Jumat, 09 Juli 2010

Paul Si Gurita Prediksi Spanyol Juara PD di Afsel

Suara Manadonews, (09/07/2010)PREDIKSI Paul si Gurita menjadi hal yang paling ditunggu jelang pertandingan final antara Belanda dan Spanyol di Soccer City Stadium, Johannesburg di akhir pekan. Hewan yang diklaim ajaib dan sakti itu-pun menunjukkan aksinya.

Saat diturunkan bendera dari dua tim finalis, Belanda dan Spanyol, di mana hal ini ditayangkan langsung oleh stasiun televisi di segala penjuru Eropa, Paul langsung 'memilih' Spanyol sebagai pemenang duel tersebut.

Namun ada hal yang lain dari biasanya ditunjukkan Paul. Gurita berusia dua tahun ini hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk memprediksi siapa yang bakal memenangi laga antara Spanyol dan Belanda. Padahal sebelumnya, Paul butuh waktu sekitar 70 menit untuk membuat keputusan. "Dia memilih dengan cepat. Sepertinya Spanyol akan meraih kemenangan dengan meyakinkan," ungkap juru bicara Sea Life di Oberhausen, Tanja Munzig, yang di kutip Reuters.

Bagi Paul sendiri, memilih pemenang pertandingan di antara tim di luar Jerman merupakan yang pertama baginya. Sebelumnya, dia hanya 'ditugasi' memprediksi antara tim Jerman dan tim lawan. Namun pengelola Sea Life membuat pengecualian untuk kali ini, seperti yang dilansir  Goal.com. (*/otnie)

E2L Tuai Simpati di Mitra

SILIAN, suara manadonews (09/07/2010)Dukungan warga Mitra kepada Calon Gubernur Sulut  dr Elly Engelbert Lasut ME (E2L), semakin tak terbendung. Hal ini dibuktikan dengan antusiasnya warga yang hadir, hanya untuk bertemu dengan sosok E2L yang terkenal ramah, murah senyum dan rendah hati tersebut. Pasalnya, selain di kenal merakyat, calon kuat Gubernur Sulut periode 2010- 2015 ini, memiliki segudang pengalaman yang sudah terbukti, telah berbuat bagi kesejahteraan rakyat. Bahkan E2L merupakan sosok muda yang yang cerdas. Hal ini dibuktikan ketika beliau berkesempatan hadir di beberapa acara syukuran kecamatan yang ada di kabupaten Mitra selang seminggu terakhir ini.

Terbukti, Rabu (7/7) lalu, ketika menghadiri kegiatan syukuran pemekaran Kecamatan Silian Raya dan Kecamatan Ratatotok E2L, mendapat sambutan meriah dari seluruh elemen masyarakat yang setia menantikan kedatangan suami tercinta Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Telly Tjanggulung (T2), yang secara kebetulan diundang oleh panitia.

Menurut sejumlah tokoh masyarakat di ke-dua kecamatan tersebut, sosok E2L adalah merupakan sosok pemimpin muda yang berkualitas dan di percaya mampu membawa Sulut yang diberkati. Apalagi E2L, dekat dengan rakyat kecil, memiliki program program  sangat menyentuh langsung. Diantaranya program beasiswa, yang jauh-jauh hari telah diterapkan di seluruh penjuru Sulawesi Utara. “Beliau memiliki syarat syarat menjadi seorang pemimpin jadi tak mengherankan jika dukungan terhadap E2L yang berpasangan dengan Henny Wulur terus mengalir,” ujar warga Silian yang brjubel di lokasi syukuran Kecamatan Silian Raya.

Lain juga pendapat para Lansia, yang menyatakan bahwa jarang sekali di temui pemimpin yang dilihat dari usianya masih sangat muda, tapi mampu memberikan prestasi yang gemilang dan walaupun selalu diterpa issue-issue yang kurang baik, namun tetap memiliki kerendahan hati ,sabar dan memiliki kasih.

E2L sendiri terlihat sangat terharu, atas respons yang diberikan masyarakat terhadap dirinya. “Dari lubuk hati yang paling dalam saya sangat berterima kasih kepada masyarakat yang telah menerima saya dengan baik, langkah saya untuk maju sebagai Calon Gubernur Sulut semakin mantap, ini dikarenakan dukungan masyarakat terhadap saya semakin meluas. Saya memohon doa restu dari rakyat Minahasa Tenggara sehingga Elly Lasut  ke depan mampu membawa Sulut yang diberkati. Semoga Tuhan menyertai setiap langkah kita semua,” ujar Bupati Kepulauan talaud dua periode ini.

Pada kesempatan itu E2L berkesempatan, melakukan temu kangen dengan ratusan Lansia yang ada di dua kecamatan tersebut, sekaligus memberikan bantuan baik kepada Lansia perorangan maupun organisasi Lansia yang ada di kecamatan Silian Raya dan Rtatotok. (*/otnie)


Mamuaja Buka Lomba Pidato Bahasa Inggris Antar SKPD dan Lomba Chaka-Chaka di MTC Manado



MANADO suara manadonews (09/07/2010)Bertempat di Manado Trade Centre, Drs Robby Mamuaya secara resmi membuka acara lomba Pidato bahasa inggris dan lomba chaka-chaka dalam rangka memeriahkan acara hari ulang tahun pemerintah Kota Manadoke 387  yang akan jatuh pada tanggal 14 Juli 2010 nanti.



Lomba chaka-chaka yang di ikuti oleh 16 peserta yang melibatkan semua sekolah menengah atas dan sekolah menengah kejuruan yang ada di kota Manado, setiap peserta  menunjukkan kebolehan mereka masing-masing di atas panggung, yang walaupun waktu latihan mereka sangat mepet karena saat ini kegiatan sekolah masih libur.
Keluar sebagai pemenang pertama adalah SMA Negeri I Manado, pemenang kedua di raih oleh SMK Negeri 5, pemenang ketiga di raih oleh SMA negeri 9 sedangkan untuk pemenang harapan satu di raih oleh SMK Negeri I Manado di bawah Komando Olvin Tanos M.Pd, pemenang harapan kedua di raih SMK Neferi 3 dan pemenang harapan ke tiga di raih  SMA negeri 8.


Lomba pidato bahasa inggris di ikuti oleh 12 peserta yang di ikuti utusan dari SKPD yang ada  di Manado, dan yang meraih juara pertama adalah Aristo Endrew, posisi kedua di raih oleh Ayu Made Arini mewakili Dinas Kesehatan dan posisi ketiga di raih oleh Stela None utusan humas dan protocol kota Manado.
Pada sela-sela menanti penggumuman  pemenang lomba chaka-chaka di isi hiburan oleh pelatih-pelatih chaka-chaka, kepala-kepala sekolah dan para pers bersama humas dan protocol untuk menunjukkan kebolehan dalam senam chaka-chaka.


Kepala Dinas Pendidikan Kota Manado Drs Ferry Paul Karwur SH yang menutup acara tersebut kepada wartawan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut di jadikan ajang untuk merekrut personil-personil yang akan masuk di dalam tim kesenian pemerintah Kota Manado, (*/denny m/ronny Pamungkas)

Fadjroel : Louis – Rizali Pemimpin Perubahan Manado

MANADO suara manadonews (09/07/2010)Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado 2010-2015, Louis Nangoy dan KH Rizali M Noor terus menuai apresiasi. Kali ini, apresiasi yang luar biasa datang dari salah satu tokoh nasional yakni Ketua Umum Gerakan Nasional Calon Independen, Fadjroel Rahman. Rencananya, tokoh yang ikut memperjuangkan judicial review terhadap calon independen di Mahkamah Konstitusi ini, akan bertandang ke Manado, Minggu (10/7). 


“Saya rencananya akan datang ke Manado, sebagai bentuk apresiasi terhadap pasangan Louis Nangoy dan KH. Rizali M. Noor, yang maju lewat jalur independen dalam pilkada kota Manado kali ini,” ujar Fajdroel.Menurut rencana, Fadjroel Rahman akan menggelar konferensi pers di depan wartawan dan dialog dengan masyarakat Manado. “Kami sedang mempersiapkan acara menyambut kedatangan bang Fadjroel, rencananya akan ada konferensi pers dan dialog dengan masyarakat,” ungkap Faisal Maksum, Koordinator Tim Media Center Louis-Rizali di Kantor Media Center Bahu Mall, Sabtu (9/7).

Faisal menambahkan, bahwa kedatangan Fadjroel adalah gambaran betapa pasangan Louis-Rizali, juga mendapatkan respon dan perhatian yang serius tidak hanya dari masyarakat Manado bahkan juga dari tokoh-tokoh nasional. Sebelumnya, dalam Workshop Nasional Calon Independen yang digelar Juni lalu di Jakarta, beberapa tokoh nasional seperti pakar komunikasi dari Universitas Indonesia, Dr Efendi Gazali dan Dr Sukardi Rinakit, Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicate (SSS), juga memberikan apresiasi atas majunya pasangan Louis-Rizali, lewat jalur independen dalam Pilkada Kota Manado.

“Saat ini sesuai dengan undang-undang yang berlaku, calon independen memiliki hak yang sama dengan calon dari partai politik, untuk duduk di pemerintahan. Kini, sudah ada satu gubernur dan empat belas bupati dan walikota dari jalur independen. Olehnya, kita berharap semoga calon independen bisa menguasai paling tidak sepuluh persen dari total daerah yang ada,” lanjut Fadjroel.

Fadjroel menambahkan, bahwa dirinya yakin calon independen dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat terhadap demokrasi di Indonesia dan kesejahteraan bagi masyarakat luas. “Saya yakin bahwa pasangan Louis-Rizali adalah calon terkuat dan dapat memenangkan pilkada Manado kali ini. Keduanya adalah tokoh yang siap mendukung gerakan anti korupsi dan memperjuangkan kesejahteraan buat masyarakat, setidaknya memberikan jaminan pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan yang semakin baik bai masyarakat,” pungkas Fadjroel.(*/denny m)

Sopir Mikro Demo Sudirman Fair

Pendemo Berjanji jika acara tersebut tidak di pindahkan maka esok mereka akan membongkar semua tenda yang berada di sepanjang jalan sudirman.

MANADO, suara manadonews (09/07/2010)Acara Sudirman Fair dalam rangka memeriahkan hari ulang tahun Kota Manado yangke 387  akan berlangsung selama tiga hari dengan memakai jalan Sudirman mendapat pertentangan dari puluhan sopir mikrolet.

Puluhan sopir mikrolet memarkir kendaraan mereka di sepanjang jalan sudirman karena merasa di rugikan oleh pemerintah kota Manado dan panitia Sudirman fair yang tidak ada koordinasi dengan para sopir mikro atau organda yang ada, sehingga membuat arus lalulintas di sepanjang jalan tersbut macet total.


Para sopir meminta pemerintah agar dapat memindahkan acara tersebut kelokasi lain karena sudah tiga tahun berturut-turut mereka mengalah demi suksesnya acara tersebut, namun saat ini para sopir tidak akan mengalah lagi karena pendapatan mereka akan menurun drastis bahkan untuk setoranpun terasa berat di dapat karena jalan yang ada di kota Manado menjadi macet akibat acara tersebut.


Walikota Manado Drs Robby Mamuaya yang turun langsung kelokasi berdialog langsung dengan para sopir dan meminta pengertian pada pendemo agar memberikan waktu kepada panitia untuk dapat menyelesaikan kegiatan ini dan akan memberikan ruang yang luas kepada pengguna jalan raya.


Terry Umboh salah satu utusan sopir mikrolet sangat menyesalkan sikap Pemerintah Kota Manado bersama panitia karena tidak adanya koordinasi yang baik dengan para sopir mikrolet, dan lagi menurut Terry acara tersebut belum memiliki ijin dari pihak kepolisian.


Pendemopun berjanji dan memberi waktu kepada panitia, jika sampai esok acara tersebut belum di pindahkan ke lokasi lain mereka akan membongkar semua tenda yang berdiri di sepanjang jalan sudirman dengan akan melibatkan lebih banyak lagi sopir mikrolet.


Menurut para Sopir Mikrolet, masih banyak tempat lain yang masih bisa di gunakan agar tidak mengganggu pengguna jalan raya, dengan menyebutkan beberapa tempat seperti lapangan Tikala, MCC serta lahan parker pemerintah kota Manado, para sopir mikrolet mengharapkan agar pemerintah kota Manado dapat melihat nasib mereka.(*/denny m/ronny pamungkas)

Kamis, 08 Juli 2010

Louis – Rizali Silaturahmi di Sindulang I

MANADO suara manadonews (08/07/2010)Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado 2010-2015 dari Jalur Independen, Louis Nangoy SH dan KH Rizali M Noor bersilaturahmi dengan warga di kelurahan Sindulang I, Rabu (7/7). Dalam pertemuan tersebut, baik Louis Nangoy dan KH Rizali M Noor meminta restu kepada masyarakat, agar keduanya dapat memenangkan Pilkada Manado yang akan digelar Agustus mendatang. “Dalam kesempatan yang baik ini, saya meminta restu kepada seluruh masyarakat yang ada di sini, agar kiranya mendoakan dan tentunya mendukung gerakan moral rakyat berjuang untuk perubahan, dalam pesta demokrasi kali ini,” ujar Louis.

Seperti diketahui, pasangan yang maju lewat jalur independen adalah pasangan pluralisme yang memiliki latar belakang dan pengalaman yang mumpuni di bidangnya masing-masing. Louis Nangoy, adalah pengacara dan politisi senior yang sudah hampir empat puluh tahun bergelut di dunia politik. Bahkan, Louis pernah menjadi salah satu Ketua DPP PDI dan sempat menjadi anggota DPRD Sulawesi Utara1987-1992. Sedangkan pasangannya yakni KH Rizali M Noor adalah saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Nahdlatu Ulama (PWNU) Sulawesi Utara, organisasi keagamaan yang memiliki anggota lebih dari 40 juta di Indonesia, dan merupakan organisasi yang didirikan oleh KH. Hasyim Asyari, kakek dari KH. Abdurahman Wahid (Gus Dur).
Kembali ke acara silaturahmi di Kelurahan Sindulang I, ketika diminta untuk membawakan sambutannya Louis menegaskan bahwa saat ini adalah moment yang tepat bagi rakyat Manado untuk memberikan hak pilih mereka dengan benar, dan sesuai dengan hati nurani. “Saya pikir money politic adalah sebuah proses pembodohan dan pemiskinan bagi masyarakat, karena mereka tidak memilih secara sungguh-sungguh, melainkan hanya berdasarkan uang yang diberikan kepada mereka,” tegas Louis. Ditambahkannya, jika saat ini pendidikan politik kita tidak pernah dilakukan dengan benar, maka hal itu akan terus menjadi kebiasaan di masyarakat dan dikhwatirkan menjadi sesuatu yang dianggap benar untuk dilakukan.



Dalam kesempatan dialog, Sahid Waletam, mantan Imam Masjid Darussalam Sindulang I berharap, agar kiranya jika terpilih nanti pasangan ini sebisa mungkin memaksimalkan fungsi pengawasan terhadap aparatur pemerintah yang menjalankan program pemerintahan. “Saya berharap kepada pasangan ini ketika terpilih nanti terus turun ke masyarakat untuk melihat kondisi dan situasi yang ada, dan tidak hanya mengandalkan hal itu kepada para aparatur pemerintah. Serta kami berharap, agar tidak ada komunikasi yang putus antara masyarakat dengan Walikota,” ujar Sahid.


Menurut Louis, harapan yang disampaikan oleh Sahid sangat sesuai dengan programnya yang akan diterapkan, jika nantonya terpilih menjadi Walikota. “Apa yang disampaikan beliau merupakan harapan yang sangat benar dan sesuai dengan apa yang kita harapkan, yakni terciptanya pemerintahan yang bersih. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membangun sistem pemerintahan berbasi IT, yang dapat mengefisiensikan kinerja aparatur pemerintah, dan membuat masyarakat dapat mengakses secara langsung program yang dijalankan pemerintah,” pungkas Louis. (*/denny m)

LOUIS – RIZALI : Pemerintahan Berbasis IT, Memperkuat Efisiensi


MANADO, suara manadonews (08/07/2010)Perkembangan dunia teknologi informasi tidak dapat lagi dibendung. Era globalisasi tentunya datang dengan segala bentuk modernisasi, yang merambah masuk dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat. Tidak sedikit tanggapan negatif terhadap hadirnya teknologi informasi yang terus berkembang, namun di sisi lain kita juga melihat manfaat yang dapat diberikan. Salah satu hal yang paling dirasakan adalah efisiensi waktu dan biaya yang bisa dimaksimalkan, dengan penggunaan teknologi informasi.


Louis Nangoy, Calon Walikota Manado 2010-2015 dari jalur independen mengatakan, bahwa pemanfaatan teknologi informasi tentunya tidak bisa dilepaskan dari perkembangan zaman sekarang. “Jika terpilih menjadi Walikota Manado, saya berpikir untuk menerapkan dan menguatkan teknologi informasi yang dipakai oleh pemerintah, guna memaksimlakan fungsi pelayanan kepada masyarakat,” ujar Louis, (7/7).

Pemerintahan berbasi IT atau yang biasa disebut e-goverment, memang sudah semakin marak digunakan baik pemerintah pusat maupun daerah, utamanya pada hal-hal yang berkaitan dengan pelayanan langsung kepada masyarakat. “Banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan memaksimalkan fungsi IT, jika hal itu diterapkan. Bahkan, peluang korupsi yang saat ini marak terjadi bisa kita minimalisir dengan penerapan hal ini,” lanjut Louis. Dicontohkannya, seperti seperti proses pengadaan barang dan jasa, jika saat ini tender dilakukan dalam proses tatap muka, saatnya nanti hal itu bisa dilakukan lewat internet yang tentunya ditopang dengan basis sistem IT yang kuat dan mumpuni, atau juga pengadaan KTP dan pendataan jumlah masyarakat berbasis demografi, akan sangat mungkin ditopang dengan program berbasis internet tersebut.

“Kita butuh preparation condition atau kondisi persiapan menghadapi hal itu. Karena saya yakin dunia teknologi informasi akan semakn berkembang dengan sangat pesat, olehnya sumber daya manusia kita haruslah disiapkan sedini mungkin, agar bisa beradaptasi dengan hal tersebut,” tandas pengacara senior ini. Menurut Louis, sekolah-sekolah yang saat ini sudah menerapkan IT harus terus didorong, sedangkan yang belum menerapkan haruslah dibantu agar pemerataan penguasaan teknologi informasi, bisa didapatkan oleh seluruh anak didik yang ada di Manado.

“Saya memiliki komitmen agar teknologi informasi yang ada di Manado berkembang dengan baik ke arah yang positif, dan tentunya ditopang dengan faktor-faktor lain, seperti pendidikan, pelatihan, pengadaan infrastruktur IT, serta komitmen untuk mencerdaskan masyarakat,” ungkapnya.

Hal senada juga pernah disampaikan oleh Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Mohammad Nuh, bahwa sebagian besar proyek yang berbasis Teknologi Informatika (TI) di lingkungan pemerintahan tidak dibarengi dengan tingkat pemahaman prinsip TI yang baik.

“Prinsip-prinsip permasalahan IT Governance yang digunakan dalam pengembangan berbagai proyek pembangunan tersebut masih sangat rendah,” kata Moh. Nuh dalam sambutan tertulisnya pada Workshop Kode Etik dan Evaluasi Kelompok Kerja Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional di Jakarta, Rabu (24/10).
Selain itu, hal yang lebih memprihatinkan adalah bahwa proses evaluasi sebuah kegiatan berbasis penggunaan IT di lingkungan pemerintahan masih sangat jarang dilakukan, atau bahkan tidak dikenali sama sekali.

Saat ini, menurut Gatot S. Dewabroto, Kepala Humas dan Pusat Informasi Kementerian Komunikasi dan Informatika, ketika berbicara dengan Tim Media Center Louis-Rizali lewat sambungan telpon jarak jauh, Rabu (7/7), bahwa program yang sedang digenjot adalah mempercepat pembangunan infrastruktur komunikasi, salah satunya dengan percepatan penyelesaian pembangunan Palapa Ring yang sudah dimulai sejak 30 November 2009 dan direncanakan akan rampung akhir tahun ini. “Kita tidak mungkin bicara pembangunan IT, tanpa adanya infrastruktur IT. Jika hal itu sudah rampung, maka pemerintahan berbasis IT akan sangat terdukung oleh keberadaan teknologi tersebut,” ujar Gatot.

Olehnya, Pemerintahan yang berb asis pada IT akan menjadi bentuk pemerintahan yang efektif dan efisien, di mana banyak hal yang tadinya dilakukan dengan menggunakan biaya dan waktu yang lebih, maka dengan IT akan terjadi penyederhanaan dan penghematan di berbagai bidang, serta memangkas kemungkinan tindak pidana korupsi, yang menjadi tujuan yang dicita-citakan bersama oleh seluruh rakyat Manado. (*/denny)

Mamuaja Buka Sosialisasi Pelaksanaan Pemilukada


Pilih Pemimpin Yang Berkualitas

MANADO, suara manadonews (08/07/2010)Walikota Manado Drs Robby Mamuaja siang tadi membuka secarah resmi sosialisasi pelaksanaan pemilukada tahun 2010 yang berlokasi si kecamatan Malalayang dengan maksud untuk menambah pengetahuan dan wawasan tentang pemilukada, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi sefara aktif demi terselenggara pemilukada 2010 yang bebas dari kecurangan, aman, lancar dan sukses.

Dalam sambutannya walikota Manado menyampaikan bahwa perubahan sistem penyelenggaraan dari sistem sistem sentralisasi menjadi sistem desentralisasi mendorong pemerintah daerah untuk dapat mengurus dan mengatur pemerintahannya menurut asas otonomi dan pembantuan, hal ini di arahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan rakyat melalui kepemimpinan daerah dengan memperhatikan asas demokrasi, kepastian hukum, persamaan dan keadilan dalam bingkai negara kesatuan Republik Indonesia.

Pemilukada adalah momentum yang penting dan strategis sebagai sarana perwujudan kedaulatan rakyat di daerah untuk memilih pemimpin secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, demi terwujudnya kepemimpinan daerah yang demokratis, sehingga fungsi dan tujuan pemerintahan daerah dapat berjalan dengan baik,  Jelas Robby Mamuaya.

Walikotapun mengajak warga masyarakat Kota Manado untuk dapat berpartisipari secara aktif menyukseskan pemilukada di Kota Manado dengan tetap menjaga stabilitas keamanan yang selama ini sudah terbangun.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Manado, Ferry Petrus Soetanto SSos MM menambahkan bahwa acara sosialisasi ini akan di laksanakan di sembilan kecamatan yang ada di Kota Manado secara bergulir dan hari ini pelaksanaan perdana di kecamatan Malalayang.

Sasaran dari sosialisasi ini adalah para tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala lingkungan agar mendapatkan satu pemahaman yang benar tentang bagaimana proses pelaksanaan Pilkada di kota Manado yang sebentar lagi akan di laksanakan,  jelas Ferry Soetanto.

Pemerintah Kota Manado lewat Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Manado dalam acara tersebut melibatkan Komisi Pemilihan Umum Kota Manado yang di laksanakan oleh KPU Provinsi untuk secara tehknis melaksanakan pemilukada.

Adapun harapan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut agar warga kota Manado memahami dan mengerti tentang kepentingan  dan tujuan dari pemilukada dengan maksud supaya masyarakat kota Manado dapat memilih pemimpin yang benar-benar mempunyai kemampuan dalam hal memimpin, pemilih yang cerdas memilih pemimpin yang berkualitas, tandas kadis kominfo. (*/denny mintianto)

SHS: Gereja Harus Selalu Kuat

Hadiri Seminar KGBI Katinggolan Tondano
MANADO, suara manadonews (08/07/2010)—Keberhasilan Gubernur Sulut Sinyo H Sarundajang (SHS) untuk membangun Sulut merupakan bukti sebagai seorang pemimpin yang tidak diragukan lagi. Pasalnya  dalam seminar kepemimpinan di Gereja Baptis Katinggolan Tondano Timur, Gereja harus selalu kuat demikian halnya Gereja KGBI bukan hanya di Katingolan, namun jemaat KGBI pada umumnya.  “Saya berharap hendaknya Gereja,Jemaat selalu mencari kebenaran , selalu mencari solusi, selalu berkembang dan gereja harus selalu berbuat untuk masyarakat khususnya Jemaat KGBI,” ujarnya Rabu (7/7) kemarin.

Sebagai bangsa yang besar dengan beranekaragam suku dan bahasa, serta Agama bangsa Indonesia dapat di sebut sebagai bangsa yang ajaib. Karena dengan perbedaan itu dapat dipersatukan dengan Pancasila, sebagai idiologi bangsa Indonesia. Hal ini diungkapkan SHS kepada Jemaat KGBI dan masyarakat di Tondano.

Lanjut clon Gubernur Sulut 2010-2015 ini, keamanan, kenyamanan yang dirasakan masyarakat di Sulawesi Utara memberi bukti akan kerukunan antar umat beragama di Sulawesi Utara sangat terpelihara dengan baik dan ini telah menjadi hal paling penting. Apalagi dengan suksesnya pelaksanaan 3 kegiatan besar dunia yang baru dilaksanakan di Sulawesi Utara yaitu,  WOC, CTI Summit, Sail Bunaken, oleh karena itu menurut SHS, keberhasil yang telah didapatkan itu bukan semata-mata karena peribadinya saja, namun karena seluruh masyarakat Sulawesi Utara termasuk warga jemaat KGBI.

Diakhir sambutanya SHS berterima kasih, atas undangan Pimpinan Gereja KGBI , Jemaat Katinggolan serta masyarakat Tondano yang telah bersama-sama hadir dalam seminar kepemimpinan KGBI , kebersamaan itu juga nampak dengan begitu atusiasnya jemaat KGBI dan Masyarakat Tondano menyambut kedatangan dan mengikuti acara tersebut. Hadir dalam rombongan Gubernur, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kemasyarakatan Jefry Korengkeng, Kepala BKD Mecky M Onibala, Kadis Sosial Provinsi Sulut  Recky Toemandoek. (*/otnie)

Rabu, 07 Juli 2010

PTUN Kabulkan Permintaan VAP

Vonny-Hendrik Melenggang di Pilgub 3 Agustus
MANADO, suara manadonews (07/07/2010)—Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Manado, Rabu (7/7), akhirnya mengabulkan permintaan Vonnie Anneke Panambunan (VAP) untuk ikut dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulut 3 Agustus 2010 mendatang. Pasalnya, gugatan terhadap KPU Sulut ini dikabulkan oleh Majelis Hakim Fajar Djatmiko SH dengan anggota Jusak Sindar SH dan Elwis Sitio SH.

Majelis hakim membatalkan surat KPU Tanggal 17 Juni yang mengugurkan pasangan calon VAP-HM, karena tidak mempunyai surat keterangan tidak pernah di hukum dari pengadilan serta menerbitkan Surat Keputusan (SK) yang menetapkan pasangan VAP- HM kembali menjadi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut dapa Pilgub nanti.

Alasan majelis hakim mengabulkan gugatan tersebut karena merasa surat keterangan belum pernah di hukum tidak diperlukan dan yang bersangkutan adalah anggota masyarakat yang juga mempunyai hak untuk dipilih.

Selain itu, menurut majelis hakim, hal ini telah diatur dalam UUD 1954, dan memiliki hak untuk di pilih sebagai warga negara Indonesia.  Putusan yang telah dinanti-nantikan oleh seorang Vonny sangat berarti sekali. Sebab anak ke-lima dari pasangan Alex Panambunan dan Suheri ini, yakin akan diakomodir sebagai calon Gubernur, walaupun pihak KPUD Sulut telah menutup rapat bagi VAP-HM sebagai Calon Gubernur. “Semuanya hanya saya serahkan kepada Tuhan, nanti lihat aja apa yang akan Tuhan buat.

Menariknya, pihak KPUD dalam waktu dekat ini akan melaksanakan Pleno soal putusan PTUN terebut, apakah akan melakukan banding di PTUN Makasar. Atau akan memutuskan VAP-HM sebagai calon Gubenur nomor urut lima. Kita tunggu Putusan Pleno. (*/tim smn)

T2: Jagalah Mata Untuk Melihat Yang Baik

Hadiri Perkemahan Pemuda GMIM Wilayah Mitra
PUSOMAEN, suara manadonews (07/07/2010)Bupati Minahasa Tengara (Mitra) Telly Tjanggulung (T2) bersama suami tercinta dr Elly Engelbert Lasut ME (E2L) yang juga calon Gubernur Sulut 2010-2015 ini, menghadiri Perkemahan Pemuda GMIM Wilayah Mitra yang dilaksanakan di perkebunan Desa Minanga Kecamatan Pusomaen Senin(5/7) lalu. Pada kesempatan itu T2 memberikan, wejangan wejangan kepada para peserta perkemahan diantaranya menganai perilaku pemuda gereja yang baik di mata Tuhan.

Bupati pilihan pertama rakyat Mitra ini mengatakan, dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuanya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan Firman-Mu yang terdapat dalam Mazmur 119:9. Jagalah mata kita untuk melihat yang baik, telinga untuk mendengar hal-hal yang baik, serta mampu menilai perkataan-perkataan yang di dengar. Begitu juga dengan mulut, mampu berucap yang baik dan hati yang selalu tulus.

Dengan demikian maka, lanjut Tjanggulung, hati Tuhan akan disenangkan, melihat pemuda gereja yang mampu menjaga sikap dan tingkah laku, serta tidak akan goyah dengan godaan iblis yang menyesatkan. “Sebab kita mempunyai iman yang kokoh dan selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal,” ujar mantan Anggota Dewan Provinsi Sulut ini, sembari mengucapkan saya selaku Bupati memberikan bantuan seebsar 10 juta rupiah.

Pemimpin Harus Mempunyai Pikiran Bersih
Pada kesempatan itu Elly Engelbert Lasut ME (E2L) juga memberikan arahan dan nasehat bagi para peserta, berupa kiat kiat bagamana menjadi pemimpin masa depan yang baik dan tangguh serta berkualitas. “Pemimpin itu harus mempunyai pikiran yang bersih, pembawaan yang elok dan ramah, mempunyai kasih, mampu memberikan rasa aman dalam memimpin. Saya percaya diantara kalian akan lahir generasi calon pemimpin di masa dapan,” tandas Calon Gubernur yang diusung oleh Partai Gabungan ini.

Hadir bersama Bupati Mitra, Sekda Mitra Drs Freddy F Lendo, Kaban BKD Drs Robby Ngongoloy MSi, Kabag Administrasi Sosial Kemasyarakatan Drs Robby Sumual, Kabag Humas dan Protokoler David Lalandos AP dan Camat Pusomaen Piether A Ponthororing SPd. (*/otnie)

Dewan Minta Kejelasan Pengganti Lima Personil KPU Manado

MANADO, suara manadonews (07/07/2010)—Seperti sudah diketahui sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut telah melakukan take over (pengambil alihan) tugas KPUD Manado pada beberapa waktu lalu. Sempat terjadi pertentangan  dengan pihak DPRD Kota Manado yang tetap bersikukuh, menolak apa yang sudah dilakukan KPU Sulut.

Sepak terjang KPU Sulut terus berlanjut dengan pergantian 5 personil, yang dinilai dewan belum jelas adanya. Sebab menurut Anggota Dewan Komisi A Widjayanto Patonti, pihak dewan selama ini belum diinformasikan secara resmi pergantian 5 personil KPUD Manado. “Sampai saat ini dewan belum ada pemberitahuan resmi tentang pergantian itu, apakah sudah di devinitifkan ataukah belum, jadi belum jelas,” ujar Patonti.

Hal yang sama juga ditambahkan anggota Komisi A lainnya Stientje Ambat, bahwa Pilwako sekarang ini terkesan terlalu dipaksakan sebab apa, pentahapan yang dilakukan KPU Provinsi yang merangkap tugas KPUD Manado bisa saja hasilnya tidak akan maksimal. “Perlu dipertanyakan apakah rangkap tugas oleh KPU propinsi hasilnya bisa maksimal, mengingat dalam tahapan Pilwako kali ini, banyak terjadi persoalan dukungan ganda sejumlah partai kepada dua Calon Walikota,” tutur Srikandi PDIP ini serius.

Komentar Stientje Ambat mengundang tanggapan Henky Lasut Personil Komisi A, yang juga Ketua Partai Hanura Manado. Singkat saja Lasut mengatakan, pihak KPU Sulut harus siap bilamana dikemudian hari terjadi gugatan hukum para Calon Walikota. “Dengan cara seperti ini KPU Sulut jangan sampai menyimpan ‘bom’ waktu,” pungkasnya. (ronny Pamungkas)
 

ToF Butuh 25 Juta Kuntum Bunga

Rebut Pasar Singapura
TOMOHON, suara manadonews (07/07/2010)—Momentum iven Tomohon Flower Festival (TFF) 20-24 Juli 2010 harus dimanfaatkan baik oleh petani-petani bunga. Pasalnya, kegiatan Tournament of Flower (ToF) 23 Juli 2010 akan membutuhkan 25 juta kuntum bunga untuk menghiasi kendaraan hias peserta ToF, hal ini cukup beralasan, mengingat 1 kendaraan hias saja dibutuhkan 150 ribu kuntum bunga dengan bunga dasar; Merry Gold, Krisan dan Aster.

Momentum ToF ini bisa dijadikan acuan untuk merebut pasar bunga potong ke Singapura. Berdasarkan data dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan RI, ekspor bunga potong ke Singapura masih belum mencukupi. “Pasar ke Singapura harus direbut dengan pemberdayaan petani dan peningkatan kualitas bunga,” tegas Walikota Tomohon Jefferson SM Rumajar SE, seperti yang dilansir tomohonkota (***)

Mamuaja Ingatkan Kepsek Biaya Komite Harus Jelas

MANADO, suara manadonews (07/07/2010)—Penegasan kembali dari Penjabat Walikota Manado Drs Robby Mamuaja terkait pungutan biaya Komite yang terlalu tinggi dipatok oleh sejumlah sekolah, yang dinilainya sangat memberatkan masyarakat.

Hal ini disampaikan Mamuaja, sesudah acara pertemuan dengan seluruh Kepala Sekolah di Ruang Serba Guna Pemkot Manado. Menurutnya, banyak keluhan masyarakat akan biaya Komite dari sejumlah sekolah terlalu tinggi. Dan ini olehnya akan segerah mengkaji kembali dengan pihak Dinas Pendidikan Kota Manado, guna mencari solusi yang tepat menyikapi permasalahan komite.

Banyak Keluhan masyarakat yang masuk semuanya melaporkan tentang kebijakan Komite Sekolah yang kerap menetapkan uang Komite yang cukup besar, dan ini perlu diperjelas mengingat banyaknya bantuan yang diterima oleh sekolah. “Pungutan oleh Komite perlu diperjelas peruntukannya, jangan sampai ini hanya upaya pihak Kepsek mengejar keuntungan, bila itu yang terjadi, saya tidak senggan untuk menganti Kepsek tersebut,” ujar Mamuaja.

Sementara itu dari laporan masyarakat bahwa telah terjadi dugaan pungutan oleh HL, Kepsek SMKN 3 Manado yang terlalu memberatkan orang tua murid. Oleh Penjabat Walikota Mamuaja menegaskan, bahwa bilamana pelaporan ini benar adanya. “Konsekuensinya akan diberhentikan dari Kepsek,” tegas mantan Sekprov ini. (ronny pamungkas)