Selasa, 22 Juni 2010

Widy Nadia Luncurkan Album Pertama

Andai ku bisa, ku ingin pulang, ke desa kecil yang damai....aku mengejar kupu-Kupu Putih....

BITUNG, suara manadonews (22/06/2010)—Itu sepanggal lirik dari judul lagu Kupu-Kupu Putih ciptaan Mario AP yang dinyanyikan oleh Widy Nadia-yang memiliki nama lengkap, dan baru saja meluncurkan Album Pop Manado Kupu-Kupu Putih.  Album yang baru diluncurkan ini merupakan album pertama dari Widy yang masih berumur 11 tahun ini. Lagu Kupu-kupu Putih bercerita mengenai kerinduan akan kampung halaman.

Hal ini di utarakan Widy ketika mengadakan konferensi persakhir pekan lalu di King Cross Cafe, Pub and Karaoke. Dimana Widy ditemani oleh manajer, mamanya, pencipta lagu dan Gilbert Patiruhu mantan penyanyi yang dulu terkenal dengan grup penyanyi Coboy.

Widy Nadia yang bernama asli Widyagusindahyani Wirodimedjo, kelahiran Tomohon 19 Juni 1999 yang saat ini berusia 11 tahun, bertempat tinggal di kelurahan Watudambo II ini memang sangat hobi bernyanyi. Sehingga dengan keluar album pertamanya ini dia merasa senang.

Dalam album ini, Widya-pun berduet dengan Ade AFI. Meski berduet dengan penyanyi yang sudah senior, Widy mengaku senang dan tidak merasa gugup (nervous) untuk pertama kalinya. Menurut Widy sebelum terjun kedunia tarik suara dirinya berlatih olah vokal kepada Mario AP.

Sementara itu, menurut Mario, dalam pembuatan album pertamanya Widy ini memakan waktu 22 hari dan banyak kendala yang harus dihadapi dari olah vokal, mengatur jadwal antara sekolah dan pembuatan lagu. Sehingga sering kali dirinya turun tangan langsung. Meski begitu, akhirnya semuanya dapat selesai karena Widy multitalent (multi bakat).

Dalam album ini, Mario mengatakan bahwa warna musiknya selain beraliran pop terdapat juga berbagai aliran musik dari rock, hingga dangdut kecuali latin.
Keluarnya album pertama ini, manajer Widy berharap album ini dapat diterima masyarakat. Sementara album ini dipasarkan di Sulut terlebih dahulu dan di rencanakan akan go nasional. (ayu dewi) 

Marak Parkir ilegal di Kota Bitung

Rumawung : Penataan Parkir Butuh Anggaran Rp3 Miliar

BITUNG, suara manadonews (22/06/2010)—Banyaknya parkir ilegal yang ada di sejumlah ruas jalan di kota Bitung memang agak meresahkan masyarakat. Pasalnya, oknum petugas parkir yang seharusnya menjaga kendaraan ketika di parkir kadangkala helmnya hilang, bahkan kendaraan tersebut hilang. Sehingga, masyarakat mengharapkan agar pemerintah bisa memberikan perhatian terhadap perparkiran ini. Bukan hanya itu saja, oknum petugas parkir yang menagih kadang tidak memberikan retribusi parkir ke instansi terkait. Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) akan menata parkir yang memang menjadi tugas dan tanggungjawab dari instansinya.

Menurut Kadis Perhubungan Drs Boy Rumawung saat dikonfirmasi baru-baru mengatakan, bahwa program penataan parkir memang belum bisa berjalan dengan baik, karena kendalanya pemerintah tidak punya anggaran untuk melaksanakan program tersebut.

Meski demikian, Rumawung menegaskan akan mengajukan kembali ke pemerintah agar program tersebut bisa terealisasi. Pasalnya, untuk penataan parkir di kota Bitung membutuhkan anggaran sebesar Rp3 Miliar. Dirincikannya, anggaran itu sudah termasuk dengan biaya operasional, serta pembuatan marka jalan. (ayu dewi)


SHS Bantu Ratusan Juta Warga Kawangkoan

KAWANGKOAN, suara manadonews (21/06/2010)—Kepedulian Gubernur Sulut Drs Sinyo Harry Sarundajang (SHS) untuk terus melanjutkan pembangunan, bisa dirasakan sampai ke pedesaan. Buktinya pada kunjungan kerjanya baru-baru ini di Kawangkoan Minahasa, tepatnya Desa Kayuuwi dan Uner, SHS kembali membuktikan kepada masyarakat bahwa pembangunan bukan hanya terpusat pada daerah perkotaan saja, namun bisa sampai ke pedesaan.

Bertempat di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kayuuwi, SHS memberikan bantuan dana segar sebanyak 50 juta Rupiah. Bentuk bantuan tersebut dibagi menjadi 7 pos bantuan dengan rinciannya. Renovasi gedung gereja GMIM Rp 10 juta, Musik Bambu Rp 5 juta, maengket Rp 5 juta, Pemuda Rp 2,5 juta, Remaja Rp 2,5 juta dan 6 jaga yang ada masing-masing kebagian Rp 2,5 juta. Bahkan pembangunan jalan daerah yang panjangnya 2,5 kilometer yang pengerjaanya sementara dilakukan dan diupayakan selesai sebelum bulan Agustus mendatang.

Setelah selesai dari Desa kayuuwi, SHS melanjutkan ke Kawangkoan Uner, tepatnya kompleks pasar Kawangkoan, disitu beliau membantu pembangunan tersebut dengan dana segar sebanyak 50 juta rupiah. Tak kala menariknya juga walaupun malam semakin larut, SHS tetap menyempatkan diri untuk mengikuti acara peletakan batu pertama pembangunan gedung serba guna yang berada di jaga 3 Uner Kawangkoan, disitu SHS membantu pembangunannya dengan dana sebanyak Rp 50 juta dan 500 sak semen.

Dalam sambutannya SHS berjanji, akan membantu pembangunan yang berada di Kawangkoan dan diseluruh wilayah  Sulawesi Utara. Selain itu akan membuat Sulawesi Utara sebagai daerah yang terbaik diantara daerah-daerah yang berada di Indonesia. (raynold loing)


KOMPAG Sulut Lakukan Protes Soal Pernyataan Menkoinfo

SBY Diminta Ganti Sembiring

MANADO, suara manadonews (21/06/2010)—Ratusan Massa yang mengatasnamakan Komunitas Pemuda-Remaja Antar Gereja Sulawesi Utara (KOMPAG SULUT), dalam pernyataan sikap Senin (21/06),  secara tegas mengecam pernyataan Menteri Komunikasi dan Informasi RI Tifatul Sembiring yang mengkaitkan permasalahan beredarnya video porno mirip artis dengan penyaliban Yesus Kristus /Isa Almasih pada Kamis (17/06) lalu.

Akibat dari pernyataan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkoinfo), Tifatul Sembiring, Kamis pekan lalu tersebut, yang melecehkan umat Kristiani, Komunitas Pemuda Gereja se-Sulawesi Utara menggelar aksi unjuk rasa damai mengunjungi Kantor DPRD, Pemprov Sulut dan Kementerian Agama, Senin (21/06).

Ratusan massa lintas Gereja berasal dari Pemuda GMIM, KGPM, Katolik, Advent, GPdI serta beberapa organisasi kepemudaan dan mahasiswa se-Sulawesi Utara mendesak Menkoinfo Tifatul Sembiring mencabut pernyataan tersebut dan meminta maaf kepada umat Kristiani di Indonesia bahkan seluruh dunia.

“Pokoknya, jika Pak Menteri tidak meminta maaf, maka kami secara tegas meminta kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono untuk memberhentikan Tifatul Sembiring, karena pernyataannya sangat menghina umat Kristiani,” ujar Ketua Pemuda GMIM, Pnt Billy Lombok, didampingi Ketua Pemuda KGPM Pnt Tenny Assa dan seluruh ketua pemuda denominasi gereja di Sulut.

Lanjut menurut Lombok, diyakini pernyataan Sembiring yang menganalogikan kasus video porno mirip artis Luna Maya, Ariel ‘Peterpen’ dan Cut Tari dengan prosesi penyalipan Yesus Kristus di depan komisi penyiaran, wartawan dan beberapa pejabat negara serta institusi profesi itu adalah perbuatan yang disengaja. Sebab itu komunitas pemuda gereja mengancam menolak Tifatul Sembiring untuk datang di Sulawesi Utara.
“Jadi kami sepakat menolak Menteri Tifatul Sembiring mengunjungi daerah ini,” tegas Lombok dihadapan Pemerintah Provinsi Sulut yang diterima langsung Plt Sekprov Ir Siswa Rachmad Mokodongan. 

KOMPAG SULUT dalam pernyataan sikapnya yang di bacakan oleh Ketua Pemuda Sinode GMIM Pnt Billy Lombok SH, menyebutkan; Pertama, Mendesak Menkominfo Tifaful Sembiring, agar mencabut pernyataan yang di sampaikan di depan  dewan Pers Nasional ataupun kepada wartawan Nasional. Kedua, Mendesak menkominfo meminta maaf terhadap umat Kristen di Indonesia. Ketiga, Agar Tifaful Sembiring lebih berhati-hati dan beretika dlm menyampaikan pernyataan.

Keempat, Mengutuk pelaku dan penyebar video porno mirip artis,dan kepada pihak berwajib dapat menindak oknum tersebut sesuai hukum dan UU yang berlaku. Kelima, Menghimbau kepada umat Kristen agar tidak terprovokasi, oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menyikapi pernyataan Menkominfo Tifaful Sembiring. Keenam, Menghimbau kepada pejabat negara agar tidak melakukan kesalahan yang sama.

Pernyataan sikap itu, ditandatangani oleh Ketua Pemuda GMIM Penatua Billy Lombok, Ketua Pemuda Katolik Harold Pratasik, Ketua Pemuda KGPM Penatua Tenny Assa, Ketua Remaja GPDI Pdt Heazer Sumual MTH, Pemuda Gereja Masehi Advent Harold Heydemans, Ketua Dewan Pemuda GPDI Johanis  Manahan, Sekertaris LPRG, dan Anggota Pelyanan Siswa (Pelsis).

”Pokoknya kami menilai Kasus video porno mirip artis tidak relevan untuk di banding-bandingkan dengan peristiwa penyaliban Yesus Kristus, sebab hal ini bisa menjadi pemicu disintegrasi bangsa dan menciderai keyakinan berbhineka tunggal ika,” tegas,” Lombok Pnt pemuda GMIM sembari mengharapkan Presiden SBY dapat meninjau kembali posisi Sembiring sebagai Menkominfo. (*/tim suaramanadonews)


Sabtu, 19 Juni 2010

DPC PAN Manado Terancam Retak

MANADO, suara manadonews (19/06/2010)—Konstalasi ditubuh Partai Amanat Nasional (PAN) Manado jelang Pemilukada 3 agustus mendatang, menjurus keretakan. Issue perpecahan sejak jauh hari sudah tercium dengan sikap mantan ketua PAN Manado Hanny Kandouw melakukan koalisi PAN-Hanura, yang diduga tanpa persetujuan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Sulut.

Persoalan semakin meruncing dengan keputusan Widjayanto Patonti Ketua DPC PAN Manado yang baru hasil keputusan DPW. Yang mengarah dukungannya ke kubu Pasangan Golkar Hanny Joost Pajouw-Anwara Panawar, sebagai calon Walikota-Wakil walikota Manado. Hal ini menimbulkan ketidakpuasan 7 PAC, yang langsung membelot mendukung Pasangan Demokrat Vicky Lumentut dan Harley Mangindaan. “Sikap kami sudah jelas mendukung Lumentut-Ai, dan mengenai Widjayanto Patonti sebagi ketua DPC sampai sekarang ini keabsahannya masih diragukan, sebab pengangkatannya tidak diplenokan,” ujar Mustafa Pakaya Ketua PAC Tuminting sesudah Deklarasi GSV Lumentut-Harley Mangindaan di Stadion Klabat Kamis (17/6) .

Sampai sekarang ini sudah 7 PAC menyatakan sikap menolak dukungan terhadap HJP-AP, minus Kecamatan Bunaken dan Wanea. “Surat konsolidasi sudah kami layangkan ke Dewan Pimpinan wilayah tanggal 7 Juni lalu, tinggal menunggu putusan dari mereka, jadi kalau mereka mengandalkan Yasti, kami sudah sepakat untuk menyuarakan ini langsung kepada Ketua Hata Rajasa sebab semua harus adil,” tandas Muchlis Nasadi Ketua PAC Mapanget. (ronny pamungkas)

Jumat, 18 Juni 2010

Pemilih Pilgub di Mitra Capai 76.336



Benu: DPT Tombatu Berkurang

RATAHAN, suara manadonews (18/06/2010) Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari enam Kecamatan (sebelum dimekarkan), Kecamatan Ratahan dan Kecamatan Tombatu menjadi daerah yang memiliki jumlah pemilih paling banyak, sebagai mana terungkap dari Pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Gubernur Sulut 2010 yang digelar KPU Mitra, Kamis (17/06) .

Kecamatan Ratahan menjadi ‘pengoleksi’ pemilih terbanyak dengan jumlah 19.630 pemilih, disusul Kecamatan Tombatu (18.798 pemilih), Kecamatan Touluaan (11.327 pemilih), Kecama-tan Belang (10.967 pemilih), Kecamatan Ratato-tok (9.320 pemilih), dan terakhir Kecamatan Pusomaen (6.294 pemilih). DPT di Mitra sendiri secara keseluruhan mencapai 76.336 pemilih, masing-masing laki-laki 39.605 pemilih dan perempuan 36.731 pemilih.

Ketua KPU Mitra, Drs Ascke Benu MSi, didampingi anggota KPU bidang Data dan Informasi, Helty F Massie SE menjelaskan, DPT ini diperoleh setelah melalui beberapa kali tahapan verifikasi dan validasi. “Data awal diperoleh dari Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DPA) dan DPT Pilpres. Data ini kemudian divalidasi untuk mendapatkan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang divalidasi lagi menjadi Daftar Pemilih hasil Perbaikan (DPP), yang akhirnya divalidasi lagi menjadi DPT,” ujar Benu.

“Pokoknya proses validasi data meliputi penelitian atas pemilih ganda, pemilih pindahan, pemilih yang pindah, pemilih pemula, dan pemilih yang meninggal dunia,” pungkas Dosen Fisip Unsrat ini. Pleno KPU penetapan DPT ini dihadiri enam kecamatan PPK di Mitra serta perwakilan partai pengusung dan pendukung Cagub-Cawagub. (*/otnie)

Mamuaja Resmi Lantik Monareh Jabat Sekkot Manado

Lumentut: Dukung dan Kerjasama dengan Sekkot yang Baru

MANADO, suara manadonews (18/06/2010)—Penjabat Wali Kota Manado, Drs Robby Mamuaja secara resmi melantik Drs Harold Monareh sebagai sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Kota (Sekkot) Manado, yang dilaksanakan di ruang serbaguna kantor Wali Kota Manado, Jumat (18/6).

Drs Harold Monareh dilantik menggantikan DR GB Vicky Lumentut  DEA, yang mengundurkan diri sehari sebelumnya, setelah mendeklarasikan pencalonan dirinya sebagai bakal Calon Wali Kota yang berpasangan dengan Harley ‘Ai’ Mangindaan SE dari Partai Demokrat pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Manado  3 Agustus mendatang.

"Saya bersama seluruh jajaran pemerintah kota Manado mengucapkan selamat bertugas kepada saudara Harol Monareh sebagai pelaksana tugas Wali kota Manado, saya berharap bisa menjalankan semua tugas dengan baik agar bisa bersama-sama mengatur pemerintahan dan melayani masyarakat," ujar Mamuaja.

Mantan Sekprov Sulut ini juga menyampaikan, terima kasih kepada Vicky Lumentut sebab sudah menjalankan tugas sebagai Sekretaris daerah Kota Manado, selama kurang lebih delapan bulan dan mengatur jalannya pemerintahan serta melayani masyarakat dengan baik.

Vicky Lumentut dalam sambutannya mengatakan, sangat senang selama bertugas dalam dua etape semasa pemerintahan Wali kota non aktif Jimmy Rimba Rogi  (Imba) sampai pada masa kepemimpinan Drs Robby Mamuaja, apalagi dibantu oleh seluruh jajaran dan staf di Pemkot Manado.

“Saya berharap dukungan dan kerjasama semua staf juga diberikan kepada Plt Sekdakot, Harolod Monareh, agar Ia bisa menjalankan tugas dengan baik dan minta maaf kepada stafnya, bila selama menjabat banyak melakukan kesalahan dan menyakiti hati bawahannya,” pungkasnya.

Sedangkan Drs Harold Monareh dalam sambutannya mengatakan, akan menjalankan tugas tersebut dengan baik, dan berharap agar semua stafnya mau bekerja sama, bergandengan tangan untuk membangun Kota Manado yang sama-sama kita cintai.  Monareh dilantik dengan SK Gubernur Sulut, setelah menjalani fit and proper test di kantor gubernur awal pekan ini, sampai dilantik Jumat (18/6) Ia juga masih menjabat sebagai asisten III Sekretariat Daerah Kota Manado. (ronny/denny)

Wabup Mitra: Jangan Tinggalkan Habitat Asli Sebagai Petani

Dari Syukuran Desa Lobu Kecamatan Touluaan

TOULUAAN, suara manadonews (18/06/2010)—Wakil Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Drs Jeremia Damongilala MSi, hadiri Ibadah syukur Desa Lobu menjadi Desa Definitif di Kecamatan Touluaan Jumat (18/6), bertempat di bangsal Desa Lobu. Diawali dengan ucapan selamat datang dan laporan ketua panitia Decky Batubuaya, ibadah syukur Desa Lobu ini dipimpin oleh Pdt Rawung yang diambil dalam Kitab Keluaran 4.

Damongilala dalam sambutannya mengatakan, pemeintah Desa Lobu Kecamatan Touluaan yang baru dimekarkan dan menjadi Desa Definitif, agar dapat menunjukan semagat kerja keras. “Kiranya dalam mewujudkan penyelenggaraan pemeritahan, pembangunan dan kemasyarakatan yang ada di desa Lobu, merupakan tanggungjawab bersama kita sebagai warga masyarakat yang ada di Minahasa Tenggara,” ujarnya.
Ditambahkan Wabup, bahwa kita masyarakat Desa Lobu jangan tinggalkan habitat asli sebagai petani. Di akhir sambutan JaDi-begitu dia akrab disapa-mengingatkan Kepada seluruh mayarakat Kecamatan Touluaan untuk selalu ingat 3M (menanam, menanam dan menanam).

Guberbur yang diwakili oleh Kepala Badan Koordinasi Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Provinsi Sulut Ir Veliks Wowor MSi, mengatakan, kita bangun bersama masyarakat yang ada di Desa Lobu dan tingkatkan potensi yang ada serta mengoptimalkannya.

Lebih lanjut Wowor mengatakan, membangun daerah Mitra ini, harus mampu tunjukkan produksi dan hasil-hasil pertanian yang ada, untuk membawa kabupaten Minahasa Tenggara lebih maju. (*/otnie)


Lumoindong Pimpin Peletakan Batu Rumah Sakit dan Sekolah Alkitab di Ratahan

T2 : Mitra Selalu Diberkati Tuhan

RATAHAN, suara manadonews (18/06/2010)Bupati Miahasa Tenggara (Mitra) Telly Tjanggulung (T2), melakuakan Peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit dan Sekolah Alkitab di Kecamatan Ratahan Kamis (17/6). Pada kesempatan itu Pdt Gilbert Lumoindong STh, didaulat  memimpin ibadah Peletakan batu pertama di perkebunan Lamit Kecamatan Ratahan,  yang di ambil dalam kitab Mazmur 127. Dalam khotbahnya Gilbert mengatakan, bahwa Tuhan itu ada dan Tuhan itu baik, Tuhan mencukupi semuanya dan kita tidak boleh mengecewakan Tuhan.

Bupati T2 dalam sambutannya mengatakan, sejarah baru bagi Minahasa Tenggara yang selalu diberkati Tuhan, dimana pada hari ini kita meletakkan batu pertama pembangunan Rumah Sakit dan Gedung Sekolah Alkitab. Sebab di tempat ini semua yang datang akan diberkati.  “Saya percaya Tuhan sudah memulainya pembangunan Rumah Sakit dan Sekolah Alkitab ini, tentu Tuhan akan menyelesaikannya juga. Pemerintah  Kabupaten Minahasa Tenggara, sedang menuju pada PEMULIHAN hari demi hari Tuhan, memberi berkat kepada masyarakat di Mitra,” ujar Tjanggulung.

Hadir pada kesempatan itu, Plt Sekda Drs Freddy F Lendo, Kadis PU Ir Welly Munaiseche MSi, Kadis Perindag Kop, Drs Pither Owu, Disnakertrans Harry Rofian Wungow SH, Kadis Kesehatan dr Lili Mawati,  Kabag Umum Ir Elly Sangian, Camat Ratahan Ir An M Onsu, Tomas dan Tokoh Agama di Ratahan.  (*/otnie)

Empat Calon Klaim Menang Pilgub

Penetapan Nomor Urut Cagub Sulut

MANADO, suara manadonews (18/06/2010)—Dalam Rapat Pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Sulut di Gran Kawanua Hotel Jumat (18/06), menetapkan nomor urut empat pasang calon Gubernur dan Wakil Gubernur. Ramoy Markus Luntungan (RML)-Hamdi Paputungan (HP) Nomor Urut 1, Stefanus Vreeke Runtu dan Marlina Moha Siahaan (SVR-MMS) Nomor Urut 2, Elly Engelbert Lasut dan Henny Wullur (E2L-HW) Nomor Urut 3, dan Sinyo Harry Sarundajang dan Djauhari Kansil (SHS-BERHASIL)  Nomor Urut 4. Pleno ini di pimpin langsung ketua KPU Sulut Livie Allow Ssos MSi dan dihadiri Kapolda Sulut beserta seluruh simpatisan dari semua pasangan calon.

Empat Calon Gubernur (Cagub) Sulawesi Utara (Sulut) yang akan ikut Pemilihan Gubernur 3 Agustus 2010 mendatang, mengklaim nomor urut yang diundi KPUD memiliki keberuntungan tersendiri. "Saya mendapatkan nomor urut 1, pasti selalu membawa kemenangan karena hanya nomor satu yang pasti juara. Sebab Nomor ini pertanda DB 1," ujar Cagub, Ramoy Markus Luntungan (RML).

Sementara SVR-begitu Cagub Golkar Stefanus Vreeke Runtu akrab disapa-yakin nomor urut dua sebagai ibarat victory atau  sebagai kemenangan. "Yang pasti semua warga Sulut tahu, kalau angka dua ibarat victory atau kemenangan. Sehingga kami klaim juga menang di pemilihan gubernur 3 Agustus mendatang," kata Runtu. Menariknya, tim sukses SVR-MMS langsung membagi-bagikan poster yang sudah ditandai angka dua kepada semua pengunjung, menandakan kesiapan untuk ikut  Pilgub.

Sementara itu, calon ‘incumbent’ SHS-BERHASIL hanya menanggapi angka empat sebagai bentuk ulangan kemenangan pada pemilihan Gubernur Sulut 2004 lalu. "Pada tahun 2004 lalu, saya dapat angka empat dan menang putaran pertama pemilihan Gubernur Sulut, mungkin ini bakal akan berlanjut ulang," tandas SHS.

Sementara calon Gubernur yang diusung 13 Parpol dr Elly Engelbert Lasut ME dan Henny Wulur (E2L-HW) meyakini angka 3 yang menjadi nomor urut Cagub, tak akan dilupakan masyarakat Sulut, sebab bertepatan dengan pencoblosan Pilgub ada 3 Agustur mendatang. “Inga-inga coblos nomor urut 3 pada tanggal 3 Agustrus,” kata E2L-HW.

Ketua KPUD Sulut Livie Allow SSos MSi, yang memimpin rapat pleno itu mengatakan, proses pengundian nomor urut sudah sesuai aturan berlaku dan sangat transparansi dan demokrasi. "Proses penetapan nomor urut ini disaksikan masyarakat luas melalui perwakilan tim sukses maupun para jurnalis," katanya. (tim suara manadonews)


KPPN Bitung Minta 31 Satker Segerah Ajukan Pencairan

Realisasi Bantuan APBN Rp 72 M dari Rp 234 M tahun 2010

BITUNG, suara manadonews (18/06/2010)—Dana bantuan pemerintah pusat melalui APBN yang di peruntukan pada 31 satuan kerja atau Satker di kota Bitung, telah terealisasi dari Rp 234,6 miliar pagu dana 2010 hingga kini baru Rp 72 miliar atau 33 persen. Hal tersebut di katakan Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara  (KPPN) Bitung Syahrul Fuady SE pada wartawan Kamis (17/06)  di ruang kerjanya.

Lanjutnya, dalam pencapaian target, KPPN sendiri yang mengharapkan pada bulan juli ini pencairan dana APBN untuk kota Bitung bisa mencapai 50 persen. Kendala dari keterlambatan pencairan dana tersebut, kata Fuady, disebabkan Satuan kerja lambat mengajukan pencairan, dan banyak hal yang belum di lengkapi oleh beberapa Satker. Sehingga pencairan dana tersebut harus tetap menunggu kelengkapan berkas administrasi tersebut seperti SPPD.
Lebih lanjut Fuady menerangkan, bahwa untuk meningkatkan pertumbuhan kesejahteraan ekonomi dan pembangunan kota Bitung di harapkan bagi 31 Satker seperti Dinas PU, Dinas Kelautan dan Perikanan dan Administrator Pelabuhan (Adpel) Bitung segerah melakukan pencairan dana APBN yang di tangani oleh KPPN Bitung. 

Salah satu satuan kerja KPPN yang di mintai keterangan akan hal ini, Kadis Pertanian Kehutanan dan Ketahanan Pangan Kota Bitung, Ir Meity Kolang Kamis (17/06), di ruang kerjanya mengatakan, bahwa pihaknya memastikan pencairan dana pada bulan Juli depan, dengan target pencairan dana APBN tersebut, bisa di cairkan 100 persen atau senilai Rp 600 juta yang di peruntukan bagi 1 paket bantuan.

“Bantuan itu untuk petani seperti mesin gendong atau mesin pemotong padi, lantai jemur, perontok padi, gilingan padi dan terpal karung,” ujar Kolang, seraya menambahkan, mengenai keterlambatan pihaknya mengajukan pencairan ke KPPN. Selain itu katanya, bahwa proses tender paket tersebut memakan waktu lebih dari 2 bulan, sehingga pihaknya harus menyelesaikan adminstrasi yang dibutuhkan. (ayu dewi)