajaran Korpri agar dapat memahami essensi keberadaan mereka serta hakekat atau maksud dan tujuan didirikannya kelembagaan Korpri sehingga dapat menyatukan kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke dalam satu kelembagaan yang memiliki visi dan misi yang berorientasi kepada pengabdian secara umum bagi masyarakat, bangsa dan negara.

“Saya berharap, agar segenap anggota Korpri di daerah ini agar bekerja dalam bingkai ketentuan yang berlaku serta mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Seluruh elemen Korpri harus jujur, sadar dan bangga bahwa apa yang menjadi hak rakyat berikanlah kepada rakyat,” ujar Mokodongan.

Untuk itu diingatkan, agar anggota Korpri dilingkup Pemprov Sulut kiranya mampu menjadi agen perubahan dalam pembangunan karakter masyarakat. “Selain itu untuk menjadi stabilisator dan katalisator bagi terciptanya kondisi yang aman, tertib dan damai dilingkungan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (*/not)

Wabup Mitra Pimpin Apel Korpri

Serahkan SK PNS, Kenaikan Pangkat dan Pensiun  

RATAHANsuara manadonews (17/06/2010)Keluarga besar Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri)  Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) gelar apel yang bertempat di halaman kantor Bupati Kamis (17/06).  

Menariknya, pada apel kali ini, yang dipimpin oleh Wakil Bupati (Wabup) Mitra Drs Jeremia Damongilala MSi, dimana  kegiatan ini dirangkaikan dengan penyerahan SK Perubahan Status CPNS menjadi PNS, SK Pensiun dan SK kenaikan Pangkat para pegawai Mitra diantaranya Kaban BKKDD Mitra Drs Robby Ngongoloy MSi (Pangkat IVB ke IVC), Ir Elly Sangian (Pangkat IIID ke IVA), Selvie Gugu SE MM ( Pangkat IIIC ke IIID).

Dalam amanatnya, Damongilala menyampaikan, beberapa hal yang perlu untuk diperhatikan oleh para PNS diantaranya, penilaian akan kinerja para PNS yang ada di lingkungan pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara. “Dibutuhkan para PNS yang profesional yang mampu melaksanakan Tupoksi dengan baik,” ujar suami tercinta dr Herlina Damongilala ini. (*/not)


7 DPC PAN Dukung Deklarasi Lumentut-Mangindaan


Dimeriahkan Persija, Deklarasi Spektakuler di Stadion Klabat

suara manadonews (17/06/2010)—Deklarasi Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado Vicky Lumentut-Harley Mangindaan Kamis (17/6),  sukses di gelar di Stadion Klabat. Dalam acara itu dihadiri langsung Dewan Pimpinan Partai (DPP) Demokrat EE Mangindaan, Ketua DPD I Syenny Watulangkow, DPD II Moor Bastian, serta 7 DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Manado, yang langsung menyatakan sikap mendukung kedua pasangan tersebut.

Sangat menarik Deklarasi kali ini menggabungkan unsur olahraga dan hiburan, dengan suguhan pertandingan eksebisi antara Persija (Jakarta) versus Manado United yang berakhir dengan kemenangan I-0 untuk Persija. Dalam penyampaian Vecki Lumentut, berharap agar kedepan olahraga merupakan potensi yang bisa mendatangkan income buat daerah asalkan itu dikelola dengan profesional. “Seperti sepakbola yang saya ketahui dahulu kota Manado, bisa berbicara di pentas nasional, kenapa sekarang tidak, tentu harus ada penanganan yang betul Profesioanal,” ujar Limentut. (ronny pamungkas)

SHS Teruji Pemimpin Berhasil

suara manadonews (17/06/2010)—Kepiawaian Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang (SHS) yang mampu membuka akses langsung dengan Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Mohammad Najib bin Tun Abdul Razak mendapat apresiasi berbagai kalangan. Kepiawaian diplomasi SHS benar-benar tidak diragukan lagi pasca pertemuan monumental dengan PM Nadjib, di Kuala Lumpur, Senin (14/6) lalu.

Bagi Sekretaris Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra), DR Dwisuryo Indroyono Soesilo, tekad Sarundajang melakukan terobosan internasional memang sudah tidak diragukan lagi. “Beliau itu nekad. Tapi yang diperjuangkan selalu mampu diwujudkan. Saya salut melihat dedikasinya yang tinggi untuk daerah,” kata Indroyo.  

Olehnya, menurut Indroyono, perjuangan SHS yang tak kenal lelah dalam melobi sejumlah pejabat negara sahabat, seperti pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Mohammad Najib bin Tun Abdul Razak untuk ikut membesarkan provinsi Sulut, patut diberi apresiasi dan penghargaan.

“Apa yang ditunjukkan SHS ketika meyakinkan Pemerintah Malaysia dalam upaya peningkatan infrastruktur di daerah dengan menggandeng Construction Industry Development Board (CIDB), sangat berharga untuk masa depan Sulawesi Utara,” kata Indroyono seraya menambahkan, bahwa kekukuhan semangat membangun SHS inipun pernah ditunjukkan ketika menggolkan Sulawesi Utara sebagai Sekretariat Regional Coral Triangle Initiative (CTI).

Indroyono Soesilo mengaku memang tak ragu dengan SHS. Ia benar-benar telah menjadi pemimpin yang dibanggakan, baik di tingkat nasional terlebih daerah yang berjuluk Nyiur Melambai ini. “Sebagai Gubernur, Sarundajang memiliki kemampuan tinggi dalam menata pemerintahan, memacu pembangunan dan menangkal korupsi,” sebut Indroyono yang telah diangkat menjadi warga kehormatan Sulawesi Utara ini.

Sependapat dengan Indroyono, ekonom Sulut Agus Poputra SE menegaskan bahwa apa yang dilakukan Gubernur Sarundajang dalam kaitan membesarkan Sulut, pantas dan patut diberi penghargaan yang tinggi. Poputra mencontohkan, bahwa tanpa perjuangan yang gigih dan loby yang baik, tidak mungkin pemimpin sekelas Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Mohammad Najib bin Tun Abdul Razak yang terhormat “jatuh hati” dan mengundang seorang kepala daerah untuk dijamu, diterima dengan kehormatan ala kepala negara. “Gebrakan jitu tersebut kita maknai sebagai peluang ekonomi untuk berperan di Pasifik. Tol Manado Bitung sangat penting untuk ekonomi daerah ini dan SHS sudah mampu member solusi,” tandas Poputra.

Sementara, Hengky Wijaya, pengusaha daerah  dan pemilik Manado Town Square (Mantos) berpendapat, apa yang dilakukan SH Sarundajang ketika dijamu Perdana Menteri Malaysia, Dato’ Sri Mohammad Najib bin Tun Abdul Razak adalah suatu penghargaan terbesar atas daerah Sulawesi Utara. “Langkah SHS yang berhasil menarik investasi berkelas dunia seperti Malaysia adalah terobosan yang harus didukung. Terobosan seperti ini harus terus dilakukan untuk membuka peluang-peluang investasi daerah ,” aku Wijaya.

Ketua Kerukunan Kekeluargaan Kawanua (K3) Benny Tengker maupun Yasti Suprejo Anggota DPR-RI,  menilai gebrakan SHS merupakan buah dari tanggung jawab besarnya untuk membesarkan Sulawesi Utara. “Apa yang dilakukan SHS tidak semata mencari popularitas, namun lebih pada bagaimana mewariskan Sulut sebagai satu daerah yang diperhitungkan dan punya daya saing tinggi ke depan,” kata kedua tokoh Sulut tersebut.

Pada kesempatan terpisah, OK Makagansa dan Erasmus Salindeho SH, keduanya tokoh Masyarakat Nusa Utara memberi apresiasi positif yang tidak ternilai. Bagi kedua tokoh ini, apa yang dilakukan SHS dengan memenuhi undangan Perdana Menteri Dato’ Sri Mohammad Najib bin Tun Abdul Razak, sekaligus bisa meyakinkan Pemerintah Malaysia, merupakan bukti bahwa SHS pemimpin kelas internasional. ”Model pemimpin seperti ini harus terus dilanjutkan,” katanya.

Sedangkan bagi pengusaha yang sukses mebesarkan PT Mitra Kencana, Andi Lagonda, berpendapat terobosan yang dilakukan SHS adalah bukti keberpihakan kepada pengusaha. Mengapa? Dengan dibangunnya jalan Tol Manado-Bitung, akan memudahkan bagi pengusaha yang bergerak di bidang transportasi dan usaha lainnya yang berhubungan dengan infrastruktur jalan, karena akan lebih efektif dan efisien sekaligus memudahkan pengembangan usahanya. “Sebagai pengusaha, kami berterimakasih kepada Pak Sarundajang yang sudah melakukan yang terbaik untuk dunia usaha di Sulut,” kata Lagonda.

Sejumlah gagasan SHS yang berhasil mendapat tangapan positif Pemerintah Malaysia, diantaranya rencana pembangunan jalan Tol Manado-Bitung, pembangunan Power Plant Geotermal dan investasi di bidang pengembangan Pariwisata. (mcs/not)