Minggu, 13 Juni 2010

Bhayangkari Polres Minahasa Gelar Pembekalan

TONDANO, suaramanadonews (13/06/2010)Pembekalan Bhayangkari yang digelar sehari ini, dengan maksud untuk meningkatkan SDM Bhayangkari yang beriman, beretika dan berkwalitas dalam menunjang tugas Polri. Pelaksanaan pembekalan sehari oleh Bhayangkari Polres Minahasa dalam hal ini di Ketuai Ny Eka Herman.

Menurutnya, pembekalan ini, untuk menunjang  kinerja para anggota Polres. acara ini dimulai dengan laporan dari Ketua Ranting. Sebagai pembawa materi, Kapolres Minahasa AKBP W D Herman SIK, Kejari dan Perwakilan Kodim 1302 yang diwakili oleh I Ketut Sudana . Kapolres dalam sambutannya, mengulas tentang kedisiplinan, Herman mengharapkan kedisiplinan harus ditingkatkan. Karena hal ini sangat penting dan tanpa dilatih. Sebab jika sudah menjadi kebiasaan, maka dengan sendirinya bisa dilaksanakan, tapi jika dibiarkan akan menjadi-jadi. “Untuk sesama anggota haruslah saling menunjang, jangan sampai saling menjatuhkan,” ujar Herman.

Sebab tugas Bhayangkari menurut kapolres, adalah membantu suami dalam tugas maupun dalam kegiatan sosial. Kapolres bahkan berjanji, tidak akan menutup mata kepada mereka yang ditugaskan di kecamatan Kombi atau-pun di Lembean Timur. “Saya sangat mengharapkan akan kesadaran bela negara, dalam rangka menjaga Kesatuan dan Persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pungkas Herman. (raynold loing)


Demam Piala Dunia di Afrika Selatan, Polres Minahasa Gelar Noreng Sebulan

TONDANO, suaramanadonews (13/06/2010)Kepedulian Kapolres Minahasa, AKBP W D Herman SIK untuk masyarakat Minahasa ternyata dilakukan bukan hanya dalam hal pengamanan saja. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya acara Nonton Bareng (Noreng) bersama seluruh masyarakat Minahasa. Kepada beberapa wartawan, Herman menjelaskan, bahwa pada acara akbar pelaksanaan Piala Dunia di Afrika Selatan kali ini dari pihak Polres Minahasa akan menggelar noreng selama sebulan penuh/selama pelaksanaan piala dunia mulai dari pembukaan sampai pada penutupan.

Berlokasi di kompleks Polres Minahasa, kegiatan ini dilakukan agar bisa tercipta kerukunan yang erat, antara masyarakat dan Kepolisian Minahasa. "Kan polisi mitra masyarakat." ujar  Herman, seraya menambahkan, apabila ada masyarakat yang ingin menonton bola silahkan datang ke Polres Minahasa.

Herman juga menambahakan bahwa para pedagang juga diundang dan jika mau berjualan, silahkan datang dengan syarat, harus menjaga kebersihan dan keamanan. untuk mengantisipasi persiapan acara ini, Kapolres Minahasa sampai membelikan alat  (Proyektor) yang baru untuk menunjang kenyamanan dan masyarakat-pun bisa enjoy menonton. (raynold loing)

Stand Mitra Ramai Dikunjungi

Dari Kegiatan Pekan Raya Jakarta
JAKARTA, suaramanadonews (13/06/2010)Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara dibawah pimpinan Bupati Telly  Tjanggulung (T2) dan Wakil Bupati Drs Jeremia Damongilala MSi (JaDi),  ikut serta dalam Jakarta Fair 2010. Hajatan pameran terbesar di Asia Tenggara yang dibuka langsung oleh President RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Ibu Negara, Kamis (10/6) malam lalu.

Acara digelar dalam rangka Hut Jakarta dengan Tema Pekan Raya Jakarta ‘Membangun Perekonomian Nasional’. Gubernur DKI Fauzi Bowo mengatakan, kegiatan ini tidak hanya sekedar ajang pameran dan promo, tetapi juga menjadi ajang perkenalan kebudayaan dari masing-masing daerah. Pameran ini diramikan 1500 stand dan diikuti 2500 peserta dari Perusahaan, Pemerintah Kabupaten/Kota dan ratusan pengusaha kecil serta koperasi dari seluruh Indonesia.

Pemkab Mitra menampilkan potensi Dinas Kehutanan dan perkebunan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pertanian dan Peternakan dan Dinas pertambangan. Selain itu peluang usaha industri yang ada di Mitra dan aneka produk Gula Aren/ Gula Semut, dodol salak, kerajinan tangan (souvenir) dari Tombatu Timur.

Dihari pertama pembukaan PRJ stand Mitra ramai dikunjungi, pada kesempatan itu juga Miss Indonesia 2010 utusan Sulut Kategori Kulit Tercantik, Pricilla Febrita Kilapong, Dimas dan  Diajeng Jogja datang mengunjungi stand Mitra yang terkenal dengan Buah Salak Pangu. Mereka mengatakan, orang Indonesia harus banyak makan buah, supaya baik untuk kecantikan  kulit,” ujar Miss Indonesia. (*/otnie tamod)


Jumat, 11 Juni 2010

Gubernur Terima Adipura Kota Manado

 suara manadonews  (11/06/2010)Kota Manado yang merupakan daerah Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara patut berbangga dengan diraihnya beberapa penghargaan dari Presiden Republik Indonesia (RI) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di istana Negara yang antara lain Penghargaan Adipura Kategori Kota Sedang Terbersih. Penghargaan ini merupakan kesekian kalinya Kota Manado sebagai kota terbersih yang telah diraih oleh masyarakat di Kota Manado.

Gubernur Sulawesi Utara S H Sarundajang saat menerima Rombongan Adipura Kategori Kota Sedang Terbersih di Indonesia, yang dipimpin langsung oleh penjabat Walikota Manado Drs Robby Mamuaja mengungkapkan. “Sangat terkesan dan bangga atas keberhasilan Kota Manado,” ujar Sarundajang.

Walikota Manado Drs Robby Mamuaja mengatakan, keberhasilan yang diperoleh tak terlepas dari Gubernur Sulut Sinyo H Sarundajang. “Semua keberhasil yang telah diraih untuk selalu dipertahankan,” tandasnya.

Sementara SH Sarundajang mengingatkan, kesadaran kepada seluruh masyarakat di Kota Manado untuk menjaga lingkunganya. Terutama masalah sampah, agar penangananya dilakukan dengan baik, hingga ke tempat akhir pembuangan sampah. Selain itu juga SHS mengingatkatkan, kepada jajaran Pemerintah Kota Manado untuk mengsosialisasikan kepada masyarakat agar tidak membakar sampah-sampah. “Sebab akan merusak iklim-emisi atau pemanasan bumi dan in akan berbahaya terhadap kelangsungan hidup manusia,” pungkas Calon Gubernur Sulut yang berpasangan dengan Djauhari Kansil.

Selain itu, Kota Manado menerima Penghargaan Lingkungan Terbaik se-Indonesia dan status lingkungan hidup daerah, serta Alokasi Dana Lingkungan Hidup Terbaik, juga telah diraih disampaing Adipura. “Hal ini menandakan perhatian Pemerintah dan terutama masyarakat Manado sangat tinggi, terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan dikota manado,” puji SHS seraya menyampaikan terima kasih juga kepada SMA Negeri 7 Manado atas penghargaan yang telah diraih berupa Adiwiyata Kategori Sekolah Yang Bernuansa Lingkungan.

Selesai dilepas SHS, Penghargaan Adipura diarak mengelilingi kota manado, Rombongan yang dipimpin langsung Penjabat Walikota Manado didampingi oleh para Asisten, Sekot Manado DR IR GB Vicky Lumentut DEA, para Kaban, Kadis, Staf Ahli, camat, lurah,  hingga para kepala lingkungan dan tak ketinggalan para petugas kebersihan dan masyarakat Kota Manado. (*/otnie tamod)


Silangen Lantik Kalonta Jabat Sekretaris Dipenda Sulut

suara manadonews  (11/06/2010)Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Sulut Drs Edwin Silangen MSi atas nama Gubernur Sinyo Harry Sarundajang melantik, sekaligus mengambil sumpah Drs Benny Kalonta sebagai Sekretaris Dipenda Sulut. Pelantikan yang berlangsung di kantor pusat Dipenda Sulut itu didasari Keputusan Gubernur Nomor 821.2/BKD/SK/81/2010 tanggal 26 Mei 2010.

Silangen mengatakan, pelantikan pejabat eselon III dilingkungan Pemerintah Provinsi Sulut merupakan suatu hal yang biasa. “Hal itu dimaksudkan agar jalannya roda pemerintahan berlangsung dinamis,” ujarnya.

Disisi lain mantan Karo Pemerintahan dan Humas Setda Provinsi Sulut ini menyebutkan, bahwa pelantikan kali ini merupakan pengisian jabatan lowong. Dimana pejabat lama Drs Rein Kalangi telah pensiun sejak tiga bulan lalu, sehingga harus diisi oleh pejabat yang baru.

“Karena ini merupakan suatu kepercayaan pimpinan makanya Benny Kalonta diharapkan dapat membuktikannya kepercayaan ini dalam bentuk kinerjanya sehari–hari, karena setiap saat pimpinan akan menilainya,” tandasnya.

Silangen juga mengatakan, Dipenda merupakan instansi yang diserahi tugas selaku pengumpul Pendapatan Daerah (Patda). Ia bersyukur, hingga saat ini yakni sampai akhir bulan Mei, kita telah mencapai 45 persen capaian PAD, atau melebihi dari target lima bulan lalu, hal itu karena adanya kerja keras dari setiap UPTD yang ada.

Ia menambahkan, penerimaan APBD dari setiap UPTD yang ada di ketahuinya masih dipegang UTD Tomohon, di susul UPTD Airmadidi, Amurang, Tondano, Kotamobagu, Bitung, UPTD Manado dan UPTD Tahuna, rata- rata penerimaannya berada pada kisaran 41 – 49 persen capaiannya. (otnie tamod)

KPUD Sosialisasi Pencoblosan Pilgub


Pemilih Mitra Capai  76,362 Jiwa
RATAHAN, Suaramanadonews (11/06/2010)Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) terus melakukan sosialisasi cara pencoblosan surat suara Pemilihan Guber-nur 2010 terus disosialisasikan jajaran personel KPU Mitra. Buktinya, keseriusan pihak KPUD Mitra melakukan sosialisasi itu, dapat dilakukan di mana saja, seperti di sela-sela acara pelantikan 822 Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Mitra, Senin (07/06)  lalu, KPU menyempatkan diri melaksanakan sosialisasi.

Ketua KPU Mitra Drs Ascke Benu MSi saat dikonfirmasi Rabu (09/06), membenarkan kegiatan tersebut. Kata dia, sosialisasi dilakukan langsung oleh lima personel KPUD Mitra. “Sosialisasi saat digelar pelantikan 822 Anggota BPD se-Mitra di salah-satu Kantor SKPD di Wawali, itu kami sengaja lakukan, karena saat itu hadir juga ratusan PNS, termasuk puluhan Kepala Dinas/Badan/Kantor di jajaran Pemkab Mitra,” tandasnya.

Lanjut diungkapkan dosen Fisip Unsrat, Manado ini, hingga kini jumlah Daftar Pemilih Perubahan (DPP) mencapai 76,362 pemilih. Namun jumlah DPP ini bisa berubah sebelum diumumkan DPT (Daftar Pemilih Tetap). “Rencana, DPT Pilgub di Mitra akan ditetapkan tanggal 17 Juni mendatang. Jadi, sebelum pleno KPU soal DPT, didahului pleno PPS di 78 desa/kelurahan dan PPK di 6 kecamatan di Mitra,” pungkas Benu. (otnie tamod)

Puluhan Warga Tokin Babat Pohon Kelapa di Pekebunan Temboan

Rebutan Lahan Tambang
suaramanadonews (11/06/2010) TOULUAANPerseteruan dipicu lahan tambang yang melibatkan warga Desa Kalaid Kecama-tan Touluaan Selatan (Mitra), dan warga Desa Tokin, Kecamatan Motoling (Minsel), terus berbuntut. Seperti pemandangan Rabu (09/6) pagi, puluhan warga Kalait yang sedang beraktifitas di lokasi pekebunan Temboan tiba-tiba dikejutkan dengan kehadiran puluhan warga Tokin.

Pasalnya, puluhan warga Tokin saat itu datang sambil membawa senjata tajam. Spontan, melihat pemandangan tersebut, sejumlah petani warga Kalait yang sedang menjalankan aktifitasnya di kebun lang-sung lari berhamburan pulang ke rumah masing-masing mencari perlindungan.

Beruntung, sebagaimana informasi yang diterima, tidak ada bentrok fisik antar kedua kubu pagi itu. Namun fatalnya, massa warga Tokin langsung melampiaskan amarah mereka atas kisruh sehari sebelumnya, dengan cara membabat ratusan pohon kelapa milik warga Kalait.

Kapolsek Touluaan Iptu Leksi Sumasa saat dikonfirmasi, Rabu (09/06), membenarkan kejadian tersebut. Kata dia, aksi penyerbuan warga Tokin di Desa Kalait, terjadi sekitar pulul 09.00 Wita. “Pemicunya karena para penambang warga Tokin mengira, pimpinan mereka yang sering dipanggil Badak telah diculik warga Kalait, pada Selasa (08/06) malam. Padahal yang bersangkutan sedang kami tahan di Mapolsek Touluaan untuk dimintai keterangan,” ujar Sumasa.

Namun dikatakannya, pada Rabu (09/06) pagi, polisi sebenarnya telah memulangkan pimpinan ratusan penambang, warga Tokin itu ke desanya. Hanya saja, di saat bersamaan ratusan warga Tokin sudah lebih dulu menyerang Kalait. “Kami langsung menurunkan puluhan petugas dari Mapolsek Touluaan serta dari Mapolres Minsel di lokasi. Sehingga warga Tokin mundur meninggalkan Desa Kalait,”  pungkasnya.

Ditambahkan Sumasa, hingga tadi malam belum ada warga Tokin yang diamankan atas aksi penyerbuan tersebut. Begitu-pun dengan barang bukti (Babuk) berupa Senjata Tajam (Sajam). “Polisi masih tetap disiagakan di ke-dua desa, untuk mencegah timbulnya hal-hal yang tidak diinginkan bersama. Yang pasti situasi keamanan sudah mulai kondusif,” tegasnya. (otnie  tamod) 

Kamis, 10 Juni 2010

Ribuan Guru di Mitra Bakal Mogok Mengajar

Guru-guru Minahasa Tenggara belum terima gaji bulan Juni
Soal Gaji Juni Belum Diterima               
suaramanadonews (10/06/2010) RATAHANPemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Pemkab Mitra) bakal di didemo ribuan guru di kabupaten tersebut. Pasalnya, hingga kini ribuan guru belum terima gaji bulan Juni 2010 ini. Sebab kalangan PNS di Pemkab Mitra sudah menerima hak mereka sejak pekan lalu.

Kecewa dengan perlakukan pilih kasih ini, guru-guru di Mitra mengancam akan melakukan aksi mogok mengajar. “Kami akan menggelar mogok mengajar jika sampai minggu ini gaji kami belum dibayar-kan,” tegas sejumlah guru di Ratahan yang tak mau dipublikasikan nama mereka.
Kekecewaan mereka makin bertambah manakala saat hak mereka dikonfirmasikan ke Diknaspora Mitra, malah diberi jawaban yang kurang memuaskan. Lebih-lebih sikap beberapa petinggi Diknaspora yang saat ditemui enggan dimintakan klarifikasinya. “Alasan Diknaspora, keterlambatan pembayaran gaji guru disebabkan oleh belum masuknya data inventarisasi, data harta kekayaan, daftar pajak serta adanya kesalahan slip gaji di bank,” tandas mereka.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dik-naspora) Mitra Ir Dwight Moody Rondonuwu MT saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Kata mantan Dosen Fakultas Tehnik Unsrat ini, pihaknya tidak bermaksud untuk menahan penyaluran gaji guru, hanya saja proses pencairan tersendat di Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD). “Kepala DPPKAD Mitra Josef Kolompoy SE Ak sedang dinas luar,” tuturnya.

Rondonuwu-pun berharap para guru bersabar. Sebab pencairan sementara berproses. “Jika Kepala DPPKAD sudah masuk kerja, secepatnya gaji guru-guru ini akan disalurkan,” pungkasnya. (otnie  tamod)

Dekot Manado Segerah Paripurnakan LKPJ

suara manadonews  (10/06/2010)Tahapan turun lapangan Pansus LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban) DPRD Kota Manado lewat Pokja akan segerah berakhir. Setelah seminggu mendatangi tiap SKPD melihat kebenaran realisasi penggunaan dana APBD 2009 dan lima tahunan. Diperkirakan Jumat (11/06) ini, dewan akan segera memparipurnakan hasil Pembahasan LKPJ, dan akan dihadiri Penjabat Walikota Manado.

Hal ini disampaikan Drs Denny Mandagi Sekretaris Dewan (Sekwan) Manado. Menurutnya, tinggal beberapa hari lagi tahapan turun lapangan Pokja Pansus LKPJ akan memasuki tahapan kesimpulan, dan akan ada pemandangan fraksi, serta koreksi dan catatan dari dewan selama pembahasan LKPJ. “Diperkirakan hari jumat minggu ini, dewan akan memparipurnakan hasil pembahasan Pansus LKPJ tahun 2009 serta lima tahunan. Untuk agenda selanjutnya sesudah paripurna, saya belum mengetahui dengan pasti, sebab itu merupakan hak dewan,” ujar Mandagi.

Lebih lanjut, Sekwan mengatakan apa yang sementara dilakukan Pokja Pansus LKPJ, patut diberih apresiasi sebab apa, Sekretariat Dewanpun tetap didatangi Pokja khusus membidangi keuangan, untuk melihat rencana kerja serta realisasi yang ada. “Kami sendiri sudah menyampaikan rencana kerja serta realisasinya kepada Pokja tinggal bagaimana mereka menilai,” ungkapnya. (ronny pamungkas)

APPAUS Desak Polda Sulut Tertibkan Taksi Liar


Sopir Angkot Ancam Demo
suaramanadonews  (10/06/2010)Aliansi Pengemudi, Pengusaha Angkutan Umum Sulawesi Utara (APPAUS) mendesak pihak Polda Sulut menertibkan Taksi Liar Plat Hitam yang sangat merugikan para Sopir dan Pengusaha Angkutan Umum resmi yang mangkal di Terminal, dan bilamana tidak diseriusi akan ada Demo besar-besaran.

Dari perkembangan yang terjadi dikurun waktu lebih dari 10 tahun terakhir ini, di Sulut telah berkembang jenis Angkutan Umum Plat Hitam yang nota bene sudah menyalahi aturan. Khususnya UU No. 22 Tahun 2009, tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan, serta Kepmenhub No. 35 Tahun 2003, telah diatur secara jelas ketentuan angkutan umum.

Hal ini disampaikan Ketua APPAUS kepada sejumlah wartawan di Wale Kopi Tinoor Senin (07/06) lalu. Menurutnya, keberadaan Taksi Liar Plat Hitam sudah sangat menyusahkan para Sopir angkutan umum resmi diterminal antar kota maupun propinsi. “Sebab secara langsung mereka mengambil penumpang diluar terminal dengan tingkat keamanannya sangat diragukan, itu di buktikan dengan beberapa kasus kejahatan yang terjadi seperti perkosaan serta perampokan kerap terjadi,” kata Lumowa.

Lanjutnya, disisi lain kehadiran Taksi Plat Hitam ilegal justru menimbulkan kerugian negara. sebab apa tidak ada pemasukan Pendapatan (PAD). ” Diperparah lagi keberadaan Terminal yang dibangun pemerintah akan mubasir bilamana terus menurunnya penumpang yang datang kesitu,” tukasnya.

Sedangkan Tommy Kalangi Sekretaris APPAUS dalam kesempatan itu mengungkapkan, dari temuan sekarang ini disinyalir banyak pemilik kendaraan angkutan plat hitam adalah oknum anggota Polri serta oknum petugas Perhubungan, serta parahnya terindikasi kuat justru salah satu oknum pejabat menjadi milik pangkalan taksi. “Sebernanya kita para sopir resmi sudah sangat dibohongi, sebab apa sejak 2007 sudah ada kesepakatan antara pengusaha angkutan umum/sewa, Dinas Perhubungan Sulut, Dirlantas Polda Sulut, Satlantas Poltabes Manado, dan Dinas Perhubungan Kota Manado. Berdasarkan surat Kepala Dinas Perhubungan Sulut Nomor. 551/15/Dishub tanggal 15 /02/ 2007, tentang rencana penertiban dan penataan kembali angkutan sewa khusus “ ungkapnya, seraya menambahkan, sangat disayangkan setelah tiga tahun keputusan tersebut tidak satupun terealisir.

Bahkan angkutan plat hitam semakin ekspansif dan terang-terangan mengangkut penumpang diterminal. “Dan ini sangat memancing konflik horisontal, karena sudah menyangkut persoalan belanga,” ujar Kalangi.

Lanjut ditegaskan pula, APPAUS sudah menyurati ke pihak Gubernur serta Polda Sulut agar masalah ini ditindak lanjuti. “ Kami akan memberikan waktu satu minggu, bila hal ini tidak diseriusi mereka maka kami akan menggelar Demo besar-besaran,” tandasnya. (ronny pamungkas)

Rabu, 09 Juni 2010

Lahindo Boyong Ribuan Pendukung Daftar Pilwako

Kota Bitung Macet Total
BITUNG, suaramanadonews (10/06/2010)—Kantor Sekretariat DPC PDIP Bitung dipadati ribuan pendukung Lahindo. Hal tersebut terjadi lantaran Roberth K Lahindo SH MSi, memboyong ribuan simpatisan saat mendaftarkan diri sebagai bakal calon (balon) Walikota Bitung periode 2011-2016 mendatang. Dengan kehadiran ribuan masa pendukung, secara otmatis ruas jalan Marthadinata Bitung, tepatnya keberadaan lokasi kantor Sekretariat DPC PDIP Bitung macet total.

“Para simpatisan berkisar ribuan orang mengantarkan Roberth Lahindo SH MSi, saat mendaftar,” ujar Ketua Media Centre Gerakan Pro Raberth (GPR), Berty Lumempouw di Bitung, seraya menambahkan para simpatisan melakukan Long Mars dengan mengambil start dari lapangan Maesa Bitung menuju Sekretariat DPC PDIP Bitung yang berjarak kurang lebih 250 meter.

Lahindo sendiri ketika dikonfirmasi tak menampik jika dirinya pasti bertarung di Pilwako dan telah mendaftarkan diri pada Rabu (09/6). Sementara untuk bakal calon Wakil Walikota menurutnya, tinggal diatur oleh mekanisme Partai. (ayu dewi)  


Bitung Raih Klasifikasi Kota Sedang Terbersih

Peringkat ke-16 se-Indonesia, Raih Adipura 
BITUNG,suaramanadonews (09/06/2010)Kepala BLH Bitung Adriana Dondokambey mengatakan, sesuai dengan SK Mentri Lingkungan Hidup no 117 thn 2010 tentang penetapan Adipura untuk Kota Sedang Terbersih dengan memiliki kriteria penilaian 75 point.
Lanjut Dondokambey,untuk daerah Tondano menduduki peringkat ke 57 sedangkan untuk daerah Minahasa Utara sendiri hanya menduduki peringkat 84.

“Dengan peringkat seperti itu, seharusnya masyarakat Bitung berbangga hati, karena kerja keras mereka selama ini tidak sia-sia, namun tinggal bagaimana sekarang mempertahankannya atau kalau bisa lebih baik lagi dari sekarang,” pungkasnya. (ayu dewi)  

Sedikitnya Tujuh Unit Kapal Disediakan Disperik Bitung

Ilustrasi : Kapal Ikan di Bitung
BITUNG, suaramanadonews (09/06/2010)Sedikitnya 6 Unit Kapal Penangkap Ikan, dan 1 Unit kapal pembantu yang harus disediakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung untuk tahun 2010 ini. Pasalnya, anggaran untuk pembuatan kapal-kapal tersebut di atas Rp 2 miliar itu terbuat dari bahan fiber glass. Hal ini ditegaskan Kadis Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bitung Ir Hengky Wowor di Bitung baru-baru kepada Suara Manado.

Lanjut Wowowr, hal ini berbeda dengan 4 unit kapal penangkap ikan tahun 2009 lalu, yang hanya terbuat dari kayu dan beranggaran Rp 1,6 miliar. Itu sudah terealisasi dan diserahkan langsung kepada masyarakat Bitung. “Khususnya kepada ketua kelompok nelayan pulau lembeh,madidir,aertembaga,maesa,dan batu lubang,” ungkap Wowor di ruang kerjanya. (ayu dewi)

Usai Rapat Paripurna Deprov Sulut, Dua Personil FPD Hampir Adu Jotos

suaramanadonews,(09/06/2010)-Dua Kegiatan Rapat paripurna istimewa DPRD Sulut yang di laksanakan tadi siang (09/10) berjalan dengan panas. Pasalnya, permasalahan interen yang terjadi di dalam kubu DPRD Sulut, hingga terjadinya adu argument di sertai dengan menunjukkan sikap yang memalukan dilakukan anggota Dewan terhormat  jika di pertontonkan.

Hal tersebut terjadi di saat penutupan rapat paripurna dalam rangka penyampaian pemandangan fraksi-frasi DPRD Sulut terhadap rancangan pertanggung-jawaban pelaksaan APBD 2009, mulanya ketika keluar dari ruangan rapat paripurna dua personil Fraksi Demokrat hampir saja adu jotos di tangga Kantor DPRD seusai rapat dilaksanakan.

Lebih seruh lagi ketua DPRD Sulut Pdt Meiva Salindeho-Lintang STh seusai Rapat paripurna juga terjadi adu argument dengan salah satu anggota DPRD Sulut Dr Wiesje Abigael Rompis MSi, di karenakan Tidak di bacakannya Sekertaris yang baru Komisi I yang telah menggantikan posisi Benny Ramdhani dari Sekertaris Komisi I yang lalu. (Ferlyando Sandala)

PAN Resmi Dukung HJP-AP Pilwako Manado


suaramanadonews (09/06/2010)-Arus dukungan terhadap pasangan Partai Golkar Hanny Joost Pajouw (HJP) dan Anwar Panawar (AP) semakin kuat saja. Buktinya Partai Amana Nasional (PAN) telah menyatakan dukungan bulat terhadap kedua pasangan ini, melaju di Pilwako dengan langsung mengeluarkan Surat Keputusan (SK).

Lewat Surat Keputusan (SK) Nomor PAN/B/KU/019/V/2010, yang diserahkan Jumat pekan kemarin oleh Plt Ketua PAN Manado Widjayanto Patonti SE, kepada HJP di Hotel Quality, maka PAN secara resmi telah mendukung kedua Kandidat pasangan HJP-AP sebagai Calon Walikota danWakil Walikota Manado bertarung di Pilwako.

Dalam penyerahan SK tersebut juga dihadir Wakil Ketua PAN Sulut Ayub Albugis, serta Sekretaris PAN Manado Farid Lauma. Dalam penyampaian sesudah penyerahan SK Widjayanto Patonti mengatakan, apa yang sudah menjadi keputusan partai, sebagai kader PAN wajib mengamankannya. Terlebih kedua pasangan HJP-AP telah melalui kajian yang matang dari kami, jadi satu kepastian dukungan PAN hanya untuk kedua Kandidat ini maju di Pilwako.

“HJP-AP merupakan pasangan figur Cawali yang layak pimpin Kota Manado 2010-2015, dan Partai Amana Nasional sudah mengkaji hal ini sejak dari pertama, ketika kedua pasangan ini disatukan. Untuk itu secara resmi melalui SK DPP PAN menyatakan dukungan resmi terhadap HJP-AP.” kata Patonti. (ronny pamungkas)

Gebyar Hut-46 Bank Sulut Dimeriahkan Artis Ibu Kota




suaramanadonews(09/06/2010)-Menjadi satu kebanggaan diusia yang ke 46 Bank Sulut bisa menjadi salah satu bank terbesar didaerah ini. 46 tahun sudah Bank Sulut mengarungi serta mengawal pembangunan didaerah ini dan Propinsi Gorontalo. Sehingga terbentuklah karakter kuat serta tinggkat kepercayaan masyarakat akan Bank ini semakin tinggi saja.

Maka pada Hut yang ke 46, bertempat di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Senin (07/06). Bank Sulut mempersembahkan ungkapan syukur ulang tahun, dengan menghadirkan artis ibu kota Aura Kasih dan Rebeca untuk menghibur dan memeriahkan hajatan ini.

Dalam kesempatan tersebut juga hadir Komisaris Bank Sulut Robby Mamuaja, serta Direktur Utama Jefrey Wurangian. Menyaksikan penyerahan hadiah Door Prize, dua unit mobil Avanza dan Yaris.
Lewat sambutan Jefrey Wurangian mengharapkan agar Bank Sulut akan tetap menjadi bank terbesar, serta terus mendapat kepercayaan masyarakat. “Bank Sulut diharapkan kedepan bisa menjadi Bank terdepan dalam pelayanan dan terus menjadi Bank kepercayaan Masyarakat,” Kata Wurangian. (ronny pamungkas)

Tuai Dukungan Pedagang Bersehati Jacko- Bachdar Kian Melaju

suaramanadonews(09/06/2010)-Sebagai calon Wakil Walikota mendampingi Jackson Kumaat (Jacko) di Pilwako Manado Helmi Bachdar (HBO) OK, terus menuai simpati masyarakat. Ini dibuktikan sebagai seorang birokrat handal namanya sudah begitu merakyat serta tak asing lagi, bagi warga Kota Manado sekarang ini. Salah satu figur dari golongan Muslim yang selalu terbuka dan Nasionalis, membuat Bachdar, mampu merubah peta kekuatan beberapa kandidat saat ini. Dan dukungan tidak hanya hadir dari golongan muslim saja, bahkan dari golongan Nasrani-pun siap mendukungnya.

Hal ini diungkapkan Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulut Syarifudin Saafa, Selasa (08/06), saat bersama Helmi Bachdar melebur dengan masyarakat yang rata-rata pedagang di Rumah Kopi Pasar Bersehati. Menurutnya kedua pasangan yang digadang beberapa partai gabungan (Pargab), dan salah satunya PKS merupakan pasangan yang bersih serta kredibel, serta sangat layak pimpin Kota Manado kedepan.

“Lihat saja sekarang ini masyarakat sebagai konstituen pasti sangat jelih melihat kandidat mana yang harus didukung. Saya yakin suara PKS sendiri merupakan satu kekuatan yang tidak bisa dipengaruhi oleh apa-pun, jadi sangatlah pas bilamana PKS mendukung Jacko dan Helmi bertarung di Pilwako,” ujar Saafa yang juga Legislator Dewan Kota Manado ini.

Sedangkan dari salah satu pedagang pasar saat diminta tanggapan seputar majunya pasangan Jacko-Helmi di Pilwako, dengan sangat lugas Yati Dunggio mengatakan, kedua pasangan ini layak untuk didukung, sebab mereka betul-betul merakyat seperti calon wakil walikota kami Helmi Bachdar. “Untuk sosok yang satu ini betul merakyat, siapa yang tak mengenal Bachdar. Jadi bilamana saya disuruh pilih calon lain, itu tidak akan terjadi,” tukasnya. (ronny pamungkas)

Dinkes Kota Bitung Gelar Medical Cek Up

Bitung, suaramanadonews (09/6/2010)-Dinas Kesehatan Kota Bitung kembali gelar Medical Cek Up yang dilaksanakan, di kantor Dinas Kesehatan Kota Bitung. Sedikitnya 161 CPNS tahun 2009, melakukan Medical Cek Up. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kesehatan dari para CPNS yang akan beralih ke PNS.

Dari serangkaian tes yang diadakan antara lain; Mata, Gigi, Penyakit Dalam, THT, HIV dan ada 1 ketambahan tes utk tahun ini yaitu, Tes Mental. Tes ini kata Kadis Kesehatan Kota Bitung dr Ellen Wuisan Mkes bermaksud, untuk menjadi bahan rujukan kepada atasan. Sehingga bisa di lihat CPNS ini, memiliki kelainan jiwa atau tidak. “Sedangkan untuk HIV sendiri bukan menjadi prioritas, yang di periksa karena besar kemungkinan CPNS tersebut tidak mau diperiksa,” ujar Wuisan.

Untuk Medical chek up ini lanjut Wuisan, dilakukan oleh tim dokter yang di kepalai oleh dr Herman Ardiansyah SPD. “Saya sendiri menangani di bagian pemeriksaan mata, karena mempunyai sertifikat untuk pemeriksaan mata,” pungkasnya. (ayu dewi)    

Hutan Manggrove Kota Bitung Memprihatinkan



Ilustrasi : Penanaman Kembali Hutan Manggrove
Tak Tertata Dalam APBD
Bitung, suaramanadonews (09/6/2010)-Hutan manggrove yang merupakan penahan abrasi laut dan tempat berlindungnya beberapa jenis planton, di kota Bitung ternyata hingga kini belum di perhatikan oleh berbagai pihak, lebih khusus Pemkot Bitung.

Pasalnya, beberapa SKPD yang di tanyakan terkait dengan lingkungan tersebut seperti Badan Lingkungan Hidup dan Dinas Pertanian, Kehutanan dan Ketahanan Pangan kota Bitung beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa sejauh ini hutan manggrove memang belum di perhatikan, karena kendalanya tak tertata dalam anggarkan dalam APBD kota Bitung.

Beberapa nelayan dan juga masyarakat pesisir pantai yang ditemui wartawan mengeluhkan, tentang hutan manggrove ini. Disamping tidak di perhatikan, meskipun hal tersebut sudah beberapa kali di sampaikan, melalui reses DPRD Bitung dan juga di usulkan oleh Dinas terkait. Namun peran pemerintah belum diwujudkan. (ayu dewi)