Rabu, 14 Juli 2010

Tuange :Tunjangan Sertifikasi Guru di Bitung Segerah Disalurkan



Habiskan Rp 6, 101 Miliar

BITUNG, suara manadonews (14/07/2010)—‘Oemar Bakrie’ di Kota Cakalang mulai legah, pasalnya Tunjangan Sertifikasi Guru dan Non Sertifikasi akan segerah cair dalam bulan ini. Hal ini dikatakan Petrus S Tuange, saat ditemui di ruang kerjanya usai dilantikannya sebagai Asisten IV Bidang Keuangan dan Aset Pemkot Bitung yang baru, yang menggantikan Edison Humiang yang sekarang menjabat Asisten I bidang Pemerintahan Pemkot Bitung.

Lanjutnya, yang akan di bayar nanti adalah tunjangan sertifikasi guru dan non sertifikasi selama 6 bulan. “Jadi untuk tunjangan guru yang bersertifikasi sebanyak Rp 4,75 miliar dan untuk guru yang non sertifikasi sebanyak 2, 26 miliar rupiah,” ujarnya.

Diharapkan, dengan terbayarnya tunjangan tersebut kualitas dari guru-guru di lebih meningkat, terutama dengan dicanangkannya program wajib belajar sembilan tahun oleh pemerintah pusat. (ayu dewi)


Paula Lengkong Pimpin BPP Pikat

MANADO, suara manadonews (14/07/2010)—Tujuan dari PIKAT adalah untuk mendidik wanita yang berpendidikan formal maupun non formal agar memperoleh keterampilan atau keahlian seperti memasak, menjahit serta berbagai keterampilan yang lain sehingga bisa menciptakan sesuatu yang kreatif. Hal itu dikatakan oleh Gubernur Sulut S H Sarundajang sebagai Pelindung BPP PIKAT yang diwakili oleh Kadis Sosial, Ir Ricky Tumanduk pada acara pelantikan Badan Pengurus Pusat PIKAT dan peringatan Ulang Tahun ke- 93 PIKAT di Gubernuran Bumi Beringin pekan lalu.

Diharapkan saat ini merupakan momentum yang tepat untuk melakukan evaluasi berbagai program kegiatan cerdas dan kreatif dalam organisasi, ujar Tumanduk. Penasehat BPP PIKAT, Ny Deetje Sarundajang-Laoh Tambuwun mengatakan, PIKAT adalah salah satu organisasi yang dibentuk karena kecintaan ibu kepada anak untuk membangun Negara tercinta ini. “Semua upaya maupun pola pikir harus disesuaikan dengan keadaan sekarang termasuk anggaran dasar agar program- program yang sudah dicanangkan selama 5 tahun kedepan dapat berjalan dengan baik,” ujar istri Gubernur Sulut ini.

Sebagai Ketua Umum (Ketum) BPP PIKAT yang baru, Ny Paula menghimbau dan mengajak kepada pengurus agar bekerja sama dan saling menopang dalam membangun organisasi PIKAT ini.

Musyawarah Nasional (Munas) BPP PIKAT ke-12 berhasil memilih Pengurus Baru Periode 2010 – 2015 sebagai Ketum Ny Paula Lona- Lengkong SH MSi, Sekum Ny J Lambey dan Bendahara Umum dipercayakan kepada Dra Ny Pascoal Dumanaou. Pengurus ini dilengkapi pula dengan ketua- ketua bidang.  Organisasi PIKAT ini berdiri pada tahun 1917 di Manado oleh Maria Walanda Maramis. Sekarang, PIKAT telah memiliki 55 cabang di beberapa daerah di seluruh Indonesia. Beberapa perwakilan pengurus PIKAT yang menghadiri acara pelantikan dan perayaan ulang tahun PIKAT ini yakni dari Bekasi, Makasar, Surabaya dan Bandung. (*/otnie)


Sarundajang : Pemuda Hendaklah Menjadi Tulang Punggung Gereja

MANADO, suara manadonews (14/07/2010)—Perkemahan karya Pemuda GMIM Wilayah se-Minahasa Utara dilaksanakan didesa kaleosan Kecamatan kalawat Pembukaan Perkemaahn diawali dengan ibadah dipimpin oleh Pendeta Lambert Mandagi MTh dalam khotbahnya ”kepada pemuda Gereja hendaklah menjadi contoh dalam setiap aspek kehidupan baik dilingkungan bermasyarakat, jemaat, pendidikan, pekerjaan.

SHS dalam sambutannya, sangat bangga dengan pemuda Gmim yang kreatif serta memiliki idialisme yang kuat, dengan perkemahan karya Pemuda ini SHS mengharapkan kepada Pemuda GMIM untuk selalu menjadi kader yang kokoh tidak lemah serta pemuda harus menjadi tulang punggung, pelindung dan pemersatu terhadap gereja/umat Tuhan, bangsa dan negara,

Karena menurut Shs yang juga Gubernur Sulut kebanggaan Rakyat ini selalu mengingatkan khususnya generasi muda adalah merupakan penerus cita-cita dan masa depan bangsa dan negara. Ditengah-tengah perkembangan Dunia dan era globalisasi, pasar bebas SHS mengajak masyarakat khususnya Pemuda mampu menjadi pelindung dalam setiap pengaruh perubahan dunia tersebut disamping itu maraknya penggunaan Narkoba SHS mengingatkan Pemuda harus menjadi Pelopor sebagaimana Komitmen Pemuda GMIM sebagai anti narkoba karena Narkoba sangat berbahaya untuk kelangsungan Generasi dimasa yang akan datang.

Acara perkemahan karya pemuda se-wilayah Minahasa Utara semakin semarak setelah dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Hari Sarundajang. Hadir dalam acara tersebut Drs Djouhari Kansil MPd, Ketua Bappeda Prov Sulut, Ketua Pemuda Sinode GMIM Pnt Billy Lombok, Kaban Kesbang Kabupaten Minut dan Camat Kalawat. (*/otnie)

Golkar Menang Voting, Gerindra Gabung Demokrat

MANADO, suara manadonews (14/07/2010)—Paripurna Pembentuan alat kelengkapan DPRD Kota Manado berlangsung a lot. Pendapat Fraksi Gerindra lewat Ketuanya Conny Romondor, saat itu melemparkan Opsi- A sebagai acuan pembentukan Badan Kelengkapan. Menurutnya keanggotaan kelima fraksi yang duduk di Badan Musyawara, Badan Anggaran, Badan Legislasi, yakni Fraksi Golkar, Fraksi Demokrat, Fraksi PDIP, Fraksi Kerakyatan, serta Fraksi Amanat Persatuan, pembagiannya harus merata masing-masing kebagian 8 kursi. Hal ini oleh Fraksi Golkar yang dimotori oleh Ronald Salendu, tidak menyetujui dengan mengajukan Opsi-B, dimana acuanya dilihat dari prosentase kursi tiap fraksi di dewan.

Saking alotnya Paripurna itu Conny Rumondor, dengan keras menyatakan bahwa Fraksi Gerindra di DPRD Manado akan bergabung dengan Fraksi Demokrat. “Pimpinan perlu diketahui Fraksi Gerindra akan begabung dengan Fraksi Demokrat,” kata Rumondor lantang.

Setelah dilakukan Voting dengan hasil Opsi-B Golkar yang menjadi patokannya ini langsung disahkan oleh dua Wakil Ketua Dewan, sebagai Pimpinan Paripurna saat itu, Moor Domingus Bastiaan dan James Karinda. Sangat menarik Sonny Lela (Partai Buruh) Yang tadinya bergabung dalam Fraksi Gerindra, lewat surat pernyataan yang dibacakan Sekretaris Dewan (Sekwan) Drs Denny Mandagi, langsung menyatakan mundur, memilih bergabung dengan Fraksi Golkar.

Wakil Ketua Moor Bastiaan seusai Paripurna menyampaikan, pembentukan kelengkapan ini, segerah akan dirampungkan bersama dengan Badan Kehormatan (BK). “Dalam waktu yang tidak lama lagi semua kelengkapan dewan sudah terbentuk termasuk Badan Kehormatan,” ujarnya. (ronny pamungkas)


Paat dan Wantania Jawara Nyong Nona Manado 2010

MANADO, suara manadonews (14/07/2010)—Malam grand final pemilihan Nyong dan Nona Manado tahun 2010 Jumat pekan lalu, yang dilaksanakan di Manado Convention Center (MCC)  berakhir sukses. Hadir sebagai jawara kali ini, wakil Nyong dari Sario Rocky Paat, dan Tasia Wantania, sebagai wakil nona dari Kecamatan Wanea, keduanya resmi menyandang predikat baru sebagai Nyong dan Nona Manado tahun 2010. Sudah bisa diprediksi dari semula, performance Rocky Paat dan Tasia Wantania  malam itu terlihat tanggap saat diuji masing-masing satu pertanyaan dari  Walikota Manado Robby Mamuaja. Dan itu dibuktikan saat pengumuman hasil oleh dewan juri menempatkan keduanya terpilih sebagai juara.

Optimisme Walikota Manado Drs Robby Mamuaja, dengan terpilinya Nyong dan Nona Manado tahun 2010 sangatlah besar, sebab menurutnya dengan terpilih Paat dan Wantania akan menjadi wakil Kota Manado diajang pemilihan Nyong dan Noni Sulut. Diingatkan pula, Nyong Dan nona harus mempunyai kemampuan menguasai bahasa Inggris yang fasih.

Lebih jauh, Mamuaja, mengatakan kedepan Nyong dan Nona Manado, akan diberdayakan untuk menjadi duta mempromosikan potensi yang dimiliki Kota Manado. “ Nyong dan Nona Manado, akan diberdayakan, tidak hanya menjadi penerima tamu, namun akan berbuat dengan kreasi tupoksi di tengah-tengah masyarakat, “ tegas Mamuaja.

Menariknya, usai penganurahan dan penyematan selempang terhadap Nyong dan Nona Manado tahun 2010, mendapat hadia tambahan dari Walikota yang juga selaku presiden komisaris Bank Sulut, sehingga ditawarkan untuk menjadi pegawai Bank Sulut jika berkendak. “ Kalau mau, saya menawarkan untuk menjadi pegawai Bank Sulut dan tidak lagi dites, hanya akan dipoles sedikit,” ujar Mamuaja. Dengan demikian, Tasia Wantania dan Rocky Paat, bersama dengan wakil satu dan dua akan mewakili Manado, dalam pemilihan Nyong dan Noni Sulut. (ronny pamungkas)

Sembilan Keluarga Kawin Emas Harmonis Terima Penghargaan

Syukuran Kecamatan Silian Raya

SILIAN, suara manadonews (14/07/2010)—Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Telly Tjanggulung (T2) yang diwakili Sekda Drs Freddy Lendo menyerahkan piagam penghargaan keluarga harmonis pernikahan emas 50 tahun kepada sembilan keluarga yang ada di kecamatan Silian Raya atas kerjasama Pemkab Mitra dengan Komisi Daerah Lansia Sulut dan BKKBN Sulut pekan lalu.

Penyerahan piagam ini dilaksanakan dalam acara syukur peresmian kecamatan Silian Raya.Rangkaian acara syukur tersebut diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Drs.Freddy Lendo.dalam laporan Camat Silian Raya Boyke Akai SE, Terbentuknya kecamatan Silian Raya adalah merupakan program prioritas kabupaten Minahasa Tenggara dan di respon secara positif oleh seluruh Kecamatan Silian Raya.

Suatu keunikan yang terjadi pada saat pemekaran,desa dan Kecamatan Silian Raya adalah salah satu Desa di Kecamatan Silian Raya dimana Desa Silian, baru berusia 2,5 tahun berdasarkan peraturan dan perundang-undangan belum bisa di mekarkan karena sesuai aturan kurang lebih 5 tahun. Namun di luar dugaan yang terjadi justru desa tersebut dapat dimekarkan menjadi 3 desa yaitu desa Silian,Silian Utara, dan Silian Timur. “Ini semua terjadi oleh karena respon Pemerintah kab Mitra dalam hal ini Bupati Minahasa Tenggara Telli Tjanggulung, DPRD Mitra dan doa dari seluruh masyarakat Silian Raya lebih khusus hanya oleh berkat Tuhan,” ujar Akay.

Dalam sambutannya T2 yang dibacakan oeh Sekda Drs Fredy Lendo mengatakan, ucapan selamat kepada pemerintah dan masyarakat kecamatan Silian Raya yang telah resmi menjadi kecamatan devinitif. “Saya bekeyakinan percepatan pembangunan dan pelayanan mampu menyentuh aspek aspek yang dahulu dirasa belum terjangkau secara optimal, guna peningkatan pelayanan publik agar kesejahteraan rakyat lebih merata,” ujar Lendo.

“Selamat bekerja bagi aparat pemerintah kecamatan maupun juga desa desa yang tersebar dikecamatan Silian Raya sehingga dapat berkoordinasi dengan Pemkap Mitra dengan baik,” pungkas Lendo. Hadir juga atas undangan masyarakat dr Elly Engelbert Lasut ME, Asisten I Drs Frans Rolos dan sejumlah Pejabat Pemkab Mitra. (*/otnie)



Pemkot Manado dan Kejari Manado Sepakat

Soal Penanganan Perdata dan Tata Usaha Negara

MANADO, suara manadonews (14/07/2010)—Penandatanganan kesepahaman bersama antara Pemerintah Kota Manado dengan Kejaksaan Negeri Manado tentang penanganan masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, yang dilangsungkan di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulut baru-baru.

Dalam acara tersebut Drs Robby Mamuaja sebagai Penjabat Walikota Manado bersama Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara Drs Arnold Angkouw SH, beserta Kepala Kejaksaan Negeri Manado H Abdul Muni SH MH, menandatangani kesepahaman bersama antara Pemkot Manado dengan Kejari Manado, tentang penanganan masalah hukum bidang perdata dan tata usaha negara. Dalam sambutannya Penjabat Walikota Manado menyampaikan, Pemerintah Kota Manado dalam penyelenggaraan pemerintahan tentunya tidak luput dari keterlibatan dan kepentingan hukum, baik dalam bidang Perdata maupun Tata Usaha Negara.

Hal ini mendorong Pemerintah Kota Manado membutuhkan adanya suatu Lembaga atau institusi Hukum yang dapat memberikan bantuan demi optimalisasi penyelesaian sengketa Perdata dan Tata Usaha Negara. “Ini sebagai bentuk antisipasi dari Pemerintah Kota Manado bilamana muncul masalah-masalah yang terkait dengan hukum, dan Kejaksaan Negeri Manado merupakan Institusi Hukum yang tepat untuk menjadi mitra Pemerintah Kota Manado dalam menjawab kebutuhan tersebut,” kata Mamuaja.

Sesudah acara penandatanganan kepada sejumlah wartawan Mamuaja menjelaskan, kesepakatan bersama antara Pemkot Manado dengan Pihak Kejari Manado sebagai bentuk kemitraan dalam hal penanganan masalah hukum. “Saya yakin kerjasama serta koordinasi antara pemerintah Kota Manado dan Kejaksaan Negeri Manado, yang selama ini terjalin akan semakin harmonis, khususnya dalam penyelesaian sengketa hukum, dengan memperoleh bantuan hukum, pertimbangan hukum serta tindakan hukum lainnya, sehingga diharapkan Pemkot Manado dapat senantiasa berjalan dengan baik dan efektif,” ujarnya. (ronny pamungkas)

Benny Mamoto : Sudah 7 Rekor Dunia di Koleksi Sulut

Gelar Upacara Adat di Watu Pinabetengan
KAWANGKOAN, suara manadonews (14/07/2010)—Kepedulian Dr Benny Mamoto terhadap budaya Minahasa kembali ditonjolkannya melalui pagelaran Seni Budaya Adat yang diadakan baru-baru ini. Bertepat di Desa Pinabetengan pekan lalu, ribuan pengunjung datang ke tempat pelaksanaan acara .Diawali dengan acara ritual pertunjukan Adat Watu Pinawetengan dan berbagai kegiatan lainnya.

Dengan menghadirkan Juri Guinness World Record Sir Alexander Vypirailengko  akhirnya 3 kategori rekor baru kembali dipecahkan di Tanah Minahasa yaitu pemain  Musik Bia terbanyak dan Nasi Jaha serta Kain Tenun terpanjang. Kepada sejumlah wartawan, Mamoto menjelaskan pada beberapa waktu lalu beliau mengusulkan kepada juri apakah ke tiga kategori tersebut bisa dapat penghargaan, dan ternyata bisa.

Kepada Mamoto, Sir Alex mengatakan, kalau untuk kategori musik bia,anggota grup haruslah minimal 200 orang,pada waktu itu juga Mamoto menyanggupi bisa lebih dan ternyata jumlahnya mencapai 339 orang dan mereka pun berasal dari Desa Batu Kecamatan Likupang. Sedangkan untuk kriteria Nasi Jaha menurut Alex adalah baru, karena kalau memasak Nasi 3 ton sudah pernah ada, namun kalau nasi yang di kemas dalam bambu dan memiliki panjang 8 km ini belum ada.

Makanya Sir Alex langsung menyatakan ini rekor baru.  Untuk kategori kain terpanjang sebelunnya sudah pernah ada di India dengan panjang 600 m  namun pengerjaannya dilakukan dengan memakai mesin. Itulah keunggulan kita, lanjut Mamoto bahwa pengerjaan kain kita hanya dilakukan dengan cara manual itu pun dikerjakan selama 3 bulan nonstop, benangnya pun dipintal helai demi helai.

Pada kesempatan ini juga Mamoto mensyukuri  dalam rangka kita mempromosikan Seni Budaya Sulawesi Utara di pentas Dunia berarti hari ini juga 7 Rekor Dunia sudah dimiliki Masyarakat Sulawesi Utara. “Muda-mudahan kedepan juga dengan motivasi dan kreasi baru kita boleh mempromosikan seni Budaya ini,”tandas Mamoto, sembari mengharapkan dunia bisa melihat Sulawesi Utara dengan biaya yang murah dan rendah, namun nilai promosinya tinggi. (raynold loing)

SMKN 2 Manado Gelar Perpisahan

Mamuaja : Jadilah Lulusan Yang Terus Berprestasi

MANADO, suara manadonews (14/07/2010)—Kedatangan Penjabat Walikota Manado Drs Robby Mamuaja diacara perpisahan SMKN 2 Kamis pekan lalu,menjadi kebanggaan tersendiri para murid dan guru disekolah ini, teristimewa orang tua murid. Dalam acara acara tersebut juga dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Drs Ferry Karwur, Camat Tikala Maxmilian Takahede, UPTD Tikala Rita Lontoh serta BKSUA Pdt Jefri Saisab STh.

SMKN 2 Manado merupakan sekolah yang berprestasi itu bisa dilihat dari prosentase kelulusannya hampir mencapai 100 %, yang tepatnya 99,77%. Menjadi bukti usaha kerja keras dari para guru disekolah ini khususnya Kepala Sekolah Deisy Lumowa Mpd yang tak henti-henti mengingatkan siswa-siswinya untuk lebih giat belajar. Disaat sambutan Penjabat Walikota menyampaikan, kelulusan ini merupakan satu tahapan awal untuk maju berprestasi berkarya lebih tinggi, sebab persaingan kedepan lebih ketat. “Jadi saya harapkan apa yang sudah diraih sekarang merupakan awal dari kita melangka kejenjang yang lebih tinggi, sebab dijaman sekarang lulusan SMKN diharapkan mampu dapat bersaing didunia kerja, atau dapat menciptakan lapangan pekerjaan sendiri, sebab lulusan sudah dibekali dengan keahlihan di bidang program studi masing-masing,” ujar Mamuaja.

Seusai acara Kepsek DeisyLumowa Mpd kepada sejumlah wartawan diruang kerja menyampaikan, banyak prestasi membanggakan sudah ditorehkan siswa-siswi disekolahnya. “Seperti belum lama ini, menjadi juara harapan dua dalam lombah yang diselengarakan Honda di Jakarta, dan lebih dari itu saya bisa berbangga, karena sebagai salah satu sekolah SMK yang nilainya tertinggi,” tutur Lumowa. (ronny pamungkas)

Jumat, 09 Juli 2010

Paul Si Gurita Prediksi Spanyol Juara PD di Afsel

Suara Manadonews, (09/07/2010)PREDIKSI Paul si Gurita menjadi hal yang paling ditunggu jelang pertandingan final antara Belanda dan Spanyol di Soccer City Stadium, Johannesburg di akhir pekan. Hewan yang diklaim ajaib dan sakti itu-pun menunjukkan aksinya.

Saat diturunkan bendera dari dua tim finalis, Belanda dan Spanyol, di mana hal ini ditayangkan langsung oleh stasiun televisi di segala penjuru Eropa, Paul langsung 'memilih' Spanyol sebagai pemenang duel tersebut.

Namun ada hal yang lain dari biasanya ditunjukkan Paul. Gurita berusia dua tahun ini hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk memprediksi siapa yang bakal memenangi laga antara Spanyol dan Belanda. Padahal sebelumnya, Paul butuh waktu sekitar 70 menit untuk membuat keputusan. "Dia memilih dengan cepat. Sepertinya Spanyol akan meraih kemenangan dengan meyakinkan," ungkap juru bicara Sea Life di Oberhausen, Tanja Munzig, yang di kutip Reuters.

Bagi Paul sendiri, memilih pemenang pertandingan di antara tim di luar Jerman merupakan yang pertama baginya. Sebelumnya, dia hanya 'ditugasi' memprediksi antara tim Jerman dan tim lawan. Namun pengelola Sea Life membuat pengecualian untuk kali ini, seperti yang dilansir  Goal.com. (*/otnie)

E2L Tuai Simpati di Mitra

SILIAN, suara manadonews (09/07/2010)Dukungan warga Mitra kepada Calon Gubernur Sulut  dr Elly Engelbert Lasut ME (E2L), semakin tak terbendung. Hal ini dibuktikan dengan antusiasnya warga yang hadir, hanya untuk bertemu dengan sosok E2L yang terkenal ramah, murah senyum dan rendah hati tersebut. Pasalnya, selain di kenal merakyat, calon kuat Gubernur Sulut periode 2010- 2015 ini, memiliki segudang pengalaman yang sudah terbukti, telah berbuat bagi kesejahteraan rakyat. Bahkan E2L merupakan sosok muda yang yang cerdas. Hal ini dibuktikan ketika beliau berkesempatan hadir di beberapa acara syukuran kecamatan yang ada di kabupaten Mitra selang seminggu terakhir ini.

Terbukti, Rabu (7/7) lalu, ketika menghadiri kegiatan syukuran pemekaran Kecamatan Silian Raya dan Kecamatan Ratatotok E2L, mendapat sambutan meriah dari seluruh elemen masyarakat yang setia menantikan kedatangan suami tercinta Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Telly Tjanggulung (T2), yang secara kebetulan diundang oleh panitia.

Menurut sejumlah tokoh masyarakat di ke-dua kecamatan tersebut, sosok E2L adalah merupakan sosok pemimpin muda yang berkualitas dan di percaya mampu membawa Sulut yang diberkati. Apalagi E2L, dekat dengan rakyat kecil, memiliki program program  sangat menyentuh langsung. Diantaranya program beasiswa, yang jauh-jauh hari telah diterapkan di seluruh penjuru Sulawesi Utara. “Beliau memiliki syarat syarat menjadi seorang pemimpin jadi tak mengherankan jika dukungan terhadap E2L yang berpasangan dengan Henny Wulur terus mengalir,” ujar warga Silian yang brjubel di lokasi syukuran Kecamatan Silian Raya.

Lain juga pendapat para Lansia, yang menyatakan bahwa jarang sekali di temui pemimpin yang dilihat dari usianya masih sangat muda, tapi mampu memberikan prestasi yang gemilang dan walaupun selalu diterpa issue-issue yang kurang baik, namun tetap memiliki kerendahan hati ,sabar dan memiliki kasih.

E2L sendiri terlihat sangat terharu, atas respons yang diberikan masyarakat terhadap dirinya. “Dari lubuk hati yang paling dalam saya sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah menerima saya dengan baik, langkah saya untuk maju sebagai Calon Gubernur Sulut semakin mantap, ini dikarenakan dukungan masyarakat terhadap saya semakin meluas. Saya memohon doa restu dari rakyat Minahasa Tenggara sehingga Elly Lasut  ke depan mampu membawa Sulut yang diberkati. Semoga Tuhan menyertai setiap langkah kita semua,” ujar Bupati Kepulauan talaud dua periode ini.

Pada kesempatan itu E2L berkesempatan, melakukan temu kangen dengan ratusan Lansia yang ada di dua kecamatan tersebut, sekaligus memberikan bantuan baik kepada Lansia perorangan maupun organisasi Lansia yang ada di kecamatan Silian Raya dan Rtatotok. (*/otnie)


Mamuaja Buka Lomba Pidato Bahasa Inggris Antar SKPD dan Lomba Chaka-Chaka di MTC Manado



MANADO suara manadonews (09/07/2010)Bertempat di Manado Trade Centre, Drs Robby Mamuaya secara resmi membuka acara lomba Pidato bahasa inggris dan lomba chaka-chaka dalam rangka memeriahkan acara hari ulang tahun pemerintah Kota Manadoke 387  yang akan jatuh pada tanggal 14 Juli 2010 nanti.



Lomba chaka-chaka yang di ikuti oleh 16 peserta yang melibatkan semua sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan yang ada di kota Manado, setiap peserta  menunjukkan kebolehan mereka masing-masing di atas panggung, yang walaupun waktu latihan mereka sangat mepet karena saat ini kegiatan sekolah masih libur.
Keluar sebagai pemenang pertama adalah SMA Negeri I Manado, pemenang kedua di raih oleh SMK Negeri 5, pemenang ketiga di raih oleh SMA negeri 9 sedangkan untuk pemenang harapan satu di raih oleh SMK Negeri I Manado di bawah Komando Olvin Tanos M.Pd, pemenang harapan kedua di raih SMK Neferi 3 dan pemenang harapan ke tiga di raih  SMA negeri 8.


Lomba pidato bahasa inggris di ikuti oleh 12 peserta yang di ikuti utusan dari SKPD yang ada  di Manado, dan yang meraih juara pertama adalah Aristo Endrew, posisi kedua di raih oleh Ayu Made Arini mewakili Dinas Kesehatan dan posisi ketiga di raih oleh Stela None utusan humas dan protocol kota Manado.
Pada sela-sela menanti penggumuman  pemenang lomba chaka-chaka di isi hiburan oleh pelatih-pelatih chaka-chaka, kepala-kepala sekolah dan para pers bersama humas dan protocol untuk menunjukkan kebolehan dalam senam chaka-chaka.


Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado Drs Ferry Paul Karwur SH yang menutup acara tersebut kepada wartawan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut di jadikan ajang untuk merekrut personil-personil yang akan masuk di dalam tim kesenian pemerintah Kota Manado, (*/denny m/ronny Pamungkas)

Fadjroel : Louis – Rizali Pemimpin Perubahan Manado

MANADO suara manadonews (09/07/2010)Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado 2010-2015, Louis Nangoy dan KH Rizali M Noor terus menuai apresiasi. Kali ini, apresiasi yang luar biasa datang dari salah satu tokoh nasional yakni Ketua Umum Gerakan Nasional Calon Independen, Fadjroel Rahman. Rencananya, tokoh yang ikut memperjuangkan judicial review terhadap calon independen di Mahkamah Konstitusi ini, akan bertandang ke Manado, Minggu (10/7). 


“Saya rencananya akan datang ke Manado, sebagai bentuk apresiasi terhadap pasangan Louis Nangoy dan KH. Rizali M. Noor, yang maju lewat jalur independen dalam pilkada kota Manado kali ini,” ujar Fajdroel.Menurut rencana, Fadjroel Rahman akan menggelar konferensi pers di depan wartawan dan dialog dengan masyarakat Manado. “Kami sedang mempersiapkan acara menyambut kedatangan bang Fadjroel, rencananya akan ada konferensi pers dan dialog dengan masyarakat,” ungkap Faisal Maksum, Koordinator Tim Media Center Louis-Rizali di Kantor Media Center Bahu Mall, Sabtu (9/7).

Faisal menambahkan, bahwa kedatangan Fadjroel adalah gambaran betapa pasangan Louis-Rizali, juga mendapatkan respon dan perhatian yang serius tidak hanya dari masyarakat Manado bahkan juga dari tokoh-tokoh nasional. Sebelumnya, dalam Workshop Nasional Calon Independen yang digelar Juni lalu di Jakarta, beberapa tokoh nasional seperti pakar komunikasi dari Universitas Indonesia, Dr Efendi Gazali dan Dr Sukardi Rinakit, Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), juga memberikan apresiasi atas majunya pasangan Louis-Rizali, lewat jalur independen dalam Pilkada Kota Manado.

“Saat ini sesuai dengan undang-undang yang berlaku, calon independen memiliki hak yang sama dengan calon dari partai politik, untuk duduk di pemerintahan. Kini, sudah ada satu gubernur dan empat belas bupati dan walikota dari jalur independen. Olehnya, kita berharap semoga calon independen bisa menguasai paling tidak sepuluh persen dari total daerah yang ada,” lanjut Fadjroel.

Fadjroel menambahkan, bahwa dirinya yakin calon independen dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat terhadap demokrasi di Indonesia dan kesejahteraan bagi masyarakat luas. “Saya yakin bahwa pasangan Louis-Rizali adalah calon terkuat dan dapat memenangkan pilkada Manado kali ini. Keduanya adalah tokoh yang siap mendukung gerakan anti korupsi dan memperjuangkan kesejahteraan buat masyarakat, setidaknya memberikan jaminan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan yang semakin baik bai masyarakat,” pungkas Fadjroel.(*/denny m)

Sopir Mikro Demo Sudirman Fair

Pendemo Berjanji jika acara tersebut tidak di pindahkan maka esok mereka akan membongkar semua tenda yang berada di sepanjang jalan sudirman.

MANADO, suara manadonews (09/07/2010)Acara Sudirman Fair dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Kota Manado yangke 387  akan berlangsung selama tiga hari dengan memakai jalan Sudirman mendapat pertentangan dari puluhan sopir mikrolet.

Puluhan sopir mikrolet memarkir kendaraan mereka di sepanjang jalan sudirman karena merasa di rugikan oleh pemerintah kota Manado dan panitia Sudirman fair yang tidak ada koordinasi dengan para sopir mikro atau organda yang ada, sehingga membuat arus lalulintas di sepanjang jalan tersbut macet total.


Para sopir meminta pemerintah agar dapat memindahkan acara tersebut kelokasi lain karena sudah tiga tahun berturut-turut mereka mengalah demi suksesnya acara tersebut, namun saat ini para sopir tidak akan mengalah lagi karena pendapatan mereka akan menurun drastis bahkan untuk setoranpun terasa berat di dapat karena jalan yang ada di kota Manado menjadi macet akibat acara tersebut.


Walikota Manado Drs Robby Mamuaya yang turun langsung kelokasi berdialog langsung dengan para sopir dan meminta pengertian pada pendemo agar memberikan waktu kepada panitia untuk dapat menyelesaikan kegiatan ini dan akan memberikan ruang yang luas kepada pengguna jalan raya.


Terry Umboh salah satu utusan sopir mikrolet sangat menyesalkan sikap Pemerintah Kota Manado bersama panitia karena tidak adanya koordinasi yang baik dengan para sopir mikrolet, dan lagi menurut Terry acara tersebut belum memiliki ijin dari pihak kepolisian.


Pendemopun berjanji dan memberi waktu kepada panitia, jika sampai esok acara tersebut belum di pindahkan ke lokasi lain mereka akan membongkar semua tenda yang berdiri di sepanjang jalan sudirman dengan akan melibatkan lebih banyak lagi sopir mikrolet.


Menurut para Sopir Mikrolet, masih banyak tempat lain yang masih bisa di gunakan agar tidak mengganggu pengguna jalan raya, dengan menyebutkan beberapa tempat seperti lapangan Tikala, MCC serta lahan parker pemerintah kota Manado, para sopir mikrolet mengharapkan agar pemerintah kota Manado dapat melihat nasib mereka.(*/denny m/ronny pamungkas)